• Home
  • Berita Sumut
  • Permohonan Banding PT Inalum Kandas di Pengadilan Pajak Jakarta

Permohonan Banding PT Inalum Kandas di Pengadilan Pajak Jakarta

Faeza Selasa, 02 Oktober 2018 15:00 WIB
Mtc/ist
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akhirnya memenangkan sengketa pajak PT Inalum, setelah sebelumnya Majelis Hakim II.A Pengadilan Pajak Jakarta, Selasa (2/10) menolak permohonan banding PT Inalum dengan amar putusan Tidak Dapat Diterima.
MATATELINGA, Jakarta: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akhirnya memenangkan sengketa pajak PT Inalum, setelah sebelumnya Majelis Hakim II.A Pengadilan Pajak Jakarta, Selasa (2/10) menolak permohonan banding PT Inalum dengan  amar putusan Tidak Dapat Diterima.


Amar putusan Majelis Hakim Pengadilan Pajak yang dibacakan secara bergantian oleh Ketua Majelis Hakim Drs Bambang Basuki MA MPA, Hakim Anggota Ali Hakim SE Ak MSi CA, dan Hakim Anggota Yohanes Silverius Winoto SE MSi, menyatakan menolak gugatan perhitungan yang digunakan PT Inalum, berdasarkan perhitungan Pajak Air Permukaan (PAP) harus menggunakan tarif khusus untuk BUMN.


Ditemui di Jakarta usai mengikuti sidang, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Provinsi Sumatera Utara Sarmadan Hasibuan, didampingi Sekretaris BPPRDSU Ahmad Fadli, para Kepala Bidang, Riswan, Rita Mestika dan Victor Lumbanraja serta Kepala Biro Hukum Sulaiman menyatakan Pajak Air Permukaan merupakan jenis Pajak Provinsi yang dikenakan atas penggambilan/pemanfaatan air permukaan, ketentuan tentang Pajak Air Permukaan ini diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, kemudian di Provinsi Sumatera Utara diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah.


"Permohonan Banding yang diajukan oleh PT Inalum dan telah diputus oleh Majelis Hakim adalah untuk masa pajak bulan April 2016 sampai April 2017 atau terhadap tiga belas masa pajak, putusan Majelis Hakim dengan amar putusan Tidak Dapat Diterima ini sudah diduga sebelumnya, karena PT  Inalum dalam mengajukan Banding tidak memenuhi syarat formal pengajuan Banding, yaitu membayar 50% dari pajak terutang yang ditetapkan dalam Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD), sebagaimana diatur dalam UU No. 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, dengan tidak dipenuhinya syarat formal tersebut sehingga tidak dilakukan pemeriksaan terhadap pokok sengketa," ucap Sarmadan.

Dijelaskan Sarmadan, ada perbedaan  dengan permohonan banding untuk masa pajak November 2013 sampai Maret 2016 atau dua puluh sembilan masa pajak, untuk masa pajak ini PT Inalum melakukan pembayaran 50% dari jumlah Pajak Terutang, sehingga sejak bulan Mei 2016 secara berkala dua minggu sekali telah dilakukan sidang pemeriksaan terhadap pokok sengketa dan pada sidang pemeriksaan terakhir bulan Februari 2018 lalu.


"Pemeriksaan pokok sengketa telah dinyatakan cukup oleh Majelis Hakim, namun sangat disayangkan sampai saat ini belum ada putusan dari Majelis Hakim, padahal sidang pemeriksaannya di Pengadilan Pajak sudah lebih dahulu dilaksanakan dibandingkan masa pajak yang diputus hari ini," katanya.

Usai putusan banding ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segara akan melaporkannya pada Gubernur Sumatera Utara. 

"PT Inalum sendiri ada dua opsi yang dapat dilakukan yaitu menerima putusan Majelis Hakim atau mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung, sementara itu untuk sikap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tentu pada kesempatan pertama kami akan melaporkan hasil putusan Majelis Hakim Pengadilan Pajak ini kepada Gubernur Sumatera Utara dan selanjutnya kami akan merumuskan langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," katanya.

Pun begitu, menurut Sarmadan   dengan telah diambilnya putusan oleh Majelis Hakim dengan amar putusan Tidak Dapat Diterima, maka PT Inalum wajib melakukan pembayaran pajak terutang untuk masa pajak April 2016 sampai April 2017 sebesar Rp553 miliar.

"Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 89 ayat (2) UU No. 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, bahwa permohonan PK tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan putusan Pengadilan Pajak," jelas Sarmadan.

Diketahui, sengketa Banding antara PT Inalum dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini telah dimulai sejak bulan November 2013, yaitu pasca berakhirnya Master Agreement Pengelolaan PT Inalum oleh Konsorsium Perusahaan Jepang dengan status PMA. Sejak saat itu PT Inalum menjadi Wajib Pajak Daerah di Provinsi Sumatera Utara.

Persoalan Pajak Air Permukaan PT Inalum ini telah menjadi perhatian besar bagi rakyat Sumatera Utara, PT Inalum akhir-akhir ini juga telah menjadi perbincangan bukan saja secara nasional tapi bahkan internasional setelah mampu membeli saham PT Freeport Indonesia menjadi 51,23%.

Sengketa banding Pajak Air Permukaan ini berawal dari terdapatnya perbedaan pola perhitungan antara yang dilakukan  Pemerintah Provinsi Sumatea Utara dengan yang dilakukan oleh PT Inalum, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghitung Pajak Air Permukaan PT Inalum dengan menggunakan tarif Wajib Pajak Golongan Industri.

Sedangkan menurut PT Inalum perhitungan Pajak Air Permukaannya harus menggunakan tarif khusus untuk BUMN. Padahal sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Sumatera Utara No. 24 Tahun 2011 tentang Tata Cara Perhitungan Nilai Perolehan, Harga Air Baku dan Harga Dasar Air untuk Penetapan Pajak Air Permukaan di Provinsi Sumatera Utara yang merujuk kepada Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 12 Tahun 2002 tentang Nilai Perolehan Air Yang Digunakan BUMN, BUMD Yang Memberikan Pelayanan Publik, Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam, bahwa yang dapat digolongkan kepada tarif khusus adalah BUMD/BUMN yaitu PDAM, PT. Pertamina dan PT. PLN yang peruntukan atas pengambilan/pemanfaatan air permukaannya untuk kepentingan publik.

Sedangkan PT. Inalum melakukan pengambilan/pemanfaatan air permukaan adalah untuk kepentingan sendiri yaitu untuk industri peleburan aluminium.(mtc)
Editor: faeza

T#g:MatatelingaMedanPT InalumTerkini
Komentar
Sabtu, 16 Feb 2019 22:45Lifestyle

Menurut Primbon Jawa, Berikut 5 Tafsir Mimpi Bertemu Tuhan

Mimpi adalah bunga tidur, saat orang tidur maka mimpi ini akan muncul. Biasanya orang dapat memimpikan hal yang mereka cemaskan sehingga terbawa mimpi, bahkan ada juga orang yang mimpinya tersebut menjadi sebuah pertanda akan datangnya sesuatu.

Sabtu, 16 Feb 2019 22:30Lifestyle

Berikut 9 Mimpi Rasulullah SAW yang Menakjubkan

Mimpi adalah segala kejadian alam bawah sadar yang melibatkan indra manusia saat tidur. Mimpi yang singgah sebagai bunga tidur manusia bisa berupa mimpi indah mau pun mimpi buruk.

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15Lifestyle

Sering Mimpi Orang Sudah Meninggal, Berikut Penjelasan anak Indigo

Mimpi adalah sebuah kondisi dimana seseroang akan melihat visualisasi di alam bawah sadar mereka. Mimpi adalah hal yang lumrah dan sering dialami oleh semua orang.

Sabtu, 16 Feb 2019 22:05Berita Sumut

Menkumham: Indonesia Kejar Uang Hasil Kejahatan di Luar Negeri

Pemerintah Republik Indonesia saat ini terus melakukan inventarisasi uang hasil kejahatan yang disimpan di luar negeri. Pemerintah bahkan akan memberikan hadiah bagi masyarakat yang membantu memberikan data terkait hal tersebut.

Sabtu, 16 Feb 2019 22:00Nasional

Kembali Maskapai Penerbangan Bersimbol Singa ini Kejutkan Penumpangnya

Seorang penumpang Pesawat Lion Air yang tergelincir di landas pacu Bandara Internasional Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami trauma dan masih dirawat di rumah sakit.

Sabtu, 16 Feb 2019 21:45Berita Sumut

Menteri Hukum dan HAM Memungut Sampah

Seribuan warga Fun Walk Bersama Bersama Yasonna Hamonangan Laoly Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) di Medan, Sabtu (16/2/2019).

Sabtu, 16 Feb 2019 21:40Berita Sumut

Cipayung Plus Kota Medan Tolak Hoax dan Politisi Agama

Menyikapi ancaman perpecahan antar umat beragama dan kerukunan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia, khususnya di Kota Medan, Kelompok Cipayung Plus Kota Medan, Sabtu (16/2/2019) menggelar deklarasi anti hoax dan politisasi agama dalam mengejar kepen

Sabtu, 16 Feb 2019 21:30Lifestyle

Penyakit Jantung Tidak Berbahaya Terhadap Hubungan Seks, Berikut Penjelasanya

Penyakit jantung memang sangat ditakuti oleh semua orang karena keganasannya. Penyakit ini juga dapat merenggut nyawa orang penderitanya. Oleh karena itu, banyak orang yang belum terkena penyakit ini lebih menjaga kesehatan dengan berbagai cara. Lalu, yan

Sabtu, 16 Feb 2019 21:15Nasional

BPPTKG: Kembali Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar, Begini Kondisinya

Gunung Merapi kembali memuntahkan lava pijar ke arah Kali Gendol hingga sejauh 800 meter. Aktivitas vulkanik Merapi masih cukup tinggi dan radius tiga kilometer dari puncak harus steril dari kegiatan warga.

Sabtu, 16 Feb 2019 21:00Internasional

AS Lakukan Sabotase Peluncuran Satelit Iran

Menteri luar negeri Iran mengatakan ada upaya sabotase Amerika Serikat di balik gagalnya dua peluncuran satelit milik Iran dalam beberapa bulan terakhir.

Sabtu, 16 Feb 2019 20:45Nasional

Kasum TNI Ikuti Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto menghadiri pembukaan dan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lomba Menembak Pangdam Jaya 2019 di Lapangan Tembak Rakca Jaya Den Arhanud 003/1/F Kodam Jaya, Cikupa, Tangerang, Provinsi Banten, Sa

Sabtu, 16 Feb 2019 20:01Berita Sumut

Polsek Medan Baru Tali Asih Bagi Warga Kurang Mampu

Wujud dari keperdulian Polri terhadap warga yang kurang mampu, Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru berbagi Tali Asih kepada warga binaannya yang kurang mampu, Sabtu (16/2/2019).

Sabtu, 16 Feb 2019 19:23Berita Sumut

Pangdam I/BB Hadiri Rakor Antisipasi Permasalahan/Hambatan pada Pileg dan Pilpres TA. 2019

Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Antisipasi Permasalahan/Hambatan pada Pileg dan Pilpres TA. 2019,Jumat (15/2/2019) bertempat di di Ruang Rapat Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumut Jln Pangeran Di

Sabtu, 16 Feb 2019 18:51Berita Sumut

Caleg Hanura Rianto SH Sebagai Anak Boru Hima Lubis Untuk Didukung Maju DPRD Medan

Yang menarik dalam Rakerwil Pertama Hima Lubis Dohot Boruna, yang berlangsung di Hotel Garuda Plaza Sabtu (16/2/2019) yabg dihadiri para sesepuh dan toko bermagra lubis.

Sabtu, 16 Feb 2019 17:53Berita Sumut

Kapoldasu Melepas 2000 NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto melepas 2.000 rider dalam acara NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut 2019, bertempat di Lapangan KS Tubun Markas Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 Medan, Sabtu (16/2/2019)

Sabtu, 16 Feb 2019 17:28Berita Sumut

Belasan Rumah Terbakar di Dairi, Warga Harap Bantuan Pemerintah

Sebanyak 14 unit rumah warga di Desa Lae Parira, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi pada Jumat (15/2/2019) siang ludes diamuk si jago merah. Saat ini korban kebakaran mengharapkan bantuan dari pemerintah.