Saksi Sebut Tanah 106 Hektar di Helvetia Bukan Aset PTPN2

faeza Senin, 21 Mei 2018 20:03 WIB
mtc/ist
Dua orang saksi dari PT Perkebunan Nusantara II mengaku bahwa lahan seluas 106 hektar di Helvetia telah dihapusbuku sebagai aset sejak tahun 2017.
MATATELINGA, Medan: Dua orang saksi dari PT Perkebunan Nusantara II mengaku bahwa lahan seluas 106 hektar di Helvetia telah dihapusbuku sebagai aset sejak tahun 2017.

Kesaksian ini disampaikan masing-masing oleh Direktur Operasional PTPN II Marisi Butar-butar dan Pjs Kabag Hukum PTPN II Kennedy Sibarani dalam sidang lanjutan Tamin Sukardi yang berlangsung di Pengadilan Negeri Medan, Senin (21/5). Kedua saksi tersebur merupakan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung.

Dalam sidang yang berlangsung sekira 2 jam ini, saksi Marisi Butar Butar menjelaskan bahwa tanah seluas 106 dari 5873 hektar  sejak 2002 sudah habis HGU nya dan  tidak diperpanjang lagi. Bahkan pada tahun 2011, sebut Marisi, tanah seluas  74 hektar dari 106 hektar tersebut sudah dieksekusi dan diserahkan kepada 65 warga selaku pemiliknya.Marisi menegaskan seluruh lahan 106 hektar tersebut sudah dihapusbukukan.

"PTPN II sudah menghapus bukukan tanah tersebut dari aset setelah minta legal opini dari Kejatisu dan Pengadilan Tinggi (PT) serta BPKP," ujar Marisi di persidangan yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo itu.


Marisi juga mengaku mengetahui ada 65 orang yang mengajukan gugatan,  lalu PTPN II dikalahkan. Dia mengatakan masyarakat menang sampai ditingkat kasasi. 

"Dikantor ada putusannya yang Mulia. Lalu diminta eksekusi di tahun 2011. 65 masyarakat sebagai pemohon eksekusi," tandasnya.

Sementara saksi kedua, Kennedy Sibarani mengaku penghapusbukuan lahan seluas 106 hektar itu baru dilakukan pada tahun 2017.

"Sudah dilepas yang Mulia.  Hapus buku sudah selesai tahun 2017," ujarnya.


Dalam hal ini, majelis hakim mencecar Kenney dengan menanyakan alasan PTPN II baru melakukan hapus buku pada tahun 2017, padahal asset itu sudah dilepas sejak 2002.

"Kenapa tidak dihapusbukukan segera?? kan  dalam SK sudah disebutakan itu menjadi kewenangan gubernur. kenapa tidak dihapuskan?? apa kebijakan dari direksi sehingga tidak menhapuskan??," tanya hakim Wahyu.

"Sebenarnya karena masih belum ada titik temu antara pemegang saham kami dengan Gubernur pada saat itu,"jawab Kennedy yang sebelumnya sempat terdiam beberapa saat.

Mendengar jawaban ini, majelis hakim memyatakan bahwa akibat semua ini  yang dirugikan akhirnya masyarakat.

Sidang lanjutan dengan agenda keterangan saksi akan dilanjutkan pada pekan depan. (mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:
Komentar
Rabu, 23 Jan 2019 13:57Berita Sumut

Asops Panglima TNI : Tugas Perdamaian Berdampak pada Hubungan Diplomatik Internasional

Tugas perdamaian dunia di bawah bendera PBB ini merupakan suatu kehormatan bukan hanya berdimensi militer melainkan juga berdimensi politik internasional yang berdampak pada hubungan diplomatik antar negara dan posisi tawar Indonesia di kancah internasion

Rabu, 23 Jan 2019 13:40Berita Sumut

Ketua Persit KCK PD I/BB : Mengisi Waktu Luang dengan Kegiatan Positif

Mengisi waktu luang dapat dilakukan dengan kegiatan positif, antara lain dengan kreativitas dan seni. Ketua Persit KCK PD I/BB Ny. Tri Sasanti MS Fadhilah menyampaikan hal itu pada kegiatan keterampilan membuat Bros untuk hiasan dinding, Rabu 23 Januari 2

Rabu, 23 Jan 2019 13:20Berita Sumut

Atasi Masalah Sampah, Bangkitkan Kembali Semangat Gotong Royong

Permasalahan sampah dan kebersihan Kota Medan masih menjadi sorotan berbagai kalangan, mulai dari pengamat lingkungan, akademisi dan kali ini mendapat sorotan dari tokoh pemuda. Selaku warga Medan, Rianto SH merasa bertanggungjawab dengan predikat yang d

Rabu, 23 Jan 2019 13:11Berita Sumut

Gladi Simulasi Pam Pileg dan Pilpres 2019 Kota Medan Libatkan Ratusan Personil TNI dan Polri

Ratusan personel TNI-Polri se Garnizun Kota Medan menggelar gladi untuk kegiatan simulasi pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Lapangan Benteng, Jln Pengadilan No.8 Medan, Rabu pagi (23/1/2019).

Rabu, 23 Jan 2019 11:43Berita Sumut

Dua Rekannya "Nyanyi", Bandar Narkoba Ini Pasrah Dibekuk Polisi

Tim Opsnal Reskrim Polsek Simpang Empat membekuk seorang tersangka bandar narkoba yang meresahkan warga masyarakat kecamatan Simpang empat Asahan. Tersangka berinisial MSBM alias Surya” dapat dibekuk atas nyanyian tersangka “RA alias Tuti” warga dusun

Rabu, 23 Jan 2019 11:27Internasional

Tragis nan Pilu, Bayi ini Meregang Nyawa di Tangan Ibunya & Jasadnya di "Mainkan"

Bayi perempuan berusia 18 bulan di Taiwan harus mengalami kisah tragis saat disiksa ibunya dan tiga saudara ibunya, yang terjadi pada 15 Januari 2018 lalu. Bayi malang itu dipukuli hingga meninggal dunia, bahkan sempat diajak karaoke oleh ibunya meski sud

Rabu, 23 Jan 2019 11:25Internasional

Jelang Olimpiade, Jepang Akan Tutup Toko Majalah "Konten Negatif"

Toko serba ada yang dapat ditemukan di mana pun di Jepang dilaporkan tengah bersiap untuk menghentikan penjualan majalah porno menjelang kedatangan gelombang turis ke negara itu untuk menyaksikan Olimpiade yang akan digelar tahun depan dan Piala Dunia Rag

Rabu, 23 Jan 2019 11:10Lifestyle

Hubungan Tak Direstui Sang Ayah, Artis Cut Meyriska Angkat Bicara

Cut Meyriska akhirnya menjawab teka-teki soal hubungannya dengan Roger Danuarta.

Rabu, 23 Jan 2019 10:56Berita Sumut

Balai Kota Medan Dikirimi Papan Bunga Sindiran, Isinya Sangat Menohok

Ada pemandangan lucu di depan Balai Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis pada Rabu (23/1/2019) pagi tadi. Sebuah papan bunga berdiri tepat di depan gerbang kantor Wali Kota itu. Yang menohok dari papan bunga itu adalah isi tulisannya.

Rabu, 23 Jan 2019 10:55Ekonomi

Rupiah Kembali Perkasa, Pagi ini di Buka Rp14.190/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil menguat pada perdagangan pagi ini. Rupiah kini berada di level Rp14.100-an per USD.

Rabu, 23 Jan 2019 10:40Nasional

Terciduk Bawa Sabu Dari Negara Sebrang, 3 Pemuda di Amankan

Tiga warga Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau menyebarangi laut lepas yakni Selat Malaka dengan memakai kapal sederhana berupa kapal kayu. Tujuan mereka adalah menjemput narkoba dari Negara Malaysia.

Rabu, 23 Jan 2019 10:25Ekonomi

BPJS Ketenagakerjaan Siap Akuisisi Puluhan Juta Tenaga Kerja Baru

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) optimistis tahun ini dapat mengakuisisi kepesertaan baru mencapai 21 juta tenaga kerja, hal tersebut untuk mencapai target 34,5 juta peserta aktif tahun 2019.

Rabu, 23 Jan 2019 10:10Lifestyle

Meski Petarung Wanita MMA Tapi Tetap Mempesona

Beberapa tahun terakhir, seni bela diri campuran (MMA) semakin populer. Bahkan ada kompetisi untuk olahraga tersebut. Tak hanya untuk laki-laki, kompetisi juga diadakan untuk para perempuan.

Rabu, 23 Jan 2019 09:45Berita Sumut

Mampir di Asahan, SBY Resmikan Klinik Perawatan Korban Narkotika Sei Silau

Selain menggelar pertemuan dan bertatap muka secara langsung dengan masyarakat Asahan, Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan balai pengobatan dan perawatan korban narkotika “Klinik Amanah” yang

Rabu, 23 Jan 2019 07:22Berita Sumut

Kodim 0203/Lkt Grebek, Oknum Lapas Terjaring Lokasi Narkoba

Dalam kurun waktu selama bulan Januari 2019,aparat dari Unit Kodim 0203/Lkt sudah dua kali berhasil meringkus para pengedar dan bandar narkoba jenis sabu. Pertama awal bulan Januari 2019 dan kali ini tepatnya hari Selasa (22/1/2019) petugas Unit Intel Kod

Rabu, 23 Jan 2019 07:07Berita Sumut

Bersama Tiga Pilar Plus Pemkab.Asahan Gotong Royong

Kabupaten Asaha yang dikenal dengan Visi Misinya , Asahan yang Religius,Sehat,Cerdas dan Mandiri terus bernah dalam mewujudkannya, dan dalam mewujudkan Asahan yang bersih dan sehat Pemerintah Kabupaten bersama tiga pilar plus melaksanakan kegiatan gotong