Sibayak dan Sinabung Diusulkan Jadi Geopark

Amrizal Minggu, 27 Agustus 2017 18:11 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Parapat: Selain geosite/geoarea yang ada di kawasan Danau Toba, Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung diharapkan dapat menjadi bagian dari Geopark yang ada di Sumut. Sebagaimana hal tersebut diungkapkan oleh Kadis Lingkungan Hidup Provsu, Hidayati di hadapan Wagubsu, Nurhajizah Marpaung, saat dua orang anggota Pos SAR Danau Toba, Herlan Sultan Abdul Albar dan Ardika Ermansyah Putra menemuinya di Pesanggrahan Bung Karno Parapat, belum lama ini.

"Agar Geopark kita bisa diakui UNESCO, mereka sebenarnya meminta kita agar mempunyai 20 geosite/geoarea. Tapi yang kita masukkan hanya 16 geosite/geoarea. Tapi, bisa saja nanti kita masukkan juga Gunung Sibayak dan Sinabung ini menjadi geosite/geoarea yang kita miliki," sebut Hidayati.


Mendengar hal tersebut, Wagubsu, Nurhajizah Marpaung pun menanggapi positif hal tersebut. Ia pun meminta Hidayati agar segera merespon hal tersebut dan dapat melibatkan SAR dalam Tim Geopark Toba.

"Bagus itu masukkannya, segeralah dilakukan Bu Ida. Dan kawan-kawan dari SAR ini juga harus kita libatkan dalam Tim. Apalagi ternyata mereka sudah punya Pos sendiri yang bertugas mengawasi seluruh kawasan Danau Toba ini," sebut Nurhajizah.

Lebih jauh dikatakan Hidayati, bahwa pihaknya belum memasukkan kawasan Sibayak dan Sinabung menjadi bagian dari geopark yang ada di Sumut. Hidayati menyampaikan pihaknya akan menelaah untuk merekomendasikan Gunung Sibayak dan Sinabung menjadi bagian dari geopark yang ada di Sumut. Akan tetapi, katanya, karena kondisi Gunung Sinabung masih sering terjadi erupsi, maka Gunung Sibayak untuk lebih dulu di masukkan menjadi geosite/geoarea.

"Sibayak nanti akan kita masukkan menjadi bagian dari geopark yang kita miliki, sehingga nantinya dari 16 geosite/geoarea yang ada bertambah 1 lagi menjadi 17 geosite/geoarea yang kita miliki saat ini. Dan setelah Sinabung berhenti erupsi, itupun akan kita jadikan sebagai geosite/geoarea. Dimana kedua gunung ini nantinya merupakan bagian dari geosite/geoarea Haranggaol," ungkap Hidayati yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Percepatan Geopark Toba.


Sebelumnya, Herlan Sultan Abdul Albar mengatakan kepada Hidayati bahwa saat ini kondisi Sibayak sangat-sangat memprihatinkan. Dimana dari hasil pengamatan yang dilakukannya saat melakukan rescue terhadap turis Jerman yang hilang pada bulan Juni lalu, banyak sampak yang berserakan di kawasan Gunung Sibayak.

"Selain masalah sampah, di Sibayak itu juga tidak ada petunjuk-petunjuk jalan ataupun papa peringatan. Sehingga orang awam yang baru pertama sekali mendaki kesana bisa dipastikan akan nyasar jika hanya naik sendiri dan tidak bertemu dengan pendaki lainnya, seperti kasus hilangnya turis Jerman kemarin itu," sebut Albar.

Oleh karenanya, mereka berniat untuk membenahi kondisi Gunung Sibayak. Untuk itu, Albar pun mengharapkan bantuan dari pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup agar dapat membantunya dalam membenahi kondisi Gunung Sibayak.

"Setelah melakukan pencarian turis Jerman kemarin, saya berniat untuk bisa membenahi konsisi Sibayak. Tapi untuk hal itu, tentu tidak mungkin saya lakukan sendiri, makanya saya berharap kepada Ibu selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provsu bisa membantunya. Selain itu juga, saya akan menggandeng teman-teman dari penggiat alam lainnya, seperti anak-anak pencinta alam yang ada di Sumut. Agar kita bisa sama-sama membenahi kondisi Sibayak, terutama anak-anak pencinta alam. Sebab mereka inilah yang sering main di Sibayak," ungkap Albar.


Menyahuti hal tersebut, Hidayati pun merespon positif apa yang disampaikan oleh Albar. Oleh karenanya, Hidayati meminta agar mereka bisa segera membuat konsep untuk pembenahan Gunung Sibayak.
 
"Nah inikan kita masih sebatas sharing, jadi kedepannya kalian buatlah konsepnya seperti apa. Setelah itu kita akan bertemu lagi dan membahas konsep yang kalian buat itu. Sehingga kita bisa sama-sama membenahi kondisi Sibayak, dan Sibayak pun akan kita masukkan menjadi bagian dari geosite/geoarea Haranggaol yang merupakan bagian dari Geopark Kaldera Toba," pungkas Hidayati.


(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:Matamatatelinga.commatatelinga comPemprovsusibayak
Komentar
Sabtu, 23 Sep 2017 17:00Berita Sumut

Ini Hukuman Ala Polsek Delitua Untuk Sadarkan Pelaku Narkoba

Selain harus bertanggung jawab secara pidana, Polsek Delitua mempunyai cara lain untuk memberi efek jera bagi para pelaku narkoba yang mereka tanggkap. Unit Reskrim Polsek Delitua menyediakan baju khusus bagi para tahanan kasus narkoba.

Sabtu, 23 Sep 2017 16:20Berita Sumut

Mahasiswa Akper Pemkab Tapteng Gelar Simulasi Tanggap Bencana Bersama Tim SAR dan BPBD

Sejumlah mahasiswa dibantu petugas tim SAR dan BPBD Tapteng dengan sigap menurunkan perahu karet menyelamatkan satu per satu korban hanyut. Demikian simulasi mitigasi tanggap bencana yang dilakukan mahasiswa Akper Pemkab Tapteng dalam Pelatihan Perawat Ta

Sabtu, 23 Sep 2017 16:00Berita Sumut

Ini Firasat Istri Ridwan Limbong Sebelum Tewas Dirampok

:Betty Wani Purba (33), istri Ridwan Limbong (33) pengemudi ojek online yang tewas karena dirampok oleh kawanan begal pada Sabtu pagi mengaku sang suami sudah memberi isyarat akan kepergiannya.

Sabtu, 23 Sep 2017 15:25Nasional

TNI Gelar Pengobatan Gratis di Pulau Panjang Kabupaten Serang

Sebanyak 2.500 orang mendapat pengobatan gratis dari TNI di Desa Pulau Panjang Kec. Pulau Ampel Kel. Pasir Putih Kab. Serang, Jumat (22/9/2017). Pengobatan gratis ini menggunakan KRI dr. Soeharso 99 yang merupakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos)

Sabtu, 23 Sep 2017 14:47Berita Sumut

Waspada Dampak Banjir yang Melanda Sebagian Kawasan Medan

Saat hujan lebat mengguyur Kota Medan, bebeapa wilayah akan terendam air alias banjir. Dampak ikutan dari banjir ini adalah penyakit demam berdarah dan pernafasan.

Sabtu, 23 Sep 2017 14:56Berita Sumut

Kenalan Lalu Bertemu, Wanita Ini Malah Dirampok dan Dianiaya Teman Pria Yang Dikenalnya di Medsos

Bagi kaum hawa yang senang berselancar di media sosial, berita berikut ini bisa menjadi pelajaran untuk tidak serta merta mempercayai seseorang yang baru dikenal melalui media sosial.

Sabtu, 23 Sep 2017 14:20Berita Sumut

KPU Sumut, Pantau Dukungan Calon Indenpenden Melalui Silon

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut membuka pendaftaran indenpenden pada bulan Januari 2018. Dalam pemilihan tersebut, para pendukung dari calon independen akan dimasukkan dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Sabtu, 23 Sep 2017 13:28Ekonomi

Kadis PMD Deli Serdang : Sinergi dan Komunikasi Berkesinambungan jadi Kata Kunci Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat secara langsung akan mempengaruhi taraf hidup dan perekonomiannya

Sabtu, 23 Sep 2017 12:07Berita Sumut

FRB-SU Minta PTPN 2 Hentikan Okupasi Lahan Sengketa

Ketua Umum DPP FRB-SU ( FORUM RAKYAT BERSATU- SUMUT) Drs Prabualam Syahputra Msi, meminta kepada Direksi PTPN 2 untuk menghentikan kegiatan okupasi di lahan sengketa HGU PTPN 2 dan petani anggota FRB Sumut.

Sabtu, 23 Sep 2017 11:17Nasional

Kapuspen : Undangan Panglima TNI di Akun Twitter Ulama Lover ! "HOAX"

Ajakan untuk menonton film G30/PKI diwarnai dengan berita hoax. Kali ini berita palsu itu mengatasnamakan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo. Berita hoax diunggah oleh akun Twitter @benni_hidayat atau menamakan 'ULAMA LOVER!'. Akun ini mengung

Sabtu, 23 Sep 2017 11:02Berita Sumut

Truk Rusak , Jalan Pancur Batu Macet

Kota Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang memang terkenal dengan banyaknya truck galian c , apalagi di Desa Namorih Kecamatan Pancur Batu banyak dump truk yang belalu lalang untuk mengangkut bahan meterial dari galian c yang berada di Desa Namorih Kecamatan

Sabtu, 23 Sep 2017 10:27Berita Sumut

Kepergok Satpam Nyolong di Eks Gedung Supermaket, Ronald Berakhir di Penjara

Rencana jahat Ronald Sirait (34) warga Jalan Pasar VI, Medan Marelan, untuk menggasak barang yang ada di dalam gedung eks Macan Yohan di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat gagal total. Bahkan dia harus rela mendekam di jeruji sel tahanan Polsek Meda

Sabtu, 23 Sep 2017 09:07Berita Sumut

Driver Grab Dibunuh Kawanan Rampok di Kawasan Jalan Juanda Medan

Seorang driver Grab bernama Ridwan Limbong (34) warga Desa Helvetia Kecamatan Helvetia tewas setelah dikeroyok oleh kawanan rampok di Bundaran Pardede Jalan Juanda Medan, pada Sabtu (23/9/2017) sekira pukul 04.30 Wib.

Sabtu, 23 Sep 2017 06:08Bola

Transfer Costa ke Chlsea Capai Kesepakatan

Untuk Transfer Costa, dikabarkan Chelsea dan Atletico mencapai kesepakatan di angka 60 juta euro

Sabtu, 23 Sep 2017 05:53Bola

Kenapa Jose Mourinho, Besyukur Dengan Cedera Pogba

Terkait cedera yang diderita oleh salah satu pemain andalannya, yakni Paul Pogba, Manajer Manchester United, Jose Mourinho

Jumat, 22 Sep 2017 23:01Berita Sumut

Mayat Mr X Ditemukan Mengambang di Pinggir Sungai Jalan Klambir V

Temuan mayat berkelamin pria di pinggiran sungai Jalan Klambir V pada Jumat (22/9/2017) menghebohkan warga sekitar. Tidak ada identitas ditubuh mayat yang sudah dalam kondisi busuk itu.