• Home
  • Berita Sumut
  • Warga Penggarap Lahan HGU PTPN II Sumringah Terima Uang Tali Asih

Warga Penggarap Lahan HGU PTPN II Sumringah Terima Uang Tali Asih

amrizal Selasa, 15 Agustus 2017 10:59 WIB
(Mtc/ist)
PT Perkebunan Nusantara (PTPN)-II memberikan uang tali asih kepada 13 masyarakat yang selama ini bercocok tanam di lahan hak guna usaha (HGU) Simalingkar A, Kebun Bekala, Pancurbatu,Deliserdang, Senin (14/8) siang.
Sholat Idul Adha 1439 H
MATATELINGA, Medan: PT Perkebunan Nusantara (PTPN)-II memberikan uang tali asih kepada  13 masyarakat yang selama ini bercocok tanam di lahan hak guna usaha (HGU) Simalingkar A, Kebun Bekala, Pancurbatu,Deliserdang, Senin (14/8) siang.

Sabarudin Sinaga, warga sekitar mengatakan, bersyukur pihak PTPN-II Medan memberikan uang tali asih alias membayar tanaman. Ia tidak ikut berdemo di Kantor DPRD Sumut karena mengakui lahan bercocok tanamnya milik HGU PTPN-II Kebun Bekala.

"Saya terima kasih atas pembayaran tanaman jagung yang akan diratakan PTPN-II, jadi memang tanah ini bukan punya saya. Sehingga, secara sukarela saya mengembalikan namun harus ada bantuan sesuai pendapatan hasil panen," ujarnya di Kantor PTPN-II, Kebun Bekala, Simalingkar-A, Pancurbatu,Kemarin.

Ia menceritakan, selama ini menumpang bercocok tanam berbagai jenis tanaman seperti jagung, dan ubi. Karena itu, cukup bahagia saat mendengar informasi PTPN-II mengabulkan permintaan warga untuk mengganti tanaman yang diratakan.

Menurutnya, uang tali asih yang diberikan PTPN-II, tidak merugikan masyarakat karena dihitung berdasarkan hasil panen. Selama ini, hasil panen jagung di atas lahan seluas 4500 M2 mencapai Rp 7 jutaan. Oleh sebab itu, ia memutuskan enggak ikut berdemo.

"Mau ikut demo pun bagaimana? Sudah jelas-jelas HGU PTPN-II, lengkap pula surat-surat mereka, kemudian proyek pemerintah mau buat perumahan jadi bagaimana? Kalau mau ganti, saya mau aja. Memang bukan tanah saya beli," katanya.

Sedangkan Kuasa Hukum PTPN-II, Sastra menambahkan, dari 13 penerima uang tali asih hanya tujuh orang yang datang karena kerja ataupun ada kegiatan. Adapun total uang tali asih yang disalurkan PTPN-II mencapai Rp 134 juta.

"Dasar kami memberikan uang tali asih karena menindaklanjuti laporan masyarakat yang datang kepada kami. Mereka melaporkan ada menanam di atas lahan HGU, sehingga direksi akan memperhatikan masyarakat yang sudah terlanjur menanam di sini (di atas tanah HGU PTPN-II)" ujarnya.

Ia menyampaikan, direksi akan mengitung uang tali asih berdasarkan satuan alias tanaman serta bentuk bangunan, seperti permanen maupun non permanen. Oleh sebab itu, manajemen PTPN-II akan berbuat terbaik kepada masyarakat di seputaran HGU.

Dia mengungkapkan, PTPN-II sedang melakukan pendataan untuk memberikan dana tali asih periode kedua. Sehingga, ia mengajak kepada seluruh masyarakat datang ke Kantor PTPN-II Kebun Bekala melapor sekaligus mengitung jenis tanaman.

Ia mengklaim, program pembangunan kota mandiri bekala untuk kepentingan masyarakat luas, terkhusus masyarakat yang bermukim di seputaran Desa Simalingkar-A, Desa Namobintang dan Desa Duren Tonggal.  
"Kini ada 41 laporan kepemilikan tanah, namun, sebagian belum lengkap memberikan data seperti jenis tanaman. Sedangkan yang sudah lengkap akan diproses. Perlu dipahami PTPN-II merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)yang kepemilikan sahamnya dipegang oleh pemerintah," katanya.

Dia menuturkan, PTPN-II bekerja hati-hati sehingga tidak akan melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Apalagi, banyak pihak yang memantau kegiatan pembangunan kota mandiri bekala dan sebenarnya tidak ada konflik alias sengketa.

"Konflik enggak ada karena tidak ada gugatan di pengadilan hanya beberapa warga yang keberatan sehingga mereka berdemo. Demo yang dilakukan warga dibenarkan undang-undang  untuk menyampaikan pendapat di depan umum," ujarnya.(mtc/amr)
Editor: Faeza

T#g:penggarapPTPN II
Komentar
Sabtu, 18 Agu 2018 20:28Berita Sumut

Jangan Salah Paham! Ini Islam Nusantara Yang Sebenarnya

Islam Nusantara jadi topik seminar nasional yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumatera Utara, di Hotel Madani, Medan, Sabtu (18/8/2018).

Sabtu, 18 Agu 2018 19:50Berita Sumut

Wali Kota & Masyarakat Kelurahan Menteng Hut RI ke 73

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama seribuan warga dengan gembira dan penuh antusias merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun 2018 di Lapangan Sepakbola Kampus PTKI Jalan Menteng Vii, Kelurah

Sabtu, 18 Agu 2018 19:35Berita Sumut

Empat Korban Tewas Bus Masuk Jurang di Tobasa Ditemukan Terjepit

Empat penumpang bus yang jatuh ke jurang di Tobasa ditemukan dalam kondisi terjepit. Keempatnya dikabarkan tewas.

Sabtu, 18 Agu 2018 19:20Nasional

Ketua MPR: Meski Konstitusi Ada Perubahan Namun Tujuan Berbangsa dan Bernegara Harus Tetap

Ketua MPR: Meski Konstitusi Ada Perubahan Namun Tujuan Berbangsa dan Bernegara Harus Tetap

Sabtu, 18 Agu 2018 19:05Berita Sumut

Multi Etnik Sumut Pukau Negara Sahabat

Para tamu kehormatan dari perwakilan Negara-Negara sahabat terlihat menikmati suguhan tari dan lagu Multi Etnik Sumatera Utara (Sumut) dalam Resepsi Kenegaraan memperingati 73 tahun Kemerdekaan RI di rumah dinas Gubernur

Sabtu, 18 Agu 2018 18:50Berita Sumut

Pj Gubsu Harapkan Rasa Kebangsaan Harus Terus Tumbuh

Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA mengucapkan selamat dan rasa bangga atas keberhasilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka

Sabtu, 18 Agu 2018 18:35Berita Sumut

Dinas PPKB & PP PA Asahan Mendapat Juara II Lomba Kebersihan Dalam HUT.RI Ke 73

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Asahan , dalam peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 73

Sabtu, 18 Agu 2018 18:20Nasional

Helikopter Dauphin -HR-3601 perkuat Satgas MTF TNI di Lebanon

Helikopter TNI Dauphin -HR-3601 diberangkatkan dalam rangka mendukung misi Satgas MTF TNI XXVIII-J/ Unifil dengan menggunakan pesawat cargo Antonov AN-124 Volga Dnepr dengan upacara pelepasan di Apron Baseops Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanudal)

Sabtu, 18 Agu 2018 17:42Berita Sumut

Proses Evakuasi Masih Berlanjut, Ini Data Korban Bus Masuk Jurang di Tobasa

Hingga berita ini diturunkan, evakuasi bangkai bus yang masuk jurang masih terus diupayakan dengan menggunakan dua buah alat berat.

Sabtu, 18 Agu 2018 16:50Berita Sumut

Dua Oknum Pegawai Dispenda Terjaring OTT di Rumah Makan

Dua oknum pegawai Dispenda Medan dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polda Sumut, Sabtu (18/8/2018). Keduanya dikabarkan diringkus dari rumah makan ayam penyet Ria di jalan Karya, Medan.

Sabtu, 18 Agu 2018 16:34Berita Sumut

MUI Sumut Masih Kaji Penggunaan Istilah Islam Nusantara

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini belum mempunyai sikap soal penggunaan istilah Islam Nusantara yang belakangan ini menuai pro kontra.

Sabtu, 18 Agu 2018 15:53Berita Sumut

Bupati Asahan Irup HUT.RI Ke 73 Dialun alun Kisaran

Bupati Asahan drs.H.Taufan Gama Simatupang, MAP bertindak selaku inspektur upacara (Irup) pada peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, yang dilaksanakan di alun alun kota Kisaran

Sabtu, 18 Agu 2018 15:49Berita Sumut

Kunjungi Penderita Tumor, Kapolres Labuhanbatu "Kewajiban Manusia Saling Bantu dan Berbagai"

Kunjungi Penderita Tumor, Kapolres Labuhanbatu "Kewajiban Manusia Saling Bantu dan Berbagai"

Sabtu, 18 Agu 2018 15:45Berita Sumut

Pemerintah Kabupaten Asahan Gelar Malam Resepsi HUT.RI ke 73

Puncak rangkaian Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke- 73 Tahun 2018 di Kabupaten Asahan ditutup dengan sebuah malam resepsi Kemerdekaan yang cukup meriah. Diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan Jum’at (17/8/2018) , kegia

Sabtu, 18 Agu 2018 14:47Berita Sumut

Bus Angkut Rombongan Pesta Masuk Jurang di Tobasa, 2 Dipastikan Tewas

Bus pengangkut rombongan pesta masuk jurang di Jembatan Sipegepege Desa Lumban Rau Timur Kecamatan Nassau Toba Samosir Sumatera Utara pada Sabtu (18/8/18) sekitar pukul 07:00. Bus itu diperkirakan mengangkut sekitar 35 orang penumpang.

Sabtu, 18 Agu 2018 13:15Berita Sumut

"Pak Wali, Kami Bayar Pajak Tapi Jalan Kami Bagai Kubangan Kerbau "

Sebagai salah satu kota metropolitan, Kota Medan masih menjadi sorotan warganya terutama soal jalan berlubang yang berakibat menggangu kenyamanan bagi warga.