147 Pengusaha Terlibat Korupsi di Sumut

amelia Kamis, 17 Januari 2019 14:30 WIB
Mtc/amel
Koordinator Eksekutif SAHDAR, Ibrahim angka korupsi Sumatera Utara (Sumut) selama delapan tahun terakhir menunjukan tren peningkatan. Selama rentang 2011 sampai 2018, tercatat adalah 116 kasus korupsi yang disidangkan dari berbagai daerah di Sumatera Utar
MATATELINGA, Medan : Peran pengusaha dan korporasi sebagai non state actor penting untuk diregulasi oleh pemerintah. Menurut Koordinator Eksekutif SAHDAR, Ibrahim angka korupsi Sumatera Utara (Sumut) selama delapan tahun terakhir menunjukan tren peningkatan. Selama rentang 2011 sampai 2018, tercatat adalah 116 kasus korupsi yang disidangkan dari berbagai daerah di Sumatera Utara melibatkan pelaku usaha dan koporasi besar dari tingkat nasional. 


"Sejumlah kasus yang muncul telah menunjukan fenomena peningkatan keterlibatan pelaku usaha dan korporasi pada kasus korupsi setiap tahunnya. Sementara total kasus yang disidangkan secara rata- rata oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Situasi ini menunjukan semakin banyak program-program belanja pemerintah yang menjadi sasaran korupsi korporasi," ucapnya, Kamis (17/1/2019).

"Tercatat dari intensitas kasus yang disidangkan setidaknya ada 147 pengusaha dan korporasi yang berhasil kami identifikasi ikut terlibat dalam kasus korupsi di Sumatera Utara," terang dia.

Diantaranya terdiri dari, 70 CV (Comanditer Venootschap), 57 PT (Perseroan Terbatas), 2 UD (Usaha Dagang), 3 PD (Perusahaan Daerah), dan 15 rekanan atau pengusaha yang tidak dapat di identifikasi bentuknya oleh SAHDAR.


Berdasarkan data yang dikumpulkan Comannditer Venotschap menjadi korporasi yang paling banyak terlibat dalam kasus korupsi, dengan persentase sebesar 48%, di posisi kedua ada Perseroan Terbatas dengan persentase sebesar 38%. Kedua jenis korporasi ini merupakan korporasi yang paling mendominasi keseluruhan kasus korupsi yang ada sehingga menyebabkan negara mengalami kerugian sebesar Rp 161.548.328.858, dan nilai suap, mencapai angka Rp 57.580.198.772 dan 218.000 SGD Singapore Dollar .

Keterlibatan korporasi dalam kasus korupsi dalam rentang waktu delapan tahun terakhir ditemukan paling banyak pada sektor kerja pembangunan infrastruktur sebesar 51% dengan total 62 kasus. Diikuti di posisi kedua di sektor kesehatan dengan persentase sebesar 18% total 19 kasus, di posisi ketiga ada sektor pangan dengan persentase 10 % total 11 kasus. Di posisi keempat ada sektor pendidikan dengan persentase sebesar 7% total 8 kasus. Besarnya korupsi di sektor ini berkaitan dengan prioritas pembangunan yang memberikan alokasi anggaran yang besar pada bidang infrastruktur, kesehatan, pangan dan pendidikan. Sementara sektor lain adalah, perhubungan 2%, perikanan 1 % , lingkungan 1%dan lain lain sebanyak 6%. Sedangkan modus yang dilakukan oleh korporasi untuk korupsi adalah projek fiktif 66 kasus, mark up 42 kasus, mark down 1 kasus, penyuapan, gratifikasi 5 kasus dan penggelapan 1 kasus. 


Melihat kecenderungan kasus korupsi yang terus muncul selama kurun waktu terakhir, sambungnya, tampak keterlibatan korporasi besar dari tingkat nasional, seperti perusahaan Shang Hyang Seri dalam kasus program bibit pangan di Deli Serdang dan Permai Grup milik Nazarudin pada kasus pengadaan alat kesehatan dan pembangunan di sejumlah Rumah Sakit Daerah di Sumatera Utara. Kedua korporasi besar ini menggunakan kekuasaannya untuk mengerakkan pengusaha dan perusahaan di Sumatera Utara untuk bekerja sama dan melakukan praktik korupsi. 

"Selanjutnya kerja sama negatif kami temui dilakukan oleh banyak perusahaan dalam bentuk pinjam pakai perusahaan dan saling membantu dalam proses lelang paket pengadaan barang dana jasa yang dilaksanakan di K/L/D/I . Seperti yang dilakukan oleh Cahaya Anak Bangsa di beberapa Dinas Kesehatan di Sumatera Utara. Sehingga siapa pun pengusaha dan perusahaan yang dimenangkan dalam proses tender, maka perusahaan yang sudah ditentukanlah sejak awal lah yang akan melakukan projek tersebut," jelas Ibrahim.

Dengan diaturnya Peraturan Presiden No 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi, negara harus bekerja keras untuk menangani non state actor yang melanggar ketentuan dan menyebabkan kerugian sehingga mengakibatkan terhalangnya pemenuhan hak - hak masyarakat. Lebih lanjut strategi pemberantasan korupsi yang dilakukan pemerintah tidak akan berhasil, tanpa meregulasi pihak non state actor dalam kasus korupsi. Sebab dari fakta yang muncul, perubahan peraturan barang dan jasa ataupun perubahan pada Peraturan Presiden terkait strategi pemberantasan dan pencegakan korupsi ternyata tidak berhasil dan mengalami kendala dalam mengintervensi masalah korupsi, sebaliknya saat ini malah terjadi perlambatan pada Corruption Preception Indeks. 

"Menjadi catatan bagi kita semua adalah tantangan terhadap strategi pencegahan korupsi ke depan yakni perbaikan internal dan pemidanaan bagi non state actor yang sering terlibat dalam korupsi. Apalagi pada saat ini korporasi sudah dapat dimintai pertanggung jawaban, sehingga kami berharap APH di daerah dapat melakukan hak yang sama seperti yang telah dilakukan oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi pada kasus perusahaan Duta Graha Indonesia yang saat ini sudah menjadi PT Nusantara Konstruksi Enjinering. Sehingga dengan demikian perbaikan sistem harus juga diikuti dengan pemidanaan bagi korporasi yang menjadi penyebab korupsi," tutup dia. (mtc/amel)
Editor: faeza

T#g:MatatelingasahdarTerkinipengusaha terlibat korupsiperkara korupsi
Komentar
Rabu, 21 Agu 2019 20:03Berita Sumut

Lahan Hutan Berdekatan Dengan Konsesi TPL di Sianipar yang Terbakar Berhasil Dipadamkan

Lahan hutan konsesi milik PT. Toba Pulp Lestari. Tbk, yang terletak di desa Sianipar Kecamatan Silaen Toba Samosir pada koordinat N. 02° 19' 16,7" E. 99'12' 07,2" terbakar.

Rabu, 21 Agu 2019 19:54Internasional

Kevin/Marcus Terhenti di Babak Kedua

Ada hasil yang mengejutkan dari ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon gagal melangkah ke babak 16 besar. Kevin/Marcus yang mendapat bye pertama, kandas dari pasangan

Rabu, 21 Agu 2019 19:48Berita Sumut

Kadis Kesehatan dan Kapolres Serta Ketua Bhayangkari Asahan Peduli Penderita Kanker

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari cabang Asahan Ny. Dodot Faisal Napitupulu, Rabu (21/8/2019) mengunjungi Sumairah (58), seorang warga yang menderita kanker usus, di Dusun V Desa Danau Sijabut, Kecamatan Air

Rabu, 21 Agu 2019 19:45Nasional

Praktis ! Bayar Iuran JKN-KIS Cukup Autodebit

Agar tidak repot dan praktis. saat ini banyak masyarakat yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan menggunakan layanan berbasis online dalam kehidupan mereka sehari-hari. Sehingga tidak heran jika otomatisasi menjadi salah satu alternatif yang membua

Rabu, 21 Agu 2019 19:25Lifestyle

Jadi Youtuber, Atta Halilintar Raup Rp 22,4 Miliar Per Bulan

Jadi YouTuber, Atta Halilintar rupanya tak cuma berpenghasilan tertinggi di Indonesia. Salah satu YouTuber fenomenal Indonesia itu bahkan masuk dalam daftar 10 YouTuber terkaya di dunia. Berdasarkan data Purple Moon Promotional Product, Atta menduduki pos

Rabu, 21 Agu 2019 19:14Berita Sumut

Polisi Bakal Berdayakan CCTV Ungkap Kasus Begal dan Kejahatan Jalanan Lainnya di Medan

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto tampaknya begitu berang dengan aksi kejahatan para begal yang belakangan ini semakin marak khususnya di Kota Medan. Dia pun memerintahkan jajarannya untuk bertindak tegas dalam penanganan kasus begal.

Rabu, 21 Agu 2019 18:55Nasional

Satgas Pamtas Gelar Lomba Panahan Tradisional di Papua

Dalam rangka memeriahkan dan semangat HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad, beberapa w

Rabu, 21 Agu 2019 18:40Berita Sumut

DPRD Minta Pemko Medan Tangani Narkoba & PMKS

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Sekda Ir Wiriya Alrahman MM menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umun Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan, terhadap Nota Pengantar Kepala Daerah Kota Medan tentang Rancangan Anggaran Penda

Rabu, 21 Agu 2019 18:25Berita Sumut

Jajaran Polres Tapsel Grebek Sejumlah Lokasi Judi

Sejumlah lokasi perjudian yang berada di wilayah hukum Polres Tapsel digrebek. Dalam penggrebekan yang berlangsung sejak Selasa (20/9) hingga Rabu (21/9), polisi menyita berbagai barang bukti judi dan meringkus pelakunya.

Rabu, 21 Agu 2019 18:10Berita Sumut

Pemko Medan Dukung Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif

Pemko Medan mendukung penuh dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif di Kota Medan. Kehadiran Badan Ekonomi Kreatif itu nantinya dapat menampung para pelaku kreatif yang ada di Kota Medan. Dengan demikian setiap kali Pemko Medan menggelar event, Badan Ekonomi

Rabu, 21 Agu 2019 17:59Berita Sumut

Medan Creatif Project Perlu Duduk Bersama dengan Pemko Medan

Pemerintah Kota Medan mengaku heran dengan sikap Medan Creatif Project yang dinilainya tidak mampu membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Medan dalam rencana menyelaraskan kegiatan ekonomi kreatif di Kota Medan.

Rabu, 21 Agu 2019 17:55Berita Sumut

Ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD Se-Kota Medan Dikukuhkan

Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani SH melantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Medan di Gedung Serba Guna PKK Jalan Rotan, Medan, Rabu (21/8). Selain itu Hj Rita yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) mengukuhkan Bunda PA

Rabu, 21 Agu 2019 17:48Bola

Ribery Rampungkan Transfer ke Fiorentina

Franck Ribery, mantan pemain Bayern Munich dikabarkan tengah menuju Firenze, salah satu kota di Italia untuk merampungkan transfernya ke Fiorentina. Kabar tersebut didukung dengan laporan dari sumber Football Italia, Rabu (21/8/2019), yang mengatakan Ribe

Rabu, 21 Agu 2019 17:40Berita Sumut

Penjambret Seret Perempuan Dekat Polsek Helvetia

Seorang pejambret di kawasan Jalan Dahlia Raya Helvetia, Medan nekat menyeret korbannya hingga beberapa meter dari kantor Polsek Medan Helvetia, Rabu (21/8). Akibatnya korban seorang wanita berinisal Y mengalami luka dan dirawat di rumah sakit.

Rabu, 21 Agu 2019 17:14Berita Sumut

Bunuh Ayah Kandung, JPN Diciduk Dari Persembunyiannya di Tangsel

Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut berhasil mengungkap kasus pembunuhan ayah kandung di kediamannya Jalan Kenari Raya No 5 B Perumnas Mandala Medan pada 27 Maret 2019 lalu.

Rabu, 21 Agu 2019 16:43Berita Sumut

Dua Begal yang Beraksi di Depan BPJS Ketenagakerjaan Medan Ditembak Mati

Tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru akhirnya berhasil mengungkap kasus begal yang beraksi di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Pattimura, Medan beberapa waktu lalu. Dari empat pelaku yang diringkus, dua diantaran