19 Papan Reklame di 4 Ruas Jalan Dibongkar

Faeza Kamis, 08 November 2018 18:45 WIB
mtc/ist
Tim gabungan Pemko Medan terus tancap gas menertibkan papan reklame bermasalah di Kota Medan. Tanpa kompromi sedikit pun , papan reklame bermasalah yang selama ini berdiri kokoh kini terus bertumbangan. Rabu (7/11) malam, sebanyak 19 papan reklame berm
MATATELINGA, Medan: Tim gabungan Pemko Medan terus tancap gas menertibkan papan reklame bermasalah di Kota Medan. Tanpa kompromi sedikit pun , papan reklame bermasalah yang selama ini berdiri kokoh kini  terus bertumbangan.  Rabu (7/11/2018) malam, sebanyak  19 papan reklame bermasalah  dibabat habis di sejumlah ruas jalan. Pembongkaran dilakukan karena keseluruhan papan reklame yang ditumbangkan itu terbukti berdiri tanpa izin.


Menurut Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap, 19 unit papan reklame bermasalah yang dibongkar itu berada di Jalan Pandu sebanyak 4 unit, Jalan Brigjend Katamso (6 unit ), Jalan Pemuda (3 unit ) dan Jalan Juanda (6 unit). Dikatakannya, 19 unit papan reklame itu dibongkar mulai pukul 22.00 WIB sampai Kamis (8/11/2018) pukul 08.00 WIB.

Mantan Camat Medan Petisah itu menjelaskan,  pembongkaran berlangsung lancar dan aman.  Puluhan personel  yang berasal dari unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan  Terpadu Satu  Pintu, Dinas Perumahan,  Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang , Bagian Tata Pemerintahan serta jajaran Kecamatan Medan Maimun dan Medan Kota.


"Sebanyak  19 unit papan reklame bermasalah yang kita bongkar tersebut lokasinya berada di dua kecamatan berbeda.  Itu sebabnya dalam melakukan penertiban, jajaran Kecamatan Medan Maimun dan Medan Kota turut serta membantu tim gabungan. Alhamdulillah, pembongkaran berjalan dengan aman dan lancar," kata Rakhmat.

Pembongkaran juga didukung dua unit mobil crane serta peralatan mesin las. Papan reklame berukuran kecil, pembongkarannya tidak menggunakan mobil crane.  Tim gabungan mengikat papan reklame dengan tali, kemudian salah seorang pekerja memotong tiang papan reklame. Setelah itu beberapa tim gabungan menarik papan reklame berukuran kecil hingga tumbang.

Sedangkan untuk papan reklame berukuran sedang dan besar, pembongkaran harus didukung mobil crane. Selain lebih dulu mematikan aliran listrik, tim gabungan juga membuka materi iklan yang ada. Kemudian dilanjutkan dengan pembongkaran, termasuk tiang reklame yang selama ini sebagai penyokong berdirinya papan reklame.

Meski bekerja mulai tengah malam hingga pagi hari, semangat tim gabungan tidak kendur sedikit pun. Mereka berpacu dengan waktu agar  jumlah papan reklame yang ditumbangkan lebih banyak  guna mempercepat terwujudnya Medan Rumah Kita yang bersih dari papan reklame bermasalah.


Usai pembongkaran, Rakhmat menegaskan, pembongkaran papan reklame tidak akan dihentikan. Ditegaskannya, penghentian pembongkaran baru dilakukan setelah Kota Medan benar-benar bersih dari papan reklame. "Dengan dukungan semua, insya Allah kita bisa mewujudkan Kota Medan bersih dari papan reklame bermasalah," pungkasnya. (mtc)
Editor: Faeza

T#g:blibliMatatelingaTerkiniTomohonobat rambutpapan reklamePemko Medanrambut rontoksatpol PP
Komentar
Jumat, 18 Jan 2019 19:00Berita Sumut

Tewaskan Tiga Warga di Sibolangit, Supir Bus Sutra Akhirnya Serahkan Diri

Supir bus angkutan umum Sutra yang terlibat dalam kecelakaan lalulintas dan menewaskan dua orang di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (13/1/2019) kemarin akhirnya menyerahkan diri. Supir berinisial AG itu diserahk

Jumat, 18 Jan 2019 18:39Berita Sumut

TNI Ikut Uji Coba Jaringan Optik Bawah Laut Palapa Ring Paket Tengah

Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Muhammad Herindra., M.A., M.Sc mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. ikut melakukan uji coba jaringan optik bawah laut Palapa Ring Paket Tengah di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, melalui vid

Jumat, 18 Jan 2019 18:13Berita Sumut

Polisi Didesak Segera Tangkap Sintong Gultom

Sekelompok pemuda dari Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli (Formasi) Tapanuli Tengah berunjuk rasa di Mapolda Sumut, Jumat (18/1/2019). Mereka mendesak agar polisi segera menangkap Sintong Gultom, tersangka kasus perjalanan fiktif DPRD Tapteng yang saat ini

Jumat, 18 Jan 2019 18:00Internasional

Karyawan Perusahaan China Dihukum Merangkak di Jalan, Kenapa...

Karyawan di sebuah perusahaan mungkin akan menerima kemarahan dari si bos atau yang terburuk akan mengalami pemotongan gaji jika tak mampu mencapai target yang telah ditetapkan. Namun, hal tersebut merupakan suatu yang wajar.

Jumat, 18 Jan 2019 17:45Nasional

Presiden Jokowi: Kembali Buka Stasiun Cibatu yang Sempat Pakum

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali (reaktivitas) jalur kereta api (KA) yang pernah ditutup di sejumlah stasiun yang dipusatkan di Stasiun Cibatu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/1/2019) siang.

Jumat, 18 Jan 2019 17:30Nasional

Akhirnya Pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir di Setujui Presiden Jokowi, ini Kata Keluarga Besar

Keputusan Presiden Joko Widodo yang menyetujui pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir disambut gembira oleh pihak keluarga besarnya.

Jumat, 18 Jan 2019 17:15Lifestyle

Tidak Hanya Lelaki yang Bisa Jadi Kernet Mobil, Yuk Intip Kernet Cantik & Hot Satu ini Asal Jepang Loh...

Biasanya sopir truk identik dengan pria, karena terkesan sebagai pekerjaan yang keras dan kasar. Sopir truk pun sangat identik dengan minuman keras dan asap rokok.

Jumat, 18 Jan 2019 16:45Lifestyle

Kata - Kata ini Sontak Viral di Warga Net, Pasca Depat Pilpres 2019

Seperti yang telah diketahui, pada Kamis 17 Januari 2019 malam debat perdana antara paslon pilpres 2019, Jokowi-Ma’aruf Amin serta Prabowo-Sandiaga Uno.

Jumat, 18 Jan 2019 16:45Berita Sumut

Diduga Stres, Rahmad Wijaya Nekat Gantung Diri

Rahmad Wijaya Syahputra (38) warga Pasar 7, Dusun VI, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak Deliserdang nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Warga di kawasan itu menduga Rahmad nekat gantung diri lantara stres.

Jumat, 18 Jan 2019 16:30Berita Sumut

Universitas Terbuka Medan Tawarkan Bantuan Untuk Guru PAUD

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menerima kunjungan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT ) Medan Dra Sondang P Pakpahan MA di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Jumat (18/1). Selain ingin memperkena

Jumat, 18 Jan 2019 16:15Berita Sumut

Dalam Dua Pekan, Polres Sergai Ringkus 16 Tersangka Narkoba

Dalam kurun waktu 9 hingga 18 Januari 2018, jajaran Polres Sergai meringkus 16 orang pelaku narkoba. Dari para tersangka, polisi menyita sebanyak 15,26 gram sabu dan 2,7 gram ganja kering.

Jumat, 18 Jan 2019 15:51Berita Sumut

Oppung Sudiono Tewas Dibantai Tetangga, Tiga Cucunya Alami Luka Tusuk

Kasus pembunuhan terjadi di Desa Sigotom Julu Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (18/1/2019) dinihari. Satu orang warga dilaporkan tewas, sedangkan tiga lainnya mengalami luka akibat peristiwa pembunuhan itu.

Jumat, 18 Jan 2019 14:59Nasional

Panglima TNI : Prajurit Korpaskhas Menjadi Yang Terdepan Dalam Setiap Medan Pengabdiannya

Prajurit-prajurit komando tidak pernah ragu menjadi yang terdepan dalam setiap medan pengabdian menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Walau bagaimanapun rintangan dan tantangan, tidak sedikitpun membuat gentar para prajurit komando kebanggaan rakyat

Jumat, 18 Jan 2019 14:38Berita Sumut

Kombes Yuli Lebih Takut Didoakan Orang yang Teraniaya

Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Yuli Kurniawan yang baru menjabat kurang lebih sebulan di DitLantas Polda Sumut akan membuat semua personel menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Jumat, 18 Jan 2019 14:20Berita Sumut

Tak Kapok Merampok, Kaki Residivis Ini Dibedil Polisi

Meski sudah dipenjara dua kali, ternyata tidak membuat HA alias Iwan (29) kapok untuk melakukan aksi perampokan. Iwan tetap beraksi kembali baru-baru ini. Namun kali ini warga Jalan Pertempuran Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan Barat ini mendapat balasa

Jumat, 18 Jan 2019 13:56Nasional

Bakal Diterapkan, Peserta BPJS Kesehatan Akan Dikenakan Biaya Ketika Berobat

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf menerangkan, ketentuan urun biaya itu diberlakukan bagi jenis pelayanan kesehatan yang dianggap dapat menimbulkan penyalahgunaan. Akan tetapi, saat ini, kata dia, urun biaya memang belum diberlakukan, karena