3 Jam Dibawa Petugas Sat Narkoba, Eri Pulang Tidak Bernyawa

Zul kifli Minggu, 07 Oktober 2018 12:30 WIB
Mtc/net

MATATELINGA, Labuhanbatu: Suheri alias Eri Lantong ,41, warga Lingkungan Paindoan Kelurahan Rantauprapat,  Kecamatan Rantau Utara, Sabtu (6/10/2018) dini hari sekitar jam 01.30 wib, tewas setelah tiga jam dibawa oleh personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu. 


Sebelumnya, Eri Lantong ditangkap Satres Narkoba Polres Labuhanbatu bersama Gunawan dari kediamannya pada Jum,at (5/10/2018) sekitar jam 22.00 wib.


Ramlan, abang kandung korban kepada wartawan usai pemakaman adiknya di rumah duka mengatakan, saat penangkapan, adiknya diperlakukan dengan kejam dan tidak manusiawi.


 "Caranya kejam, tidak manusiawi. Tangan digari, dipukuli kayak nggak manusia.  Tidak ada harga diri, kayak binatang" katanya dengan nada sedih seraya menitiskan air mata.


Menurut dia, banyak saksi yang melihat jika adiknya dipukuli di dalam rumahnya oleh petugas yang datang menangkapnya. Tetapi saat dia datang, aksi pemukulan terhenti.

Saat dia datang melihat penangkapan itu, Eri adiknya mengaku bahwa tidak ada barang bukti narkoba pada dirinya.


 " Saat saya datang, adik saya bilang kepada saya bahwa tidak ada barang bukti sama dia" ujarnya.


Sekitar jam 11.00 wib, Eri bersama temannya Gunawan dibawa oleh personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu. Dan pada jam 02.00 wib dini hari dia dikabari  bahwa adiknya sudah meninggal dunia dan jenazahnya berada di RSUD Rantauprapat.


 "Jam  dua malam dikabari kepolisian bahwa adik saya sudah meninggal. Saya dan keluarga datang ke rumah sakit mengambil jenazah adik saya. Saat itu, disana ada Kasat Narkoba" tuturnya.


Mengenai kondisi tubuh adiknya, Ramlan mengaku jika badan adiknya itu dalam keadaan lebam-lebam diduga akibat pukulan benda keras. Selain itu, di bagian kening juga terdapat luka seperti bekas tusukan.


" Badan belakang dan lehernya lebam-lebam. Kemudian di kening juga ada luka seperti luka tusukan" jelasnya.


Ramlan mengaku akan bermusyawarah dengan seluruh keluarga tentang langkah apa yang akan diambil untuk menyikapi masalah itu.


Abdurrohman, Kepala Lingkungan Paindoan menuturkan, saat melakukan penggrebekan dan penangkapan di rumah korban, dirinya tidak turut mendampingi.


Dirinya baru mengetahui ada penangkapan setelah warga sekitar ramai menyaksikan penangkapan itu.


" Saya tidak ikut mendampingi. Saya baru datang saat almarhum Eri dan kawannya itu mau dibawa oleh polisi yang menangkapnya" terangnya.


Pada jam 02.00 wib sambung Abdurrohman, dia dikabari bahwa Eri telah meninggal dunia dan berada di rumah sakit.


Cahyo Kurniawan, seorang pemuda yang menyaksikan penangkapan itu menceritakan,  banyak masyarakat menonton penangkapan itu.


Dia sendiri sempat melayangkan protes karena Kepala Lingkungan tidak ada ditempat saat penangkapan. Bahkan dia sempat mempertanyakan ihwal surat penangkapan kepada Kepala Lingkungan. 


Oleh Kepala Lingkungan dijawab bahwa Kepala Lingkungan tidak mengetahui ada atau tidaknya surat penangkapan. 


Akibat protes itu, Cahyo mengaku sempat hendak digari oleh petugas kepolisian yang melakukan penangkapan itu.


"Karena protes, salah seorang petugas polisi menyuruh supaya saya digari"  sebutnya.


Terpisah, Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu AKP I Kadek Heri Cahyadi mengatakan Suheri alias Eri  ditangkap  bersama rekannya Gunawan Jum,at (5/10) sekitar pukul 22.00 wib, setelah adanya  informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya peredaran narkoba jenis sabu-sabu. 


Setelah diamankan keduanya dibawa ke Mapolres Labuhanbatu.Namun, saat diturunkan dari mobil di Mapolres Labuhanbtu, korban mengalami kejang-kejang.


Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Rantauprapat. Namun saat diperjalanan, nyawa korban tak terselamatkan dan menghembuskan nafas terakhirnya.


Saat ditanya apakah ada catatan medis yang diberikan dokter untuk memastikan penyebab kematian Eri, Kadek mengaku bahwa dokter tidak ada memberi rekam medis.


" Dokter tidak ada beri rekam medis, sehingga dokter tidak bisa memastikan penyebab kematiannya" katanya.


Sementara itu, Direktur RSUD Rantauprapat dr. Syafril Harahap Sp, B saat dikonfirmasi mengenai catatan medis yang menyebabkan tewasnya Eri mengatakan,  catatan medis hanya dapat diberikan kepada kepolisian berdasarkan permintaan visum.


"Mengenai catatan medis, bisa diberikan ke polisi berdasarkan permintaan visum" ujarnya lewat pesan singkat.

(mtc/zul)

Editor: faeza

T#g:Polres LabuhanbatuSuheri alias eri lantongTahanan polisi tewas
Komentar
Selasa, 11 Des 2018 16:00Berita Sumut

Cawapres Sadiaga Salahuddin Uno Digandrungi Kaum Emak-Emak

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno melakukan Kampanye Nasionalnya ke kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (11/12/2018).

Selasa, 11 Des 2018 15:45Berita Sumut

Wali Kota Buka 53 Titik Pasar Murah Harga Jauh Lebih Murah Dari Pasaran

Pemko Medan menggelar 53 titik pasar murah yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan. Tujuan kehadiran pasar murah itu guna membantu umat Kristiani, terutama yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2019 yang su

Selasa, 11 Des 2018 15:30Berita Sumut

Kapoldasu: Melakukan Pemeriksaan Internal Anggota, Viralnya Video Penangkapan Narkoba Oknum TNI

Viralnya video penangkapan narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan personel Sat Narkoba Polrestabes Medan di Jalan Lintas Tanjungmorawa membuat Kapolda Sumut ambil tindakan.

Selasa, 11 Des 2018 15:15Berita Sumut

Oknum Polisi dan Seorang Rekannya Dibekuk

Seorang personel polisi dari Polres Siantar RP ,33, warga Jalan DI Panjaitan No 134, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar bersama rekannya, HG (34) warga Desa Bawodobara, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) dibekuk oleh pers

Selasa, 11 Des 2018 15:00Nasional

Pertemuan Bilateral Polri dan AFP

Disela-sela kunjungan guna memenuhi undangan sebagai pembicara dalam forum Victoria Police and Leadership in Countering Terrorism Forum, Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menyempatkan diri untuk melaksanakan pertemuan bilatera

Selasa, 11 Des 2018 14:45Nasional

Serahkan DIPA 2019 Jokowi Minta Anggaran Benar-benar Digunakan Untuk Kepentingan Rakyat

Presiden Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Selasa, 11 Des 2018 14:30Internasional

TNI: Dansatgas Indobatt Pimpin Purna Tugas Konga XXIII-L/Unifil di Lebanon

Komandan Satgas Indonesian Battalion (Dansatgas Indobatt) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya memimpin acara tradisi pelepasan purna tugas Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII

Selasa, 11 Des 2018 14:15Nasional

Panglima TNI: Kejuaraan Lomba Tembak Ajang Uji Kemampuan Prajurit TNI

(Puspen TNI). Kejuaraan lomba menembak dapat digunakan untuk ajang menguji kemampuan prajurit, sebagai langkah penyiapan keikutsertaan prajurit TNI pada berbagai kejuaraan menembak internasional.

Selasa, 11 Des 2018 14:00Nasional

Presiden Jokowi Kucurkan Dana Rp492,555 Triliun untuk Pendidikan

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menunjukkan keseriusannya dalam mengalihkan fokus pembangunan dari infrastruktur ke sumber daya manusia (SDM). Hal ini tercermin dari dialokasikannya anggaran sebesar Rp4

Selasa, 11 Des 2018 13:45Ekonomi

Harga Emas Berbalik Melemah

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berbalik melemah, Pada Selasa (11/12/2018)

Selasa, 11 Des 2018 13:10Berita Sumut

BNN Musnahkan 53,3 Kg Narkoba

Sebanyak 53,3 kg narkoba jenis sabu sabu yang diamankan Badan Narkotika Nasional Sumut dari tangan lima tersangka, dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar menggunakan alat Incinerator milik RSUP Pirngadi Medan, Jalan Prof HM Yamin Medan

Selasa, 11 Des 2018 13:00Internasional

Temukan Fakta Mengejutkan di Dasar Laut, Para Ilmuan Investigasi Penyebab Tsunami Palu

Para ilmuwan bakal dapat memahami seutuhnya fenomena tsunami yang melanda Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah, akhir September lalu, berkat temuan terbaru di dasar laut.

Selasa, 11 Des 2018 12:30Berita Sumut

Miris Bayi Baru Lahir Ditemukan Terlantar di Medan Timur Gegerkan Warga

Tega, Warga Jalan Riau, Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur dihebohkan dengan penemuan bayi Berusia 1 Hari Dibuang dilingkungannya.

Selasa, 11 Des 2018 10:32Berita Sumut

Tiga Unit Rumah Di Bromo Ludes Terbakar

Tiga unit rumah yang berada di Jalan Bromo, Lorong 5, Lingkungan I, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area ludes terbakar, Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 09.50 WIB.

Selasa, 11 Des 2018 09:15Bola

Liga Champions 2018-2019: Inter Milan di Hantui Nasib Buruk Jelang Laga Krusial Mereka Rabu Dini Hari

Inter Milan berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan jelang laga krusial mereka di ajang Liga Champions 2018-2019. Pelatih Inter, Luciano Spalletti, mengatakan Il Nerazzurri dilanda badai cedera setelah beberapa pemain bintang dipastikan absen, teru

Selasa, 11 Des 2018 09:00Ekonomi

Dolar AS Kembali Menguat di Tengah Penundaan Kesepakatan Denagn Perdana Menteri Inggris

Kurs dolar AS naik terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin, karena sterling mengambil pelemahan setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May menunda pemungutan suara parlemen atas kesepakatan Brexit yang direncanakan.