• Home
  • Berita Sumut
  • AJI Medan: Gelombang Digitalisasi Menerpa, Jurnalis Harus Lebih Sejahtera

AJI Medan: Gelombang Digitalisasi Menerpa, Jurnalis Harus Lebih Sejahtera

Mtc/rel Kamis, 14 Maret 2019 21:43 WIB
GOOGLE
Serikat Pekerja Pers (SPS) mencatat, hingga 2018 sudah ada 16 media lokal di Sumatera Utara yang harus kalah dan memilih jalan tutup karena tidak bisa beradaptasi dengan arus digitalisasi.
MATATELINGA, Medan: Serikat Pekerja Pers (SPS) mencatat, hingga 2018 sudah ada 16 media lokal di Sumatera Utara yang harus kalah dan memilih jalan tutup karena tidak bisa beradaptasi dengan arus digitalisasi.



Ketua SPS Sumut, Farianda Putra Sinik mengatakan, segmentasi pembaca media cetak terus mengalami penurunan yang drastis, karena beralih ke media baru berbasis online dan munculnya media sosial. Namun, belakangan ia melihat peluang baru.

"Awalnya kami pesimis dengan medsos yang tumbuh subur, tapi kehadiran tersebut justru seperti peluang bagi kami karena banyaknya hoaks diciptakan lewat medsos, kami berfikir untuk menerbitkan berita dengan sumber terpercaya. Kami juga akan memperbaiki diri," katanya saat mengisi seminar yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan bersama dengan UMA, Kamis (14/3/2019) di Medan.

Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetya yang ikut menjadi pembicara mengatakan, walau media mengalami perubahan, tapi jurnalisme akan terus abadi.

"Pers Indonesia, apapun jenis dan platformnya harusnya adalah bagian dari idealisme wartawan Indonesia dan perjuangan membentuk dan menjaga nation state Indonesia," jelas Stanley, panggilan akrabnya.

Ia juga mengingatkan pers sebagai alat verifikasi dan penjernih, harapannya tidak terbawa oleh arus perubahan yang ada dengan bergantung ke media sosial sebagai rujukan ketika membuat berita.



"Mayoritas jurnalis saat ini ternyata memilih jalan paling mudah untuk menulis, menemukan ide berita, sekaligus memverifikasi sebuah fakta hanya dengan mengandalkan sumber media sosial. Pers itu jadi alat verifikasi dan penjernih yang kacau di media sosial," tegasnya.

Tugas pers saat ini, lanjut Stanley, adalah mengubah diri secara total dari yang semula mengarahkan corong microphone dan lensa kamera kepada elit politik dan hingar binger isu yang Jakarta sentries, menjadi meliput tentang potensi ekonomi, keunggulan potensi wisata sebuah daerah, kelezatan kuliber di sebuah daerah dan lain-lain.

"Jika hal ini dilakukan oleh pers, maka pers Indonesia bukan saja akan terus eksis, tapi juga ikut berjasa membangun ekonomi yang kokoh dan mendorong penyerapan tenaga kerja," tandasnya.

"Tugas para wartawan dan media yang ada saat ini adalah merawat kebangsaan, termasuk dengan menyampaikan kritik dan pandangan-pandangan pers yang independen," tutupnya.

Ketua AJI Medan, Liston Damanik memaparkan, gelombang digitalisasi yang melahirkan banyak potensi baru seharusnya dapat membuat jurnalis semakin sejahtera.



Menurutnya, jurnalis dituntut bertransformasi cepat dengan perkembangan teknologi. Namun di sisi lain, aspek peningkatan kesejahteraan justru jalan di tempat.

AJI, kata Liston, juga meminta perusahaan yang hendak melakukan perampingan jumlah karyawan harus melakukan musyawarah bipartit sampai ada kesepakatan dengan para pekerja.

"Jika PHK adalah jalan terakhir, maka perusahaan selayaknya membayar hak pesangon pekerja sebagaimana pasal 156 UU Ketenagakerjaan," katanya.

Rektor UMA, Dadan Ramdan mengungkapkan, pihaknya sangat menyambut baik penyelenggaraan seminar bertajuk jurnalis dan media menghadapi tantangan gelombang digitalisasi. "Ada banyak hal praktis yang dilakukan melalui media sosial. Sebagai akademisi dan pendidik kami paham bahwa dengan adanya media ini harus pandai memilah mana yang baik dan tidak," ucapnya.

(Mtc/Rel)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:ajiAliansi Jurnalis IndependenblibliGelar Seminar JurnalisKampus UMA MedanMatatelingaSPSSerikat Pekerja PersTerkiniUma
Komentar
Senin, 25 Mei 2020 13:45Berita Sumut

Polres Sergai Lakukan Penyekatan Kendaraan Ke Objek Wisata

Perayaan Idul Fitri 1441 H, merupakan suasana kerap dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi kepada sanak keluarga. Namun dalam menyambut Idul Fitri 1441 H, banyak juga kalangan masyarakat merayakannya dengan berwisata ke Objek Wisata, terkhusus Objek

Senin, 25 Mei 2020 13:15Nasional

Baru Ada 5 Daerah Salurkan BLT Desa Mencapai 100 Persen

Pemerintah mengalokasikan pengunaan Dana Desa untuk membantu penanganan virus corona atau Covid-19. Hingga kini, dana desa yang telah digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp2,28 triliun.

Senin, 25 Mei 2020 12:30Nasional

Ada 2 Alasan Siti Fadilah Curigai Bill Gates Soal Vaksin Covid-19

Vaksin virus corona baru atau Covid-19 yang digaung-gaungkan oleh Bill Gates dipertanyakan oleh Mantan Menteri Kesehatan Indonesia Siti Fadilah Supari.

Senin, 25 Mei 2020 12:15Nasional

Mereka Rela Tinggalkan Keluarga Demi Tugas di Rumah Sakit

Sabrina Septiani, selalu ikhlas ketika menatap kalender saat bulan Ramadhan dan menunjukkan waktu lebaran tinggal menghitung hari. Dirinya menyadari keputusannya menjadi dokter di salah satu rumah sakit yang berlokasi di bilangan Jakarta sejak 5 tahun lal

Senin, 25 Mei 2020 12:00Nasional

Menurut Menag : Idul Fitri Tahun Ini Lebih Bermakna

Menurut Menteri Agama Fachrul Razi, hari raya Idul Fitri tahun ini lebih bermakna. Hal itu disebabkan umat Islam baru saja melalui bulan suci Ramadhan yang berbeda dari biasanya dampak pandemi global corona virus disease (covid-19).

Senin, 25 Mei 2020 11:15Lifestyle

Lagi Hamil, Pacar Daniele Rugani Ketakutan Saat Dinyatakan Positif Corona

Kabar dari Bek Juventus, Daniele Rugani, menjadi pemain Serie A yang terjangkit virus corona, Maret 2020 lalu. Ternyata, sang pacar Michela Persico juga positif terkena virus ini.

Senin, 25 Mei 2020 11:02Bola

Kombinasi Pemain Senior dengan Para Pemain Muda dimiliki Chelsea

Joe Cole percaya kombinasi yang baik antara pemain senior dengan para pemain muda yang saat ini dimiliki Chelsea bisa memberikan dampak luar biasa bagi performa klub di masa depan. Untuk itu, ia pun mengimbau kepada Lampard agar memperthankan ketiga nama

Senin, 25 Mei 2020 10:15Berita Sumut

Idul Fitri, Arus Lalulintas Medan-Berastagi Lengang, Obyek Wisata Ikut Lengang Juga

Arus lalulintas Jalan Jamin Ginting tujuan Medan-Berastagi dan sebaliknya di hari pertama perayaan Idul Fitri 1441 H/2020 M sangat berbeda dari tahun sebelumnya.

Senin, 25 Mei 2020 10:00Ekonomi

Hubungan China-AS Merosot Sejak Virus Corona, Bursa Asia Naik

Hubungan China-AS merosot sejak pecahnya virus corona, dimana administrasi Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping memperdagangkan duri atas pandemi, termasuk tuduhan menutup-nutupi dan kurangnya transparansi.

Senin, 25 Mei 2020 09:30Internasional

Ibu kota Selandia Baru, Wellington diguncang gempa Magnitudo 5,8

Ibu kota Selandia Baru, Wellington diguncang gempa dengan magnitudo 5,8

Senin, 25 Mei 2020 09:15Bola

Suntikan Virus Corona Sengaja di Berikan Watford ke Pemain atau Staf

Bek Watford, Adrian Mariappa, telah mengakui bahwa dirinya merupakan salah satu dari tiga orang Watford yang positif Virus Corona.

Senin, 25 Mei 2020 09:00Bola

Leipzig Menaklukkan Lawannya 3 - 0

Tidak butuh waktu lama bagi Leipzig untuk menggandakan keunggulan mereka. Pada menit ke-23, sundulan Yussuf Poulsen yang memaksimalkan umpan silang Marcel Sabitzer, menggetarkan jala gawang Mainz

Senin, 25 Mei 2020 08:43Berita Sumut

Keluarga Binaan Lapas Rantauprapat, Gunakan Online Saat Berkunjung

Bagi keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk mencegah penyebaran COVID-19 di daerah Lembaga Permasyarakatan Klas II A Rantauprapat menerapkan kunjungan online sementara melalui sosial media.

Senin, 25 Mei 2020 08:31Internasional

Perbatasan Spanyol, Sudah di Buka bagi Turis atau Wisatawan

Kabarnya Spanyol akan membuka kembali perbatasannya untuk turis atau wisatawan pada Juli 2020.

Senin, 25 Mei 2020 08:02Nasional

Gempa Berskala Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Samudra

Gempa bumi tektonik berskala magnitudo 5,1 yang terjadi pada 24 Mei 2020 pukul 14.11 WIB di wilayah Samudera Hindia, selatan Pulau Jawa, tidak berpotensi menimbulkan tsunami

Senin, 25 Mei 2020 07:54Nasional

Kunci Memutus Matarantai Covid-19, Jubir Pemerintah Apresiasi Masyarakat Aeh

Kunci penyelesaian masalah Covid-19 di Bumi Serambi Makkah adalah adanya masyarakat yang patuh dengan anjuran pemerintah dan melaksanakannya dengan baik