Aniaya Jurnalis, Prada Kiren Dituntut Enam Bulan Bui

amrizal Kamis, 07 Desember 2017 19:00 WIB
mtc/ist
Prada Kiren Singh, anggota TNI AU yang bertugas di Landasan Udara Soewondo Medan dituntut enam bulan penjara oleh Oditur Militer, Mayor Rio Panjaitan. Tuntutan itu dibacakan Rio dalam sidang lanjutan kasus penganiyaan jurnalis dengan korbannya Array A Arg
MATATELINGA, Medan: Prada Kiren Singh, anggota TNI AU yang bertugas di Landasan Udara Soewondo Medan dituntut enam bulan penjara oleh Oditur Militer, Mayor Rio Panjaitan. Tuntutan itu dibacakan Rio dalam sidang lanjutan kasus penganiyaan jurnalis dengan korbannya Array A Argus di Pengadilan Militer I-02 Medan. Dalam kasus ini, Kiren dinyatakan bersalah melakukan penganiayaan terhadap Array. Ia dijerat dengan pasal 351 KUHPidana sebagaimana dakwaan oditur militer.

"Terdakwa melakukan penganiayaan terhadap jurnalis bernama Array dengan cara menendang. Tindakan itu dilakukan saat kericuhan sengketa lahan di Sari Rejo Polonia pada 15 Agustus 2016 silam," kata Rio di hadapan Ketua Majelis Hakim, Letnan Kolonel Chairul, Kamis (7/12).

Rio mengatakan, tindakan kekerasan yang dilakukan Kiren juga diakuinya saat persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Sehingga, Kiren layak dihukum dengan hukuman enam bulan penjara.

Mendengar tuntutan oditur, penasehat hukum Kiren langsung membacakan pledoinya di hadapan hakim. Dalam pembelaannya, Kiren beralasan tindakan kekerasan itu dilakukan karena dirinya bertugas dan menjalankan perintah untuk mengamankan situasi kerusuhan di Sari Rejo antara TNI AU dengan warga. Majelis hakim yang mendengar pembelaan itu kemudian menunda sidang. Rencananya, sidang putusan akan digelar pada Senin (11/12/2017) mendatang.

"Sudah kamu dengar tuntutannya kan. Kamu dituntut enam bulan penjara," kata hakim. Menjawab pertanyaan itu, Kiren mengangguk. Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya langkah hukum tersebut pada pengacaranya.

Menyikapi persoalan ini, Ketua Divisi Jaringan LBH Medan, Aidil A Aditya selaku penasehat hukum Array sangat menyayangkan tuntutan yang dianggap ringan tersebut. Kata Aidil, harusnya oditur militer turut menjerat terdakawa Kiren dengan pasal 170 KUHPidana.

"Penganiayaan yang dilakukan Kiren dan (Pratu) Rommel kan secara bersama-sama. Kenapa tidak dijerat pasal 170-nya. Kenapa juga berkas kasus ini harus dipisah," ungkap Aidil.

Ia mengatakan, harusnya oditur militer jeli melihat perkara ini. Sebab, dalam proses persidangan pun, kedua terdakwa mengaku bahwa penganiayaan terhadap Array dilakukan secara bersama-sama, sehingga korban sempat mengalami luka-luka.

"Ya, harusnya baik Kiren dan Rommel dituntut dengan hukuman yang setimpal. Peristiwa penganiayaan ini jelas dilakukan secara bersama-sama," kata Aidil.

Ia berharap, majelis hakim yang menyidangkan perkara ini nantinya memberikan hukuman yang setimpal terhadap Kiren. Aidil juga berharap sidang ini benar-benar memberikan putusan yang adil bagi korban.

Selama persidangan, Kiren dan temannya Rommel mengaku sama-sama menganiaya Array saat korban melakukan peliputan di Sari Rejo, Medan Polonia pada 15 Agustus 2016 silam. Ketika Kiren diminta memberikan keterangan, penganiayaan itu dilakukannya karena alasan emosi. Ia menendang Array di bagian perutnya. Namun, menurut pengakuan korban, Kiren juga memukul bagian rahang kanan Array.(mtc)
Editor: Faeza

T#g:jurnalisMahmilpenganiayaantuntutan
Komentar
Senin, 19 Feb 2018 08:25Berita Sumut

Walikota Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Suku Batak sejak lama dikenal telah dianugerahi kearian lokal yang bernama Dalihan Natolu.

Senin, 19 Feb 2018 08:10Bola

Borussia Dortmund Sukses Mencuri angka Penuh

Bermain di Borussia-Park, Senin (19/2/2018) dinihari WIB, Marco Reus tampil sebagai pembeda. Gelandang Jerman itu memenangkan Dortmund berkat gol yang diciptakannya di babak pertama.

Senin, 19 Feb 2018 07:55Berita Sumut

Jaga Terus Kesehatan Jantung Dengan Rutin Senam Jantung

Dengan penuh semangat dan antusias, ribuan warga mengikuti senam jantung sehat di Lapangan Merdeka Medan

Senin, 19 Feb 2018 07:40Berita Sumut

Konvoi Keliling Medan, Edy Rahmyadi Minta Maaf

Usai penandatangan sikap pada Deklarasi Kampanye Damai yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut

Senin, 19 Feb 2018 07:25Bola

Napoli dan Juventus sama-sama "Memetik"

Napoli dan Juventus sama-sama memetik hasil bagus di lanjutan Liga Italia. Bianconeri berhasil memenangi pertandingan melawan Torino, sementara Napoli sukses memenangi duel melawan SPAL.

Minggu, 18 Feb 2018 19:08Berita Sumut

Wali Kota Hadiri Milad Al Jamiatu Al Arabia Sumut & Al Ichwanul Arabia Medan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi hadiri peringatan milad pertama Al-Jamiatu Al-Arabia Sumatera Utara di halaman Masjid Al-Falaah Jalan Al Falah Raya Medan

Minggu, 18 Feb 2018 18:47Berita Sumut

Tak Hanya di Hutan, di Kotapun Penebangan Pohon Penghijauan Ilegal Secara Terang-terangan

Pohon merupakan salah satu sumber kehidupan, dan Perlu diketahui bahwa pohon yang tumbuh di pinggir jalan raya baik di jalan provinsi, kabupaten, maupun jalan desa merupakan pohon yang dilindungi oleh pemerintah daerah dan diatur dalam perda. Jika segena

Minggu, 18 Feb 2018 18:44Berita Sumut

Gelar Perkemahan BISINK-1, Kakwarcab Labuhanbatu Apresiasi Gudep SMPN1 Bihil

Menggelar Perkemahan Bersama Best Generation Scout of Indonesia (BISINK) ke-1, Ketua Kwarcab Pramuka Labuhanbatu mengapresiasi Gudep SMPN1 Kecamatan Bilah Hilir

Minggu, 18 Feb 2018 18:40Berita Sumut

Kecamatan Medan Kota Bongkar Pondasi Billboard Depan Masjid Raya

Jajaran Kecamatan Medan Kota membongkar pondasi yang akan digunakan untuk tempat berdirinya papan reklame berukuran besar (billboard) di median Jalan Masjid Raya, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota

Minggu, 18 Feb 2018 18:21Berita Sumut

Walikota Letakkan Batu Pertama Pembangunan "Little India Gate"

Walikota Medan. Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si, meletakkan batu pertama pembangunan "Little India Gate" di persimpangan Jalan Zainul Arifin - T. Umar Medan, Minggu (18/2/2018). Peletakan Batu Pertama di pondasi bangunan ini menandakan dimulainya

Minggu, 18 Feb 2018 17:40Berita Sumut

Ijeck: Mobil Pembersih Masjid Gratis Bertambah Jangkauannya

Mobil Pembersih Masjid Gratis Yayasan Haji Anif sudah bertahun-tahun melayani. Kini nama dan cakupan pelayanannya sudah semakin menjangkau ke hampir seluruh Sumatera Utara

Minggu, 18 Feb 2018 15:40Berita Sumut

Penderita Tumor Ganas Butuh Perhatian Pemerintah

Seorang penderita tumor ganas butuh perhatian pihak dermawan, untuk pembiayaan perobatannya

Minggu, 18 Feb 2018 15:23Berita Sumut

Perampok HP Dimassa di Jalan Bhayangkara Medan

Tersangka RB ,29, warga Pasar VI Tembung Desa Sampali, Percut Sei Tuan, dimassa di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung

Minggu, 18 Feb 2018 15:13Berita Sumut

Deklarasi Kampanye Damai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018.

Sekitar 500 orang massa dari parpol pendukung, relawan dan simpatisan pendukung paslon Gubsu dan Wagubsu Pilkada Sumut 2018

Minggu, 18 Feb 2018 15:10Berita Sumut

Para Pendukung Edy dan Djarot 'Perang' Yel-yel di Deklarasi Kampanye Damai

Saat Deklarasi Kampanye Damai, para pendukung paslon gubernur dan calon wakil gubernur Sumut saling perang yel-yel.

Minggu, 18 Feb 2018 14:56Berita Sumut

Akrabnya Ijeck dan Pendukung JR di Siantar Square

Siantar Square di Kota Pematangsiantar mendadak heboh