• Home
  • Berita Sumut
  • Arist Merdeka : Pria yang Cabuli Dua Anaknya di Deliserdang Layak Dikebiri

Arist Merdeka : Pria yang Cabuli Dua Anaknya di Deliserdang Layak Dikebiri

faeza Senin, 11 Februari 2019 17:35 WIB
mtc/net
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait
MATATELINGA, Medan: Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengaku sangat geram dengan prilaku bejat yang dilakukan YA alias Mamat (34) warga Desa Bandar Klippa Percut Sei Tuan, yang tega mencabuli dua orang anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur. Bahkan Aris Merdeka meminta agar pria itu diberi hukuman tambahan seperti dikebiri.


"Terhadap tersangka predator kejahatan seksual,  terancam hukuman 20 tahun penjara bahkan hukuman seumur hidup. Namun, jika tersangka terbukti melakukan kejahatan seksual terhadap putri kandung  secara berulang-ulang, tersangka bisa dikenakan hukuman tambahan berupa kebiri dengan cara suntik kimia," jelas Arist dikonfirmasi melalui seluler, Senin (11/2/2019).

Arist menjelaskan bahwa berdasarkan dalam ketentuan pasal 81 ayat (1), (2) junto 76 D atau pasal 82 ayat (1), (2) junto 76 E UU RI Nomor : 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta UU RI Nomor : 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor  : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

 "Walaupun pelakunya ayah kandung sendiri. Hukuman yang berat harus diberikan kepadanya," ucapnya.

Arist mengungkapkan bahwa seharusnya orang tua terutama ayah yang berperan sebagai kepala rumah tangga bisa mengayomi bagi keluarga bahkan pelindung bagi anak. Bukan sebagai predator anak dalam kejahatan seksual. 


"Ini merupakan kejahatan yang sangat luar biasa (extraordinary crime) setara dengan tindak pidana Narkoba, Korupsi dan Terorisme, saya percaya dan yakin  penyidik Unit PPA Polrestabes Medan tidak akan ragu dan pasti menerapkan ketentuan tindak pidana luar biasa kepada pelaku," ungkapnya. 

Untuk diketahui bahwa petugas kepolisian Polrestabes Medan melalui tim Pegasus menangkap YA alias Mamat ,34, warga Desa Bandar Klippa Percut Sei Tuan, yang tega mencabuli dua orang anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur. 

Perbuatan tersangka baru diketahui oleh ibu korban Rus  (36) pada 2017 lalu. Dimana, saat itu ibu korban baru saja bangun tidur. Namun saat itu ia melihat tersangka tengah mencabuli putranya SAN (10). Melihat hal tersebut kemudian Ruswati langsung marah dan terjadi percekcokan dengan pelaku yang merupakan suaminya sendiri. 


Kemudian pada 1 Desember 2018 sekira pukul 07.00 WIB, NSN (9) putri bungsu mereka mengaku juga telah dicabuli oleh ayah kandungnya sendiri. Mendengar hal tersebut kemudian ibu korban langsung menginterogasi kedua anaknya yang bernama SAN dan NSN. Dari hasil pengakuan kedua putrinya, mereka mengakui sering dicabuli ayahnya. 

Ibu korban langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi dan polisi langsung menanggapinya dan berhasil mengamankan pelaku di kediamannya. 

Dari hasil keterangan pelaku setelah diinterogasi polisi. Bahwa pelaku sudah melakukan aksinya itu sejak 2015 dan saat itu anak-anak mereka masih bayi. (mtc/fae)
Editor: Faeza

T#g:Arist Merdeka SiraitKetua Komnas Perlindungan AnakMatatelingaTerkiniayah cabuli dua anak
Komentar
Rabu, 24 Apr 2019 21:46Berita Sumut

Sidang Perkara Ujaran Kebencian Dengan Terdakwa PH Diundurkan

Sidang perkara ujaran kebencian terhadap alm. H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan yang dilakukan oleh terdakwa Putra Hutasuhut warga Kisaran yang diunggah pada akun media sosial face book pada Minggu 11 Pebruari 2018 lalu dan kini telah memasuk

Rabu, 24 Apr 2019 21:30Nasional

Jokowi dan Prabowo Direncakan Bertemu, Ketum PAN: Bagus Kalau Bisa

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyambut baik rencana pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto

Rabu, 24 Apr 2019 21:15Internasional

Lima Tahun Setelah Kematiannya, Jasad Wanita 83 Tahun Ditemukan Sudah Jadi Mumi

Jasad seorang wanita berusia 83 tahun ditemukan telah menjadi mumi oleh keluarganya, lima tahun setelah kematian wanita itu.

Rabu, 24 Apr 2019 21:00Nasional

Bongkar Muat Logistik di Nduga Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Ditembak

Dua anggota TNI mengalami luka tembak usai diserang pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Rabu, 24 Apr 2019 20:45Internasional

Gegara Ponsel Terinjak, Anak Tega Bacok Bapak hingga Tewas

eorang pria di Kamboja membacok bapaknya hingga tewas gegara persoalan ponselnya yang terinjak.

Rabu, 24 Apr 2019 20:35Opini

Melawan Upaya Delegitimasi Pemilu 2019

Sejak ditetapkan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden RI, Jokowi selalu menghimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, partai pengusung, partai pendukung, bahkan seluruh rakyat Indonesia agar mengikuti Pemilu 2019 dengan kegembiraan. Kita be

Rabu, 24 Apr 2019 20:30Bola

Tak Layak Bela Klub Raksasa Inggris, Berikut 5 Pemainnya

Liga Inggris menjadi salah satu kompetisi sepakbola paling kompetitif saat ini. Tak heran jika pada akhirnya banyak

Rabu, 24 Apr 2019 20:15Lifestyle

Gemes Liat Mimik Wajah Bayi yang Selalu Berubah-Ubah, Yuk Kenali Artinya

Menyuapi makan anak yang masih balita memang bukan perkara mudah. Tidak semua anak bisa dengan gampang untuk disuapi makan

Rabu, 24 Apr 2019 20:00Lifestyle

Usai Gagal Operasi, Keluarga Jessica Iskandar Tak Terima Pembelaan Dokter

Erick Iskandar, kakak kandung aktris Jessica Iskandar, mengungkapkan kekecewaannya terhadap prosedur medis

Rabu, 24 Apr 2019 19:45Internasional

Ketua Ormas Penodong Migran Diduga Berlatih untuk Membunuh Obama dan Clinton

Terduga ketua organisasi masyarakat yang menodong ratusan migran di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko

Rabu, 24 Apr 2019 19:30Nasional

Jokowi-Ma'ruf 55,8% dan Prabowo-Sandi 44,2% di Real Count KPU 30 Persen

Komisi Pemilihan Umum atau KPU terus mengupdate pengitungan suara Pilpres 2019. Hingga pukul 18.45 WIB

Rabu, 24 Apr 2019 19:15Nasional

Kian Terus Bertambah, Kini Petugas KPPS Meninggal Jadi 144 Orang, 883 Jatuh Sakit

Jumlah Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan jatuh sakit terus bertambah hingga sore ini

Rabu, 24 Apr 2019 19:00Berita Sumut

Disenyalir Puluhan ASN di Dapil Sumut 2 "Disawer" Menangkan Caleg Tertentu

Disenyalir ada dugaan kecurangan pada Pemilu serentak 2019 yang berlangsung belum lama ini. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPRD Medan, Henry Jhon. Ia menyebut ada mobilisasi ASN (aparatur sipil negara) untuk memenangkan calon tertentu.

Rabu, 24 Apr 2019 18:45Berita Sumut

Patroli KN 332 Lihat Mayat Laki laki Terapung di Laut

Kapal patroli KN 332 saat berpatroli di perairan Belawan tepatnya didepan gudang 214 Ujung Baru Pelabuhan Belawan menemukan mayat terapung di laut Rabu siang (24/4/2019).

Rabu, 24 Apr 2019 18:30Berita Sumut

H.T Bahrumsyah: Minta Pemko Medan Bagikan Kartu BPJS ke Masyarakat

Pemerintah Kota (Pemko) dimihta Komisi II DPRD Medan tidak membuat gaduh di masyarakat, dan melanggar hukum. Karenanya DPRD mendesak Pemko segera membagikan 12.000 kartu BPJS Kesehatan yang sudah dicetak kepada masyarakat.

Rabu, 24 Apr 2019 18:15Berita Sumut

Bakamla Ajak Poksimar Natuna Jaga Keamanan dan Keselamatan Laut

Kasubdit Kerja sama Dalam Negeri Eli Susiyanti, S.H., M.H,. M.M. mengajak masyarakat nelayan Desa Cemaga untuk menjaga keamanan dan keselamatan laut dari semua potensi ancaman terhadap kekerasan di laut, pelanggaran navigasi, pelanggaran hukum dan ancaman