Aroma Busuk Dari Pabrik Pengolahan Getah Mengganggu Warga

Zulkifli Butarbutar Jumat, 16 Maret 2018 21:48 WIB
Matatelinga
MATATELINGA,Rantauprapat: Warga Rantauprapat menyesalkan aroma tak sedap dari pabrik pengolahan getah oleh PT RH di kawasan Jalan Perdamaian Sigambal Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu.



Produksi limbah cair dan polusi udara  pabrik itu diduga penyebab kerapnya  warga sekitar terganggu. Bahkan, para pengguna jalan yang melintas di areal lokasi itu.

Salah seorang warga sekitar, AR Siallagan, Jumat (16/3/2018) mengaku aroma busuk limbah dari perusahan itu sangat mengganggu warga setiap hari. "Apalagi bila hujan tiba, sangat menyengat di hidung. Sesak,l nafas,"
ujarnya



Senada, waraga lainnya, Milda warga yang tinggal sekitar 500 M dari Pabrik Getah itu mengaku, kondisi aroma busuk itu sudah berbilang tahunan mereka dirasakan. "Jangan ditanya lagi, kalau baunya udah tahunan. Herannya pabrik itu terus berdiri,"jelasnya.



Seorang pengguna jalan Rizal yang melintas asal ibukota saat mengisi BBM di Pom Bensin yang dekat dengan pabrik Hocklie itu juga sangat terkejut dengan bau busuk yang menyengat dari pabrik itu.

"Waduh nyengat banget aroma bau busuknya, saya sampe kaget ketika mengisi BBM di SPBU di depan pabrik itu. Kok gak ada tindakan dari Pemkab, padahal jarak dari Kantor Bupati sangat dekat bahkan aroma baunya sampai ke sana,"ujar Rizal.

Ketua Dewan Pemantau Penyelengara Negara Indonesia (DPPNI) Labuhanbatu Armansyah Siregar menduga limbah PT RH  diduga tidak sesuai baku mutu limbah yang ditetapkan. Begitu juga limbah cair nya yang dibuang ke sungai Aek Riung.

Menurut dia, meski perusahaan itu sering diprotes warga dampak limbah beracun perusahaan itu, namun tidak ada tindakan dari penegak hukum setempat.

Biasanya, kata dia perusahaan itu membuang limbah sewaktu hujan deras. Dengan begitu tingginya debit air sungai menyelimuti limbah kotor yang dibuang.

Arman merasa aneh dengan diamnya Pemkab Labuhanbatu. Pihaknya, kata dia berharap Pemkab segera mengambil sikap.

Sementara pihak manajemen perusahaan gagal konfirmasi. Dua sekuriti kantor di sana, Iman Wahyudi dan Paiman mengaku pihak manajemen perusahaan itu sedang tidak bisa diganggu.

"Maaf ya. Perusahaan sedang sibuk," kata Iman.

Karena, kata dia, perusahaan modal asing (PMA) itu, kemarin menjalani proses audit internal. "Tim audit datang dari Palembang, Sumsel," bebernya seraya mengusulkan wartawan datang dilain waktu. "Besok aja datang lagi, ya bang," tandasnya


(Mtc/Zul)
Editor: Amrizal

T#g:labuhanbatuMatatelingaPengolahan getahbau busuk
Komentar
Jumat, 18 Jan 2019 19:00Berita Sumut

Tewaskan Tiga Warga di Sibolangit, Supir Bus Sutra Akhirnya Serahkan Diri

Supir bus angkutan umum Sutra yang terlibat dalam kecelakaan lalulintas dan menewaskan dua orang di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (13/1/2019) kemarin akhirnya menyerahkan diri. Supir berinisial AG itu diserahk

Jumat, 18 Jan 2019 18:39Berita Sumut

TNI Ikut Uji Coba Jaringan Optik Bawah Laut Palapa Ring Paket Tengah

Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Muhammad Herindra., M.A., M.Sc mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. ikut melakukan uji coba jaringan optik bawah laut Palapa Ring Paket Tengah di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, melalui vid

Jumat, 18 Jan 2019 18:13Berita Sumut

Polisi Didesak Segera Tangkap Sintong Gultom

Sekelompok pemuda dari Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli (Formasi) Tapanuli Tengah berunjuk rasa di Mapolda Sumut, Jumat (18/1/2019). Mereka mendesak agar polisi segera menangkap Sintong Gultom, tersangka kasus perjalanan fiktif DPRD Tapteng yang saat ini

Jumat, 18 Jan 2019 18:00Internasional

Karyawan Perusahaan China Dihukum Merangkak di Jalan, Kenapa...

Karyawan di sebuah perusahaan mungkin akan menerima kemarahan dari si bos atau yang terburuk akan mengalami pemotongan gaji jika tak mampu mencapai target yang telah ditetapkan. Namun, hal tersebut merupakan suatu yang wajar.

Jumat, 18 Jan 2019 17:45Nasional

Presiden Jokowi: Kembali Buka Stasiun Cibatu yang Sempat Pakum

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali (reaktivitas) jalur kereta api (KA) yang pernah ditutup di sejumlah stasiun yang dipusatkan di Stasiun Cibatu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/1/2019) siang.

Jumat, 18 Jan 2019 17:30Nasional

Akhirnya Pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir di Setujui Presiden Jokowi, ini Kata Keluarga Besar

Keputusan Presiden Joko Widodo yang menyetujui pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir disambut gembira oleh pihak keluarga besarnya.

Jumat, 18 Jan 2019 17:15Lifestyle

Tidak Hanya Lelaki yang Bisa Jadi Kernet Mobil, Yuk Intip Kernet Cantik & Hot Satu ini Asal Jepang Loh...

Biasanya sopir truk identik dengan pria, karena terkesan sebagai pekerjaan yang keras dan kasar. Sopir truk pun sangat identik dengan minuman keras dan asap rokok.

Jumat, 18 Jan 2019 16:45Lifestyle

Kata - Kata ini Sontak Viral di Warga Net, Pasca Depat Pilpres 2019

Seperti yang telah diketahui, pada Kamis 17 Januari 2019 malam debat perdana antara paslon pilpres 2019, Jokowi-Ma’aruf Amin serta Prabowo-Sandiaga Uno.

Jumat, 18 Jan 2019 16:45Berita Sumut

Diduga Stres, Rahmad Wijaya Nekat Gantung Diri

Rahmad Wijaya Syahputra (38) warga Pasar 7, Dusun VI, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak Deliserdang nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Warga di kawasan itu menduga Rahmad nekat gantung diri lantara stres.

Jumat, 18 Jan 2019 16:30Berita Sumut

Universitas Terbuka Medan Tawarkan Bantuan Untuk Guru PAUD

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menerima kunjungan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT ) Medan Dra Sondang P Pakpahan MA di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Jumat (18/1). Selain ingin memperkena

Jumat, 18 Jan 2019 16:15Berita Sumut

Dalam Dua Pekan, Polres Sergai Ringkus 16 Tersangka Narkoba

Dalam kurun waktu 9 hingga 18 Januari 2018, jajaran Polres Sergai meringkus 16 orang pelaku narkoba. Dari para tersangka, polisi menyita sebanyak 15,26 gram sabu dan 2,7 gram ganja kering.

Jumat, 18 Jan 2019 15:51Berita Sumut

Oppung Sudiono Tewas Dibantai Tetangga, Tiga Cucunya Alami Luka Tusuk

Kasus pembunuhan terjadi di Desa Sigotom Julu Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (18/1/2019) dinihari. Satu orang warga dilaporkan tewas, sedangkan tiga lainnya mengalami luka akibat peristiwa pembunuhan itu.

Jumat, 18 Jan 2019 14:59Nasional

Panglima TNI : Prajurit Korpaskhas Menjadi Yang Terdepan Dalam Setiap Medan Pengabdiannya

Prajurit-prajurit komando tidak pernah ragu menjadi yang terdepan dalam setiap medan pengabdian menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Walau bagaimanapun rintangan dan tantangan, tidak sedikitpun membuat gentar para prajurit komando kebanggaan rakyat

Jumat, 18 Jan 2019 14:38Berita Sumut

Kombes Yuli Lebih Takut Didoakan Orang yang Teraniaya

Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Yuli Kurniawan yang baru menjabat kurang lebih sebulan di DitLantas Polda Sumut akan membuat semua personel menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Jumat, 18 Jan 2019 14:20Berita Sumut

Tak Kapok Merampok, Kaki Residivis Ini Dibedil Polisi

Meski sudah dipenjara dua kali, ternyata tidak membuat HA alias Iwan (29) kapok untuk melakukan aksi perampokan. Iwan tetap beraksi kembali baru-baru ini. Namun kali ini warga Jalan Pertempuran Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan Barat ini mendapat balasa

Jumat, 18 Jan 2019 13:56Nasional

Bakal Diterapkan, Peserta BPJS Kesehatan Akan Dikenakan Biaya Ketika Berobat

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf menerangkan, ketentuan urun biaya itu diberlakukan bagi jenis pelayanan kesehatan yang dianggap dapat menimbulkan penyalahgunaan. Akan tetapi, saat ini, kata dia, urun biaya memang belum diberlakukan, karena