Bawa 53 Kg Sabu, Junaidi Histeris Dihukum Mati

faeza Selasa, 11 Juni 2019 20:16 WIB
Hand Over
Junaidi, seorang terdakwa dalam kasus kepemilikan sabu seberat 53 kg divonis hukuman mati oleh majelis hakim PN Medan yang diketuai Morgan Simanjuntak, Selasa (11/6/2019). Junaidi dinilai merupakan otak pelaku jaringan narkotika tersebut.
MATATELINGA, Medan: Junaidi, seorang terdakwa dalam kasus kepemilikan sabu seberat 53 kg divonis hukuman mati oleh majelis hakim PN Medan yang diketuai Morgan Simanjuntak, Selasa (11/6/2019). Junaidi dinilai merupakan otak pelaku jaringan narkotika tersebut.


Hukuman yang lebih rendah dijatuhkan terhadap Elpi Darius. Dia dihukum pidana penjara seumur hidup. Sebelumnya kedua terdakwa dituntut dengan pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Junaidi Siagian alias Edi dengan pidana mati," ujar majelis hakim yang diketuai oleh Morgan Simanjuntak di Ruang Cakra IV PN Medan.

Majelis hakim berpendapat, perbuatan terdakwa Junaidi tidak mendukung program pemerintah untuk pemberantasan narkotika dan merusak para generasi muda. Sedangkan hal yang meringankan tidak ada.


Sementara itu, terdakwa Elpi Darius (49) dalam kasus ini lolos dari hukuman mati yakni divonis selama seumur hidup penjara. Perbuatan kedua terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Karena peran kamu (Junaidi) terbukti merupakan otak (pelaku) dalam kasus ini. Sedangkan dia (Elpi) hanya mengikuti perintahmu (Junaidi), ini berbeda," cetus hakim Morgan kepada terdakwa Junaidi.

"Saya akan banding pak hakim," ujar Junaidi. 


Setelah hakim mengetuk palu, Junaidi berbicara dihadapan wartawan. "Saya tidak terima, saya keberatan. Kami berlima, saya dihukum mati kenapa kawan saya ada yang dihukum 17 tahun. Ini ada apa," teriak Junaidi.

Dalam dakwaan JPU Rahmi Shafrina, pada tanggal 29 September 2018, Bang selaku WN Malaysia menelpon Junaidi dan menyuruhnya menyewa kapal boat untuk menjemput sabu sebanyak 50 bungkus ke Portklang, Malaysia.


"Junaidi dijanjikan mendapat upah sebesar Rp 50 juta. Kemudian, Junaidi kembali disuruh untuk menelpon Darwin yang merupakan tekong kapal boat (belum tertangkap)," kata JPU.

Selanjutnya, Junaidi menyewa kapal boat orang Tanjungbalai bernama Mak Feri sebesar Rp 25 juta dan uangnya ditransfer oleh orang Malaysia tersebut ke rekening temannya bernama Febri (belum tertangkap). Junaidi mengambil uang pada Febri kemudian menelpon Darwin dan memberitahu kalau sudah dapat sewa kapal boat di Tanjungbalai.

"Pada tanggal 30 September 2018 jam 15.21 wib, terdakwa Elpi menelepon Darwin. Sekitar jam 20.00 wub, Darwin datang ke Tanjungbalai mengambil kapal boat langsung berangkat ke Potrklang, Malaysia untuk menjemput sabu tersebut," ujar Rahmi.

Kemudian, pada tanggal 3 Oktober 2018 sekira jam 09.00 wib, Darwin menelpon Junaidi memberitahu kalau kapal boatnya rusak sehingga sabu tersebut diturunkan di Tanjung Sarang Elang, Labuhanbatu. Darwin menyuruh Junaidi untuk mengambilnya disana.


"Lalu, Febri menelpon Junaidi agar menemui di rumahnya. Febri menyerahkan kunci mobil Honda CRV BK 630 DZ, uang sebesar Rp 5 juta dan 1 unit hape Nokia warna biru. Febri mengatakan agar sabu itu dijemput menggunakan mobil dan apabila ada yang menelpon ke hape Nokia warna biru tersebut angkat saja," pungkas JPU.

Dilanjutkan Rahmi, sabu itu rencananya untuk diantarkan kepada pemesan di Medan. Kemudian, Junaidi menelpon Elpi Darius untuk menemui dan menyuruhnya mencari supir. Tak lupa, Junaidi memberikan kunci mobil dan uang sejumlah Rp 300 ribu untuk isi bensin.

Terdakwa Elpi lalu mendatangi Syahrial (berkas terpisah) dan menyerahkan kunci mobil. Junaidi kemudian dijemput keduanya dan langsung berangkat untuk menjemput sabu tersebut. Setelah sabu yang disimpan ke dalam 6 jerigen itu dimasukkan ke mobil, lalu Elpi Darius, Junaidi dan Syahrial berangkat ke Medan dengan jalur Rantau Prapat-Brastagi.

"Di perjalanan, hape Nokia warna biru yang dipegang Junaidi berdering. Yang menelpon bernama Zainal Abidin alias Zainal (berkas terpisah). Zainal mengatakan di Medan nanti yang menerima sabu itu bernama Bahlia Husen alias Iwan (berkas terpisah)," lanjutnya.

Sayangnya, saat melintas di kawasan Pancurbatu, mobil yang dikendarai para sindikat narkoba jaringan internasional ini diikuti petugas BNN. Petugas sudah mengetahui akan terjadi transaksi narkoba yang dilakukan mereka.

Kejar-kejaran pun terjadi. Hingga akhirnya, mobil mereka berhasil dihentikan di Jalan Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. (mtc/fae)

Editor: Faeza

T#g:Jaringan NarkobaMatatelingamatatelinga.commatatelinga comPN MedanTerkinibandar narkoba dihukum mati
Komentar
Rabu, 21 Agu 2019 20:03Berita Sumut

Lahan Hutan Berdekan Dengan Konsesi TPL di Sianipar yang Terbakar Berhasil Dipadamkan

Lahan hutan konsesi milik PT. Toba Pulp Lestari. Tbk, yang terletak di desa Sianipar Kecamatan Silaen Toba Samosir pada koordinat N. 02° 19' 16,7" E. 99'12' 07,2" terbakar.

Rabu, 21 Agu 2019 19:54Internasional

Kevin/Marcus Terhenti di Babak Kedua

Ada hasil yang mengejutkan dari ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon gagal melangkah ke babak 16 besar. Kevin/Marcus yang mendapat bye pertama, kandas dari pasangan

Rabu, 21 Agu 2019 19:48Berita Sumut

Kadis Kesehatan dan Kapolres Serta Ketua Bhayangkari Asahan Peduli Penderita Kanker

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari cabang Asahan Ny. Dodot Faisal Napitupulu, Rabu (21/8/2019) mengunjungi Sumairah (58), seorang warga yang menderita kanker usus, di Dusun V Desa Danau Sijabut, Kecamatan Air

Rabu, 21 Agu 2019 19:45Nasional

Praktis ! Bayar Iuran JKN-KIS Cukup Autodebit

Agar tidak repot dan praktis. saat ini banyak masyarakat yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan menggunakan layanan berbasis online dalam kehidupan mereka sehari-hari. Sehingga tidak heran jika otomatisasi menjadi salah satu alternatif yang membua

Rabu, 21 Agu 2019 19:25Lifestyle

Jadi Youtuber, Atta Halilintar Raup Rp 22,4 Miliar Per Bulan

Jadi YouTuber, Atta Halilintar rupanya tak cuma berpenghasilan tertinggi di Indonesia. Salah satu YouTuber fenomenal Indonesia itu bahkan masuk dalam daftar 10 YouTuber terkaya di dunia. Berdasarkan data Purple Moon Promotional Product, Atta menduduki pos

Rabu, 21 Agu 2019 19:14Berita Sumut

Polisi Bakal Berdayakan CCTV Ungkap Kasus Begal dan Kejahatan Jalanan Lainnya di Medan

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto tampaknya begitu berang dengan aksi kejahatan para begal yang belakangan ini semakin marak khususnya di Kota Medan. Dia pun memerintahkan jajarannya untuk bertindak tegas dalam penanganan kasus begal.

Rabu, 21 Agu 2019 18:55Nasional

Satgas Pamtas Gelar Lomba Panahan Tradisional di Papua

Dalam rangka memeriahkan dan semangat HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad, beberapa w

Rabu, 21 Agu 2019 18:40Berita Sumut

DPRD Minta Pemko Medan Tangani Narkoba & PMKS

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Sekda Ir Wiriya Alrahman MM menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umun Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan, terhadap Nota Pengantar Kepala Daerah Kota Medan tentang Rancangan Anggaran Penda

Rabu, 21 Agu 2019 18:25Berita Sumut

Jajaran Polres Tapsel Grebek Sejumlah Lokasi Judi

Sejumlah lokasi perjudian yang berada di wilayah hukum Polres Tapsel digrebek. Dalam penggrebekan yang berlangsung sejak Selasa (20/9) hingga Rabu (21/9), polisi menyita berbagai barang bukti judi dan meringkus pelakunya.

Rabu, 21 Agu 2019 18:10Berita Sumut

Pemko Medan Dukung Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif

Pemko Medan mendukung penuh dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif di Kota Medan. Kehadiran Badan Ekonomi Kreatif itu nantinya dapat menampung para pelaku kreatif yang ada di Kota Medan. Dengan demikian setiap kali Pemko Medan menggelar event, Badan Ekonomi

Rabu, 21 Agu 2019 17:59Berita Sumut

Medan Creatif Project Perlu Duduk Bersama dengan Pemko Medan

Pemerintah Kota Medan mengaku heran dengan sikap Medan Creatif Project yang dinilainya tidak mampu membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Medan dalam rencana menyelaraskan kegiatan ekonomi kreatif di Kota Medan.

Rabu, 21 Agu 2019 17:55Berita Sumut

Ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD Se-Kota Medan Dikukuhkan

Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani SH melantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Medan di Gedung Serba Guna PKK Jalan Rotan, Medan, Rabu (21/8). Selain itu Hj Rita yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) mengukuhkan Bunda PA

Rabu, 21 Agu 2019 17:48Bola

Ribery Rampungkan Transfer ke Fiorentina

Franck Ribery, mantan pemain Bayern Munich dikabarkan tengah menuju Firenze, salah satu kota di Italia untuk merampungkan transfernya ke Fiorentina. Kabar tersebut didukung dengan laporan dari sumber Football Italia, Rabu (21/8/2019), yang mengatakan Ribe

Rabu, 21 Agu 2019 17:40Berita Sumut

Penjambret Seret Perempuan Dekat Polsek Helvetia

Seorang pejambret di kawasan Jalan Dahlia Raya Helvetia, Medan nekat menyeret korbannya hingga beberapa meter dari kantor Polsek Medan Helvetia, Rabu (21/8). Akibatnya korban seorang wanita berinisal Y mengalami luka dan dirawat di rumah sakit.

Rabu, 21 Agu 2019 17:14Berita Sumut

Bunuh Ayah Kandung, JPN Diciduk Dari Persembunyiannya di Tangsel

Subdit III/Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut berhasil mengungkap kasus pembunuhan ayah kandung di kediamannya Jalan Kenari Raya No 5 B Perumnas Mandala Medan pada 27 Maret 2019 lalu.

Rabu, 21 Agu 2019 16:43Berita Sumut

Dua Begal yang Beraksi di Depan BPJS Ketenagakerjaan Medan Ditembak Mati

Tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru akhirnya berhasil mengungkap kasus begal yang beraksi di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Pattimura, Medan beberapa waktu lalu. Dari empat pelaku yang diringkus, dua diantaran