• Home
  • Berita Sumut
  • Bupati Soekirman Harap Mina Padi Mampu Dorong Perekonomian Masyarakat

Bupati Soekirman Harap Mina Padi Mampu Dorong Perekonomian Masyarakat

Amr/rel Selasa, 30 Januari 2018 18:24 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Serbajadi:  Mina padi merupakan suatu bentuk usaha tani gabungan (combined farming) yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya ikan air tawar. Dengan demikian Mina Padi dapat meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus.

Demikian disampaikan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Wakil Bupati (Wabup) Darma Wijaya disela-sela kegiatan Panen Perdana Mina Padi Kelompok Tani Harapan Maju yang berlokasi di Dusun VI Desa Pulo Tagor Kecamatan Serbajadi, Senin (29/1/2018).

Turut hadir pada panen tersebut Ditektur Yayasan Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA)  Indonesia M.Wahyudi, perwakilan Ditjend Perikanan Budidaya Ahmad Zauhari Pamungkas, para Kepala OPD, Camat Serbajadi Drs. Zulkan, para Kepala Desa serta seluruh anggota Kelompok Tani Harapan Maju.

Lebih lanjut disampaikan Bupati Soekirman bahwa dengan dilaksanakannya mina padi ini diharapkan mampu mendorong perekonomian dan menjadi alternatif memanfaatkan lahan yang minim dengan mengkolaborasikan tanaman padi dengan budidaya ikan air tawar sehingga dapat menjadi alternatif pertanian yang menguntungkan bagi masyarakat.

Senada dengan Bupati Soekirman, Wabup Darma Wijaya menyampaikan apresiasi kepada BITRA Indonesia dengan keseriusannya membina kelompok tani melakukan model tanam mina padi yang hasilnya sangat bermanfaat bagi petani.

Wabup juga menyarankan agar pertumbuhan tanaman padi tidak terganggu, pemeliharaan ikan sawah harus disesuaikan dengan sistem pengairan yang ada sehingga padi tidak akan terganggu. Usaha mina padi ini selain merupakan usaha yang menguntungkan juga dapat meningkatkan pendapatan petani serta membantu program pemerintah dalam usaha memenuhi gizi keluaraga, ujar Wabup.

Sebelumnya Direktur BITRA Indonesia Wahyudi menyampaikan panen perdana mina padi di Desa Pulo Tagor ini yang pertama di Sergai dengan memanfaatkan lahan persawahan seluar 10 Ha dan menabur bibit ikan nila sebanyak dua ratus ribu ekor. Penaburan bibit ikan ini dilakukan setelah mamasuki usia tanam padi mencapai 15 hari dan ikan dapat dipanen bersamaan dengan panen padi. Dengan mina padi menghemat biaya produksi tanaman karena bantuan ikan yang memakan hama didalam tanaman padi tersebut," Ugkap Wahyudi.


(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:MatatelingaPemkab Deliserdangpemkab Sergei
Komentar
Selasa, 20 Agu 2019 10:00Ekonomi

THR PNS Cair Lebih Cepat, Gimana dengan Gaji 13?

PNS dapat THR dan gaji ke-13 meski tidak ada kenaikan gaji pada 2020. Dipastikan Kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Selasa, 20 Agu 2019 09:45Nasional

Mabuk Kendarai Motor, Dua Pemuda ini Viral Pasca Terobos Barisan Upacara

Peringatan HUT kemerdekaan ke-74 RI. Sebuah video yang menampilkan dua pemuda

Selasa, 20 Agu 2019 09:30Ekonomi

Usai Penyerangan Kilang Minyak Aramco, Harga Minyak Naik 2%

Pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga minyak dunia naik sekitar 2%

Selasa, 20 Agu 2019 09:15Lifestyle

Mengapa Pernikahan Glenn Fredly Digelar Tertutup

Digelar di Taman Kajoe, Ampera, Jakarta. Glenn Fredly dan Mutia Ayu menggelar resepsi pernikahan pasa Senin 19 Agustus 2019 malam.

Selasa, 20 Agu 2019 09:00Ekonomi

Bursa Saham AS, Wall Street Menguat

Pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street menguat

Selasa, 20 Agu 2019 08:30Nasional

Pasca OTT, KPK Segel Kantor Dinas PU

Pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum Jaksa di Yogyakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Selasa, 20 Agu 2019 08:00Internasional

Picu Kemarahan Warganet, Dua Pria Tunggangi Hiu Paus, Viral

Memicu kemarahan warganet (netizen), dua pria yang muncul dalam foto terlihat sedang menunggangi hiu paus yang terancam punah.

Selasa, 20 Agu 2019 07:30Lifestyle

Tanda Kemunculan Dajjal Sudah Dekat, Danau Tiberias jadi Buktinya!

Meskipun tidak ada yang dapat mengetahui kapan hari kiamat itu akan datang kecuali Allah SWT. Setiap umat Islam tentunya harus mengimani hari akhir bahkan kemunculan Dajjal

Selasa, 20 Agu 2019 07:00Nasional

Gudang Amunisi Polda Ludes Dilalap Sijago Merah

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Kebakaran terjadi di gudang

Selasa, 20 Agu 2019 06:15Nasional

Cole: Chelsea Tak Perlu Panik, Meski Dua Laga Alami Ke kalahan

Cole menyebut Chelsea untuk tak perlu merasa panik, karena belum juga meraih kemenangan.

Selasa, 20 Agu 2019 06:00Nasional

Asrama Mahasiswa Papua di Jaga Ketat Pihak Kepolisian

Bentrok antara warga dengan penghuni asrama terjadi Senin 19 Agustus 2019 malam. Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen Hamidin meninjau langsung Asrama Mahasisiwa Papua di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar, usai terjadi bentrok.

Senin, 19 Agu 2019 23:57Internasional

Kemenag hingga MUI Dilibatkan, Arab Saudi Susun Fatwa Manasik Haji

Upaya peningkatan kualitas manasik haji. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan menggelar workshop

Senin, 19 Agu 2019 23:45Bola

Leroy Sane Batal Gabung dengan Bayern Munich

Di bursa transfer musim panas 2019. Bayern Munich merupakan klub yang paling ngotot untuk merekrut winger Manchester City

Senin, 19 Agu 2019 23:30Lifestyle

Yuk Simak Ciri-ciri Manusia yang Dekat dengan Allah SWT, Apakah kamu Termasuk Didalamnya

Menyebarkan kebaikan tak hanya pada manusia. Namun juga pada hewan dan alam. Kebaikan adalah salah satu sifat terpuji dan mendapatkan ridha dari Allah SWT

Senin, 19 Agu 2019 23:15Bola

Piala AFF U-19 2019, Timnas Indonesia U-19 Sandang Juara Tiga

Laga perebutan gelar juara ketiga Piala AFF U-19 2019. Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19

Senin, 19 Agu 2019 23:00Nasional

Dua Minggu Hilang di Hutan, Anggota Yonif 411 Kostrad Berhasil Temukan Johanis Kanimu

Anggota TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang sedang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan