• Home
  • Berita Sumut
  • DPRD Setujui Ranperda Pencegahan & Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh Jadi Perda

DPRD Setujui Ranperda Pencegahan & Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh Jadi Perda

Amr/rel Senin, 21 Januari 2019 17:48 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Medan:   DPRD Kota Medan akhirnya menyetujui Ranperda Kota Medan Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh ditetapkan menjadi Perda dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Medan Jalan kapten Maulana Lubis, Senin (21/1/2019). Sebelum penandatanganan persetujuan dilakukan, Rapat Paripurna diawali dengan penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) serta pendapat seluruh fraksi di DPRD Medan.



Persetujuan ditandai dengan penandatangan/pengambilan keputusan bersama antara Pimpinan DPRD Medan dengan Kepala Daerah Kota Medan. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung dan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH.

Perubahan Ranperda tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh menjadi Perda Kota Medan merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011. Dalam pasal 94 ayat 3 dijelaskan bahwa pemerintah daerah diwajibkan untuk melaksanakan pencegahan dan peningkatan kualita sterhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh.

Oleh karenanya tegas Wali Kota, keberadaan Perda ini sangat dibutuhkan guna menjamin hak setiap warga Kota Medan untuk mendapatkan tempat tinggal dan lingkungan hidup yang sehat. Ditambah lagi dengan meningkatnya jumlah penduduk serta semakin padat dan kumuhnya perumahan dan kawasan permukiman, jelasnya, sangat berpotensi menjadikan kawasan permukiman yang berfungsi sebagai lingkungan hunian dirasa menjadi semakin tidak layak huni.



"Kondisi perumahan dan kawasan permukiman yang tidak layak huni tersebut dianggap dapat menurunkan kualitas hidup, menghambat perkembangan dan pertumbuhan masyarakat. Guna mengantisipasi hal tersebut, maka perlu dibuat kebijakan dan peraturan untuk menjamin hak masyarakat untuk hidup secara layak," kata Wali Kota.

Apalagi bilang Wali Kota, memasuki era otonomi daerah, kegiatan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di daerah terus meningkat baik kuantitas, kualitas maupun kompleksitasnya.

Wali Kota selanjutnya mengungkapkan, substansi mendasar dilakukannya perubahan Ranperda ini meliputi pengawasan dan pengendalian serta pemberdayaan masyarakat, perencanaan, pelaksanaan peningkatan kualitas, serta pengelolaan yang harus dirumuskan dalam suatu lingkup pengaturan.



Dengan disetehuinya perubahan itu, Wali Kota pun menyampaikan ucapan rasa terima kasihnya kepada Pansus DPRD Medan dan seluruh perangkat daerah terkait karena telah mencurahkan perhatian yang besar untuk membahas serta memberi saran dan masukan guna terwujudnya perubahan Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh menjadi Perda Kota Medan.

"Dengan diberlakukannya Perda itu nantinya, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan tempat tinggal warga Kota Medan secara menyeluruh,"  pungkas Wali Kota dalam rapat paripurna yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan Wirya Alrahman, perwakilan OPD di lingkungan Pemko Medan serta anggota DPRD Medan.



Sebelum pengesahan dilakukan, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung diawali dengan laporan hasil pembahasan panitia khusus DRPRD Medan. Kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan pendapat setiap fraksi-fraksi DPRD Medan atas Ranperda Kota Medan Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh. Dari total sembilan fraksi yang ada, semuanya menyetujui perubahan tersebut.

Seperti yang disampaikan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui Zulkifli Lubis, perubahan tersebut dinilai sangat penting. Melalui Perda ini seluruh komponen Pemko Medan dapat bersatu dan bekerjasama secara amanah guna mengentaskan rumah kumuh dan permukiman kumuh di Kota Medan.



Dikatakannya, hal itu  sesuai dengan visi dan misi Pemko Medan ingin menjadikan Medan kota multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan Religius. Atas dasar itulah kata Zulkifli, Fraksi PPP menerima dan menyetujui Ranperda ini untuk ditetapkan menjadi Perda.

"Dengan hadirnya Perda ini nantinya akan menjadi pemicu dan alat dorong yang kuat bagi Pemko Medan dalam rangka mewujudkan Medan Rumah Kita yang benar-benar menjadi rumah bagi semua sehingga seluruh penghuninya akan merasa aman, nyaman dan bahagia tinggal di kota ini,'' ujar Zulkifli.
Editor: Amrizal

T#g:blibliDPRD MedanMatatelingaParipurnaTerkiniTraveloka
Komentar
Selasa, 07 Jul 2020 23:58Lifestyle

Vicky Prasetyo resmi menjadi tahanan Rutan Salemba

Vicky dikenakan Pasal 335 dan 310 KUHP juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang ITE.

Selasa, 07 Jul 2020 23:45Ekonomi

Harga Emas Semakin Mengkilap Pada Perdagangan

Mendekati level psikologis US$ 1.800 gara-gara lonjakan kasus Covid-19 yang mendorong harapan akan langkah-langkah kebijakan moneter akomodatif lebih lanjut dan permintaan untuk logam safe-haven

Selasa, 07 Jul 2020 23:30Internasional

Tangki Berisikan Bensin Meledak, Empat Puluh Terluka

Sebuah truk tangki bensin terbalik dan meledak di Kolombia utara, dikabarkan tujuh orang terbakar hingga tewas

Selasa, 07 Jul 2020 23:15Aceh

Ayah Kandung dan Ibu Tiri Berurusan dengan Polisi, Diduga Menganiaya Anak

Pasangan ayah dan ibu tirinya, diduga menganiaya gadis remaja berstatus pelajar

Selasa, 07 Jul 2020 23:00Berita Sumut

Polsek Dolok Masihul Kawal Distribusi Penyaluran BLT DD Desa Tambak Cekur

Polsek Dolok Masihul Polres Serdang Bedagai melaksanakan pengamanan penyaluran BLT Dana Desa, di Desa Tambak Cekur, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (7/7/ 2020) pukul 09. 00 WIB.

Selasa, 07 Jul 2020 22:45Internasional

Juru Bicara Kepala Badan Antariksa Rusia Telah Ditangkap

Karena tuduhan pengkhianatan, seorang juru bicara kepala badan antariksa Rusia telah ditangkap

Selasa, 07 Jul 2020 22:30Aceh

Kenapa, Pasien Reaktif COVID-19 Asal Jatim, di Tolak Masyarakat..?

Dengan menggunakan mobil ambulans, seorang pasien reaktif COVID-19 asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial WA ,29, pada Selasa (7/7/2020), terpaksa dibawa ke Posko Tim Gugus Pencegahan dan Penanggulangan

Selasa, 07 Jul 2020 22:15Berita Sumut

Kapendam I/BB : TMMD 108 Wilayah Kodam I/BB Sebagai Bentuk Sinergitas TNI - Polri dan Masyarakat

Kegiatan program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 yang digelar di wilayah Kodam I Bukit Barisan bukan hanya membangun infrastruktur saja.Melainkan sebagai bentuk wujud sinergitas TNI, Polri dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan

Selasa, 07 Jul 2020 22:00Nasional

Satgas Yonif 125 Dukung Dinas Kesehatan Merauke Dalam Pelatihan Kader Posyandu

Sadar akan pentingnya ketersediaan pelayanan kesehatan, Satgas Yonif 125/Simbisa bersama tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyelenggarakan Pelatihan Kader Posyandu di Balai Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

Selasa, 07 Jul 2020 21:15Berita Sumut

Gelapkan Sepeda Motor, Pria Ini Terpaksa Nginap di Polsek

Modus pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang dilakukan, Taufik Lubis alias Tofik (38) sangat lucik. Dalam aksinya pelaku mengaku disuruh korban membawa sepeda motornya, namun justru membawanya kabur.

Selasa, 07 Jul 2020 21:00Berita Sumut

Bupati Sergai Silaturahmi Dengan Kapolres Bicarakan Persiapan Sambut Kunker Kapolda Sumut

Serdang Bedagai : Kapoldasu Irjen Irjen Pol. Martuani Sormin direncanakan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Serdang Bedagai, pada 9 Juli 2020 sekaligus mengecek Program Ketahanan Pangan.

Selasa, 07 Jul 2020 20:30Berita Sumut

Dhiyaul Hayati : Tindakan Tegas Satpol PP Diharapkan Mampu Mendongkrak PAD

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Medan, Dhiyaul Hayati mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan kinerjanya dalam upaya penindakan dan penertiban perundang undangan dalam upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selasa, 07 Jul 2020 20:06Lifestyle

Perempuan ini Sholat Subuh Dalam Gerbong KRL Dalam Perjalanan

Viral di media sosial, seorang perempuan sholat subuh dalam gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline. Perempuan itu diduga berangkat dari Stasiun Bogor menuju Jakarta dan di tengah perjalanan menunaikan kewajiban kepada Allah SWT.

Selasa, 07 Jul 2020 19:17Berita Sumut

Jalin Silaturahmi, Kapolda Sumut Ajak HIMMAH Sumut Ikut Jaga Kamtibmas

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si silaturahmi dengan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut bertempat di ruang perjamuan Lt. II Mapolda Sumut, Selasa (07/07/20)

Selasa, 07 Jul 2020 18:09Nasional

Komandan Puspom TNI Serahkan Berkas Perkara Pembunuhan Anggota TNI ke Oditur Militer

Komandan Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Danpuspom TNI) Mayjen TNI Eddy Rate Muis, S.H., M.H. menyerahkan langsung berkas penyidikan, barang bukti dan tersangka kasus pembunuhan anggota TNI dan pengrusakan di Hotel Mercure kepada Kepala O

Selasa, 07 Jul 2020 17:15Berita Sumut

Polres Tebingtinggi Monitoring Penyaluran BST Tahap 3

Untuk Penerima bantuan BST dikantor pos kota Tebing Tinggi hari Selasa (7/7/2020) merupakan warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dengan jumlah penerima pada tahap 3 sebanyak 1.003 KK terbagi dalam 14 desa. Diantaranya Desa Paya Lombang sebanyak 239