Demo di Kantor Gubsu, Buruh : UMP Sumut Tidak Bermartabat

faeza Senin, 05 November 2018 15:09 WIB
mtc/fae
Kantor Gubernur Sumatera Utara digeruduk buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Senin (5/11). Massa yang berjumlah puluhan datang membawa poster tuntutan menolak penetapan UMP 2019
MATATELINGA, Medan: Kantor Gubernur Sumatera Utara digeruduk buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Senin (5/11/2018). Massa yang berjumlah puluhan datang membawa poster tuntutan menolak penetapan UMP 2019.


"Kami meminta Gubernur Sumatera Utara dalam hal ini Bapak Edy Rahmayadi yang baru dilantik, peduli dan peka dengan kesejahteraan buruh," ujar Tony Rickson Silalahi, Sekretaris FSPMI Sumut. 

UMP Sumut yang baru diterbitkan tercatat sebesar  Rp2.303.403,43. Kenaikan UMP inilah yang disebut melanggar UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 tentang Upah Layak Bagi Kaum Pekerja Buruh. Dalam UU itu, penetapan UMP harus berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL) yang dihitung atas kebutuhan sandang, pangan dan papan.

FSPMI sudah melakukan penghitungan. Harusnya UMP dinaikkan sebesar Rp 2,9 juta. Massa berharap Edy Rahmayadi segera menarik kembali keputusan  penetapan UMP Sumut 2019 dan melakukan revisi dengan mendengarkan aspirasi kaum buruh dan pekerja.


"Harusnya upah bukan ditetapkan berdasarkan Inflasi plus pertumbuhan ekonomi,tetapi survei harga kebutuhan pokok hidup buruh dalam sebulan meliputi, sandang, pangan, papan, para pekerja" tandasnya. 

Massa buruh meminta agar Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menarik kembali penetapan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 8,03 persen. Elemen buruh menilai penetapan upah itu tidak sesuai jika ditetapkan dengan landasan PP Nomor 78 Tahun 2015.

Edy Rahmayadi juga sudah menyimpang dari visi misinya saat mencalonkan diri sebagai Gubernur. Jargon 'Sumut Bermartabat' yang diusungnya dinilai hanya kata belaka. 

"Kalau gak mau di demo, tunjukkan Sumut. Yang bermartabat," ujar Sekretaris FSPMI Sumut Tony Rickson Silalahi dari atas mobil komando. 

Mereka menilai UMP Sumut sudah sangat ketinggalan dengan provinsi lainnya. Selain UMP mereka juga mendesak agar Upah Minimum Kota (UMK) naik menjadi 20 persen.


"Kami kecewa, Edy menjanjikan Sumut bermartabat. Tapi beliau malah menerapkan sistem upah murah. Selama berdemo, tak sekalipun beliau bersedia menemui kami,"sebutnya.

"Kami FSPMI Sumut menyatakan Mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumut," imbuhnya.

Mosi tidak percaya adalah buntut dari penilaian kepada kinerja Edy yang tidak mampu mensejahterakan buruh. Terbukti, tuntutan buruh soal UMP tidak juga dipenuhi. 

"Kami FSPMI Sumut termasuk elemen buruh yang mendukung Edy Rahmayadi menjadi gubernur. Tak sesenpun kami meminta duit. Kami berharap visi misi Sumut bermartabat itu diwujudkan," ujarnya. 

Upaya untuk menemui gubernur sudah dilakukan. Namun surat audiensi tidak kunjung mendapat respon.

"Bagi kami Sumut bermartabat itu omong kosong belaka," tukasnya. 

Untuk diketahui, Edy telah menyetujui UMP 2019 naik 8,03 persen dari tahun 2018. UMP tahun 2018 m sebesar Rp2.132.188,66. Naik  Rp2.303.403.43 atau naik sekitar Rp171.214,75.(mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:MatatelingaTerkiniTomohonTravelokaUMP Sumutdemo buruhkantor gubsu
Komentar
Minggu, 21 Apr 2019 22:00Nasional

Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban, Indonesia Kecam Serangan Bom di Sri Lanka

Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka. Serangan bom yang terjadi, Minggu (21/4/2019) sekira pukul 09.00 waktu setempat

Minggu, 21 Apr 2019 21:45Nasional

Izin Satu Lembaga Pemantau Pemilu Dicabut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencabut izin salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi

Minggu, 21 Apr 2019 21:30Nasional

Di 2 TPS, KPU Tangsel Gelar Pemungutan Suara Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersiap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU)

Minggu, 21 Apr 2019 21:15Lifestyle

Belum Tentu Dimiliki Pria, Berikut 5 Kelebihan Ini Dimiliki oleh Wanita

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini turut pula didasari oleh jenis kelamin

Minggu, 21 Apr 2019 21:00Nasional

Tinggi Kolom Abu Vulkanis 3.000 Meter, Gunung Agung Terus Alami Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 Wita.

Minggu, 21 Apr 2019 20:45Nasional

Terus Bergeming, Kini Giliran Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia

Pasca-Pemilu Serentak 2019, banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa wilayah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan usai menjalankan tugas.

Minggu, 21 Apr 2019 20:35Nasional

Tim Relawan Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Sukuran

Menyambut kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar acara syukuran. Acara syukuran dilakukan dengan potong tumpeng

Minggu, 21 Apr 2019 20:30Lifestyle

Buka Perban, Syahrini Ketiban Lemari Hingga Terluka

Syahrini memamerkan kondisi telapak kakinya yang diperban karena ketiban lemari parfum sang suami, Reino Barack

Minggu, 21 Apr 2019 19:34Nasional

Bawaslu Cabut Izin PT Prawedanet AliansiSelaku Pemantau Pemilu

Salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi lantaran melakukan hal yang melanggar prinsip sebagai lembaga pemantauan, dicabut izinnya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Minggu, 21 Apr 2019 18:21Berita Sumut

Wali Kota Harap UKM Kota Medan Manfaatkan Momentum Industri 4.0

Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin, S. M.Si, MH mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Gelar UKM dan Koperasi yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan sebagai bagian dari apresiasi dan promosi terhadap karya-karya penggiat UKM Kota

Minggu, 21 Apr 2019 18:06Nasional

Gunung Agung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Vulkanik 3.000 Meter

Gunung Agung di Kabupaten Karangasen Provinsi Bali kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul Tinggi 18.56 WITA. Pos Pengamatan Gunung Agung melaporkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak kawah atau 6.142 meter di atas

Minggu, 21 Apr 2019 17:40Berita Sumut

PWI Sumut Gelar Berbagai Kegiatan Peringati HPN 2019

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019 Tingkat Sumut.

Minggu, 21 Apr 2019 17:27Nasional

Serangan Bom di Sri Lanka, Indonesia Kecam Keras Para Pelaku

Pasca serangan bom berbagai lokasi di Sri Lank, Indonesia mengecam keras aksi pengeboman tersebut. "Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar N

Minggu, 21 Apr 2019 17:11Internasional

Istri Gendong Suami dan Anak Mencari Nafkah

Perempuan tangguh ini harus membawa suaminya di punggungnya. Mereka pergi ke jalan- jalan yang ramai untuk menyanyikan beberapa lagu dan mengumpulkan uang dari orang yang memberikan mereka setelah setiap lagu selesai dinyanyikan. Suaminya mengalami cacat

Minggu, 21 Apr 2019 16:21Berita Sumut

Anggota Polri Bantah Menganiaya Anak Pelajar

Teddy Pramono anggota satuan reserse Narkoba Polres Langkat, membantah diduga padanya melakukan penganiayaan terhadap RE yang berstatus pelajar, warga Jalan Cemara, Jati Negara, Kec. Binjai Utara dan telah membuat laporan ke Polres Binjai dengan nomor STP

Minggu, 21 Apr 2019 16:16Bola

Perombakan Besaran besara di skuad Man United

Para pemain yang dinilainya tidak menunjukan rasa lapar atau keinginan menampilkan yang terbaik, siap-siap tidak lagi memakai kostum merah musim depan. Beberapa waktu lalu Solskjaer sempat mengatakan akan melakukan perombakan besar-besaran di skuad Man Un