Dewan: Kemacetan di Inti Kota, Benahi Tata Ruang

Mtc Kamis, 21 Februari 2019 19:34 WIB
Google
MATATELINGA, Medan:  Terkait dengan wacana pembangunan tol bagi pengendara sepeda motor dan tol lingkar luar di Kota Medan dinilai belum menjadi kebutuhan yang urgensi dalam mengatasi kemacetan. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Komisi D DPRD Medan, Ilhamsyah, Jumat (21/2/2019).



Sedangkan tol sepeda motor, sambung Ilhamsyah, sangat berbahaya dan menambah jumlah angka kecelakaan. "Sepeda motor itu adalah kendaraan yang sangat rentan dengan kecelakaan. Apalagi, di Medan ini terkenal dengan pengendara yang tidak tertib berlalu lintas," sebut Ilhamsyah, kemarin.

Menurutnya, untuk mengatasi persoalan kemacetan di Medan seharusnya membenahi tata ruang kota. Misalnya, seperti membuat zonasi pusat-pusat keramaian, perkantoran dan lain sebagainya.

"Saya melihat wacana pembangunan kedua jalan tol tersebut belum menjadi hal yang urgensi. Bagaimana tidak macet, semua menumpuk di inti kota. Mulai dari perkantoran, mal, pasar tradisional, hotel dan lainnya. Jadi, coba diatur tata ruangnya dengan membuat zonasi, sehingga arus lalu lintasnya tidak menumpuk karena sudah terbagi-bagi," ungkap Ilhamsyah.



Selain itu, lanjut dia, kemacetan di Medan akibat tidak tertibnya angkutan kota (angkot). Kendaraan umum tersebut kerap menjadi pemicu kemacetan. "Lihat saja di pusat-pusat keramaian, seringkali angkot mangkal hingga memakan ruas jalan. Akibatnya, pengendara yang ingin melintas terhambat sehingga terjadi kemacetan. Makanya, ini perlu juga ditertibkan budaya berlalu lintas," akunya.

Semnatara iti, Ketua Komisi D DPRD Medan, Abdul Ranin mengatakan tak  jauh beda. Pembangunan jalan tol untuk sepeda motor maupun lingkar luar belum efektif karena melihat ketersediaan lahan. Terlebih, menambah beban masyarakat.



"Mau dibangun di mana coba jalan tolnya? Tahu sendirilah di Medan lahannya terbatas. Kemudian, biayanya dari mana karena bangun tol itu anggarannya tidak sedikit dan butuh pembebasan lahan," ujarnya.

Diutarakan Abdul Rani, daripada dibangun jalan tol lebih baik membangun underpass (terowongan bawah tanah) atau fly over (jembatan layang). Sebab, keberadaannya sangat efektif mengatasi kemacetan. "Bisa dilihat di Titi Kuning sekarang, sudah lancar kan karena dibangun underpass. Begitu juga di Amplas dan Simpang Pos yang dibangun fly over, sekarang tidak macet lagi. Jadi, di titik-titik yang macet seperti Simpang Juanda dan lainnya perlu dibangun underpass atau fly over. Selain lebih efektif, biaya yang dikeluarkan jauh lebih hemat," ujarnya.

Sebelumnya, pembangunan tol khusus sepeda motor diwacanakan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) yang berencana menjadi investornya. Selain akan dibangun di Bandung dengan tujuan untuk mengurai kemacetan, wacana itu juga berhembus kabar di Medan. Saat ini, ada dua ruas tol khusus sepeda motor di Indonesia yakni Tol Suramadu dan Bali.
Editor: Amrizal

T#g:DPRD MedanKecelakaan lalulintasKota MedanSumutTata ruangWacan Pembanguan Tol sepeda motor
Komentar
Minggu, 24 Mar 2019 22:39Berita Sumut

Tersangka Pencurian Padangsidempuan Dibekuk Pihak Kepolisian

Seorang remaja laki - laki berinisial ,,M,, Desa pudun julu kec. Psp Batunadua kota padangsidimpuan harus berurusan

Minggu, 24 Mar 2019 22:34Berita Sumut

Kampanyekan Indonesia Bersih, Jajaran IAD Kejaksaan RI Tanam Bibit Pohon di Bantaran Sungai Babura

Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan RI di bawah pimpinan Ros Ellyana Prasetyo sebagai Ketua Umum IAD Pusat, terus mengkampanyekan Gerakan Indonesia Bersih, baik di pusat maupun pada sejumlah daerah di Indonesia.

Minggu, 24 Mar 2019 22:00Berita Sumut

Ijeck Ajak UAS Silaturahmi ke Tuan Guru Babussalam X

Musa Rajekshah yang paham bahwa sahabatnya masih bersedih, ia pun membawa Ustadz Somad ke Babussalam untuk bersilaturahmi dengan Tuan Guru Babussalam X Syekh H. Hasyim Alsyarwani, Minggu (24/3).

Minggu, 24 Mar 2019 21:26Berita Sumut

Ketua Gemabudhi Sumut Minta Semua Elemen Jaga Keamanan dan Kerukunan

Menjelang perayaan Cheng Beng atau dikenal juga dengan sebutan sembahyang kubur merupakan tradisi bagi warga Tionghua dalam menghargai leluhurnya. Puncak peringatan Cheng Beng akan digelar, 5 April nanti, sebelum memasuki hari H puncak Cheng Beng, warga

Minggu, 24 Mar 2019 21:15Berita Sumut

Satu Dari Tiga Pelaku Penganiayaan Diringkus Tim Pegasus

,,RHP,, (34 ) warga jalan Rotan IX Prumnas Simalingkar Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang

Minggu, 24 Mar 2019 21:00Berita Sumut

Nenek 11 Cucu Terpaksa Nginap di "Hotel Prodeo"

Nenek ,,S,, (58) yang memiliki sebelas cucu warga Jalan SM Raja Kecamatan Medan Kota terpaksa

Minggu, 24 Mar 2019 20:45Berita Sumut

Muspika Namorambe Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019

Guna mensukseskan pesta demokrasi diwilayahnya, Muspika Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019

Minggu, 24 Mar 2019 20:29Berita Sumut

Nicko Perdana Putra Akan Atasi Banjir di Tebingtinggi Apabila Diberi Amanah Menjadi Wakil Rakyat

Nicko Perdana Putra Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Golkar Kota Tebingtinggi dengan nomor urut 5

Minggu, 24 Mar 2019 19:30Nasional

Pangdam I/BB "Berangkat tugas operasi adalah Tugas Mulia Bagi seorang Prajurit"

Panglima kodam I Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI M.Sabrar Fadhilah beserta rombongan dari Kodam I/BB

Minggu, 24 Mar 2019 19:15Lifestyle

WOW! Batuk dan Pilek Berkepanjangan Bisa Sebabkan Penyakit Berbahaya

Banyak masyarakat Indonesia yang mengalami gangguan pendengaran atau biasa disebut tuli

Minggu, 24 Mar 2019 19:15Nasional

GMNI: Hoax Hingga Terorisme adalah Politik kotor

Dalam menyikapi dinamika kehidupan bangsa saat ini, organisasi mahasiswa, termasuk Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)

Minggu, 24 Mar 2019 19:00Bola

Pascal Plancque: Van Dijk adalah Monster di Dunia Sepak Bola

Ketangguhan bek Liverpool, Virgil van Dijk, di dunia sepakbola tentu sudah tak perlu diragukan lagi.

Minggu, 24 Mar 2019 18:45Bola

Chelsea Rekrut Christian Pulisic, Legenda Amerika Serikat

Salah satu pemain legendaris Timnas Amerika Serikat, Brian McBride

Minggu, 24 Mar 2019 18:30Internasional

Bermotif Etnis, Sedikitnya 134 Tewas dalam Penyerangan

Sedikitnya 134 orang terbunuh dalam sebuah serangan di sebuah desa di selatan Mali yang tampaknya didorong motif etnis.

Minggu, 24 Mar 2019 18:15Internasional

Lebih Dari 1000 Penumpang Kapal Pesiar Dievakuasi

Tim penyelamat bekerja keras untuk mengevakuasi 1.300 orang dari sebuah kapal pesiar yang terdampar di pantai barat Norwegia.

Minggu, 24 Mar 2019 18:11Berita Sumut

Slank Hipnotis Milenial Medan di Acara Anti Narkoba Polda Sumut

Selamat siang milenial, sapa kaka yang mempunyai nama asli Akhadi Wira Satriaji vokalis grub band Slank. Setelah beberapa lagu dimainkan, Kaka pun meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto untuk naik keatas panggung dan bernyanyi bersama.