• Home
  • Berita Sumut
  • Ditahan di Malaysia Sejak Maret, Lima Nelayan Sumut Akhirnya Dipulangkan

Ditahan di Malaysia Sejak Maret, Lima Nelayan Sumut Akhirnya Dipulangkan

Faeza Kamis, 08 November 2018 13:00 WIB
Mtc/ist
Sebanyak 5 orang nelayan Sumatera Utara yang ditahan pihak keamanan laut Malaysia dengan tuduhan melanggar lintas batas perairan sejak Maret 2018 lalu akhirnya dipulangkan. Kelimanya tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Kamis (8/11).
MATATELINGA, Medan:  Sebanyak 5 orang nelayan Sumatera Utara yang ditahan pihak keamanan laut Malaysia dengan tuduhan melanggar lintas batas perairan sejak Maret 2018 lalu akhirnya dipulangkan. Kelimanya tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang,  Kamis (8/11/2018).


Lima orang nelayan yang berhasil dipulangkan hari ini yakni Yusuf Ismail, Riduan Nazri, Musahirin Armansyah, Saparudin Juriansyah dan Rusli Imam, seluruhnya berasal dari Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat.

Kelima nelayan asal Langkat tersebut tiba di Bandara Kuala Namu Internasional sekitar pukul 12.10 WIB. Mereka tiba dengan menggunakan Lion Air JT 0133 rute Penang-Kuala Namu.

"Mereka sudah mendarat di Bandara Internasional Kuala Namu. Saya menjemput mereka disini," kata anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Parlindungan Purba.

Parlindungan menjelaskan para nelayan ini menjalani penahanan di Malaysia sejak Maret 2018 lalu dengan tuduhan melanggar batas perairan. Namun mereka sudah selesai menjalani masa tahanan dan bebas sejak 26 September 2018 lalu. Akan tetapi mereka karena tidak ada kontak, mereka akhirnya tinggal di depo penampungan di Johor.


"Minggu lalu saya ke Langkat, disana keluarga dari para nelayan ini mengadu nggak tau keberadaan mereka padahal sudah menghabiskan masa tahanan. Akhirnya saya berkoordinasi dengan pihak KKP dan Kemenlu, akhirnya keberadaan mereka diketahui dan difasilitasi pemulangannya," ujarnya.

Saat ini menurut Parlindungan, masih terdapat 5 orang nelayan asal Langkat yang baru-baru ini ditangkap oleh pihak Malaysia karena tuduhan yang sama. Pihaknya sendiri masih berupaya untuk bernegosiasi untuk segera memulangkan mereka. Terlepas dari itu, ia mendorong agar Pemerintah Indonesia terus memberikan sosialisasi kepada para nelayan mengenai batas perairan. Pemerintah juga diminta untuk memfasilitasi mereka dengan peralatan Global Positioning System (GPS), sehingga tidak memasuki wilayah perairan negara lain.

"Selama ini memang sudah sangat banyak pemerintah berbuat, namun kita dorong agar tidak bosan-bosan. Karena kita kasihan, para nelayan ini kan keterampilannya cuma melaut. Salah satu solusi lain mungkin mendorong agar mereka juga dilatih dengan keterampilan lain seperti menjadi nelayan tambak," pungkasnya. (mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:MatatelingaNelayan IndonesiaParlindungan PurbaPemulangan NelayanTerkiniTomohonblibliManadominyak rambutrambut gugur
Komentar
Kamis, 21 Mar 2019 16:46Berita Sumut

Presentasikan Keberhasilan Jokowi di Kampus UIN SU, Ali Mokhtar Ngabalin Diusir Mahasiswa

Perlakuan tidak mengenakan menimpa Ali Muchtar Ngabalin, tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden di Kampus UIN Sumatera Utara Jalan Sutomo Medan, Kamis (21/3/2019). Dia didemo dan diusir oleh mahasiswa karena dinilai melakukan kegiatan politik di dalam ka

Kamis, 21 Mar 2019 16:10Berita Sumut

Kapolrestabes Gelar Pertemuan Bersama FKUB dan Pemko Medan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, menggelar pertemuan bersama unsur FKUB Kota Medan di Ruang Data Bag Ops Polrestabes Medan, Kamis (21/3/2019).

Kamis, 21 Mar 2019 15:49Berita Sumut

Ombudsman-KPK Kerjasama Untuk Perkuat Pemberantasan Korupsi

Ombudsman RI dan KPK tmenadatangani nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengoptimalkan pemberantasan korupsi dan pengawasan penyelenggaraaan pelayanan publik di tanah air.

Kamis, 21 Mar 2019 15:28Nasional

Paradoks Kemajuan Teknologi Perlu Diantisipasi

Kemajuan teknologi harus diakui sangat pesat termasuk teknologi komunikasi, namun paradoks kemajuan tersebut perlu diantisipasi. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian dan kerja sama seluruh komponen bangsa untuk menekan paradoks kemajuan teknologi dan lebi

Kamis, 21 Mar 2019 14:35Berita Sumut

Satu Pelaku Penyebar Berita Hoax KPU Tercoblos 01 Masih Diburu Polisi

Satu orang pelaku penyebar video hoax surat suara tercoblos di Sumatera Utara hingga saat ini masih diburu polisi. Sebelumnya, pihak Ditkrimsus Polda Sumut sudah menangkap seorang tersangka sekaitan dalam kasus tersebut.

Kamis, 21 Mar 2019 14:18Berita Sumut

Dua Bulan Mengutil di Indomaret, Pengangguran Ini Kumpulkan 90 Botol Minuman Kaleng

Polsek Sunggal meringkus seorang pengutil yang kerap beraksi di Indomaret yang berada di Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal, Minggu (17/3). Dari pelaku, polisi menyita 90 botol minuman kaleng yang merupakan hasil dari aksi mengutil tersangka di Indomaret

Kamis, 21 Mar 2019 13:05Berita Sumut

KPPU Sosialisasi Undang- Undang Persaingan Usaha ke UNITA Tapanuli

Komisi Pengawas Persaingan Usaha(KPPU) melalui Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Medan kembali melaksanakan internalisasi nilai-nilai persaingan usaha yang sehat di Fakultas Hukum Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), Selasa (19/3) lalu.

Kamis, 21 Mar 2019 09:00Bola

Paul Pogba: Saya Ingin Terus Dilatih Solskjaer

Gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba

Kamis, 21 Mar 2019 08:45Internasional

Haru nan Pilu, Hilang Hampir Satu Harian, Bocah ini Betahan Hidup Makan Rumput & Minum Air Sungai

eorang bocah laki-laki berusia 5 tahun yang berhasil diselamatkan

Kamis, 21 Mar 2019 08:15Lifestyle

Gisella Perkenalkan Gempi Kepada Wijin, Pertanda Apa ya...

Penyanyi Gisella Anastasia saat ini tengah dekat dengan Wijaya Saputra

Kamis, 21 Mar 2019 08:00Nasional

Danau Sentani Meluap, Sampah Menumpuk Hingga Mayat Hanyut di Temukan

Tak hanya Banjir bandang yang menyebabkan ribuan warga mengungsi ke tempat aman

Kamis, 21 Mar 2019 07:45Nasional

Polda Kaltim Musnahkan 18 Kg "Kaca"

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur bersama Kejaksaan Balikpapan memusnahkan barang bukti

Kamis, 21 Mar 2019 07:30Lifestyle

Selebgram Cantik Christabel Chua Harus Pasrah Usai Video "Gituannya" Tersebar Luas

Christabel Chua seorang selebgram cantik harus pasrah lantaran video

Kamis, 21 Mar 2019 07:15Nasional

BPN: Kami Tak Boleh Jumawa, Usai Prabowo-Sandi Tunjukkan Tren Positif di Survei

Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sodik Mudjahid meminta kepada seluruh relawan

Kamis, 21 Mar 2019 07:00Ekonomi

Industri Manufaktur China Tak Ada Tandingannya

Industri manufaktur di China tidak ada tandingannya

Kamis, 21 Mar 2019 06:45Nasional

TKN: Kenapa Kami Harus Cemas? Jokowi-Prabowo Terpaut 11,8% di Survei

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf tak ambil pusing ihwal hasil survei