• Home
  • Berita Sumut
  • Divonis 15 Bulan Penjara, Ramadhan Pohan Masih Hirup Udara Bebas

Divonis 15 Bulan Penjara, Ramadhan Pohan Masih Hirup Udara Bebas

Faeza Jumat, 27 Oktober 2017 15:30 WIB
Mtc/fae
Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menghukum Ramadhan Pohan dengan 15 bulan penjara. Mantan calon Walikota Medan itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan terhadap Rotua Hotnida Boru Simanjuntak dan Laurenz Hendry Hamongan Sian
MATATELINGA, Medan:  Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menghukum Ramadhan Pohan dengan 15 bulan penjara. Mantan calon Walikota Medan itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan  terhadap Rotua Hotnida Boru Simanjuntak dan Laurenz Hendry Hamongan Sianipar senilai Rp 15,3 miliar. 

"Menyatakan terdakwa Ramadhan Pohan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum," ucap Erintuah Damanik selaku ketua majelis hakim dalam persidangan yang digelar di Ruang Utama PN Medan, Jumat (27/10/2017).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyebutkan hal-hal yang memberatkan terdakwa tidak mengakui perbuatannya, selama persidangan terdakwa kerap berbelit-belit memberikan keterangan. 

"'Hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum," sebut hakim. 

Namun meski dinyatakan bersalah,  majelis hakim tidak memerintah terdakwa ditahan.  Pasalnya selama penyidikan hingga proses persidangan berakhir, Ramadhan tidak ditahan. 

Dalam kasus ini,  Ramadhan sebelumya dituntut 3 tahun penjara.  Jaksa juga memintaa agar terdakwa ditahan. 

Menanggapi putusan ini,  Ramadhan Pohan yang didampingi 7 orang tim advokatnya masih menyatakan pikir-pikir.

"Setelah berkonsultasi dengan kuasa hukum saya,  saya pikir-pikir Yang Mulia, " kata Politisi Partai Demokrat itu. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh tim JPU.  " Kami harus sampaikan dulu putusan ini ke pimpinan baru nanti akan menentukan sikap, " ujar JPU Sabarita Ginting usai persidangan. 

Dalam kasus ini sehari sebelumnya,  majelis hakim yang sama juga telah menjatuhkan pidana 9 bulan penjara terhadap Savita Linda Hora mantan bendahara pemenangan Ramadhana Pohan. 

Dalam dakwaan,  Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat itu bersama Savita Linda melakukan penipuan dengan korbannya adalah Rotua Hotnida Boru Simanjuntak dan Laurenz Hendry Hamongan Sianipar. Dua korban yang berstatus ibu dan anak ini mengalami kerugian dengan total Rp15,3 miliar.

Dari sejumlah pertemuan, kedua korban mengaku terbujuk rayu dan janji hingga mau memberikan uang sebesar Rp15,3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kepentingan Ramadhan Pohan yang maju dalam Pilkada sebagai calon Wali Kota Medan 2016-2021.

Korban Rotua Hotnida Simanjuntak mengaku Savita Linda Hora Panjaitan yang mengenalkankannya dengan Ramadhan Pohan. Linda terus menerus membujuknya untuk meminjam uang.

Agar mendapat pinjaman, Ramadhan Pohan dan Linda membawa-bawa nama Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan para jenderal di Jakarta serta Ibas Yudhoyono. Terdakwa menyebutkan jika uang kiriman sudah datang dari Jakarta.

Lalu uang diserahkan secara bertahap di posko pemenangan pasangan Ramadhan Pohan yang berpasangan dengan Eddy Kusuma (REDI). Dengan perjanjian akan mengembalikan uang tersebut bersama bunganya. Setelah Ramadhan Pohan tidak terpilih dalam Pilkada Medan, kedua korban meminta kembali uangnya.

Namun janji tinggal janji, bahkan cek yang diberikan Ramadhan Pohan tersebut tidak dapat dicairkan karena dananya tidak cukup. Apalagi, Ramadhan selalu mengelak saat ditagih pembayaran. (mtc/fae)
Editor: Faeza

T#g:kasus penipuanPN Medanramadhan pohan
Komentar
Senin, 24 Sep 2018 18:10Berita Sumut

Sistem Informasi Gistaru Diluncurkan untuk Tingkatkan Kualitas Tata Ruang

Untuk meningkatkan kualitas rencana tata ruang di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional telah meluncurkan Sistem Informasi Geografis Tata Ruang (Gistaru) yang memungkinkan setiap orang dapat mengakses rencana tata ruang

Senin, 24 Sep 2018 17:56Berita Sumut

Lagi, Pos Lantas dan Papan Reklame di Medan Belawan Ditertibkan

Pemko Medan kembali melanjutkan penataan di Kecamatan Medan Belawan dengan menurunkan tim gabungan, Senin (24/9). Papan reklame bermasalah dan bangunan kios tanpa izin yang di bangun di atas parit maupun pinggiran rel kereta api yang selama ini membuat ke

Senin, 24 Sep 2018 17:39Berita Sumut

Karo Humas Setdaprovsu: Mari Sukseskan MTQN XXVII di Sumut

Seluruh masyarakat dan pihak terkait diajak untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVII tahun 2018 yang akan digelar 4-13 Oktober 2018 di Medan dan Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Karena, MT

Senin, 24 Sep 2018 17:05Berita Sumut

Harga Cabai Mulai Pulih, Sumut Berpeluang Deflasi

Sempat bertahan diatas 35 ribu per kg lebih dari sepekan, harga cabai merah mulai berangsur mengalami pemulihan. Kini cabai merah dijual sekitar Rp 30 ribu per kg. Ada penurunan yang sangat tajam dibandingkan harga menjelang akhir pekan lalu yang sempat b

Senin, 24 Sep 2018 16:40Berita Sumut

PKK Binjai Dibekali Peningkatan Kesadaran Bela Negara

Peningkatan kesadaran bela negara diharapkan mampu meningkatkan dan memantapkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesadaran bela negara, dengan tujuan agar nilai-nilai bela negara menjadi landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, be

Senin, 24 Sep 2018 16:25Berita Sumut

100 Pelaku Usaha Ikut Sosialisasi Pengiriman Paket

Lebih dari 100 pelaku usaha di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti kegiatan PT Pos Indonesia Regional 1 terkait Sosialisasi Regulasi Pengiriman Paket Domestik dan Internasional di komplek Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Senin (24/9).

Senin, 24 Sep 2018 16:10Berita Sumut

KPK Harap Pemko Medan Jadi Pilot Project Penyelanggaraan Katalog Elektronik

Penerapan sistem Katalog Elektronik sangat penting guna mengantisipasi tindak penyimpangan dalam mengadakan barang dan jasa pemerintah, karena melalui sistem ini produk-produk yang dipasarkan adalah produk yang memiliki kualitas dan harga yang sudah memil

Senin, 24 Sep 2018 15:55Berita Sumut

PK5 Pasar Sikambing Ditertibkan, Arus Lalu Lintas Langsung Lancar

Tim gabungan yang dikomandoi Satpol PP Kota Medan menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di seputaran Pasar Sei Sikambing Jalan Kapten Muslim Medan, Senin (24/9) pagi. Selain memicu terjadinya kemacetan arus lalu lintas, kehadiran PK5 selama ini membuat k

Senin, 24 Sep 2018 15:30Berita Sumut

Demo di DPRD Sumut, Ratusan Mahasisw Kecam Aksi Arogansi Polisi

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Medan berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Senin (24/9). Kali ini, ratusan mahasiswa yang mengenakan jas almamaternya mengecam aksi arogan yang dilakukan petugas kepolisian terhadap aksi mahasiwa p

Senin, 24 Sep 2018 15:15Berita Sumut

Ternyata Perempuan Medan Sangat Antusias Berpolitik

Kendala - kendala yang dihadapi calon legislatif (caleg) dalam mengikuti ranah politik terungkap dalam Pelatihan Politik Potensial Calon Legislatif Dan Calon Kepala Daerah Di Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Su

Senin, 24 Sep 2018 15:00Berita Sumut

Belasan Kali Beraksi, Kawanan Begal Sadis Ini Akhirnya Diringkus Polisi

Tim Pegasus Polsek Sunggal meringkus kawanan begal sadis yang kerap beraksi di Medan. Dalam pengungkapan ini, polisi meringkus 9 orang tersangka dan 10 unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan.

Senin, 24 Sep 2018 13:40Berita Sumut

100 Perwakilan WBP Rutan Labuhan Deli Ikuti Kegiatan Evaluasi

Sedikitnya100 perwakilan WBP dari Rutan Klas II B Labuhan Deli mengikuti kegiatan evaluasi pelayanan hak-hak WBP, Senin (24/9) siang

Senin, 24 Sep 2018 13:23Berita Sumut

Minta Mafia Tanah Disikat Habis, Seribuan Petani Demo Polda Sumut

Mapolda Sumatera Utara didatangi seribuan petani yang berasal dari berbagai daerah, Senin (24/9). Massa yang tergabung dalam Komite Tani Menggugat (KTM) meminta polisi menyikat habis para mafia tanah yang kini merajalela.

Senin, 24 Sep 2018 12:24Berita Sumut

Napi Dekyan Bayar Rp 50 Juta/Minggu Buat Oknum Sipir

Fakta baru terungkap dalam perkembangan penyidikan kasus jaringan narkoba yang melibatkan napi dan sipir di Lembaga Pemasyarakat Lubukpakam, Deliserdang. BNN menemukan fakta bahwa tersangka Dekyan, napi di lapas Lubukpakam kerap menyetor sejumlah uang per

Senin, 24 Sep 2018 12:09Berita Sumut

Disebut-sebut Tampar Suporter PSMS, Ini Penjelasan Edy Rahmayadi

Gubernur Sumatera Utara yang juga Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi disebut-sebut menampar seorang suporter PSMS Medan menyaksikan pertandingan PSMS Medan melawan Persela Lamongan di Stadion Teladan, Jumat (21/9). Aksinya menampar itu pun terekam dan bereda

Senin, 24 Sep 2018 11:45Nasional

Bersama Warga, Prajurit TNI Bersihkan Puing-Puing Masjid Yang Rusak Akibat Gempa

Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) masih terus melakukan upaya-upaya dalam rangka membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.