MARHABAN YA RAMADHAN
  • Home
  • Berita Sumut
  • Djarot-Sihar Ingin Jadikan Medan dan Deli Serdang Benteng Pertahanan

Djarot-Sihar Ingin Jadikan Medan dan Deli Serdang Benteng Pertahanan

Faeza Kamis, 07 Juni 2018 16:37 WIB
mtc/ist
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus berkeinginan membangun benteng pertahanannya di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Hal itu untuk mendulang suara dan memenangkan pasangan Djarot-Sihar dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang
MATATELINGA, Medan;  Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus berkeinginan membangun benteng pertahanannya di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Hal itu untuk mendulang suara dan memenangkan pasangan Djarot-Sihar dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang jatuh pada Rabu 27 Juni 2018 mendatang. 

"Terus terang, benteng pertahanankan kita harus berada di Medan dan Deli Serdang. Tidak bisa dipungkuri Medan -Deli Serdang, itu 2,6 dari 9 juta, berarti sekitar hampir 30 % dari jumlah pemilih yang ada di Sumatera Utara. Jadi ini sangat signifikan," kata Sihar Sitorus saat bersilaturahmi bersama puluhan relawan Sihar Kawan Kita di rumah relawan Sihar Kawan Kita, di Jalan Sei Padang No 56, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Rabu (6/6) malam. 

Kemenangan dari pada Djarot-Sihar, sambung Sihar, berada ditangan ibu, bapak, dan adek-adek relawan 'Sihar Kawan Kita' semuanya. Rintangan yang dihadapi relawan sama dengan rintangan yang dihadapi Djarot-Sihar, dalam pertemuan dengan masyarakat. Jadi, dinamika yang dihadapi antara relawan dan Djarot-Sihar itu beda-beda tipis dan mirip-mirip.

"Tapi kita percaya, bahwa Medan, Deli Serdang, Sumut secara umum, orangnya baik-baik. Mereka lebih banyak karena tidak paham, dipandingkan paham. Sehingga kadang-kadang salah pengertian, salah persepsi, terlalu cepat mengambil kesimpulan, padahal belum melihat cerita secara utuh. Ini lah tugas kita yang menceritakannya secara utuh kepada masyarakat," ungkap Sihar. 

Masih dikatakan Sihar, Djarot-Sihar itu adalah pelayan dari Sumatera Utara, kenapa? karena Djarot-Sihar nantinya dibayar pakai uang pajak yang ibu, bapak, adek, dan saudara-saudara sekalian bayar. Jadi wajar kalau nantinya Djarot-Sihar itu kerjanya panjang. 

"Satu hari bisa, tiap jam, bahkan 20 jam, itu suatu kewajaran. Kita kepengen Sumatera Utara ini maju, khususnya bagi anak-anak muda yang ikut serta memajukan Sumatera Utara,"jelasnya.

Mengapa peran anak muda juga begitu penting, menurutnya, jika dihitung dan dibedah lagi dari data statistik, 40 % penduduk Sumatera Utara itu berada dikategori umur 18 sampai dengan 34 tahun. Jadi masa depan Sumatera Utara ada ditangan generasi muda.

" Kami 20 tahun lagi, bahasa kerennya ada bonus demografi. Artinya, jika 20 tahun lagi saya berumur 70 tahun, saya nantinya yang akan minta tolong sama adek-adek sekalian untuk mengurus saya. Jadi agar generasi muda ini bisa mengurus generasi tua nantinya, kita harus ciptakan lapangan kerja, usaha dan ciptakan lingkungan yang sehat," terangnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Sihar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada relawan Sihar Kawan Kita. Sihar juga berharap relawan Sihar Kawan Kita, ini bisa bertambah lebih banyak lagi, kalau bisa bertambah 1000 relawan lagi. 

"Kita ingin membuat Sumatera Utara ini menjadi barometer, dan selalu jadi mercusuar. Karena Sumatera Utara itu pantes menjadi Barometer. Kita pengen merangkul semua orang dengan cara yang baik, bahasa yang santun dengan mengatakan kita ini semuanya kawan," kata Sihar disambut tepuk tangan puluhan relawan Sihar Kawan Kita. (mtc)
Editor: faeza

T#g:
Komentar
Minggu, 26 Mei 2019 09:18Nasional

Sedang Bertugas, Bupati NTT Meninggal Dunia

Kapan ajal kita berakhir di Dunia ini, hanya pencipta langit yang tahu (Tuhan). Seperti Bupati Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marselinus Y.W Petu saat sedang melaksanakan tugas kedinasan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, meninggal dunia Minggu

Minggu, 26 Mei 2019 09:03Aceh

Pelajar Terlibat Jaringan Narkoba Antar Kabupaten, Diamankan BNN Piddie

Seorang kurir narkoba jaringan antarkabupaten diamankan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie menangkap serta barang buktinya 100 gram sabu-sabu.

Minggu, 26 Mei 2019 08:06Nasional

Ratusan Orang Keracunan Makanan, Habis Buka Puasa

Lebih kurang 254 orang korban keracunan makanan di Desa Narahan Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, sudah ditangani Rumah Sakit Umum Daerah dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas.

Minggu, 26 Mei 2019 07:01Aceh

Kemarau Panjang, Seratusan Masyarakat Aceh Salat Minta Hujan

Masyarakat menunaikan salat istisqa atau salat meminta hujan di salah satu area persawahan Kemukiman Lamlhom Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar,Sabtu (25/5/2019) lantaran sepanjang tiga bulan terakhir mereka mengalami kemarau panjang.

Minggu, 26 Mei 2019 06:47Berita Sumut

Berbagi di Bulan Ramadan, Nawal Menyambangi Kaum Duafa

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumut Nurlela menyambangi beberapa keluarga kaum d

Minggu, 26 Mei 2019 06:32Berita Sumut

Muatan Sayur Kol, sekaligus 35 Kg Sabu Diselundupkan Dari Aceh ke Jakarta

Para jaringan Narkoba melakukan penyeludupan narkoba, untuk sampai kaki tangannya dan pada pecandunya. Namun, tercium oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) upaya penyelundupan 35 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta.

Minggu, 26 Mei 2019 06:17Berita Sumut

Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru Ungkap Pelaku Melalui CCTV

Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru mengamankan satu pelaku pencuri CCTV pada Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Minggu, 26 Mei 2019 06:02Berita Sumut

Kapolrestabes: Tetap Jaga Kesehatan Masih Banyak Tugas Kita, Meski GNKR Tak Jadi Demo

MATATELINGA, Medan:  Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumatera Utara tidak jadi datang ke Polda Sumut untuk melakukan aksi unjuk rasa pada Sabtu (25/5/2019).[adsense]Informasi Matateli

Sabtu, 25 Mei 2019 19:12Berita Sumut

Soal Tulisan Menghujat Presiden di Papan Totem SPBU Marelan, Polisi Periksa 7 Saksi

Polisi telah memeriksa 7 orang saksi terkait tulisan yang menghujat Presiden Joko Widodo di papan totem display LED milik SPBU Pertamina di Jalan Marelan IV Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (23/5/2019) malam.

Sabtu, 25 Mei 2019 16:47Berita Sumut

Selama Ramadhan, Dua Kelompok Pemuda di Belawan Berkali-kali Terlibat Bentrok

Selama bulan Ramadhan 1440 H, dua kelompok pemuda yang masih 1 Kelurahan terlibat bentrok. Bahkan bentrokan itu menggunakan senjata tajam dam saling lempar batu.

Sabtu, 25 Mei 2019 16:01Berita Sumut

Berharap Jumlah TKI Berkurang, Nawal Minta Para Ibu Aktif Ikuti Program PKK dan PPPA

Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi berharap jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja ke Luar Negeri (LN), khususnya para kaum ibu bisa berkurang. Selain berisiko, masih banyak yang bisa dilakukan

Sabtu, 25 Mei 2019 15:21Berita Sumut

Empat Hari Nikmati Hasil Kejahatannya, Pelaku Jambret ini Akhirnya Terkapar Dipelor Polisi

Tim opsnal Reskrim Polsek Kota Kisaran meringkus seorang pelaku jambret pada Sabtu 25 Mei 2019 sekira pukul 01.00 Wib. Pelaku berinisial RH alias Rudi(32) warga dusun IV desa Sidomulyo kecamatan Pulo Bandrin Asahan terpaksa dilumpuhkan karena berusaha mel

Sabtu, 25 Mei 2019 14:48Berita Sumut

Wisata Pantai Barat Natal Belum Dikelola Maksimal

Objek wisata pantai sepanjang Pantai Barat, Mandailing Natal belum dikelola maksimal. Kawasan wisata pantai ini sangat berpotensi untuk menarik minat wisatawan datang ke kawasan ini diluar hari-hari besar seperti libur Lebaran, Natal atau Tahun Baru. Pant

Sabtu, 25 Mei 2019 14:38Berita Sumut

Peringati Hari Waisak, Ratusan Umat Buddha Perdagangan Adakan Pawai Lilin

Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2563 BE/2019 yang jatuh pada tanggal 19 mei lalu, ratusan umat Buddha yang ada di sekitaran Kota Perdagangan melakukan pawai lilin dengan berjalan kaki pada hari Selasa (21/05) dimulai pukul 19.00 wib. Rute pawai

Sabtu, 25 Mei 2019 14:12Berita Sumut

Nama Hakim PN Medan Dicatut Untuk Aksi Penipuan

Nama Erintuah Damanik, salah seorang hakim di Pengadilan Negeri Medan dicatut oleh orang tak dikenal untuk melakukan penipuan. Bahkan salah seoranhg advokat di Medan nyaris tertipu dengan ulah oknum yang mencatut nama Humas PN Medan itu.

Sabtu, 25 Mei 2019 13:37Opini

Mengawasi Pemanfaatan Dana Desa

Dana desa sering menjadi topik pembicaraan di berbagai situasi dan kesempatan. Karena topik tentang dana desa ini sangat seksi ketika diperbincangkan, apalagi kepala desanya tertangkap tangan menggunakan dana desa untuk peruntukan yang tidak sesuai dengan