Dosen Fisip USU: Publik Meragukan Hasil Survei CEPP Fisip USU

Amr/rel Sabtu, 16 Juni 2018 22:41 WIB
Ist
:Pasangan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara, Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus saat acara debat publik yang digelar KPU Sumut di Medan, beberapa waktu lalu
MATATELINGA, Medan:   Adanya perbedaan hasil survei dari sejumlah lembaga dalam jelang pemungutan suara dalam Pemilihan Gubernur Pilgub Sumatera Utara Sumut 2018 dinilai jangan sampai membingungkan publik. Seharusnya masyarakat dapat memilih dengan rasional dengan mengesampingkan hasil survei yang tidak didasari metodologi yang jelas.


Hal tersebut disampaikan oleh akademisi Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) Henri sitorus,  Msc PhD. Menurutnya hasil survei yang dipaparkan oleh salah satu lembaga tidak bisa dijadikan acuan apabila hasil tersebut dipaparkan tanpa alasan yang jelas.

"Survei itu harus menjelaskan metodologi dan cara pemilihan sampelnya serta batas errornya. Serta harus benar-benar mencerminkan realita, karena itu seleksi responden harus mewakili populasi," katanya.

Lebih lanjut,  Dosen Sosiologi Fisip USU,  dan juga pengajar Pascasarjana Studi Pembangunan dan PSL itu mengatakan bahwa hasil Center for Election and Political Party (CEPP) berbeda dengan Indo Barometer kemungkinan besar. Bisa jadi pengambilan sampelnya berbeda.


"Maka sebaiknya sampel juga dideskripsikan dan tidak bias. Dan waktu melakukan survei harus betul-betul dijelaskan. Kalau tidak dijelaskan, publik meragukan," ujarnya.  

Intinya menurut Henri, survei itu harus independen serta harus dilihat siapa yang membiayai survei. "Jauh dari kepentingan SARA dan masyarakat juga harus menjadi pemilih rasional untuk memajukan Sumut," katanya.

Sekadar untuk diketahui, Center for Election and Political Party (CEPP) Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) melansir hasil surveinya terkait Pilgub Sumut. Pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), dinyatakan unggul jauh dari pasangan nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).

Dikutip dari salah satu media online, peneliti CEPP Fisip USU, Akhyar Anshori pada diskusi yang bertajuk 'Membaca Peta Pilgubsu 2018' di Pulau Biru Coffee, Medan mengatakan bahwa jika Pilgub Sumut dilaksanakan akhir Mei hingga awal Juni ini, maka Eramas unggul 53,1 persen, sedangkan Djoss 35,7 persen dan yang belum menentukan pilihan 11,2 persen.


Hasil survei CEPP Fisip USU ini hanya dipublikasikan sehari setelah Indo Barometer menyampaikan hasil surveinya. Berbeda dengan CEPP Fisip USU, dari hasil survei lembaga ini justru pasangan Djoss unggul dengan 37,8 persen, sementara Eramas hanya 36,9 persen.

Keunggulan pasangan Djoss ini dipengaruhi oleh faktor penilaian masyarakat terhadap masing-masing calon yang bertarung. Dalam survei tersebut, elektabilitas Djarot juga unggul atas Edy. Djarot meraih 37,0 persen sedangkan Edy 36,1 persen.

Hal yang sama terjadi pada sosok wakil mereka. Sihar jauh unggul dengan 34,0 persen dibanding Musa Rajekshah yang hanya 28,5 persen.
Editor: Amrizal

T#g:
Komentar
Minggu, 22 Jul 2018 16:09Berita Sumut

Neno Warisman: Ganti Presiden Akan Perbaiki Indonesia

Neno Warisman, salah seorang aktifis #2019GantiPresiden menyebutkan pergantian presiden sebagai sebuah hal yang harus diperjuangkan mengingat pemimpin yang ada saat ini dinilai telah gagal dalam memberikan kesejahteraan kepada umat.

Minggu, 22 Jul 2018 15:29Berita Sumut

Setahun Buron, Terpidana Proyek Alat Tangkap Ikan Diringkus di Rumah Kontrakan

Darmawan (45), terpidana kasus proyek alat penangkap ikan Pemkot Medan diringkus tim intelijen Kejati Sumut, Minggu (22/7/2018). Dia diringkus dari rumah kontrakannya di kawasan jalan Seroja Gang Lentera, Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Kota Medan.

Minggu, 22 Jul 2018 13:48Berita Sumut

Kejatisu Gelar Dzikir Kebangsaan Bertajuk Doa dan Asa untuk Indonesia

Masih dalam rangkaian memperingati Hari Bakti Adhyaksa (HBA) yang ke-58, Kejaksaan Agung menggelar doa bersama Pengurus Besar Majelis Dzikir Habbul Wathon (PB MDHW) Jumat (20/7) dan digelar serentak di seluruh Indonesia.

Minggu, 22 Jul 2018 12:53Berita Sumut

Persiapan Pemberangkatan Jemaah Haji Asal Kabupaten Asahan

Kabupaten Asahan hari ini, Minggu (22/7/2018) akan memberangkatkan calon jemaah haji sebanyak 385 calon jemaah haji

Minggu, 22 Jul 2018 12:50Berita Sumut

Pembangunan Infrastruktur Jadi Patokan Dukung Dua Periode

Massa aksi #2019TETAPJOKOWI menganggap presiden Joko Widodo adalah sosok yang rendah hati. Jokowi juga dianggap sudah banyak berbuat untuk Indonesia.

Minggu, 22 Jul 2018 12:14Berita Sumut

Dengar Lantunan Suara Ngaji, Massa #2019TETAPJOKOWI Bubar dengar Tertib

Massa #2019TETAPJOKOWI membubarkan aksinya dengan tertib usai mendengar lantunan ayat Alqur'an yang dikumandangkan dari Mesjid Raya Al Mahshun Medan, tempat dimana aksi berlangsung, Minggu (22/7/2018).

Minggu, 22 Jul 2018 12:01Berita Sumut

Bambang Sugeng Rukmono : Kita Harus Berbuat yang Terbaik

Ziarah ke makam pahlawan adalah salah satu wujud kepedulian dan introspeksi diri sudah sejauh mana kita berbuat kepada bangsa dan negara

Minggu, 22 Jul 2018 11:46Berita Sumut

Jadi Buronan Jaksa, Dirut CV Aida Nyamar Jadi Supir Hotel

Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) meringkus Dody Asmara, Direktur Utama CV Aida Cahya Lestari yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat mesin ketik dan buku di Dinas Pendidikan Kota Binjai, Minggu (22/7/2018)

Minggu, 22 Jul 2018 10:24Berita Sumut

Massa Pro Jokowi dan Ganti Presiden 2019 Mulai Memadi Lokasi

Jajaran kepolisian Polrestabes Medan sejak pagi sudah berada dilapangan dengan dua kelompok masyarakat menggelar aksi di dua ruas jalan yang ada di kawasan ikon Kota Medan itu. Ruas Jalan di kawasan Masjid Raya Al Mashun di tutup

Minggu, 22 Jul 2018 10:01Berita Sumut

Massa #2019TETAPJOKOWI Siapkan Tim Pemungut Sampah

Guna menjaga kebersihan selama aksi, massa #2019TETAPJOKOWI juga telah menyiapkan tim yang bekerja khusus memungut sampah di lokasi aksi di kawasan depan Taman Sri Deli, Kota Medan, Minggu (22/7).

Minggu, 22 Jul 2018 09:40Berita Sumut

Deklarasi 2 Periode, Massa #2019TETAPJOKOWI Pilih Berzikir

Massa deklarasi Jokowi 2 Periode menggelar aksi di depan Taman Sri Deli, Kota Medan, Minggu (22/7). Tak jauh dari lokasi itu, massa #2019GANTIPRESIDEN juga menggelar aksi serupa.

Minggu, 22 Jul 2018 07:05Nasional

Para Koruptor Saat Menjabat Senang, Dalam Lapas Juga Senang, Kenapa ya...?

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) merupakan satu rangkaian kesatuan penegakan hukum pidana. Dimana, lapas merupakan bagian akhir dalam sistem pemidanaan tata peradilan pidana

Minggu, 22 Jul 2018 06:30Berita Sumut

Pelaku Ujaran Kebencian Melalui Medsos di Tangkap

Ditreskrimsus Polda Sumut akhirnya meringkus FA alias Bombay, pelaku ujaran kebencian terhadap Suku Batak di kediaman mertuanya komplek PTPN 2 Tanjung Morawa, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang

Minggu, 22 Jul 2018 06:15Nasional

Panglima TNI : Sinergitas TNI dan Wartawan Perlu Dibina

Sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rekan-rekan wartawan perlu dibina. Untuk itu, pemberitaan yang baik harus sesuai dengan kondisi real di lapangan. Yang jelas, hubungan antara Prajurit TNI dan rekan-rekan wartawan harus kompak sep

Minggu, 22 Jul 2018 05:04Berita Sumut

Terlibat Parpol, Anggota Panwas Palas Disidang DKPP

Terlibat sebagai pengurus Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) anggota Panwaslih Padanglawas

Minggu, 22 Jul 2018 04:56Bola

Pertandingan Bola Sesi Kedua PT. TPL dan Dishut Disertai Gelak Tawa

Pertandingan bola sesi kedua antara PT.TPL dan Dishut yang berlangsung di Sosor Ladang Porsea Tobasa pada