• Home
  • Berita Sumut
  • Dua Aktivis Peras Pegawai Kemenag Asahan Masuk Sel Tahanan Polisi

Dua Aktivis Peras Pegawai Kemenag Asahan Masuk Sel Tahanan Polisi

Benawi Jumat, 18 Januari 2019 08:23 WIB
Matatelinga
kapolres Asahan saat menerangkan kronologis aksi yang dilakukan kedua tersangka pemerasan
MATATELINGA, Asahan:  Dua orang yang mengaku aktivis di jebloskan ke dalam sel tahanan Polres Asahan, kedua orang yang mengaku aktivis tersebut diantaranya MKUD alias Umam ,21, mahasiswa Fakultas hukum UNA  warga jalan KH.Agus Salim kelurahan Selawan Kota Kisaran Timur dan EH alias Kepay ,42, warga jalan Pembangunan I kelurahan teladan Kota Kisaran Timur.



Keduanya telah melakukan pemerasan terhadap pegawai kemenag Kabupaten Asahan, dengan modus akan melakukan aksi demonstrasi di kantor kementrian agama tersebut terkait soal adanya dugaaan korupsi , dan untuk membatalkan aksi demonstrasi tersebut , dua aktivis tersebut meminta ganti rugi sebesar Rp.15 juta dan disepakati oleh kedua belah pihak sebesar Rp.8 juta rupiah.

Kapolres Asahan AKBP.Faisal F.Napitupulu,SIK.MH yang didampingi kasat Reskrim AKP.Ricky Pripurna Atmaja,SIK saat Conferency  Pers di Mako Polres Asahan, Kamis (17/1/2019) mengatakan dua tersangka pelaku pemerasan terhadap pegawai Kemenag Kabupaten Asahan dengan modus akan melakukan aksi demonstrasi  untuk dapat meraup keuntungan sepihak, telah dapat diamankan oleh Kepolisian Resor Asahan , dua orang tersangka dimaksud diantaranya  MKUD alias Umam (21) mahasiswa Fakultas hukum UNA  warga jalan KH.Agus Salim kelurahan Selawan Kota Kisaran Timur dan EH alias Kepay (42) warga jalan Pembangunan I kelurahan Teladan Kota Kisaran Timur, ujarnya.



Lebih lanjut AKBP.Faisal mengatakan terhadap kedua tersangka tersebut dapat dijerat dengan pasal 368 Jo pasal 55 dan atau pasal 335 ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman hukuman paling lama satu tahun penjara.

Sementara kronologis kejadiannya berawal dari pertemuan antara tersangka MKUD alias Umam dengan tersangka EH alias Kepay di salah satu warung kopi di Kisaran, dan pertemuan tersebut  kedua tersangka membahas soal aksi demonstrasi terkait adanya dugaan penyimpangan penggunaan dana anggaran dilingkup Kemenag Asahan, dan dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan bila pihak Kemenag Asahan ingin membatalkan aksi demontrasi tersebut, Kemenag harus menyediakan dana sebesar Rp.15 juta dan paling rendah harus menyediakan dana pembatalan aksi tersebut sebesar Rp. 10 juta.



Selanjutnya tersangka MKUD alias Umam menghubungi Suwasti Sagala yang menjabat Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Asahan untuk menyampaikan surat pemberitahuan adanya aksi tersebut dan oleh Suwasti Sagala dilaporkan kepada Syahrial selaku pimpinannya, dan set lah terjadi negoisasi antara para tersangka dengan pegawai Kemenag tersebut untuk membatalkan adanya aksi demontrsi disepakati penyerahan uang  pengganti sebesar Rp.8 juta, yang selanjutnya Sayhrial selaku korban bersama Hermayani S.PdI bertemu dengan MKUD alias Umam yang saat itu bersama temannya yang bernama "RK" di Rumah Makan Pondok Kelapa jalan Imam Bonjol untuk penyerahan uang sebesar Rp.8 juta tersebut, dan pada saat itulah dilakukan penangapan terhadap MKUD alias Umam bersama temannya "RK", dan dari hasil introgasi perbuatan yang dilakukan tersangka MKUD alias Umam ini di dalangi dan di bidani oleh tersangka EH alias Kepay, kedua tersangka saat ini sudah mendekam di dalam  Rumah tahanan Polisi Polres Asahan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pungkasnya.

(Mtc/ben)
Editor: Amrizal

T#g:aktivis ditangkapbliblibukalapakMatatelingaOLXPemerasanPemkab AsahanPolres AsahanTerkiniTraveloka
Komentar
Rabu, 24 Apr 2019 21:46Berita Sumut

Sidang Perkara Ujaran Kebencian Dengan Terdakwa PH Diundurkan

Sidang perkara ujaran kebencian terhadap alm. H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan yang dilakukan oleh terdakwa Putra Hutasuhut warga Kisaran yang diunggah pada akun media sosial face book pada Minggu 11 Pebruari 2018 lalu dan kini telah memasuk

Rabu, 24 Apr 2019 21:30Nasional

Jokowi dan Prabowo Direncakan Bertemu, Ketum PAN: Bagus Kalau Bisa

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyambut baik rencana pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto

Rabu, 24 Apr 2019 21:15Internasional

Lima Tahun Setelah Kematiannya, Jasad Wanita 83 Tahun Ditemukan Sudah Jadi Mumi

Jasad seorang wanita berusia 83 tahun ditemukan telah menjadi mumi oleh keluarganya, lima tahun setelah kematian wanita itu.

Rabu, 24 Apr 2019 21:00Nasional

Bongkar Muat Logistik di Nduga Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Ditembak

Dua anggota TNI mengalami luka tembak usai diserang pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Rabu, 24 Apr 2019 20:45Internasional

Gegara Ponsel Terinjak, Anak Tega Bacok Bapak hingga Tewas

eorang pria di Kamboja membacok bapaknya hingga tewas gegara persoalan ponselnya yang terinjak.

Rabu, 24 Apr 2019 20:35Opini

Melawan Upaya Delegitimasi Pemilu 2019

Sejak ditetapkan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden RI, Jokowi selalu menghimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, partai pengusung, partai pendukung, bahkan seluruh rakyat Indonesia agar mengikuti Pemilu 2019 dengan kegembiraan. Kita be

Rabu, 24 Apr 2019 20:30Bola

Tak Layak Bela Klub Raksasa Inggris, Berikut 5 Pemainnya

Liga Inggris menjadi salah satu kompetisi sepakbola paling kompetitif saat ini. Tak heran jika pada akhirnya banyak

Rabu, 24 Apr 2019 20:15Lifestyle

Gemes Liat Mimik Wajah Bayi yang Selalu Berubah-Ubah, Yuk Kenali Artinya

Menyuapi makan anak yang masih balita memang bukan perkara mudah. Tidak semua anak bisa dengan gampang untuk disuapi makan

Rabu, 24 Apr 2019 20:00Lifestyle

Usai Gagal Operasi, Keluarga Jessica Iskandar Tak Terima Pembelaan Dokter

Erick Iskandar, kakak kandung aktris Jessica Iskandar, mengungkapkan kekecewaannya terhadap prosedur medis

Rabu, 24 Apr 2019 19:45Internasional

Ketua Ormas Penodong Migran Diduga Berlatih untuk Membunuh Obama dan Clinton

Terduga ketua organisasi masyarakat yang menodong ratusan migran di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko

Rabu, 24 Apr 2019 19:30Nasional

Jokowi-Ma'ruf 55,8% dan Prabowo-Sandi 44,2% di Real Count KPU 30 Persen

Komisi Pemilihan Umum atau KPU terus mengupdate pengitungan suara Pilpres 2019. Hingga pukul 18.45 WIB

Rabu, 24 Apr 2019 19:15Nasional

Kian Terus Bertambah, Kini Petugas KPPS Meninggal Jadi 144 Orang, 883 Jatuh Sakit

Jumlah Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan jatuh sakit terus bertambah hingga sore ini

Rabu, 24 Apr 2019 19:00Berita Sumut

Disenyalir Puluhan ASN di Dapil Sumut 2 "Disawer" Menangkan Caleg Tertentu

Disenyalir ada dugaan kecurangan pada Pemilu serentak 2019 yang berlangsung belum lama ini. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPRD Medan, Henry Jhon. Ia menyebut ada mobilisasi ASN (aparatur sipil negara) untuk memenangkan calon tertentu.

Rabu, 24 Apr 2019 18:45Berita Sumut

Patroli KN 332 Lihat Mayat Laki laki Terapung di Laut

Kapal patroli KN 332 saat berpatroli di perairan Belawan tepatnya didepan gudang 214 Ujung Baru Pelabuhan Belawan menemukan mayat terapung di laut Rabu siang (24/4/2019).

Rabu, 24 Apr 2019 18:30Berita Sumut

H.T Bahrumsyah: Minta Pemko Medan Bagikan Kartu BPJS ke Masyarakat

Pemerintah Kota (Pemko) dimihta Komisi II DPRD Medan tidak membuat gaduh di masyarakat, dan melanggar hukum. Karenanya DPRD mendesak Pemko segera membagikan 12.000 kartu BPJS Kesehatan yang sudah dicetak kepada masyarakat.

Rabu, 24 Apr 2019 18:15Berita Sumut

Bakamla Ajak Poksimar Natuna Jaga Keamanan dan Keselamatan Laut

Kasubdit Kerja sama Dalam Negeri Eli Susiyanti, S.H., M.H,. M.M. mengajak masyarakat nelayan Desa Cemaga untuk menjaga keamanan dan keselamatan laut dari semua potensi ancaman terhadap kekerasan di laut, pelanggaran navigasi, pelanggaran hukum dan ancaman