Duh, Kapolsek Delitua Diduga Aniaya Piket Mapolrestabes Medan

Tim Jumat, 06 Juli 2018 19:32 WIB
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Medan: Sepertinya Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau tidak belajar dari kasus seorang perwira polisi berpangkat Kombes di Kapusdikmin Lemdikpol yang dicopot Kapolri dari jabatannya karena bertindak arogan. Pasalnya mantan Kapolsek Medan Timur itu disebut-sebut melakukan penganiayaan terhadap seorang piket di Mapolrestabes Medan pada Jumat (6/7/2018).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan dan intimidasi itu terjadi terhadap Bripda AP yang saat dari Satuan Sabhara Polrestabes Medan yang saat itu tengah menjaga gerbang. Awalnya saat itu, Bripda AP tengah bertugas menjaga gerbang, sedangkan rekannya Bripka SAL bertugas untuk menarik tali portal jika ada tamu yang masuk. Saat itu tengah dilakukan apel personil di halaman Polrestabes Medan.

Keduanya memastikan agar setiap kendaraan terutama mobil yang masuk ke Mapolrestabes Medan harus terlebih dahulu membuka kaca.  Lantas pada saat itu, satu unit mobil Avanza Silver  dengan nomor polisi BB 813 F yang dikemudikan oleh Kompol BL Malau mencoba masuk namun tidak membuka kaca pintu samping mobil. Petugas pun tidak mengangkat portal tersebut.


Merasa jalannya dihalangi, Kompol BL Malau pun turun dari mobilnya dan mendatangi piket penjaga. Kapolsek Delitua itu memanggil  Bripda AP dengan mengacungkan jari tengah. Kemudian dia membawa  Bripda AP ke depan Kantor Reskrim. Ternyata benar disana memang tengah ada apel personil.

Namun entah apa sebabnya Kapolsek langsung memukul dada dan mencekek leher Bripda AP. Sedangkan Bripda AP tidak melawan lantaran mengetahui dihadapannya adalah seorang perwira polisi. Usai kejadian itu BL Malau meninggalkan korban dan masuk ke gedung utama Polrestabes Medan.

Kompol BL Malau yang dikonfirmasi pada Jumat sore tidak menampik peristiwa ini. Namun dia membantah jika hal itu dikatakan penganiayaan. "Kalau saya bilang gak ada itu munafik. tapi kalo dikatakan penganiayaan, bukan. Kesalahan saya hanya karena memang pegang mulutnya (Bripda AP)," sebutnya.


Malau juga mengatakan tidak menurunkan kaca mobil lantaran saat itu kacanya sedang rusak. "Bukan karena sombong saya tidak turunkan kaca. Tapi sedang rusak, kalau saya turunkan susah naiknya ini kan musim hujan. Lagian pintu saya buka," terangnya.

Malau juga mengaku tak lama usai kejadian langsung meminta maaf. Permintaah maaf itu disampaikan ke pimpinan Bripda AS di Satuan Sabhara Polrestabes Medan.

"Yah kalo dikatakan bermasalah saya tidak tau, tapi saya sudah minta maaf ke Kasat nya. Saya bilang bang saya minta maaf. Gak usahlah dibesarkan lagi," ucapnya.

Terpisah,  Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol M Arifin mengaku sudah mengetahui insiden ini. Namun menurutntya kasus ini tidak dilaporkan ke Propam. "Sudah berdamai. Tadi pak Waka (Polrestabes Medan) yang memediasi. Dia pun (Kapolsek) sudah minta maaf,"ucapnya singkat.

(Tim)
Editor: Amrizal

T#g:Kapolsek Delitua aniaya piket PolresKrmiminalPolrestabes MedanTerkinidiniaya
loading...
Loading...
Komentar
Senin, 16 Jul 2018 13:14Berita Sumut

Tim Surveyor Verifikasi KARS Kunjungi RSUD Djoelham Binjai

Tim surveyor verifikasi akreditasi rumah sakit versi 2012, yang diketuai oleh dr Tumpal Simatupang Sp.OG (K) mengunjungi RSUD Djoelham Binjai.

Senin, 16 Jul 2018 12:51Berita Sumut

Viral di Medsos, Ternyata Kabar Anak yang Jadi Korban Begal Adalah Hoax

Beberapa hari ini, warga Medan dihebohkan dengan beredarnya kabar di media sosial baik Facebook maupun broadcast di WhatsApp tentang terjadinya aksi begal di wilayah Sunggal, Medan, yang menelan korban meninggal dunia.

Senin, 16 Jul 2018 09:59Internasional

Aleppo Diterjang Rudal, Suriah Tuding Israel Sebagai Biang Keladi

Suriah menuding Israel menembakkan rudal ke salah satu situs militer di dekat bandara Nairab yang terletak di pinggiran kota Aleppo pada Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 09:53Internasional

Demo Ricuh Akibat Harga BBM Melonjak, PM Haiti Pilih Undur Diri

Perdana Menteri Haiti, Jack Guy Lafontant, mengundurkan diri pada Sabtu (15/7), di tengah protes terkait pengurangan subsidi bahan bakar.

Senin, 16 Jul 2018 07:58Internasional

7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Seseorang meledakkan bom bunuh diri di depan kantor Kementerian Pembangunan Pedesaan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/7). Bom tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai belasan orang.

Senin, 16 Jul 2018 07:53Ekonomi

Ekspektasi Surplus Neraca Perdagangan Diperkirakan Dapat Perkuat IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/7) diperkirakan bakal kembali menguat ditopang ekspektasi surplusnya neraca perdagangan Juni 2018 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Senin, 16 Jul 2018 07:45Ekonomi

BEI Masih Berharap Freeport Lempar Saham Ke Publik

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) menawarkan sahamnya ke publik usai mayoritas kepemilikannya resmi dikuasai pemerintah. Dengan menjadi perusahaan publik, tata kelola Freeport Indonesia diharapkan lebih baik.

Senin, 16 Jul 2018 07:26Ekonomi

Jokowi Minta Rest Area Jalan Tol Hanya Menjual Merek Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest area) di jalan tol tak dipenuhi oleh merek-merek asing. Jokowi ingin rest area diisi oleh merek-merek lokal.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest a

Senin, 16 Jul 2018 07:13Nasional

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor

Senin, 16 Jul 2018 07:04Nasional

Rumah Dirut PLN Sofyan Basir Digeledah KPK, Tiga Bundel Dokuman Dibawa Serta

Penyidik KPK menyita sejumlah berkas dan tumpukan dokumen dari rumah Dirut PLN Sofyan Basir, Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 07:03Bola

Skuat Relatif Muda, Rata Rata usia 26,03 tahun

Dengan skuat relatif muda, rata-rata usia 26,03 tahun, Prancis tampil sebagai juara Piala Dunia 2018. Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan final di Luzhniki Stadium

Senin, 16 Jul 2018 06:52Berita Sumut

Penyelundupan 5,297 KG Sabu-Sabu di Perairan Asahan Sumut di Gagalkan

Kali ini Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 bungkus atau seberat 5,297 kg dari sebuah kapal motor tanpa nama dan tanpa dokumen di Tanjung Ber

Senin, 16 Jul 2018 06:42Bola

Prancis Meluapkan Kegembiraannya, Selaku Juara Piala Dunia

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum

Senin, 16 Jul 2018 06:30Nasional

Karena Sugito, Massa Bantai 292 Buaya di Sorong

Sugito, pria asal Jawa yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pembuat tahu, meregang nyawa usai diterkam buaya di Jalan Bandara SP-1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Senin, 16 Jul 2018 06:17Lifestyle

Jangan Heran Bila Melihat Perempuan Lebih Sering Bersosialisasi. Karena...

Bila Anda, para pria, jangan heran bila mendapati kekasih dan perempuan lain terlihat lebih sering bersama teman atau sahabat hingga berjam-jam. Secara ilmiah, perempuan memang lebih butuh bersosialisasi dibanding pria.

Senin, 16 Jul 2018 05:52Lifestyle

Jengkel Karena Noda Kuning yang Awet Menempel? Cara Mengatasinya Gampang Loh

Musim panas bisa jadi musuh bagi sebagian orang. Bagaimana tidak, sengatan sinar matahari menyebabkan kulit Anda keringat lebih banyak.