Pos Pengamanan Kantor Gubsu Dilempari Batu,

Edy Rahmayadi Tidak Salahkan Massa

Mtc Rabu, 16 Januari 2019 07:13 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Medan:  Pos pengamanan kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan dilempari batu, Selasa (15/1/2019). Kaca jendela pos pengamanan dan jendela mobil pecah, akibat pelemparan yang diduga dilakukan oleh sekelompok massa yang berunjukrasa.



Perisitiwa itu tidak ditanggapi serius oleh Gubsu Edy Rahmayadi. Menurutnya, hal itu hanya sebagai bentuk frustasi massa yang tidak mendapat respon saat demo. "Masyarakat yang emosi seperti ini tidak layak kita laporkan, kita perlu mencarikan mereka solusi. Seribukali demo, berkali-kali lempar batu, mau kita hukum dia, masalah ini juga tidak selesai, yang perlu untuk mereka solusi. Saya nanti akan ke pusat untuk mencari solusi masalah ini (Sari Rejo)," jelas Gubsu.

Namun, kata Gubsu, kalau tidak ada masalah lalu massa berbuat anarkis, hal itu baru masalah dan perlu ditindak. "Tetapi, kalau tidak ada angin tidak ada hujan berbuat anarkis itu yang salah, nah itu yang perlu kita selentik kepalanya. Nakal itu tidak benar, tetapi kita perlu melihat konteksnya (mengapa mereka nakal). Saya tidak setuju mereka salah. Nanti kita lihat, kita pelajari, tetapi yang terpenting kita cari Solusinya," tambah Edy.



Sedangkan untuk kerusakan kendaraan roda empat yang menjadi korban insiden pelemparan batu ini, Edy Rahmayadi mengatakan akan menjadi tanggung jawab gubernur. "Untuk kendaraan yang terkena lemparan batu, ya Gubernur lah yang betulin," tegas Edy.

Sebelumnya, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12:00 WIB, massa melintasi kantor Gubsu yang menyebabkan kemacatan dan kemudian mencoba masuk ke Kantor Gubsu. Petugas pengamanan mencoba menghalangi masa yang ingin masuk, tetapi mereka langsung membalas dengan lemparan batu ke dalam lingkungan kantor Gubsu, yang mengakibatkan kerusakan kendaraan roda empat dan sebagian kaca jendela pos pengamanan.

Menurut keterangan penjaga pos pengamanan Kantor Gubsu Zainuddin Hasibuan,  masa mencoba masuk ke dalam Kantor Gubsu, ketika ditanya beberapa orang dari kerumunan ini melempari batu ke arah pos pengamanan.



"Tadi siang ada pendemo yang lewat di depan Kantor Gubernur, di depan macat dan mereka turun dari kendaraannya mencoba untuk masuk ke kantor. Saya tanya ini ada apa, langsung ada lemparan batu dari belakang. Saya langsung mencoba menutup gerbang. Biasanya kan ada surat kalau demo, tetapi ini tidak ada jadi kita bingung," kata Zainuddin.

Sebelumnya tidak ada surat atau laporan terkait demo di Kantor Gubernur sehingga tidak ada pengamanan dari pihak kepolisian. Pengamanan di Kantor Gubernur juga seperti biasa, tidak prosedur pengamanan untuk demo.

Beberapa media sempat melaporkan insiden ini merupakan teror ke kantor Gubernur Sumatera Utara, tetapi Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Provinsi Sumatera Utara, Ilyas Sitorus menegaskan ini sama sekali bukan teror.

"Terlalu jauh kalau kita katakan ini teror. Di beberapa media mengatakan kantor Edy Rahmayadi diteror, dilempari, tidak seperti itulah, ini yang kena kan hanya pos pengamanan, masih jauh dari kantor," kata Ilyas Sitorus.

(Mtc)
Editor: Amrizal

T#g:blibliGubsu Edy RahmayadiMassa lempar Kantor GubsuMatatelingaOLXPelempar Pos PengamananPemprovsuSumutTerkini
Komentar
Jumat, 19 Apr 2019 21:15Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,99% dan Prabowo-Sandi 45,01% di Real Count KPU 3%

Situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memperbaharui perolehan suara Pilpres 2019. Setidaknya, hingga pukul 19.45 WIB

Jumat, 19 Apr 2019 21:00Nasional

Pasca Keluarkan "Surat Cinta" BPN Tepis Isu Perpecahan Dengan SBY

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade

Jumat, 19 Apr 2019 20:45Berita Sumut

Ikut Amankan Pemilu 2019, Kapolres Binjai Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat

Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat

Jumat, 19 Apr 2019 20:30Nasional

Diperiksa Tim Dokter, Begini Kondisi Sandiga Uno

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiga Uno memeriksa kondisi kesehatannya

Jumat, 19 Apr 2019 20:15Bola

Kepindahan Eden Hazard Tinggal Menghitung Hari

Real Madrid tampaknya sebentar lagi bakal mengumumkan kedatangan satu pemain bintang di bursa transfer musim panas 2019 nanti

Jumat, 19 Apr 2019 20:00Internasional

Siswi Bangladesh Dibakar Hidup-Hidup Usai Laporkan Pelecehan Seksual

Nusrat Jahan Rafi, seorang remaja berusia 19 tahun tewas pada 10 April, lima hari setelah dia disiram bensin

Jumat, 19 Apr 2019 18:50Berita Sumut

Kodam I/BB Apresiasi Serka Nur Habibah Lubis Sebagai Babinsa Kowad Pertama di Jajaran Korem 032/Wbr

Kodam I/Bukit Barisan memberikan apresiasinya kepada Sersan Kepala Nur Habibah Lubis yang merupakan Bintara Pembina Desa (Bibinsa)

Jumat, 19 Apr 2019 17:35Berita Sumut

Kapolda: Terimakasih Warga Sumatera Utara

Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada 17 April kemarin, telah berlangsung dengan damai dan kondusif. Bahkan, antusias masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi tersebut, juga terbilang begitu tinggi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:30Nasional

Prabowo Subianto Dapat Hadiah dari Para Habaib & Kiyai

Dalam acara sujud syukur kemenangan terdapat sebuah ucapan yang menarik dari calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto

Jumat, 19 Apr 2019 17:26Berita Sumut

Berkumpul di Mesjid Al-Jihad, Ribuan Warga Sumut Gelar Syukuran Kemenangan Prabowo-Sandi

Ribuan warga Sumatera Utara memadati Mesjid Al-Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan seusai menggelar Ibadah Shalat Jumat, (19/4/2019). Mereka berkumpul dalam rangka syukuran atas kemenangan Prabowo-Sandi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:15Nasional

Jokowi Ingin Bertemu Prabowo!

PDI Perjuangan (PDIP) mengapresiasi langkah calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)

Jumat, 19 Apr 2019 17:00Nasional

Tabung Gas 3 Kg Kembali Meledak, 4 Tukang Bakso Jadi Korbannya

Empat orang menjadi korban gas melon berukuran tiga kilogram, yang alami kebocoran di salah satu rumah kontrakan di Jalan Cigelereng, Kota Bandung, pada Jum'at (19/4/2019).

Jumat, 19 Apr 2019 16:45Ekonomi

5 Blok Migas di Lelang

Pemerintah melelang lima wilayah kerja (WK) migas konvensional tahap I 2019. Sejak dibuka tanggal 21 Februari 2019 lalu

Jumat, 19 Apr 2019 16:30Internasional

Pria ini Rela Potong Jarinya Usai Salah Pilih Partai

Seorang peserta pemilihan umum di India mengatakan bahwa dia telah memotong jari telunjuknya setelah menyadari dia telah memberikan suaranya kepada partai politik yang salah.

Jumat, 19 Apr 2019 16:15Nasional

Real Count Hanya untuk Publikasi, Bukan Hasil Pemilu, Tegas KPU!

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atau real count KPU

Jumat, 19 Apr 2019 16:00Lifestyle

Sering Dibuly Netizen, Aurel Hermansyah Angkat Bicara

Aurel Hermansyah menjadi salah satu anak artis yang banyak menyita perhatian publik. Sayangnya