• Home
  • Berita Sumut
  • Eramas Diminta Tegur Simpatisannya yang Teriaki Djarot Pulang ke Jawa

Eramas Diminta Tegur Simpatisannya yang Teriaki Djarot Pulang ke Jawa

Amr/rel Senin, 07 Mei 2018 06:29 WIB
Matatelinga
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus meninggalkan ruangan seusai acara debat publik pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara di Hotel Santika Medan
MATATELINGA, Medan:  Salah satu tindakan tidak terpuji yang dilakukan simpatisan pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah (Eramas) yang meneriaki djarot Saiufl Hidayat agar pulang ke Jawa dinilai sebagai perilaku yang tidak meahami kebangsaan dan kepemudaan. Pasalnya teriakan tersebut tidak tepat dilontarkan kepada putra bangsa yang ingin maju membangun Sumatera Utara (Sumut) dengan konsep Sumut bersih dan hebat.



Pernyataan tersebut disampaikan oleh tokoh Sumut, Ustaz H Sahrul Efendi Siregar usai menyaksikan acara debat publik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2018 yang dilaksanakan di hotel Santika Premiere Dyandra Medan. Sahrul Efendi Siregar menilai bahwa teriakan-teriakan yang terdengar dari kubu pasangan calon nomor urut satu tersebut adalah gambaran ketidakpahaman tentang konsep bernegara, khususnya Sumpah Pemuda yang dideklarasikan satu bangsa, satu bahasa dan tanah air. "Calon gubernur mereka hendaknya memberikan bimbingan kepada pemuda agar sadar Sumpah Pemuda. Masa jenderal bintang tiga pendukungnya tidak paham bertanah air satu, kalau kita akui bertanah air satu bertumpah darah satu berarti Djarot orang Indonesia," katanya, Minggu (6/5/2018).



Lulusan Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut yang mendapat gelar Master Ekonomi Islam tersebut mengatakan bahwa masyarakat Sumut harus membuka mata, buka hati dan buka pendengaran agar memahami apa-apa saja tujuan dari berbangsa yang lahir untuk kemajuan dan kemandirian bersama.

Mereka yang meneriaki Djarot pulang ke Jawa adalah orang yang merasa merdeka di kampungnya sendiri tetapi tidak merasakan kemerdekaan itu. "Ketika dalam yel-yel mereka mengatakan pulang ke Jawa, berarti orang-orang yang tidak menghargai sebuah kesatuan NKRI. Orang yang tidak paham NKRI, termasuk tidak menginginkan Sumut bangkit, bagaikan orang yang merasa merdeka di kampungnya sendiri tetapi tidak merasakan kemerdekaan itu," katanya.

Sekadar untuk diketahui dalam debat publik Pilgub 2018 di hotel Santika Premiere Dyandra Medan, sejumlah simpatisan pasangan Eramas meneriaki Djarot agar pulang ke Jawa. tidak diketahui pasti apa tujuan teriakan tersebut. Namun teriakan itu dinilai sebagai warna dari ketidakpahaman masyarakat bahwa konsep bernegara bukan dibatasi oleh Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA), melainkan ideologi Pancasila. "Kita berharap itu diajarilah, karena kita mencari pemimpin Sumut yang baik dan memahami konsep perbedaan," ujarnya.


(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:MatatelingaPilgubsularangan pakai bajo kaos ganti presidenmemanas
Komentar
Senin, 22 Okt 2018 07:05Bola

Huth: Kehadiran Kante Samgat Mempengaruhi Perfoma tim

Huth menyebutkan, kalau kehadiran Kante di dalam sebuah tim bisa sangat mempengaruhi performa tim tersebut. Hal itu dinilainya berbeda dengan keberadaan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di atas lapangan. Gelandang Chelsea, N’Golo Kante, dinilai oleh ma

Senin, 22 Okt 2018 06:56Berita Sumut

Jenazah Hendri Syahli Manurung Dimakamkan Di Air Joman Asahan

Jenasah Hendri Syahli Manurung ,27, warga Tanjung Balai, salah satu anggota teroris jaringan JAD kelompok Syaiful yang ditembak mati oleh Densus 88 Mabes Polri

Senin, 22 Okt 2018 06:35Bola

Lazio Mampu Meraih Kemenangan

Pada pertandingan, Lazio mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0 kala bertandang ke markas Parma. Tim tuan rumah sebenarnya mampu menahan gempuran yang dilancarkan Lazio hampir di sepanjang pertandingan. Akan tetapi, pada menit ke-81 gawang Parma bobol ol

Minggu, 21 Okt 2018 21:08Berita Sumut

Wakil Walikota Medan Tegur Kontraktor Jembatan yang Ambruk

Wakil Walikota Medan Ir Ahyar Nasution menegur pihak kontraktor pembangunan jembatan titi ll Kelurahan si Canang Kecamatan Medan Belawan, karena tidak memiliki stap ahli dibidang pembangunan jembatan.

Minggu, 21 Okt 2018 21:02Berita Sumut

Gubernur Sumut Bersama MNSBDI Tanam 10.000 Pohon di Pantai Cermin

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama seribuan anggota Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) dari Sumut dan berbagai daerah di Indonesia, menanam 10.000 pohon di Pantai Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang

Minggu, 21 Okt 2018 20:57Nasional

Dubes LBBP RI Untuk Sri Lanka Sambut Prajurit KRI Usman Harun-359

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia (Dubes LBBP RI) untuk Sri Lanka H.E. I Gusti Ngurah Adyksa menyambut kedatangan prajurit KRI Usman Harun-359 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL saat singgah di Colombo Sri Lan

Minggu, 21 Okt 2018 19:19Berita Sumut

Tim Pegasus Polsek Patumbak Seser Sejumlah Wilayah Rawan Narkoba dan Judi

Tim Pegasus Polsek Patumbak yang langsung dipimpin Kapolsek AKP Ginanjar Fitriadi SH.SIK menyeser sejumlah kawasan rawan narkoba dan judi, Minggu (21/10) dinihari. Hasilnya, tiga orang pelaku narkoba serta lima unit mesin judi jackpot dan kendaraan tanpa

Minggu, 21 Okt 2018 18:40Berita Sumut

Sumut Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional

Setelah menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-27, Sumatera Utara (Sumut) kembali terpilih menjadi tuan rumah kegiatan nasional yaitu Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) nasional. Kegiatan ini akan diselenggarakan d

Minggu, 21 Okt 2018 18:23Berita Sumut

Jembatan Kembali Ambruk, Warga Sicanang Mengaku Kecewa

Pasca amblasnya tanah di jembatan titi dua Sicanang, Sabtu (20/10/2018) kemarin membuat segala kegiatan warga Sicanang macet total. Hal ini terlihat pada Minggu, (21/10/2018) warga yang ingin bekerja dan berbelanja harus menaiki titi darurat yang terbuat

Minggu, 21 Okt 2018 18:06Berita Sumut

Gagal Merampok, Dua Pelaku Jambret Malah Sekarat Tabrak Trotoar Jalan

Apes benar nasib yang dialami kedua pelaku jambret ini. Gagal menjambret, keduanya malah sekarat masuk rumah sakit.

Minggu, 21 Okt 2018 17:30Nasional

Prajurit TNI Distribusikan Bantuan Logistik Untuk Warga di Lombok Timur

Prajurit TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1615-03/Sambelia yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpàdu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nusa Tenggara Barat (NTB), mendistribusikan bantuan logistik bahan makanan untuk warg

Minggu, 21 Okt 2018 17:15Berita Sumut

Pemprov Sumut Serius Jajaki Kerjasama dengan Jepang

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) serius menjajaki kerjasama dengan Jepang. Terutama untuk investasi di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pengelolaan sampah.

Minggu, 21 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Eldin Apresiasi & Dukung Kopi Amal Peduli Palu, Donggala & Sigi

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Medan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh penggalangan dana yang dilakukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan untuk

Minggu, 21 Okt 2018 16:47Berita Sumut

Ancaman Teroris Jelang Pemilu 2109, Kapoldasu : Jajaran Harus Turun ke Bawah

Tim Densus 88 Mabes Polri baru-baru ini berhasil mengungkap keberadaan teroris di Tanjungbalai, pada Kamis (18/10) lalu. Dalam penggerebekannnya itu, sebanyak dua orang terduga teroris berhasil ditembak mati, karena melakukan perlawanan kepada petugas saa

Minggu, 21 Okt 2018 16:15Berita Sumut

Festival Pesona Lokal Dukung Pengembangan Budaya & Kemajuan Pariwisata

Lebih dari 7.000 warga Kota Medan ikut memeriahkan Festival Pesona Lokal yang digelar di halaman Istana Maimun Medan, Minggu (21/10). Selain dimeriahkan dengan lomba karnaval budaya, event ini juga menampilkan fashion show Batik Medan hasil kreasi Ketua

Minggu, 21 Okt 2018 16:00Nasional

TNI Bersama ITB Dirikan Bangunan Serbaguna Untuk Pengungsi di Palu

Sebanyak 48 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso dipimpin Mayor Inf Arianto Maskare S. yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Kota Palu, Sigi dan Dongg