• Home
  • Berita Sumut
  • Festival Pesona Lokal Dukung Pengembangan Budaya & Kemajuan Pariwisata

Festival Pesona Lokal Dukung Pengembangan Budaya & Kemajuan Pariwisata

Faeza Minggu, 21 Oktober 2018 16:15 WIB
Mtc/ist
Lebih dari 7.000 warga Kota Medan ikut memeriahkan Festival Pesona Lokal yang digelar di halaman Istana Maimun Medan, Minggu (21/10). Selain dimeriahkan dengan lomba karnaval budaya, event ini juga menampilkan fashion show Batik Medan hasil kreasi Ketua
MATATELINGA, Medan: Lebih dari 7.000 warga Kota Medan ikut memeriahkan Festival Pesona Lokal  yang digelar di halaman Istana Maimun Medan, Minggu (21/10/2018). Selain dimeriahkan dengan lomba karnaval budaya, event ini  juga menampilkan fashion show Batik Medan hasil kreasi Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani sekaligus launching Tarian Ahoi. Kegiatan  hasil kerjasama Pemko Medan, dengan iNews TV dan PT Adira Dinamika Multi Finace diharapkan dapat menjadi momentum mengeliatkan sekaligus memajukan  pariwisata di ibukota Provinsi Sumatera Utara.


Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Wakil Wali Kota Medan beserta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan ikut menghadiri Festival Pesona Lokal tersebut. Bahkan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota sempat ikut berjoget bersama dengan 428 penari saat  Tarian Ahoi dilaunching. Tarian yang merupakan hasil kolaborasi seni dan musik Melayu serta gerakan tarian dan olahraga diharapkan dapat mem-booming seperti Tarian Poco Poco dan Tari Gemu Famire.


Festival Pesona Lokal dimulai dengan pelepasan perlombaan karnaval budaya yang diikuti ribuan peserta oleh Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota beserta Direktur PT  MNC Group, Arya Sinulingga, Chief Financial Officer PT  Adira Dinamika Multi Finance  I Dewa Made Susila, unsur Forkopimda Kota Medan dan Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriomo.  

Pelepasan dilakukan Wali Kota dari depan Istana Maimun, iringan pertama yang dilepas adalah mobil antik, becak bermotor, komunitas sepeda ontel, mobil hias, para peserta yang mengenakan pakaian tradisionil dari seluruh etnis yang ada di Kota Medan dan pakaian olahraga dengan selempang kain tradisionil dan  drum band.


Iringan karnaval budaya yang menggambarkan kondisi multikultural Kota Medan mendapat apresiasi dan aplaus meriah dari warga di sepanjang jalan yang dilintasi sepanjang lebih kuang 2,8 Km diantaranya Jalan Brigjen Katamso, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Multatuli , Jalan Juanda serta finish kembali di Jalan Brigjen Katamso (Istana Maimun).

Selesai perlombaan karnaval budaya, acara dilanjutkan dengan sejumlah pertunjukan yang diawali penampilan band dan tarian dari Pemko Medan dengan mengusung keberagaman etnis dan budaya di Kota Medan. Kemudian diikuti Tarian Perang dan Ombo Batu dari Pulau Nias, pertunjukan musik kecapi,  Tarian 1000 Tangan serta fashion show dari sejumlah model dari Kota Medan yang mengenakan busana Batik Medan hasil karya Hj Rita Maharani.

Selanjutnya ribuan pengunjung disungguhi pertujuhan Tarian Ahoi yang sengaja dilaunching untuk pertama kalinya di ajang Festival  Pesona Lokal. Tarian yang menggabungkan unsur gerakan olahraga dan tarian serta sentuhan musik Melayu dibawakan sebanyak 428 orang penari sebagai simbol simbol usia Kota Medan yang kini telah 428 tahun sejak didirikan pertama kali oleh Guru Patimpus. Bahkan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota pun ikut  menari bersama seluruh penari hingga berakhirnya Tarian Ahoi.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat Kota Medan yang hadir dan mengikuti seluruh kegiatan yang diperlombakan dalam Festival Pesona Lokal, Wali Kota pun mengaku  sangat puas. Eldin berharap agar Dinas Pariwisata dapat terus menjalin kerjasama dengan iNews TV dan PT Adira sehingga Festival Pesona Budaya Lokal dapat masuk dalam kalendet pariwisata karena diyakini dapat mendukung kemajuan pariwisata di Kota Medan.

"Saya berharap agar festival ini menjadi momentum bagi kita dalam mengembangkan budaya yang ada di Kota Medan. Itu sebabnya saya sangat mengpresiasi dan mendukung penuh dilaksanakannya Festival Pesona Lokal ini. Melalui kegiatan ini, mari terus kita lestarikan seluruh budaya yang ada di Kota Medan," kata Wali Kota.

Selanjutnya Wali kota menyampiakan ucapan terima kasihnya kepada smeua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Festival Pesona Lokal, terutama dan iNews TV dan PT Adira.  "Semoga setiap tahunnya festival seperti ini digelar di Kota Medan dan jauh lebih meriah lagi. Tentunya ini sangat mendukung dalam pengembangan dan kemajuan pariwisata di Kota Medan," ungkapnya seraya melakukan peninjauan terhadap sleuruh stand yang ada di halaman Istana Maimun.

Selain perlombaan karnaval budaya, fashion show Batik Medan, launching Tarian Ahoi, Festival Pesona Lokal juga dimeriahkan dengan sejumlah perlombaan lainnya seperti lomba kreasi masakan daerah, lomba mural "pesona kotaku" serta lombna UMKM terbaik. Keseluruhan perlombaan menyediakan hadiah total ratusan juta rupiah.

Sementara itu menurut Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono, Festival Pesona Lokal merupakan sumbangan Corporate Social Responsibility (CSR) iNews TV dan PT Adira kepada masyarakat Kota Medan. Menurut Agus, Pemko Medan tentu saja sangat berkepntingan dalam acara ini karena menjadi wadah untuk memperkenalkan seni dan budaya yang ada di Kota Medan.

Di samping itu tambah Agus lagi, Festival Pesona Lokal ini diperlombakan di 9 kota lainnya di Indonesia seperti Kota Bandung, Solo Raya, Jakarta, Makasar, Malang, Pontianak, Balikpapan, Bali dan Kota Medan. "Saya berharap agar Festival Pesona Lokal yang digelar di Kota Medan merupakan yang terbaik dan kita kelaur sebagai pemenangnya," harap Agus.

Selanjutnya terkait dengan Tarian Ahoi yang baru dilaunching, Agus menjelaskan, merupakan tarian khas Kota Medan yang sengaja diciptakan sesuai dengan kondisi Kota Medan yang multikultural. Dikatakannya, ada beberapa tarian daerah yang diadopsi hingga menjadi Tarian Ahoi sehingga diharapkan dapat menjadi ikon tarian di Kota Medan.

"Harapan kami sebenarnya ingin luas lagi.  Artinya, kami ingin Tarian Ahoi bisa booming dan menasional sehingga kedudukannya bisa sama dengan Tarian Poco Poco dari Kota Ambon maupun Tarian Gedmu Famire dari Nusa Tenggara Timur. "Kalau tarian Poco Poco dan Gemu Famire berasal dari wilayah Indonesia bagian timur, kita harapkan Tarian Ahoi merupakan sumbangan kita untuk Indonesia bagian barat," harapnya.(mtc)
Editor: faeza

T#g:MatatelingaTerkinifestival budayaPemko Medan
Komentar
Rabu, 14 Nov 2018 23:07Berita Sumut

Satu Keluarga Korban Pembunuhan, Jenazahnya Tiba di Bandara Kualanmu

Dengan menggunakan dua pesawat komersil dari Jakarta membawa empat jenazah satu keluarga korban pembunuhan sadis di Bekasi, tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (14/11/2018) malam.

Rabu, 14 Nov 2018 20:30Berita Sumut

Korban Tewas Keempat Longsor Nisel Kembali Ditemukan

Korban keempat akibat tanah longsor yang terjadi di Dusun Dua, Desa Suka Maju Mohili, Gomo, Nias Selatan (Nisel), ditemukan Tim SAR gabungan.

Rabu, 14 Nov 2018 20:15Ekonomi

Kurs Jisdor turun 1% menjadi Rp 14.895 per dollar AS

Kurs Jisdor turun 1% menjadi Rp 14.895 per dollar AS.. Bank Indonesia masih menunggu data domestik di mana kurs tengah rupiah melemah cukup dalam kemarin.

Rabu, 14 Nov 2018 20:00Berita Sumut

Balitbang Kaji Potensi dan Daya Tarik Wisata Kota Medan

Pengembangan bidang pariwisata merupakan suatu hal yang perlu dilakukan oleh Pemko Medan mengingat potensi wisata Kota Medan sendiri sangat besar. Untuk mengembangan pariwisata dibutuhkan berbagai pendukung untuk memperlancar jalannya kegiatan

Rabu, 14 Nov 2018 19:45Lifestyle

Beli Produk Harus Mengantisipasi Kemanan dan Kesehatan

Masyarakat dalam mengakses produk yang diinginkan sangat mudah sekarang ini, Namun, harus lebih hati hati. Pasalnya, produsen "kalengan" semakin mudah menjangkau pasarnya. Tentu dengan mengabaikan sisi keamanan dan kesehatan

Rabu, 14 Nov 2018 19:30Berita Sumut

Dua Rekannya Berhasil Kabur, Sedangkan Dirinya Babak Belur Pukuli Warga

Sepandai pandai tupai melompat, sekali kali akan jatuh ketanah. Kata kiasan ini, pantas dilontar terhadap tersangka jambret handpone milik salah seorang pengemudi ojek online.

Rabu, 14 Nov 2018 19:15Berita Sumut

Pemko Medan Tak Terbebani Pencapaian Target PAD

Dengan dicabutnya Perda Kota Medan No. 5 Tahun 2016 tentang Retribusi Izin Gangguan, Pemko Medan tidak terbebani dalam pencapaian target PAD Kota Medan. Sebab, langkah-langkah antisipatif sudah dilakukan Pemko Medan dengan mengoptimalkan potensi PAD pada

Rabu, 14 Nov 2018 19:00Aceh

Kenali Lebih Dekat Alat Pantau Kamla di SPKKL Aceh

Sejumlah pelajar dan taruna dan taruni dari beberapa sekolah dan akademi berkunjung ke SPKKL Aceh untuk melihat dan mengenal lebih dekat tugas yang dijalankan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Aceh, di Kec. Mesjid Raya, Kab. Aceh Be

Rabu, 14 Nov 2018 18:53Berita Sumut

Akhyar & 2 Wakil Ketua DPRD Medan Tinjau Terminal Amplas

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution bersama dua Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli dan Ikhwan Ritonga serta salah seorang anggota DPRD Medan T Aswin ST meninjau Terminal Terpadu Amplas (TTA), Rabu (14/11) petang. Peninjauan dilakukan untuk mel

Rabu, 14 Nov 2018 18:43Lifestyle

Pria dan Wanita Memiliki Beberapa Persamaan

Meskipun ada banyak perbedaan biologis antara pria dan wanita, pada dasarnya pria memiliki beberapa persamaan dengan wanita. Setiap ciptaan tuhan khususnya Manusia yang ada di dunia ini pasti memiliki persamaan, walaupun tidak secara keseluruhan.

Rabu, 14 Nov 2018 18:38Bola

Luka Modric Merasa Optimis Klubnya Menjuarai Liga Champions 2018-2019

Dalam persaingan memburu gelar juara Liga Champions musim 2018-2019, gelandang Real Madrid, Luka Modric memberikan komentar terkait peluang klubnya. Modric optimis Madrid bakal kembali menjadi juara Liga Champions di musim ini.

Rabu, 14 Nov 2018 18:22Berita Sumut

Bupati Soekirman Sampaikan Komitmen Junjung Tinggi dan Peduli HAM

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman didaulat sebagai Keynote Speaker pada acara Festival Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia Tahun 2018 bertempat di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, Rabu (14/11). Festival tersebut mengangkat tema Merawat Keberag

Rabu, 14 Nov 2018 18:00Berita Sumut

APBD 2019 Pemkab Sergai Diproyeksikan Rp 1.5 Trilyun

APBD Pemkab Serdangbedagai pada tahun 2019 diproyeksi sebesar Rp 1.570.104.307.000. Jumlah itu didominasi anggaran Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 56,50%.

Rabu, 14 Nov 2018 17:30Berita Sumut

Personel Satpol PP Terluka Dilempar Batu Saat Bongkar Bangunan Kios di Jalan Gedung Arca

Tim gabungan Pemko Medan membongkar 8 unit bangunan kios di halaman Perguruan Al Ittihadiyah Jalan Gedung Arca, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Rabu (14/11). Meski berhasil meratakan seluruh bangunan kios dengan tanah namun pembongkaran se

Rabu, 14 Nov 2018 17:15Berita Sumut

Penambahan Anggaran e KTP Rp 3 M di Disdukcapil Dinilai Penting

Anggota DPRD Medan Anton Panggabean yang tergabung di panitia khusus (Pansus) R APBD Pemko Medan TA 2019 mendukung penambahan anggaran Rp 3 Miliar untuk pengadaan tinta dan film e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan. Penam

Rabu, 14 Nov 2018 17:00Berita Sumut

Warga Dua Desa di Kecamatan Lau Baleng Minta Dishut Sumut Tinjau Ulang Penerbitan SK HKM

Puluhan warga Desa Desa Laugarut dan Desa Pintu Angin, mendatangi kantor Dinas Kehutanan Sumut di Jln SM Raja, Medan, Rabu (14/11) siang. Mereka meminta klarifikasi soal terbitnya SK hutan kemasyarakatan (HKM) di dua desa tersebut.