Viral Di Medsos

Gadis Remaja Dianiaya, Ibunya Diarah dan Diikat Dibawah Pohon

Rillis Jumat, 14 September 2018 06:34 WIB
ist
MATATELINGA, Medan:  Siliyana Angelita Br Manurung yang tinggal di Jalan Jermal XV Ujung Keramat Indah, Kecamatan Percut Sei Tuan menjadi korban penganiayaan yang dilakukan seorang pria yang disebut-sebut ketua salah satu organisasi kemasayarakat (Ormas).  Aksi penganiayaan yang sempat viral di media social (fecebook) itu bukan saja dialami gadis remaja ini. Namun ibu Siliyana ikut diikat dibawah pohon yang dilakukan warga tidak jauh dari rumahnya. Bahkan warung tuak milik ibu korban turun dihancurkan hingga rata dengan tanah.



Pada rekaman video yang diunggah Siliyana di akun fbnya pada Rabu (12/9/2018) masih terlihat luka lebam di wajahnya. Sembari menangis, korban (Siliyana) meminta pertolongan kepada warga, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan jurnalis agar menolongnya bersama ibunya karena menjadi korban persekusi.

Dalam postingannya, Siliyana menuliskan kisah yang dialaminya sepertu berikut ini: "Hari ini saya sebagai warga Indonesia menanyakan dimana keadilan itu.. saya hanya anak dari keluarga tidak mampu yang dianiaya.. kemana masyarakat indonesia yang cinta kedamaian.. lihat si pemilik mobil putih yg menganggarkan harta dan premanismenya menganiaya seorang anak gadis yg hanya ingin membela seorg ibu nya ..bagaimana mereka yg memakan uang rakyat ??


lalu apa bedanya kami yg justru melakukan sebuah kekeliruan kecil yg di besar2kan kami,dan menambah fitnah. saya harap buat saudara2 smua yang melihat postingan saya, meluangkan waktu untuk menshare kisah seorang anak yang ingin menyelamatkan ibu nya," .

Seperti dituturkan Siliyana dalam videonya, peristiwa itu berawal ketika ibunya didatangi dua orang anak–salah satunya bernama Basir- yang berniat menjualkan sepatu, yang pada akhirnya diketahui merupakan barang curian.

"Awalnya ibu saya menolak. Tapi anak itu memaksa dengan alasan mau membeli nasi karena belum makan," tutur Siliyana.


Akhirnya, menurut Siliyana, ibunnya pun membeli sepatu itu karena kasihan. Namun keesokan harinya, saat Siliyana masih tidur, tiba-tiba dia dibanguni para tetangganya, yang mengakatakan bahwa ibunya sudah diarak oleh warga karena dituduh menjadi penadah barang curian.

Mendengar itu, Siliyana bergegas menuju lokasi . Tiba di lokasi, menurut Siliyana, dia terkejut karena melihat ibunya sudah diikat mirip binatang dengan hanya mengenakan pakaian dalam. "Dikalungkan karton, dikalungkan sepatu yang dia beli," tutur Siliyana, berurai air mata.

Melihat itu, Siliayana langsung berlari untuk menolong sang ibu. Namun, masih menurut Siliyana, ketika dia ingin melepas kalung karton dan sepatu dari leher ibunya itu, seorang pria yang disebut sebagai tokoh masyarakat yang cukup dikenal tiba-tiba meninju gadis itu.

Pria tersebut, menurut Siliyana kemudian bertanya, "Siapa kau?". Pertanyaan itu dijawab Siliyana, "Aku anaknya! Bapak hanya seorang manusia biasa. Bapak bukan Tuhan yang berhak menghakimi!"

Jawaban itu kemudian dibalas dengan dua lagi pukulan yang bersarang di bibir Siliyana. Akibatnya, bibir gadis itu pecah dan bengkak. Setelah itu, Siliyana masih mencoba mendekati ibunya. Tapi kemudian dia ditahan oleh beberapa warga. Selanjutnya, warga mengarak ibunnya yang hanya mengenakan pakaian dalam tersebut ke seluruh kampung.

"Mereka memberi kami 2 pilihan. Kami pergi dari kampung ini atau usaha kedai tuak mamak saya dihancurkan," sebut Siliyana.

Kenyataannya, lanjut Angelita, kedai tuak semi permanen milik ibunya hancur porak-poranda. Selain itu, menurut Angelita, warga juga mengambil paksa dua sepeda motor dari rumahnya dan menuduh bahwa motor itu juga adalah barang curian.

Angelita mengaku setelah kejadian itu, ia  melapor ke Polrestabes Medan dan sudah ke rumah sakit untuk visum. Angelita dan ibunya bukanlah orang yang sempurna, namun ia berharap mendapatkan keadilan.

Diakhir videonya, Siliyana berharap agar pihak berwenang bisa bertindak dan adil terhadap keluarganya dan para pelaku. Siliyana juga mengaku sudah membuat laporan ke Mapolrestabes Medan dan sudah melakukan visum.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, ketika dikonfirmasi, Kamis (13/9/2018) siang, mengaku sudah menerima laporan korban. "Ya benar sudah membuat laporan," katanya.

Saat disinggung motif dan siapa saja terduga pelakunya, Putu mengaku belum mengetahuinya. "Masih dalam penyelidikan," akunya.
Editor: Amrizal

T#g:Ibu diikatMatatelingaMedanPolrestabes MedanSumutTerkinianak ditinjukriminal
Komentar
Senin, 17 Jun 2019 13:21Berita Sumut

Kasus Percobaan Pembunuhan Pensiunan Polri dan Keluarga di Dairi Terungkap, Ini Motif dan Tersangkanya

Tim gabungan dari Ditkrimum Polda Sumut dan Polres Dairi berhasil mengungkap kasus percobaan pembunuhan yang mengakibatkan seorang pensiunan Polri bernama Bangkit Sembiring dan 4 orang keluarganya kritis. Selain itu, polisi juga meringkus seluruh pelaku y

Senin, 17 Jun 2019 13:00Berita Sumut

Antisipasi Kebakaran Hutan, BMKG Pantau 9 Titik Panas di Sumut

Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan di Sumatera Utara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali menemukan sebanyak 9 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Senin (17/6/2019).

Senin, 17 Jun 2019 12:20Berita Sumut

Kawasan Hutan di Dairi Terbakar, Pemantauan Terus Dilakukan

Kasus kebakaran hutan seringkali terjadi di Sumatera Utara, baru-baru ini terjadi lagi kebakaran hutan yang menghanguskan kawasan hutan di sekitar Danau Toba, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Tepatnya di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Minggu (16/6

Senin, 17 Jun 2019 11:47Berita Sumut

Sadis!!! Handphone yang Digadaikannya Dijual, Deden Gorok Leher Riswan Hingga Tewas

Gara gara hendak menebus handphone yang digadaikan, seorang pemuda berinisial A alias Deden (23) warga dusun II desa Bangun kecamatan Pulau Rakyat Asahan (DPO) tega menggorok leher Riswan Effendi (28) warga dusun VI desa Alang Bombon kecamatan Aek Kuasan

Senin, 17 Jun 2019 10:46Berita Sumut

Lebih dari 20 Kali Beraksi, Pelaku Curanmor di Wilkum Polrestabes Medan Ini Berakhir di Bui

Tim Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan meringkus seorang pria yang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di sejumlah wiayah di Kota Medan. Diketahui, pelaku bernama Vander Saragih (18) ini sudah beraksi lebih dari

Senin, 17 Jun 2019 09:42Berita Sumut

Komunal Primitif Percussion USU Sukses Pukau Pengunjung TCWMF 2019

Komunal Primitif Percussion salah satu kelompok musik yang tampil dalam gelaran Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 di Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir berhasil memukau para pengunjung. Komunal Pr

Senin, 17 Jun 2019 09:23Internasional

Konser Reuni Spice Girls, Boikot Kylie Minogue Gantikan Victoria

Sukses digelar di Inggris, konser reuni Spice Girls yang diadakan tanpa Victoria Beckham itu akan berlanjut ke Australia tahun depan. Mel B pun menegaskan, Spice Girls akan tetap tampil berempat yang menutup kemungkinan bagi artis lokal untuk menggantikan

Senin, 17 Jun 2019 08:45Bola

Gelandang Barcelona ini Jadi Rebutan 3 Klub Besar Dunia

Gelandang Barceona, Philippe Coutinho, memiliki kampanye yang buruk pada musim 2018-2019

Senin, 17 Jun 2019 08:30Ekonomi

Bali United Lepas 2 Miliar Saham

PT Bali Bintang Sejahtera akan melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO

Senin, 17 Jun 2019 08:15Lifestyle

Ingin Kenal Lebih Dekat Kampung China di Jakarta, ini Sejarahnya

Kampung China adalah hunian dan kawasan perdagangan di Cibubur, Jakarta Timur. Wilayah ini berdiri

Senin, 17 Jun 2019 08:00Bola

Harry Redknapp: Lampard Mampu Maksimalkan Potensi Pemain

Harry Redknapp meyakini Frank Lampard mampu memaksimalkan potensi pemain muda yang dimiliki Cheslea

Senin, 17 Jun 2019 07:45Lifestyle

Baru Melahirkan, Aura Kasih Beri Doa

Aktris sekaligus penyanyi Aura Kasih, diketahui baru saja melahirkan anak pertamanya pada Minggu (16/6/2019)

Senin, 17 Jun 2019 07:03Bola

Meski Rabiot Susha di Atur, Kenapa Buffon Gotot Juventus Merekrutnya

Hingga saat ini, belum ada klub lain yang benar-benar menjalin kesepakatan dengan Rabiot. Maka dari itu, penjaga gawang kawakan Italia, Gianluigi Buffon, menyarankan mantan timnya, Juventus, untuk merekrut Rabiot. Masa kontrak Adrien Rabiot bersama Paris

Senin, 17 Jun 2019 06:48Aceh

Napi Rutan Cabang Lhoksukon 73 Kabur, 20 NapiSudah di tangkap

"Jumlah yang kabur semuanya 73 orang, 20 di antaranya sudah ditangkap lagi, sementara yang lain masih dalam pengejaran,” Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Yusnal, Minggu malam (16/6/2019)

Senin, 17 Jun 2019 06:33Nasional

Sedang Menyelesaikan 'Hajat Besar', Isu Ketua MK Diganti Dimunculkan

Dalam rapat pleno yang digelar di Gedung MK Jalan Merdeka Barat, Jakarta Selatan itu, Arief menyampaikan beberapa pernyaataan. Salah satunya permintaan maafnya, apabila pada waktu menjadi ketua ada kekurangan dalam menjalankan amanah.

Senin, 17 Jun 2019 06:18Lifestyle

Pengaruh Stres Gairah Seksual Pada Pasangan Menurun, Apa Solusinya

Masalah pribadi, keluarga, atau masalah yang terjadi di tempat kerja dapat memicu stres yang tidak terkontrol. Stres yang Anda rasakan bisa berasal dari berbagai tekanan yang terjadi pada kehidupan sehari-hari.