Gubsu : Sumut Bermartabat dapat Ditempa melalui Shalat

faeza Selasa, 02 Oktober 2018 18:15 WIB
Mtc/ist
Gubernur Edy Rahmayadi saat menjadi Keynote Speaker pada Muzakarah Nasional Menyongsong MTQN XXVII Tahun 2018, di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (2/10). Turut hadir dalam muzakarah tersebut Wa
MATATELINGA, Medan:  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan, untuk mewujudkan Sumut Bermartabat dapat ditempa melalui shalat. Shalat akan menguatkan ikatan, bukan hanya antara hamba dan Rabb-nya, tapi juga menguatkan ikatan antar sesama aparatur negara, sesama anak bangsa, dan sesama umat manusia.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat menjadi Keynote Speaker pada Muzakarah Nasional Menyongsong MTQN XXVII Tahun 2018, di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (2/10). Turut hadir dalam muzakarah tersebut Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, para ASN dan OPD Pemprov Sumut.

"Nasehat guru saya, para alim ulama, cita-cita mewujudkan Sumut Bermartabat dapat ditempa melalui shalat. Shalat akan menguatkan ikatan. Bukan hanya antara hamba dan Rabb-nya, tapi juga menguatkan ikatan antar sesama aparatur negara, sesama anak bangsa, dan sesama umat manusia," tutur Edy Rahmayadi.

Edy mengaku sangat tertarik dengan tema yang diusung Muzakarah ini. Hal ini karena tema tersebut terkait langsung dengan aspek kepemimpinan menurut Al-Quran. Muzakarah ini, kata Edy, akan menambah inspirasi dan bekal bagi dirinya dan Wagub Sumut Musa Rajekshah dalam memimpin Sumut lima tahun kedepan.

Edy juga mengapresiasi dan berterima kasih atas terlaksananya Muzakarah Nasional di Sumut. Apalagi, muzakarah ini dilatarbelakangi oleh keinginan banyak pihak untuk menghayati perwujudan Sumut Bermartabat.

"Atas nama Pemprovsu dan pribadi, saya bersyukur dan terima kasih atas terlaksananya Muzakarah yang diprakarsai Al Jam'iyatul Washliyah dan Jam'iyyatul Islamiyah. Dengan tema Resolusi Konflik dan Kepemimpinan menurut Al-Qran dalam Mewujudkan Sumut Bermartabat, mari saling bertukar pikiran di sini," ujarnya.

Dihadiri oleh alim ulama dari seluruh Indonesia, Edy berharap Muzakarah ini akan membawa keberkahan bagi Sumut. "Semoga, Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin, akan membawa cahaya atau nur bagi Sumut, bukan hanya di antara sesama muslim tapi juga seluruh lapisan masyarakat," harap Edy.

Kepada Al Jam'iyatul Washliyah, Edy berpesan agar terus menginisiasi kegiatan-kegiatan positif seperti Muzakarah. Apalagi, Al Jam'iyatul Washliyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang turut dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Tidak lupa, Edy pun mengucapkan terima kasih kepada peserta yang datang dari mancanegara. Begitu pun pada seluruh pihak yang mendukung suksesnya pelaksanaan Muzakarah, yang juga untuk menyongsong dan mendukung Sumut sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQN XXVII tahun 2018 pada 4-13 Oktober.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Al Jam'iyatul Washliyah Sumut Profesor Saiful Akhyar Lubis MA ketika menjadi moderator dalam Muzakarah Nasional mengatakan, banyak pihak yang sangat tertarik untuk mendalami visi misi Sumatera Utara (Sumut) Bermartabat, yang diusung Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah dalam membangun Provinsi Sumut. Bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari mancanegara khususnya negara-negara ASEAN.

"Inilah sebenarnya mendorong para bapak/ibu hadirin di sini. Untuk mendengar langsung dari lisan orang pertama yang mengusung Sumut Bermartabat sebagai visi misi. Tertitip keinginan dari yang hadir ini semua, bagaimana untuk mengaplikasikan di tempat masing-masing. Walaupun mereka bukan gubernur dan wakil gubernur, mereka ingin berpesan pada gubernur dan wagub bagaimana supaya meniru Sumut," jelas Saiful Akhyar.

Saiful Akhyar juga mengatakan, dipilihnya Sumut menjadi tempat dilaksanakan Muzakarah Nasional tersebut, karena adanya keinginan dari saudara-saudara dari seluruh Indonesia untuk mengenal lebih dekat sosok Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, yang memiliki visi misi Sumut Bermartabat. "Tidak hanya dari Indonesia, peserta Muzakarah Nasional ini juga dari negara-negara ASEAN, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam," ujarnya.

Adapun pembicara yang hadir pada Muzakarah yakni DR H Aswin Rose Yusuf yang membicarakan tentang mewujudkan Sumut Bermartabat sekaligus resolusi konflik dan peran pemimpin menurut pandangan agama. Kemudian, Dr Connie Rahakundini Bakrie membicarakan tentang Islam, Teknologi, dan Masyarakat yang Bermartabat, serta Profesor Dr Der Soz Gumilar Rosliwa Somantri tentang Potensi Sumber Daya Alam dalam Meningkatkan Ketahanan Nasional.

Muzakarah ditutup dengan closing statement dari Anggota Dewan Pertimbangan MUI Pusat Profesor Dr H Imam Suprayogo. Imam menyimpulkan bahwa kesalahpahaman yang selama ini banyak terjadi dalam menghadapi konflik yang berkaitan dengan agama adalah disebabkan oleh manusia-manusia yang lebih fokus mengembangkan akal.

"Kita lupa bahwa ada yang lebih penting dari itu. Yakni merawat hati, ruh yang ada dalam hati. Pengetahuan memang penting untuk bekal hidup kita di dunia, tapi hati juga harus dirawat. Tak ada agama yang mengajarkan keburukan seperti perang, kalau kita amalkan agama secara benar, mudah-mudahan jiwa tenang, damai, dan bermartabat kita sebagai manusia dan bermasyarakat," terang Imam.

Sementara itu, peserta muzakarah merupakan pengurus dan kader Al Jam'iyyatul Alwasliyah dan Jam'iyatul Islamiyah se-Sumut, alim ulama, para guru besar, beberapa rektor universitas Islam dan umum di Sumut, organisasi Islam, dan tokoh masyarakat, tidak hanya dari berbagai wilayah di Indonesia tetapi juga luar negeri seperti  Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. (mtc)
Editor: Faeza

T#g:Muzakarah Nasional Menyongsong MTQN XXVIIedy rahmayadiGubsumtqn 27Sumut Bermartabat
Komentar
Senin, 17 Jun 2019 13:21Berita Sumut

Kasus Percobaan Pembunuhan Pensiunan Polri dan Keluarga di Dairi Terungkap, Ini Motif dan Tersangkanya

Tim gabungan dari Ditkrimum Polda Sumut dan Polres Dairi berhasil mengungkap kasus percobaan pembunuhan yang mengakibatkan seorang pensiunan Polri bernama Bangkit Sembiring dan 4 orang keluarganya kritis. Selain itu, polisi juga meringkus seluruh pelaku y

Senin, 17 Jun 2019 13:18Berita Sumut

Mantan Polisi di Dairi jadi Korban Percobaan Pembunuhan, 7 Pelaku Diamankan

Akhirnya, tujuh (7) pelaku percobaan pembunuhan terhadap purnawirawan polisi, Bangkit Sembiring (58) dan keluarganya di rumah korban, di Dusun Lau Kersik, Desa Bukti Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Jumat (31/5/2019) lalu, berhasil

Senin, 17 Jun 2019 13:00Berita Sumut

Antisipasi Kebakaran Hutan, BMKG Pantau 9 Titik Panas di Sumut

Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan di Sumatera Utara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali menemukan sebanyak 9 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Senin (17/6/2019).

Senin, 17 Jun 2019 12:20Berita Sumut

Kawasan Hutan di Dairi Terbakar, Pemantauan Terus Dilakukan

Kasus kebakaran hutan seringkali terjadi di Sumatera Utara, baru-baru ini terjadi lagi kebakaran hutan yang menghanguskan kawasan hutan di sekitar Danau Toba, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Tepatnya di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Minggu (16/6

Senin, 17 Jun 2019 11:47Berita Sumut

Sadis!!! Handphone yang Digadaikannya Dijual, Deden Gorok Leher Riswan Hingga Tewas

Gara gara hendak menebus handphone yang digadaikan, seorang pemuda berinisial A alias Deden (23) warga dusun II desa Bangun kecamatan Pulau Rakyat Asahan (DPO) tega menggorok leher Riswan Effendi (28) warga dusun VI desa Alang Bombon kecamatan Aek Kuasan

Senin, 17 Jun 2019 10:46Berita Sumut

Lebih dari 20 Kali Beraksi, Pelaku Curanmor di Wilkum Polrestabes Medan Ini Berakhir di Bui

Tim Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan meringkus seorang pria yang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di sejumlah wiayah di Kota Medan. Diketahui, pelaku bernama Vander Saragih (18) ini sudah beraksi lebih dari

Senin, 17 Jun 2019 09:42Berita Sumut

Komunal Primitif Percussion USU Sukses Pukau Pengunjung TCWMF 2019

Komunal Primitif Percussion salah satu kelompok musik yang tampil dalam gelaran Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 di Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir berhasil memukau para pengunjung. Komunal Pr

Senin, 17 Jun 2019 09:23Internasional

Konser Reuni Spice Girls, Boikot Kylie Minogue Gantikan Victoria

Sukses digelar di Inggris, konser reuni Spice Girls yang diadakan tanpa Victoria Beckham itu akan berlanjut ke Australia tahun depan. Mel B pun menegaskan, Spice Girls akan tetap tampil berempat yang menutup kemungkinan bagi artis lokal untuk menggantikan

Senin, 17 Jun 2019 08:45Bola

Gelandang Barcelona ini Jadi Rebutan 3 Klub Besar Dunia

Gelandang Barceona, Philippe Coutinho, memiliki kampanye yang buruk pada musim 2018-2019

Senin, 17 Jun 2019 08:30Ekonomi

Bali United Lepas 2 Miliar Saham

PT Bali Bintang Sejahtera akan melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO

Senin, 17 Jun 2019 08:15Lifestyle

Ingin Kenal Lebih Dekat Kampung China di Jakarta, ini Sejarahnya

Kampung China adalah hunian dan kawasan perdagangan di Cibubur, Jakarta Timur. Wilayah ini berdiri

Senin, 17 Jun 2019 08:00Bola

Harry Redknapp: Lampard Mampu Maksimalkan Potensi Pemain

Harry Redknapp meyakini Frank Lampard mampu memaksimalkan potensi pemain muda yang dimiliki Cheslea

Senin, 17 Jun 2019 07:45Lifestyle

Baru Melahirkan, Aura Kasih Beri Doa

Aktris sekaligus penyanyi Aura Kasih, diketahui baru saja melahirkan anak pertamanya pada Minggu (16/6/2019)

Senin, 17 Jun 2019 07:03Bola

Meski Rabiot Susha di Atur, Kenapa Buffon Gotot Juventus Merekrutnya

Hingga saat ini, belum ada klub lain yang benar-benar menjalin kesepakatan dengan Rabiot. Maka dari itu, penjaga gawang kawakan Italia, Gianluigi Buffon, menyarankan mantan timnya, Juventus, untuk merekrut Rabiot. Masa kontrak Adrien Rabiot bersama Paris

Senin, 17 Jun 2019 06:48Aceh

Napi Rutan Cabang Lhoksukon 73 Kabur, 20 NapiSudah di tangkap

"Jumlah yang kabur semuanya 73 orang, 20 di antaranya sudah ditangkap lagi, sementara yang lain masih dalam pengejaran, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Yusnal, Minggu malam (16/6/2019)

Senin, 17 Jun 2019 06:33Nasional

Sedang Menyelesaikan 'Hajat Besar', Isu Ketua MK Diganti Dimunculkan

Dalam rapat pleno yang digelar di Gedung MK Jalan Merdeka Barat, Jakarta Selatan itu, Arief menyampaikan beberapa pernyaataan. Salah satunya permintaan maafnya, apabila pada waktu menjadi ketua ada kekurangan dalam menjalankan amanah.