• Home
  • Berita Sumut
  • Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Penodaan Agama di Tanjungbalai

Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Penodaan Agama di Tanjungbalai

Faeza Selasa, 17 Juli 2018 19:20 WIB
Mtc/fae
Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menolak eksepsi atau keberatan Meiliana (44), wanita yang menjadi terdakwa perkara penodaan agama yang memicu kerusuhan bernuansa SARA di Tanjung Balai, dua tahun lalu.
Sholat Idul Adha 1439 H
MATATELINGA, Medan: Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menolak eksepsi atau keberatan Meiliana (44), wanita yang menjadi terdakwa perkara penodaan agama yang memicu kerusuhan bernuansa SARA di Tanjung Balai,  dua tahun lalu. 

Putusan ini disampaikan majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo dalam persidangan yang digelar di ruang utama PN Medan, Selasa (17/7) sore.

"Menyatakan keberatan atau eksepsi penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima," kata Wahyu Prasetyo Wibowo, ketua majelis hakim.

Menurut majelis hakim, PN Nedan berwenang untuk memeriksa dan mengadili perkara itu. Surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dinyatakan sah sebagai dasar pemeriksaan dalam perkara ini. "Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara pidana atas nama terdakwa Meiliana," jelas Wahyu.

Majelis hakim menyatakan uraian  perbuatan yang dinyatakan penasihat hukum telah memasuki materi pokok perkara. Hal itu harus dibuktikan oleh jaksa penuntut umum dengan alat bukti.

Karena eksepsi penasihat hukum terdakwa ditolak, perkara itu langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. JPU langsung menghadirkan 7 orang saksi. Mereka masih diperiksa.
 
Berbeda dengan sebelumnya, persidangan kali ini mendapat perhatian dari kelompok masyarakat. Lokasi sidang pun dipindahkan ke ruang utama PN Medan. Sementara aparat kepolisian yang berjaga juga semakin banyak.

Seperti diberitakan, Meiliana (44), mulau diadili sekitar 2 tahun setelah kerusuhan bernuansa SARA di Tanjung Balai. Dia didakwa telah melakukan penodaan terhadap agama Islam yang kemudian memicu peristiwa itu. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggia Y Kesuma mendakwa Meiliana telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 156 dan Pasal 156A KUHP. Perempuan itu diduga dengan sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. 

Sidang perdana perkara ini digelar Selasa (26/6). Selasa (3/7), penasihat hukum Meiliana menyampaikan eksepsinya.

Dalam dakwaan JPU disebutkan bahwa perkara itu bermula saat Meiliana mendatangi tetangganya di Jalan Karya Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Balai Kota I, Tanjung Balai Selatan, Tanjung Balai, Jumat (22/7/2016) pagi. Dia berkata kepada tetangganya, "Kak tolong bilang sama uwak itu, kecilkan suara mesjid itu kak, sakit kupingku, ribut" sambil menggerakkan tangan kanannya ke kuping kanan.

Permintaan Meiliana disampaikan ke BKM Al Makhsum. Jumat (29/72016) sekitar 19.00 Wib, pengurus masjid mendatangi kediamannya dan mempertanyakan permintaan perempuan itu. 

"Ya lah, kecilkanlah suara mesjid itu ya, bising telinga saya, pekak mendengar itu," jawab Meiliana.

Sempat juga terjadi adu argumen ketika itu. Setelah pengurus masjid kembali untuk melaksanakan salat isya, suami Meiliana, Lian Tui, datang ke masjid untuk meminta maaf.

Namun kejadian itu terlanjur menjadi perbincangan warga. Masyarakat  menjadi ramai.  

Sekitar pukul 21.00 Wib, kepala lingkungan membawa Meiliana ke kantor kelurahan setempat. Sekitar pukul 23.00 Wib, warga semakin ramai dan berteriak. 

Bukan hanya itu, warga mulai melempari rumah Meiliana. Kejadian itu pun meluas. Massa mengamuk membakar serta merusak sejumlah vihara dan klenteng serta sejumlah kendaraan di kota itu.
 
Peristiwa itu pun masuk ke ranah hukum. Meiliana dilaporkan ke polisi.  Komisi Fatwa MUI Provinsi Sumatera Utara membuat fatwa tentang penistaan agama yang dilakukan Meiliana.

Penyidik menetapkan Meiliana sebagai tersangka. Sekitar 2 tahun berselang, JPU menahan perempuan itu di Rutan Tanjung Gusta Medan sejak 30 Mei 2018. (mtc/fae)
Editor: Faeza

T#g:
Komentar
Selasa, 21 Agu 2018 23:33Berita Sumut

Kedatangan Kapolda Sumut Agus Andrianto Disambut Pj Gubsu

Kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH disambut Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara (Sum

Selasa, 21 Agu 2018 23:29Berita Sumut

Bupati Asahan Melantik Jabatan Sekertaris Daerah

Bupati Asahan drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP melantik Taufik Zainal Abidin Siregar memangku jabatan Sekertaris daerah, setelah selama kurun waktu tiga bulan lamanya Taufik ZA sebgai pelaksana tehnis

Selasa, 21 Agu 2018 22:59Nasional

Panglima TNI : Paskibraka 2018 Mampu Teruskan Estafet Perjuangan dan Kepemimpinan Bangsa

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2018 diyakini mampu meneruskan estafet perjuangan dan kepemimpinan bangsa di masa mendatang dalam rangka mengisi kemerdekaan dengan pembangunan nasional guna mewujudkan cita-cita luhur bangsa

Selasa, 21 Agu 2018 22:55Berita Sumut

Wakil Wali Kota & Unsur Forkopimda Takbiran di Balai Kota

Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah

Selasa, 21 Agu 2018 22:51Berita Sumut

ASN Pemkab.Asahan Qurban 95 Ekor Hewan Ternak Lembu dan 30 Ekor Kambing

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Asahan pada hari raya Idhul Adha 1439 H

Selasa, 21 Agu 2018 22:05Berita Sumut

Bus Sentosa Masuk Jurang Di Tobasa,8 Meninggal, 14 Selamat

Pencarian korban kecelakaan bus Sentosa yang terperosok kedalam jurang di Desa Lumban Rau Tengah diantara Kecamatan Habinsaran dan Kecamatan Nassau Km 24 25, Kabupaten Toba Samosir

Selasa, 21 Agu 2018 21:50Berita Sumut

BD Narkoba Diduga Berlindung Dibalik Kalapas

Proses pembinaan para narapidana nampaknya tak se seram yang dibayangkan. Apalagi terhadap para gembong narkoba perusak generasi bangsa, disebut-sebut kerap mendapatkan keistimewaan di Lapas Narkotika Klas III Langkat

Selasa, 21 Agu 2018 21:41Berita Sumut

Komisi A DPRD Medan BKOW Sumut Layak Pertahankan Lahan Wisma Kartini

Ketua Komisi A DPRD Medan,Andi Lumban Gaol SH menyampaikan dukungan sepenuhnya terhadap Badan Kerjasama Organisasi Wanita(BKOW) Sumut yang mempertahankan lahan Wisma Kartini,untuk tetap dijadikan sebagai tempat berhimpunya Organisasi Wanita di Sumut

Selasa, 21 Agu 2018 21:30Berita Sumut

PDAM Tirtanadi Sedekahkan 13 Ekor Lembu di Hari Raya Idul Adha 1439 H

Sambut Hari Raya Idul Adha 1439 H Tahun 2018 ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sedekahkan 13 ekor Lembu kepada masyarakat yang berada disekitar Sumber Air dan Instalasi Pengolahan Air PDAM Tirtanadi

Selasa, 21 Agu 2018 21:26Berita Sumut

Polda Sumut Tetapkan Dua Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) resmi menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan

Selasa, 21 Agu 2018 21:00Berita Sumut

Dua Pegawai BP2RD Gelapkan Uang Negara Rp 31 Juta

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya memberikan keterangan resmi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan terhadap dua pegawai Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Meda

Selasa, 21 Agu 2018 20:52Berita Sumut

Dinas Pariwisata Petakan Potensi Industri Kreatif di Medan

Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata tengah melakukan pemetaan potensi ekonomi kreatif di ibu kota Sumatra Utara ini

Selasa, 21 Agu 2018 19:05Berita Sumut

Dinas PPKB & PP PA Asahan Kurban Tiga Ekor Lembu

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB & PP PA) Kabupaten Asahan, dalam rangka menyambut kedatangan hari raya Idhul Adha 1439 H, menyembelih tiga ekor lembu yang berkualitas baik serta seh

Selasa, 21 Agu 2018 16:40Berita Sumut

Produksi Padi Sumut Diharapkan Capai 7 Ton/Tahun

Program Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) diharapkan dapat meningkatkan produksi padi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Produksi padi tahun 2017 yang mencapai 5,1 ton diharapkan terus meningkat menjadi 7 ton/tahun.

Selasa, 21 Agu 2018 16:00Berita Sumut

Protes Azan Hingga Picu Keributan, Meiliana Dihukum 18 Bulan Penjara

Perbuatan Meiliana ,44, yang memprotes suara azan hingga memicu kerusuhan SARA di Tanjungbalai pada dua tahun lalu diganjar dengan 1 tahun 6 bulan penjara. Putusan ini sama dengan tuntutan yang diajukan oleh tim JPU dari Kejari Tanjungbalai.

Selasa, 21 Agu 2018 15:30Berita Sumut

Pemprovsu Dukung Pengumpulan Koleksi Kayu Indonesia

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung kegiatan pengumpulan koleksi kayu yang ada di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi sumbangsih kepada berbagai kalangan termasuk akademisi, industri, dan masyarakat.