• Home
  • Berita Sumut
  • Ini Alasan Dirut PTPN II Batalkan SK Persetujuan Penghapusbukuan Tanah 106 Hektar

Ini Alasan Dirut PTPN II Batalkan SK Persetujuan Penghapusbukuan Tanah 106 Hektar

Faeza Kamis, 19 Juli 2018 19:25 WIB
Mtc/ist
Direktur Utama( Dirut) PTPN II, Ir Teten Jaka bersama dua anak buahnya mengaku dipanggil dan diperiksa penyidik Kejaksaan Agung( Kejagung) karena dianggap menghambat proses persidangan.
MATATELINGA, Medan: Direktur Utama( Dirut) PTPN II,  Ir Teten Jaka bersama dua anak buahnya mengaku dipanggil dan diperiksa penyidik Kejaksaan Agung( Kejagung) karena dianggap menghambat proses persidangan.

Karena panggilan tersebut, akhirnya Ir Teten langsung membatalkan SK Persetujuan Penghapusbukuan tanah 106 hektar eks HGU PTPN II.
  
Itu terungkap saat Dirut PTPN II Or Teten Jaka didengar keterangannya sebagai saksi dalam perkara terdakwa Tamin Sukardi,yang didakwa mengalihkan aset PTPN II di Pengadilan Tipikor Medan,Kamis(19/7)

Menurut Teten, sebelumnya Jaksa Penuntut Umum( JPU) Kejagung mendengar keterangan dua saksi dari PTPN II, yakni Direktur Operasi ( Dir.Op) Marisi Butar- Butar dan Kennedy selaku Kabag Hukum bidang Pertanahan

"Dua atau tiga hari pemeriksaan mereka di Pengadilan Tipikor Medan,saya turut dipanggil penyidik Kejagung untuk memberi keterangan, karena
keterangan dua staf PTPN II itu dianggap menghambat proses persidangan terdakwa TS," ujar Teten dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo. 

Namun Teten lupa nama penyidik Kejagung yang memanggil dan memeriksanya.
   
Dalam pemeriksaan penyidik Kejagung tersebut,akhirnya Dirut PTPN II itu membatalkan SK Persetujuan penghapus bukuan terhadap tanah seluas 106 hektar eks HGU PTPN II yang berlokasi di Pasar IV Desa Helvetia.

Padahal SK Persetujuan tersebut telah diterbitkannya pada 22 Desember 2017.

Dijelaskannya, pembatalan persetujuan tersebut berkat saran penyidik Kejagung bahwa diatas tanah seluas 106 hektar tersebut masih ada proses hukum.

" Ya pembatalan SK itu profesional saja," jelasnya.

Sebelum dipanggil penyidik Kejagung, Dirut PTPN II telah menerbitkan SK persetujuan Penghapusbukuan terhadap tanah eks HGU PTPN II seluas 106 hektar.Bahkan Dirut PTPN II mengakui sebelum menerbitkan SK tersebut telah minta Legal Opini ( LO) ke Kejaksaan Tinggi Sumut( Kejatisu) agar PTPN II mendukung melaksanakan putusan pengadilan yang memberi hak kepada 65 warga pemilik tanah 106 hektar tersebut

Kemudian PTPN II minta review kepada BPKP yang berkesimpulan Penghapusbukuan terhadap objek sengketa tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Kesaksian saksi itu membuat Tim penasihat Hukum terdakwa Tamin Sukardi terkejut." Apakah keterangan saksi ini dibawah tekanan atau dipengaruhi pihak lain, sehingga keterangannya berbalik 180 derajat," ujar Fachruddin Rifai.

Teten tetap menjawab pertimbangan pembatalan itu profesional." Ini deskresi direksi, saya siap bertanggung jawab atas keputusan yang saya ambil," ujar Teten berulang-ulang ulang.

Namun Teten mengakui pembatalan SK penghapusan bukuan dari daftar aset BUMN itu tanpa diikuti SK pembatalan. 

Sebelumnya JPU memeriksa dua pejabat PTPN II yakni Marisi dan Kennedy. Keduanya mengakui PTPN II telah menyetujui penghapusbukuan tanah seluas 106 hektar itu dari daftar aset PTPN II, karena sudah adanya putusan final dan mengikat. Bahkan persetujuan tersebut sudah disampaikan kepada Meneg BUMN .

Bahkan dua staf PTPN II menyebutkan tidak ada kerugian negara dari Penghapusbukuan tersebut.

Selain Ir Teten,juga didengar keterangan Misran Sasmita,selaku ahli waris pemilik Surat Keterangan Pembagian Tanah Sawah dan Ladang (SKPTSL) yang diterbitkan gubernur tahun 1954.

Menurut dia,tanah suguhan seluas 106 hektar di Desa Helvetia itu sempat dikuasai asing dan diklaim PTPN II sebagai pemilik. Namun saksi bersama 64 ahli waris lain terus berjuang merebut tanah tersebut.

" Saya sempat dipenjara 8 bulan karena didakwa menggunakan surat palsu.Tapi tuduhan tidak saya lakukan.Itu fitnah saja," ujar pria berusia 76 tahun tersebut.

Bahkan dari perjuangan saksi tersebut,MA  membebaskannya, karena saksi dianggap tidak bersalah.Disisi lain,MA memenangkan gugatan 65 ahli waris termasuk Misran.
Mujianto.
   
JPU Kejagung merencanakan mendengar keterangan Mujianto, Dirut.PT Agung Cemara Reality (ACR) selaku pembeli lahan 74 dari 106 hektar milik PT Erni Putra Terari (EPT).

"Kami akan membacakan BAP.Mujianto yang saat ini dalam DPO pak hakim," ujar JPU Salman.Selain Mujianto turut didengar keterangan Mustika Akbar selaku Dirut PT EPT. (mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:
Komentar
Senin, 22 Okt 2018 20:25Berita Sumut

Camat Kota Kisaran Timur Apresiasi Kinerja Polsek Kota

Camat kota Kisaran Timur Irwandi mengapresiasi kinerja kapolsek Kota Kisaran Iptu.Rianto,SH.MAP yang telah dapat memberikan pengayoman serta dapat mengeleminir gejolak yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kisaran kota, hal ter

Senin, 22 Okt 2018 18:36Berita Sumut

Gubsu Serahkan Tali Asih dan Penghargaan Kafilah MTQN XXVII, Harapkan Sumut Kembali Bangkit

Ukiran sejarah ditorehkan para kafilah Sumatera Utara (Sumut) pada perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Nasional (MTQN) XXVII 2018 dengan menempati peringkat tiga peraih medali terbanyak dari 34 provinsi. Capaian ini pun diharapkan mampu membangk

Senin, 22 Okt 2018 18:12Berita Sumut

Dua Babinsa Grebek Lokasi Pesta Narkoba di Medan, 23 Paket Sabu Diamankan

Dua Babinsa jajaran Kodim 0201/BS Medan berhasil mengamankan 23 paket sabu, dan satu butir ineks dari lokasi pesta narkoba di Jln Bajak I, Lingkungan 1, Kel. Harjosari 2, Kec. Medan Amplas, Kota Medan, Minggu malam (21/10/2018) pukul 20.55 Wib.

Senin, 22 Okt 2018 17:45Berita Sumut

Duh, Hanya Karena Persoalan Ini Sekeluarga di Tanjung Morawa Dibunuh

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto akhirnya memaparkan motif pembunuhan sekeluarga di Tanjung Morawa yang dilakukan tiga orang tersangka. Ternyata motifnya hanya karena persoalan sepele.

Senin, 22 Okt 2018 17:15Berita Sumut

Gubernur Ajak Anggota DPD RI Bersama-sama Membangun Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak seluruh anggota DPD RI asal Sumut untuk bersama-sama membangun daerah ini. Karena masih banyak persoalan yang ada di Sumut yang belum terselesaikan. Padahal, banyak sumber daya alam, namun belum diman

Senin, 22 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Pemprov Sumut-LIPIA Bicarakan Pengembangan Pendidikan Bahasa Arab di Sekolah

Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyambut baik kedatangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA). Salah satunya untuk membicarakan pengembangan pendidikan Bahasa Arab di sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMP dan SMA/SMK.

Senin, 22 Okt 2018 16:30Berita Sumut

Kapolda Sumut Buka Workshop Divisi Humas Mabes Polri di Medan

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto membuka workshop Penguatan Tim Media Sosial dan Media Online Wilayah Polda sumut di Emerald Garden jalan K.L Yos Sudarso, Senin (22/10).

Senin, 22 Okt 2018 16:00Berita Sumut

Selama 3 Pekan, 65 TSK Diamankan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu

Selama 3 pekan pihak Sat Reskrim Polres Labuhanbatu dibawah kepemimpinan AKP Teuku Fatir SH Sik ,mengungkap 56 kasus kejahatan yakni curas, curat dan curanmor dengan 65 orang tersangka.

Senin, 22 Okt 2018 15:48Berita Sumut

Grebek Gudang Pengoplos Gas Subsidi di Jalan Kompos, Polrestabes Medan Sita Puluhan Tabung Gas

Satreskrim Polrestabes Medan menggrebek gudang pengoplos gas di Jalan Kompos Gang Pribadi, Rabu (17/10). Dalam penggrebekan ini, polisi mengamankan dua orang pelaku dan menyita berbagai jenis tabung gas.

Senin, 22 Okt 2018 15:20Berita Sumut

Pejabat Pembuat Komiten Proyek Pengadaan Seragam SD Disdik Labusel Divonis Bebas

Satu dari dua terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan seragam SD Tahun Anggaran (TA) 2016 di Dinas Pendidikan (Disdik) Labuhan Batu Selatan (Labusel) divonis bebas.

Senin, 22 Okt 2018 15:02Berita Sumut

Eksepsi Kompol Fahrizal Ditolak Hakim, Sidang Tetap Dilanjutkan

Eksepsi (keberatan) atas dakwaan yang diajukan tim kuasa hukum Kompol Fahrizal akhirnya kandas. Majelis hakim yang diketuai Deson Togatorop menolak seluruh eksepsi mantan Wakapolres Lombok Tengah itu.

Senin, 22 Okt 2018 14:45Berita Sumut

Polsek Kutalimbaru Gelar Program Minggu Berkat

Kepolisian Sektor (Polsek) Kutalimbaru Polrestabes Medan kembali menggelar program unggulan bertajuk Minggu Berkat.

Senin, 22 Okt 2018 13:20Ekonomi

Harga Pakan Tinggi, Peternak Naikkan Harga Telur

Pelemahan mata uang rupiah belakangan ini mulai menekan pendapatan para peternak, khususnya para peternak ayam. Saat ini harga telur ayam di kisaran Rp 21 ribu per kg.

Senin, 22 Okt 2018 13:00Nasional

TNI Bantu Pasang Saluran Pipa Air Bersih dari Gunung Rinjani Sepanjang 6 Km

Pasca bencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu, telah mengakibatkan kerusakan dan kerugian berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya yaitu layanan air bersih de

Senin, 22 Okt 2018 12:58Ekonomi

Komisaris CIMB Niaga Resmi Undur Diri

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengumumkan telah menerima surat dari CIMB Group Sdn Bhd selaku pemegang saham pengendali CIMB Niaga mengenai pengunduran diri Dato' Sri Nazir Razak dari jabatannya selaku Presiden Komisaris CIMB Niaga. Pengunduran

Senin, 22 Okt 2018 12:56Ekonomi

IHSG Keok pada Perdagangan Sesi I, Nangkring di Level 5836

MATATELINGA, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan sesi I. Tercatat, IHSG ditutup turun 1,49 poin atau 0,18% ke 5836,24.Menutup perdagangan sesi I, Senin (22/10/2018),