Ini Hasil Gelar Perkara Dugaan Tangkap Lepas di Polres Asahan

amrizal Rabu, 14 Februari 2018 17:30 WIB
mtc/ist
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah melakukan gelar perkara yang menghadirkan Kapolres Asahan, Kobul Syahrin Ritonga, dalam dugaan "tangkap lepas" yang dilakukan Sat Narkoba Polres Ashan. Dalam gelar perkara itu, tim tidak ada menem
MATATELINGA, Medan: Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah melakukan gelar perkara yang menghadirkan Kapolres Asahan, Kobul Syahrin Ritonga, dalam dugaan "tangkap lepas" yang dilakukan Sat Narkoba Polres Ashan. Dalam gelar perkara itu, tim tidak ada menemukan praktik tangkap lepas yang dilakukan oleh Kapolres dan jajaran.

"Sudah kami lakukan gelar perkara kemarin Jumat (9/2). Hasilnya tidak ada penyimpangan," ucap Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, Rabu (14/2) siang.

Nainggolan menuturkan, dalam gelar perkara itu, tim melaksanakan delapan gelar yang diprasangkakan dugaan tangkap lepas. "Ada delapan semuanya yang digelar, hasilnya tidak ditemukan ada dugaan tangkap lepas seperti yang tuntutan para pendemo kemarin," kata Nainggolan.

Nainggolan menyebutkan, delapan perkara yang digelar itu bukan hanya kasus narkoba melainkan ada tindak pidana umum. "Saya tidak mengingat apa saja kedelapan kasus itu. Tapi intinya tidak semua narkoba," urai Nainggolan.

Jadi, sebut dia, setelah aksi demo masyarakat, Poldasu langsung bergerak cepat untuk menindaklanjuti. "Apapun laporan atau pengaduan, apalagi ada aksi demo kita langsung menindaklanjuti," tukas Nainggolan.

Gelar perkara ini sendiri dilaksanakan setelah aksi demo puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kumpulan Anak Perantau Asahan (KAPAS) menggeruduk Mapolda Sumut untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya kasus tangkap lepas terhadap bandar narkoba di wilayah hukum Polres Asahan.

Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan, tindakan yang dilakukan Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga terhadap dugaan kasus tangkap lepas terhadap bandar narkoba sudah tidak bisa ditolerir lagi dan berlawanan dengan program Kapolri serta Kapolda Sumut dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.

Ada empat kasus yang mereka sampaikan ke Kapolda Sumut yaitu terkait pemusnahan barang bukti 1,2 kilogram sabu di Polsek Simpang Empat, dimana dalam pemusnahan tersebut Polres Asahan tidak melibatkan tim Laboratorium Forensik Cabang Medan, sehingga sabu yang dimusnahkan tidak diuji terlebih dahulu dan diduga sabu yang dimusnahkan palsu. Kasus ini pun masih dalam penyelidikan Bidang Propam Polda Sumut.

Selain itu, massa meminta Kapolres Asahan untuk mempertanggung jawabkan bandar sabu Samsul alias Kecubung yang ditangkap pada 26 November 2017 lalu di rumahnya. Dimana Samsul ditangkap dengan barang bukti 2 paket besar atau sekitar 4 gram sabu dan timbangan elektrik. Bukannya dikenakan pasal bandar narkoba, melainkan Samsul direhabilitasi. (mtc/amr)
Editor: Faeza

T#g:gelar perkarKapolres AsahanPolda sumutPolres Asahantangkap lepas tersangka
Komentar
Rabu, 20 Feb 2019 11:53Berita Sumut

Komplotan Pencuri Mobil Diringkus Polisi

Unit Reskrim Polsek Delitua meringkus tiga kawanan pelaku pencurian kendaraan jenis mobil. Ketiga tersangka dilaporkan mencuri mobil Mitsubishi L 300 milik Robinta Sembiring Depari yang terparkir di depan warung kopi Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Lau Ci

Rabu, 20 Feb 2019 11:37Berita Sumut

Heboh di Kisaran Timur, Permen Buat Anak Tidur Berjam-jam

Camat Kisaran Timur Irwandi menghimbau kepada seluruh warganya untuk membeli jajanan anak khususnya jajanan jenis permen (bombon) yang banyak di jual di pasaran. Pasalnya ada jenis permen yang dijual di pasaran setelah di konsumsi mengakibatkan anak dapa

Rabu, 20 Feb 2019 10:09Berita Sumut

Pusaka Indonesia Duga Djarum Eksploitasi Anak untuk Promosi Rokok

Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) menuding pihak perusahaan rokok Djarum di duga telah melakukan eksploitasi terhadap setidaknya 23.000 anak usia 6-15 tahun yang mengikuti audisi beasiswa Djarum.

Rabu, 20 Feb 2019 09:54Ekonomi

Rupiah Terus Menguat di Level Rp14.040/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin menguat di pembukaan perdagangan hari ini. Rupiah kini berada di level Rp14.000-an per USD.

Rabu, 20 Feb 2019 09:39Lifestyle

Sekian Tahun Berlalu, Akhirnya Angkat Bicara, Deddy Corbuzier Ungkap Alasannya Bercerai

Deddy Corbuzier dikenal sebagai sosok yang jarang membicarakan kehidupan pribadinya di depan publik. Namun dalam sebuah acara, ayah satu anak itu justru membeberkan alasannya bercerai dengan Kalina Oktarani.

Rabu, 20 Feb 2019 09:24Lifestyle

Ingin Tau Suasana Dapur Gedung Putih AS, Yuk Intip Rahasinya

Anda tentu sudah tidak asing dengan sebutan White House atau Gedung Putih. Ya, kediaman enam lantai dengan luas tanah yang besar ini adalah pusat dari cabang eksekutif pemerintahan Amerika Serikat (AS). Tak hanya digunakan sebagai tempat kerja, Gedung Put

Rabu, 20 Feb 2019 09:09Lifestyle

Seks Bisa Jadi Penyelamat Pernikahan Kamu, Berikut 5 Alasannya

Bisa dibilang hubungan seksual menjadi unsur penting dalam keintiman dan keharmonisan sebuah rumah tangga. Seks adalah hal yang menyenangkan dan bisa menjadi penentu hubungan Anda.

Rabu, 20 Feb 2019 08:54Ekonomi

Harga Emas Meroket ke Level Tertinggi

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi selama 10 bulan terakhir.

Rabu, 20 Feb 2019 08:39Nasional

Viral, Peristiwa E-Tilang Menggelitik Warga Net

Penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang di Kota Solo, Jawa Tengah, membuat para pengguna jalan panik. Sistem baru tersebut telah menjerat beberapa pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Rabu, 20 Feb 2019 08:24Lifestyle

Viral, Kakak Rela Jual Adik Kandungnya Sendiri

Sebagai kakak beradik, sudah sepantasnya Anda saling menyayangi satu sama lain. Pasalnya kakak maupun adik adalah orang terdekat yang bisa membantu segala macam kesulitan yang sedang Anda hadapi.

Rabu, 20 Feb 2019 08:12Ekonomi

Perang Dagang AS-China Mereda Buat Dolar Melemah

Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan 19 Februari 2019. Kurs dolar AS justru melemah saat investor optimis perang dagang AS-China akan mereda.

Rabu, 20 Feb 2019 07:57Bola

Messi Tak Berkutik Lawan Lyon

Barcelona harus meraih hasil kurang menjanjikan ketika melakoni leg pertama babak 16 Besar Liga Champions musim 2018-2019. Melawan Olympique Lyon, "Blaugrana" julukan Barca harus puas bermain 0-0 hingga laga usai.

Rabu, 20 Feb 2019 07:32Bola

Pertandingan Liverpool vs Bayern Munich, Sama Kuat

Bermain di depan pendukung yang memadati Anfield membuat Sadio Mane dan kolega memulai laga dengan lebih percaya diri. Serbuan perdana Liverpool datang dari sayap kanan, di mana Alexander-Arnold mengirim umpan silang ke kotak penalti Bayern, namun bola be

Rabu, 20 Feb 2019 07:17Berita Sumut

Perayaan Imlek di Sekolah Global Prima Meriah

Perayaan Tahun Baru Cina yang ke 2570 berlangsung meriah di Sekolah Global Prima National Plus. Kegiatan tahunan yang dilaksanakan ini, bertujuan untuk mengintegrasikan rasa toleransi antar suku di lingkungan sekolah global prima.

Rabu, 20 Feb 2019 07:02Berita Sumut

Polisi Bantah Terjadi Penyekapan Asisten Rumah Tangga Asal Kupang di Medan

Beredar isu penyekapan asisten rumah tangga asal Kupang, Nusa Tenggara Timur bernama Cindy ,20, di Jalan Aceh Baru, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumut, dibantah Pihak kepolisian, Selasa (19/2/2019).

Selasa, 19 Feb 2019 22:52Berita Sumut

Komisi C : Minta PD Pasar Segera Akomodir Pedagang Belum Dapat Lapak

Komisis C DPRD Medan meninjau Pasar Marelan di Jalan Marelan Raya dan meminta PD Pasar untuk mendata kembali 57 pedagang pasar tradisional Marelan yang tidak mendapatkan meja atau lapak untuk berjualan.