MARHABAN YA RAMADHAN

Ini Jurus Pemkab Labuhanbatu Atasi Kelangkaan Gas LPG Subsidi

zulkifli Kamis, 06 Desember 2018 17:30 WIB
mtc/zul
Kabag Perekonomian Pemkab Labuhanbatu, Gargaran Siregar
MATATELINGA, Labuhanbatu : Kelangkaan gas 3 Kg bersubsidi sepertinya tidak pernah ada habis, Hal tersebut selain disebabkan oleh faktor produksi yang masih terbatas, juga dipengaruhi ulah pangkalan "nakal" dengan mendistribusi gas bersubisidi ke pengecer dan toko-toko, untuk itu Pemkab Labuhanbatu memiliki strategi untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji subsidi atau 3 Kg dengan mengeluarkan surat edaran keseluruhan agen dan pangkalan.


Kabag Perekonomian Pemkab Labuhanbatu, Gargaran Siregar,  Rabu (5/12/18) mengatakan, surat edaran yang di tandatangani Plt Bupati Labuhanbatu tertanggal 3 Desember 2018, Nomor/ 500/ 5046/ Ekon/ II/ 2018 tentang Pengunaan LPG bersubsidi 3 kg bagi rumah tangga dan usaha mikro di kabupaten Labuhanbatu telah di edarkan. 

"Kita sudah mengedarkan surat himbauan kepada seluruh stakeholder di labuhanbatu Mengacu pada Peraturan Presiden No. 104 tahun 2007 tentang penyediaan, Pendistribusian dan penetapan harga gas LPG bersubsidi tabung 3 Kg yang diperuntukan bagi rumah tangga dan usaha mikro, dalam surat edaran yang telah dikeluarkan, ada enam  poin yang disampaikan yang harus dilaksanakan oleh OPD, Camat serta Agen dan Pangkalan Gas LPG yang ada di kabupaten Labuhanbatu.,"sebutnya.


Poin pertama (1), LPG 3 Kg diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, yaitu keluarga kurang mampu atau masyarakat miskin dan usaha mikro. Dua (2), menghimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Labuhanbatu untuk tidak mengunakan LPG 3 Kg dan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mensosialisasikan kepada masing- masing jajarannya. Tiga (3), kepada para Camat dan Lurah/ Kepala Desa se- kabupaten Labuhanbatu agar menghimbau kepada pelaku usaha mikro yang ada di wilayah kecamatan yang memiliki Kekayaan Bersih Di Atas Rp. 50.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan di atas Rp. 300.000.000,- agar tidak mengunakan LPG bersubsidi 3 Kg. 

Empat (4), Kepada para Agen dan Pangkalan LPG 3 kg yang ada di kabupaten Labuhanbatu, agar memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Pangkalan dilarang mendistribusikan LPG bersubsidi 3 Kg langsung kepada PENGECER. b. Pangkalan wajib mengutamakan masyarakat di lingkungannya. c. Pangkalan dilarang keras mengecer keliling. d. Pangkalan dilarang menyalahgunakan isi tabung LPG bersubsidi. e. Pangkalan wajib menjual LPG bersubsidi 3 kg sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan dan menaati ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku. f. Pangkalan wajib mendistribusikan LPG 3 kg kepada masyarakat/ usaha mikro yang memiliki KTP/Kartu keluarga atau identitas lain yang disahkan oleh Lurah/ Kepala Desa atau usulan RT/RW/Kepala lingkungan setempat. g. Agen dan Pangkalan dilarang keras menjual LPG bersubsidi 3 kg keluar daerah kabupaten Labuhanbatu. h. Agen wajib mengawasi setiap Pangkalan. 


Lima (5), Setiap Pangkalan wajib memenuhi segala persyaratan baik fasilitas, peralatan dan keamanan lainnya seperti : a. Bangunan harus memiliki ventilasi yang cukup serta larangan merokok. b. Memasang papan nama pangkalan serta harga HET sesuai ketentuan agar dapat dilihat masyarakat. c. Menyediakan racun api, cap/stempel pangkalan, timbangan dan bak pendeteksi kebocoran tabung LPG 3 kg. 

"Dan keenam, semua agen dan pangkalan wajib mentaati Surat Edaran ini, dan apabila melanggar akan diberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, berikut inilah kutipan surat edaran yang telah ditandatangi Plt Bupati labuhanbatu," Ungkap Gargaran Siregar kepada wartawan di ruang kerjanya.

Disinggung perihal sanksi kepada para agen serta pangkalan yang nakal, Pemkab Labuhanbatu hanya bisa memberikan rekomendasi kepada pertamina untuk di tindak lanjuti, Pemkab Labuhanbatu juga sudah menyiapkan beberapa rencana strategis.

"Kelangkaan gas elpiji 3 kg bersubsidi ini sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah sendiri sudah berupaya maksimal untuk mengatasinya, kedepannya selain upaya-upaya yang telah dilakukan, kami juga telah menyusun beberapa rencana aksi baru yang sifatnya lebih persuasif," Pungkasnya.

Terkait kelangkaan gas LGP 3 Kg, tidak sedikit masyarakat miskin di Labuhanbatu, khususnya ibu-ibu rumah tangga mengeluh kelangkaan gas elpiji 3 kg. Bukan hanya langkah, namun juga memicu tingginya harga jual ditingkat pengecer, mulai dari harga Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu pertabung sejak sebulan terakhir.(mtc/zul)
Editor: faeza

T#g:MatatelingaSumutTerkiniTravelokakelangkaan gaspemkab labuhanbatu
Komentar
Sabtu, 25 Mei 2019 13:37Opini

Mengawasi Pemanfaatan Dana Desa

Dana desa sering menjadi topik pembicaraan di berbagai situasi dan kesempatan. Karena topik tentang dana desa ini sangat seksi ketika diperbincangkan, apalagi kepala desanya tertangkap tangan menggunakan dana desa untuk peruntukan yang tidak sesuai dengan

Sabtu, 25 Mei 2019 13:26Berita Sumut

Pabrik Plastik di Desa Sampali Terbakar

Sebuah pabrik plastik di Jalan Jati Rejo, Dusun II, Desa Sampali, Percut Sei Tuan mendadak terbakar, Sabtu (25/5/2019) sekitar pukul 01.00 WIB. Pabrik itu diketahui milik pengusaha bernama Fendi (34) warga Jalan Sabarudin, Kelurahan, Sei Rangas, Kecamatan

Sabtu, 25 Mei 2019 11:27Berita Sumut

Aliran Listrik Padam Di Pusat Perbelanjaan Kota Kisaran

Kembali terjadi pemadaman aliran listrik di kota Kisaran, Sabtu (25/5/2019), kali ini terjadi di pusat perbelanjaan tradisional Pajak Inpres jalan jalan Dipo / Listrik, akibat terjadi pemadaman arus listrik banyak pedagang mengeluhkan kinerja pihak PLN UL

Sabtu, 25 Mei 2019 09:15Nasional

Tidak Benar Provokator di Masjid Petamburan Anggota BAIS TNI

Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'. Informasi/ tulisan yang terdapat pada video tersebut menjelaskan adanya oknum TNI memprovokasi massa d

Sabtu, 25 Mei 2019 09:00Berita Sumut

Target Menuju Zero Smell | TobaPulp Lakukan Peremajaan Pabrik

PT Toba Putp Lestari, Tbk terus melakukan program berkelanjutan pada bidang manajemen pengolaan hutan lestari maupun pulp, untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial yang lebih baik.

Sabtu, 25 Mei 2019 08:45Lifestyle

Ingin Lebih Bersemangat Dalam Beribadah, Ini Doa Hingga Amalan Puasa Ramadhan Hari ke 20

Puasa Ramadhan sudah memasuki 10 hari terakhir, hendaknya lebih giat dalam meningkatkan amal ibadah

Sabtu, 25 Mei 2019 08:30Nasional

Kepala Bakamla Terima Audiensi DPP Geomaritim

Sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia yaitu negara maritim yang maju

Sabtu, 25 Mei 2019 08:15Internasional

Takjub, Wanita ini Terbangkan Pesawat dengan Kaki

Seorang wanita asal Arizona berhasil melewati segala rintangan agar dapat menjadi pilot berlisensi

Sabtu, 25 Mei 2019 08:00Nasional

Untuk Rekonsiliasi? Prabowo Diam-Diam Bertemu JK

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ternyata telah bertemu Wapres RI Jusuf Kalla pada Kamis 23 Mei 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 07:45Bola

Musim Panas 2019, Jose Mourinho Yakin Eden Hazard Tinggalkan Chelsea

Jose Mourinho ikut memberikan komentar mengenai masa depan salah satu mantan anak asuhannya

Sabtu, 25 Mei 2019 07:30Lifestyle

Kartika Putri Ungkap Sebelum Menikah dengan Habib Harus Penuhi 10 Syarat

Presenter Kartika Putri blakblakan mengungkapkan cerita di balik pertemuannya dengan sang suami

Sabtu, 25 Mei 2019 07:15Nasional

Lontarkan Batu Pijar, Gunung Agung Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali kembali erupsi. Kali ini erupsi terjadi

Sabtu, 25 Mei 2019 07:00Lifestyle

Tau Gak Sih Kapan Pertama Kali Hari Raya Idul fitri Dirayakan, Berikut Sejarahnya

Idul Fitri atau bisa disebut dengan Lebaran adalah hari di mana umat islam merayakan hari kemenangan

Sabtu, 25 Mei 2019 06:45Bola

Mariano Diaz Dibuang Real Madrid ?

Real Madrid melakoni kampanye mereka di musim 2018-2019 dengan performa yang benar-benar mengecewakan

Sabtu, 25 Mei 2019 06:30Bola

Milan Bidik Bintang Arsenal Untuk Memperkuat Pertahanan

Liga Italia musim 2018-2019 memang masih menyisahkan satu laga lagi, namun AC Milan nampaknya

Sabtu, 25 Mei 2019 06:15Nasional

Kecurangan Pilpres, Tim Hukum Prabowo-Sandi Ajukan 51 Bukti ke MK

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, mengaku telah melampirkan 51 bukti