Ini Motif Ayah Tiri di Langkat Tega Bunuh Anaknya yang Balita

faeza Jumat, 06 September 2019 15:37 WIB
Mtc/ist
Polisi akhirnya menguak motif seorang pria yang tega menganiaya dan membunuh anak tirinya yang masih berusia dua tahun di Langkat. Pelaku bernama Riki Ramadhan Sitepu (30) tega melakukan tindakan sangat sadis kepada M.Ibrahim (2) hanya lantaran kesal meli
MATATELINGA, Langkat: Polisi akhirnya menguak motif seorang pria yang tega menganiaya dan membunuh anak tirinya yang masih berusia dua tahun di Langkat. Pelaku bernama Riki Ramadhan Sitepu (30) tega melakukan tindakan sangat sadis kepada M.Ibrahim (2) hanya lantaran kesal melihat korban.

Sebagaimana diketahui, sebelum tewas, korban terlebih dahulu dipukuli, disundut rokok hingga digantung di dalam goni 

Kasatreskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa, mengatakan, motif pelaku menghabisi nyawa korban hanya karena kesal dengan tingkah laku anak tirinya tersebut.




"Biasalah kenakalan anak anak, kadang kadang seperti naik ke tempat tidur kesal (pelaku) dipukuli, kemudian main diluar rumah kesal dia dipukuli. Sering bikin berantakan kesal dia dipukuli," ujar Fathir,Jum'at (6/9)

Kekesalan itu lanjut Fathir diluapkan tersangka dengan tindakan penganiayaan yang sadis.

"Cuma cara mukulnya itu di sundut rokok, di pukul pakai kayu digantung (dengan goni) yang terakhir itu lah. Jadi kejadian ini sudah berulang ulang," sebut Fathir.

Fathir juga mengaku ibu kandung korban Sri Astuti (28) tak bisa berbuat banyak,  terhadap penyiksaan yang berujung kematian anaknya. Fathir juga belum memastikan apakah Sri Astuti dalam ancaman.




" Si ibu tak bisa berbuat apa apa. Kalau kondisinya inikan ditengah kebun karet jadi tak ada penghuni lain, Itu mereka itu aja di situ. Ya kalau (Sri Astuti) diancam belum (tahu) lah. Tapi yang pasti kondisinya ditengah hutan mungkin ngak bisa berbuat banyak," ungkap Fathir.

Namun Fathir membenarkan Sri Astuti ikut dalam proses penguburan jenazah ibrahim di sebuah lereng bukit  di Dusun I, Desa Ponco Warno Kecamatan Salapian.

" Kalau dari keteranganya  iya. Tapi untuk keterlibatannya masih kita dalami pemeriksaanya," beber Fathir 

Sebagaimana diberitakan Ibrahim tewas pada 
Selasa (27/8) sekitar pukul 17.00 setelah selama sepekan dianiaya ayah tirinya. Bocah dua tahun itu tewas di dalam sebuah goni yang digantung Riki di depan rumahnya usai melakukan penyiksaan. 




Setelah itu Riki mengubur balita malang itu disebuah lereng bukit dekat rumahnya lalu pada pada Rabu (4/9) polisi mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya bau menyengat di sekitar bukit dan langsung melakukan identifikasi.

Sejauh ini  untuk tersangka Riki  dijerat dengan  Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHPidana sub Pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal hukuman mati. (mtc/fae)

Editor: faeza

T#g:Ini Motif Ayah Tiri di Langkat Tega Bunuh Anaknya yang Balitapolres Langkatayah bunuh anak tiribocah dua tahun dibunuh ayah tiriLangkatMatatelingaTerkini
Komentar
Minggu, 22 Sep 2019 08:45Bola

Liga Italia 2019-2020, Sabtu 21 September 2019, ini Hasil Laganya

Pekan keempat yang berlangsung, Sabtu 21 September 2019 hingga Minggu

Minggu, 22 Sep 2019 08:30Ekonomi

Instagram Mulai Terapkan Batasan Usia Pengguna

Aplikasi berbagi foto ini telah mengeluarkan kebijakan baru pada aplikasinya. Ia memberikan batasan usia

Minggu, 22 Sep 2019 08:15Bola

Liga Inggris 2019-2020, Sabtu 21 September 2019, ini Hasil Laganya

Laga lanjutan pekan keenam Liga Inggris 2018-2019. Sejumlah pertandingan yang seru dan menarik tersaji semalam

Minggu, 22 Sep 2019 08:00Lifestyle

Kisah Misteri Dibalik Nikah Muda Febri

Menikah muda bukanlah hal yang sangat mudah. Mungkin ada pasangan yang nikah muda karena sudah merencanakannya

Minggu, 22 Sep 2019 07:45Bola

Kisrus di Real Madrid Semakin Memanas, Zidane Angkat Bicara

Ajang Liga Champions membuat kelanjutan karier Pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane

Minggu, 22 Sep 2019 07:30Lifestyle

Ini Doa Hingga Keutamannya Shalat Tahajud

Shalat yang hanya bisa dikerjakan pada sepertiga malam ini memiliki banyak keutamaan

Minggu, 22 Sep 2019 07:15Nasional

Maluku Diguncang Gempa 6,4 Magnitudo

Gempa 6,4 magnitudo guncang wilayah Maluku Tenggara Barat. Gempa tersebut dilaporkan terjadi, Minggu

Minggu, 22 Sep 2019 07:00Bola

Granda Petik Poin Penuh Usai Taklukkan Barcelona 2-0

Laga lanjutan Liga Spanyol 2019-2020. Granada memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 kala menjamu Barcelona

Sabtu, 21 Sep 2019 20:13Berita Sumut

MPW PP Sumut Persiapkan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Panitia Pelaksana Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Desa Bandar Khalipah Tembung terus di lakukan. Dimana setiap tahunnya Majelis Pempinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara dibawah komando H Kodrat Shah dan Sekretari H Ali Madhy telah men

Sabtu, 21 Sep 2019 20:05Berita Sumut

Penyambutan Dan Farewell Parade Kapolres Simalungun

Kapolres Simalungun dari AKBP. Marudut Liberty Panjaitan S.I.K, M.H kepada Kapolres yang baru AKBP. Heribertus Ompusunggu S.I.K, M.si berlangsung dengan hikmat dan penuh haru dari seluruh personil berserta seluruh jajaran Polres Simalungun.di Mapolres Sim

Sabtu, 21 Sep 2019 19:28Nasional

Komandan Task Force Briefing Peserta TNI dalam Latihan Staf Gema Bhakti 2019

Kolonel Inf Edwin Habel selaku Komandan Task Force Latihan Staf Gema Bhakti 2019 melaksanakan briefing kepada peserta TNI terkait pelaksanaan kegiatan latihan TNI dengan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat di Hotel Raffles Kuningan Jakarta. Sabtu 21/9/20

Sabtu, 21 Sep 2019 19:13Berita Sumut

Puluhan Ton Minyak Makan Tumpah ke Laut

Puluhan ton minyak makan milik PT Sinar Mas jenis Ekspor tujuan kemancanegara dikawasan Gudang 105 Pelabuhan Ujung Baru Belawan Kota Medan Propinsi Sumater Utara pada Sabtu pagi ( 21/09/2019) tumpah kelaut. Tumpahnya minyak makan tersebut membuat lawa law

Sabtu, 21 Sep 2019 18:45Berita Sumut

Lely Zailani Apresiasi DPR RI Tetapkan RUU Tentang PKS

Puluhan massa yang tergabung dalam gerakan masyarakat sipil Sumut melakukan aksi damai dan aksi teatrikal di Tugu Pos Lapangan Merdeka Medan, tentang Pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (GEMSU), Sabtu (21/9/2019) .

Sabtu, 21 Sep 2019 17:40Aceh

Kebakaran Hutan Bukan di Provinsi Riau Saja, Tetapi di Aceh Ada Juga Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan bukan saja terjadi di Provinsi Riau, tetapi di Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dua hektare lahan gambut terbakar dan hingga Sabtu(21/9/2019) api masih belum bisa dipadamkan

Sabtu, 21 Sep 2019 17:30Ekonomi

Perdagangan Emas Hantam Naik Rp 7000 Menjadi Rp763.000 per gram

Pada perdagangan, Sabtu (21/9/2019), harga emas Antam naik Rp7.000 menjadi Rp763.000 per gram dari harga sebelumnya Rp756.000 per gram

Sabtu, 21 Sep 2019 17:06Berita Sumut

Komplotan Bajing Loncat di Pintu Tol Mabar 2 Diringkus

Satu dari dua bajing loncat yang beraksi di dekat pintu Tol Mabar 2, pada Rabu (18/9/2019) lalu, akhirnya diringkus satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan