• Home
  • Berita Sumut
  • Jaga Netralitas, TNI Bakal Copot Baliho/Spanduk Calon Kepala Daerah di Kawasan Militer

Jaga Netralitas, TNI Bakal Copot Baliho/Spanduk Calon Kepala Daerah di Kawasan Militer

Faeza Sabtu, 06 Januari 2018 11:46 WIB
Mtc/ist
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono,
MATATELINGA, Medan:  Dalam menjaga netralitas TNI dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 khususnya di Sumatera Utara,  jajaran Kodam I/BB akan menurunkan baliho ataupun spanduk kandidat Bakal Calon Kepala Daerah yang berada disekitaran asrama, maupun markas militer. 

Hal ini disampaikan Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono, Sabtu (6/1/2018).

"Apabila ada baliho, spanduk, atau gambar bakal calon yang berada disekitar markas maupun asrama agar supaya ditertibkan," kata Edi.

Dia menjelaskan, hal itu dilakukan sesuai dengan instruksi yang kerap disampaikan oleh Pangdam I/BB diberbagai forum, termasuk di depan prajurit TNI. 

"Jadi perlu diketahui bahwa sesuai dengan yang sering disampaikan Bapak Pangdam dalam setiap kesempatan baik di depan media maupun forum-forum yang lain, termasuk apel pasukan. Beliau mengingatkan tentang netralitas TNI bahwa TNI khususnya Kodam I BB dalam pelaksanaan pilkada ini bersikap netral," ungkap Edi. 

Lanjut Kolonel Edi Hartono, apabila baliho dan spanduk dari Bakal Calon Gubernur atau Kepala Daerah berada di luar sekitar markas militer merupakan kewenangan pihak penyelenggara seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

"Ya kami menertibkan diseputaran sekitar markas, dan asrama militer. Diluar itu merupakan kewenangan dari penyelenggara pemilu," tutup Kapendam I/BB. (mtc/fae)
Editor: Faeza

T#g:Kapendam I/BBKodam I/BBKodam I BBKodam I?BBNetralitas TNIPilgubsutni
Komentar
Sabtu, 21 Apr 2018 10:15Nasional

Rumah Baca Baru untuk Anak-Anak Desa Limboro

Tak mudah bagi anak-anak Desa Limboro, Majene, Sulawesi Barat untuk dapat mengakses pendidikan yang baik. Sulitnya medan yang harus ditempuh untuk menuju pusat kabupaten membuat sebagian besar anak harus puas mengenyam pendidikan sebatas bangku sekolah me

Sabtu, 21 Apr 2018 08:55Lifestyle

Jadi Pacar Posesif Itu Gak Baik Loh! Please, Beri Ruang Untuk Orang Yang Kamu Sayang

Personal space dikenal sebagai elemen yang paling penting dalam suatu hubungan.

Sabtu, 21 Apr 2018 08:47Internasional

Avicii, Pelantun tembang 'Wake Me Up' Tewas di usia 28

Penyanyi, Disk Jockey (DJ) sekaligus produser asal Swedia Tim Bergling alias Avicii dikabarkan meninggal dunia di Muscat, Oman, Jumat (21/4).

Sabtu, 21 Apr 2018 08:38Nasional

Darmin Akan Gelar Rapat Pantau Harga Beras Sepekan Jelang Ramadhan

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan segera menggelar rapat seminggu sebelum ibadah bulan Ramadan untuk mengantisipasi harga beras yang hingga saat ini belum menuju Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sabtu, 21 Apr 2018 08:27Nasional

PLT Dirut Pertamina Jamin Ketersediaan BBM Selama Ramadhan Dan Lebaran

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati tak ingin melakukan perubahan drastis setelah mengemban jabatan barunya di perseroan. Dalam jangka pendek, Nicke ingin fokus menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama

Sabtu, 21 Apr 2018 08:26Berita Sumut

Apresiasi Kinerja Wali Kota Media DR Group Akan Beri Award

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi masuk satu dari 19 tokoh di Sumatera Utara yang akan mendapatkan award dari Media DR Group. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang telah dilakukan orang nomor satu di Pemko Medan

Sabtu, 21 Apr 2018 08:12Nasional

ICW: Pemilukada Lewat DPRD Tak Cegah Politik Uang

Peneliti Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Almas Sjafrina meragukan sistem pilkada melalui DPRD bisa menekan risiko dalam pelaksanaan pilkada langsung.

Sabtu, 21 Apr 2018 08:11Berita Sumut

Wali Kota Medan Terima Award Tokoh Peduli Panti Asuhan

Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S M.Si menerima Award Tokoh Peduli Panti Asuhan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Panti Sosial Asuhan Anak

Sabtu, 21 Apr 2018 08:05Nasional

AMAN: KPK Harus Awasi Sektor Kehutanan

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan pengawasan di sektor sumber daya alam, termasuk kehutanan. Sebab potensi korupsi di sektor tersebut cukup besar.

Sabtu, 21 Apr 2018 08:00Internasional

Larang Warga Palestina Dekati Gaza, Israel Sebar Poster

Israel dilaporkan menyebarkan poster di Jalur Gaza berisi peringatan kepada warga Palestina agar tidak mendekati pagar perbatasan.

Sabtu, 21 Apr 2018 07:53Berita Sumut

Obor Paskah Nasional Tiba di Medan

Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, menerima Obor Paskah dari Ketua Harian Paskah Nasional Pemprovsu

Sabtu, 21 Apr 2018 07:53Internasional

Warga Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel Di Gaza

Pasukan Israel menembak mati seorang warga Palestina di Jalur Gaza pada Jumat (20/4) waktu setempat. Juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, Ashraf al-Qudra, mengatakan bahwa pria bernama Ahmad Abu Aqel itu tewas akibat luka tembakan dari pasukan di

Sabtu, 21 Apr 2018 07:48Berita Sumut

Wali Kota Medan Tutup Diklat Pelayanan Publik Berorientasi Inovasi di lingkungan Pemko Medan

MATATELINGA, Medan:   Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S,M.Si diwakili Kepala Kaban Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM Lahum, SH.MH secara resmi menutup diklat pelayanan publik be

Sabtu, 21 Apr 2018 07:45Internasional

Moon Jae In: Korut Melunak, Program Nuklir Akan Dihentikan

Presiden Moon Jae-in mengklaim bahwa Korea Utara tak lagi menuntut penarikan pasukan Amerika Serikat dari Korea Selatan sebagai timbal balik denuklirisasi.

Sabtu, 21 Apr 2018 07:38Nasional

Panglima TNI : Kokohnya Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri Dapat Mewaspadai Dampak Global

Perubahan lingkungan strategis global diwarnai berbagai dinamika yang sangat sulit diantisipasi dampaknya, khususnya terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI

Sabtu, 21 Apr 2018 07:33Internasional

Pria Tertua Di AS Dihukum Mati Dengan Cara Euthanasia

Negara Bagian Alabama, Amerika Serikat mengeksekusi Walter Leroy Moody, 83 tahun, yang divonis bersalah atas pembunuhan seorang hakim federal dehgah bom pipa pada 1989.