• Home
  • Berita Sumut
  • Kandas di PN Medan, 4 Anggota DPRD Sumut Ini Kembali Prapidkan KPK di PN Jaksel

Kandas di PN Medan, 4 Anggota DPRD Sumut Ini Kembali Prapidkan KPK di PN Jaksel

faeza Jumat, 21 September 2018 18:31 WIB
mtc/ist
Juru bicara KPK, Febri Diansyah
MATATELINGA, Medan: Empat orang anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara yang telah diproses Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka telah mengajukan praperadilan di PN Jakarta Selatan. Sebelumnya, keempat anggota DPRD Sumut itu mempraperadilankan KPK ke PN Medan. Namun prapid mereka tidak dikabulkan.


Di PN Jakarta Selatan, persidangan telah dilakukan sejak Senin 17 September 2018 hingga hari ini, Jumat (21/9/2018)

Permohonan Praperadilan dilakukan oleh 4 tersangka korupsi DPRD Sumut, Arifin Nainggolan, Syafrida Fitri, Washington Pane dan Muhammad Faisal.

Dalam persidangan, Jumat tadi KPK menyampaikan Kesimpulan yang pada pokoknya dalam melakukan penyidikan terhadap 4 orang tersebut, KPK menegaskan telah memiliki bukti permulaan yang cukup di tingkat Penyelidikan, yaitu 450 dokumen atau surat dan bukti elektronik, serta keterangan 61 orang termasuk 4 pemohon.


Kemudian penyelidikan dilakukan sejak 5 Januari 2018, dan sesuai dengan ketentuan di Pasal 44 ayat (1) dan ayat (2) UU KPK ketika sudah ditemukan bukti permulaan yang cukup dapat dilakukan Penyidikan. Dalam kasus ini, penyidikan dilakukan pada tanggal 28 Maret 2018.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa dalam proses Praperadilan, KPK mengajukan sejumlah bukti, yaitu 100 bukti dokumen dan 1 orang ahli Hukum Acara Pidana.

"Ada 100 bukti dokumen yang diajukan diantaranya Surat Perintah Penyelidikan dan penyidikan, lembar disposisi Gubernur Sumut, Salinan rekomendasi DPRD Sumut, Surat Panggilan dan berita acara permintaan keterangan termasuk terhadap 4 pemohon, penetapan ketua pengadilan negeri medan, sejumlah putusan prapaeradilan," kata Febri lewat siaran pers KPK, Jumat (21/9/2018)


Ia menambahkan, KPK juga memberikan tanggapan pada 7 bukti tertulis yang diajukan oleh Pemohon. Pada prinsipnya KPK membantah argumentasi Pemohon seolah-olah mereka ditetapkan sebagai tersangka sebelum proses penyidikan. 

"Pandangan 4 tersangka dalam kasus ini yang mengatakan seharusnya KPK melakukan penyidikan terlebih dahulu, barulah kemudian menetapkan tersangka kami pandang hanya mengacu pada ketentuan umum di KUHAP dan hal tersebut sudah sering dijelaskan dan ditolak oleh sejumlah hakim di sejumlah putusan praperadilan," ujarnya.

"Karena Pasal 44 UU KPK mengatur secara khusus bahwa dalam hal ditemukan bukti permulaan yang cukup maka kasusnya dapat ditingkatkan ke Penyidikan. Hal ini merupakan ketentuan yang bersifat khusus (lex specialis) dari KUHAP," terang Febri.

Lebih lanjut, KPK meyakini seluruh alasan pemohon tidak berdasarkan hukum dan seharusnya ditolak. KPK percaya, Hakim praperadilan akan memutus berdasarkan fakta yang muncul di persidangan dan mempertimbangkan secara independen dan imparsial. Kasus yang sedang ditangani KPK ini bisa disebut sebagai salah satu bentuk korupsi masal yang terjadi di DPRD. 

"Sampai saat ini, dalam 3 tahap proses, sekitar 50 anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara telah diproses oleh KPK," jelas Febri.

Terkait pengembalian uang, penyidikan kasus ini terus berjalan. Hingga saat ini sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumut telah mengembalikan uang yang pernah diterima sebelumnya dengan total Rp7,15 Milyar. 

Pengembalian dilakukan selama 88 kali, diantaranya ada yang mengembalikan secara bertahap atau lebih dari 1x pembayaran. Kisaran nilai pengembalian secara mencicil tersebut mulai dari Rp500rb, 2,5 juta, 50 juta, 100 juta hingga 400 juta. 

Seluruh uang yang dikembalikan tersebut disita KPK dan menjadi bagian dari pemberkasan perkara. 

Meskipun pengembalian uang yang pernah diterima tidak menghapus pidana, namun KPK menghargai hal tersebut dan tentu akan diperhitungkan sebagai faktor yang meringankan. 

"Kami ingatkan kembali pada seluruh pihak yang pernah menerima uang terkait kasus ini, ataupun kasus lain yang diproses KPK agar segera mengembalikan uang tersebut ke Negara melalui KPK. Sikap koperatif terhadap proses hukum akan lebih baik bagi penanganan perkara dan kepentingan tersangka sendiri," tegas Febri. (mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:4 Anggota DPRD SumuBerita MedanBerita SumutkorupsiMatatelingaMedanPN MedanSumutTerkini
Komentar
Minggu, 24 Feb 2019 10:46Berita Sumut

Camel "Petir" Ingin Berbagi dan Berjuang untuk Rakyat

Jelang masa kampanye Pileg dan Pilpres 17 April 2019 mendatang, Caleg DPR RI, Dapil Sumut 1 dari partai Golkar, Camellia Panduwinata Lubis akan melaksanakan ibadah umroh pada tanggal 25 Februari hingga 5 Maret 2019.

Minggu, 24 Feb 2019 10:33Internasional

Tembus Blokade Pemerintah Venezuela, AS Kirimkan Bantuan Kemanusian

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengumumkan pengiriman bantuan kemanusiaan pertama telah tiba di Venezuela dari perbatasan selatan dengan Brazil.

Minggu, 24 Feb 2019 10:18Nasional

Terkait Kebakaran Kapal Nelayan, 7 Orang Saksi Diperiksa

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyebutkan polisi telah memeriksa tujuh tujuh orang saksi terkait kebakaran besar yang menghanguskan 18 kapal di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Minggu, 24 Feb 2019 10:03Lifestyle

AS Ciptakan Robot Karena Kesulitan Cari Tenaga Kerja, Bagaimana Dengan Tanah Air

Industri pertanian dan agraria dunia diprediksi akan segera mengalami revolusi secara besar-besaran.

Minggu, 24 Feb 2019 09:30Internasional

Sejarah Terciptanya Angka Nol Hingga Kisah Revolusi Matematika di India

Seperti China, sejak lama India telah mendapatkan manfaat besar dari desimal atau sistem bilangan yang menggunakan basis sepuluh.

Minggu, 24 Feb 2019 08:52Nasional

Bolos Hamir 3 Bulan, Oknum ASN Dipecat

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama membenarkan bahwa Hayati Syafri diberhentikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Minggu, 24 Feb 2019 08:37Nasional

Terlibat Pesta "Kaca", 3 Oknum Polri dan 1 Wanita Mendekam di Balik Jeruji Besi

Ditresnarkoba Polda Sulsel mengungkap penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang melibatkan tiga anggota Polri dan satu perempuan.

Minggu, 24 Feb 2019 08:22Ekonomi

WOW1 Ditengah Kisruh Perang Dagang, China Beli Produk AS, Kok Bisa...

Negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dengan Republik Rakyat China mendekati tahap akhir.

Minggu, 24 Feb 2019 08:07Lifestyle

Pentingnya Pendidikan, Pernah Drop Out, 5 Orang Sukses ini Kuliah Kembali

Dunia profesional tidak kekurangan tokoh sukses yang drop out dari universitas; Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Steve Jobs adalah beberapa contoh yang paling sering disebut dan pilihan hidup mereka ini kerap ditiru oleh mahasiswa-mahasiswa yang mengidola

Minggu, 24 Feb 2019 07:52Nasional

Orang Terkaya Nomor Satu Dunia ini Berikan Tips Kehidupan

Selain menjalankan yayasan amal swasta terbesar di dunia, Bill dan Melinda Gates adalah orang tua yang memiliki tiga anak yaitu, Jennifer (22), Rory (19), dan Phoebo (16).

Minggu, 24 Feb 2019 07:37Nasional

Halangi Jalur Lintas Pejalan Kaki, Laki - Laki ini Sontak Viral

Belum lama ini, beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan ketika seorang laki-laki menginjak bagian atas mobil berwarna putih yang menghalangi sebagian jalur pejalan kaki atau zebra cross di sebuah jalan raya.

Sabtu, 23 Feb 2019 23:37Lifestyle

WOW! Luar Biasa, Siswa Farmasi Rakit Robot

Belajar tentang robotik tidak selalu menyulitkan. Pada orang-orang tertentu membuat program dan merakit bagian robot bisa menjadi kegiatan menyenangkan. Hal inilah yang dirasakan oleh seorang anak bernama Serlina.

Sabtu, 23 Feb 2019 23:29Lifestyle

Tidur Saat Rambut Basah Bisa Terkena Penyakit "Mematikan" Loh...

Mandi dan keramas di malam hari setelah seharian bekerja menjadi salah satu kebiasaan banyak orang. Badan yang lelah dan lengket dipenuhi keringat bakal kembali segar seusasi mandi.

Sabtu, 23 Feb 2019 23:24Lifestyle

Ingin Selalu "On" di Ranjang, Berikut 3 Obat Kuat dengan Bahan Alami

Semua pria tentu ingin terlihat gahar dan greng saat berada di atas ranjang. Namun sayangnya, masih banyak orang yang nekat menggunakan obat kuat berbahan kimia yang memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Sabtu, 23 Feb 2019 23:13Berita Sumut

Wali Kota Harap 197 Peserta Ujian Diterima Jadi PPPK

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH meninjau pelaksanaan ujian penerimaan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Binaan Provinsi Sumut, Jalan Karya Dalam, Kelurahan Karang Beromba

Sabtu, 23 Feb 2019 23:07Nasional

TNI Siapkan Pasukan dan Pompa Air di Lokasi Karhutla

Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menyiapkan dan menambah pasukan untuk menjaga titik-titik api dan penindak kebakaran seperti pompa air berkemampuan tinggi untuk bisa dioperasikan di lokasi Karhutla, sehingga apabila ada potensi kebakaran segera akan