• Home
  • Berita Sumut
  • Kasus Kepemilikan 39 Kg Sabu, 6 Terdakwa Tak Jadi Jalani Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kasus Kepemilikan 39 Kg Sabu, 6 Terdakwa Tak Jadi Jalani Hukuman Penjara Seumur Hidup

Faeza Kamis, 07 Desember 2017 07:00 WIB
mtc/fae
Enam pelaku perantara kurir 39,2 Kg sabu internasional lolos dari hukuman seumur hidup dalam putusan majelis hakim yang berlangsung, Rabu (06/12) sore. Dalam putusan majelis hakim yang dibacakan oleh dua Ketua majelis hakim yang berbeda menghukum para pel
MATATELINGA, Medan: Enam pelaku perantara kurir 39,2 Kg sabu internasional lolos dari hukuman seumur hidup dalam putusan majelis hakim yang berlangsung, Rabu (06/12) sore. Dalam putusan majelis hakim yang dibacakan oleh dua Ketua majelis hakim yang berbeda menghukum para pelaku dengan hukuman bervariasi.

Ketua Majelis Hakim Erintuah menghukum Mulyadi, Saipul, Dedy dan Andre Maulana dengan masing-masing terdakwa selama 20 tahun penjara.

Sedangkan untuk kedua terdakwa lainnya dalam berkas terpisah yakni Zakaria dihukum 16 tahun penjara denda Rp 1 Milyar subsidair 6 bulan kurungan sedangkan Harizal dihukum 18 tahun penjara dan denda Rp 1 milyar subsidair 6 bulan kurungan oleh Ketua Majelis Hakim Johni Simanjuntak.

Namun sebelum menjatuhkan putusan satu dari enam terdakwa yang diadili, Ketua Majelis Hakim Johni Simanjuntak dalam pertimbangan menyebutkan Zakaria tidak terkait dengan jaringan sabu internasional dengan barang bukti 30 Kg yang diungkap oleh tim BNN di Jalan Medan-Binjai.

Sementara itu usai pembacaan putusan, Muhammad Habibi selaku tim penasehat hukum menyatakan pikir-pikir terhadap Saipul, Dedi dan Harizal sedangkan untuk Zakaria langsung banding.

Sedangkan dua terdakwa lainnya yakni Mulyadi dan Andre Maulana melalui penasehat hukumnya juga menyatakan pikir-pikir.

Pada kesempatan yang sama, JPU dari Kejari Medan, Joice V Sinaga menyatakan banding atas putusan majelis kepada enam terdakwa.

Diluar persidangan, Muhammad Habibi selaku penasehat hukum  Saipul, Dedi, Harizal dan Zakaria sangat keberatan dengan tuntutan maupun putusan majelis hakim. Muhammad Habibi yang disapa Habib ini menjelaskan bahwa dari fakta persidangan tidak terbukti ada pemufakatan jahat.

Ia menjelaskan bahwa Zakaria sama sekali tidak mengetahui isi tas yang dibawa oleh Habibi (DPO). Habibi merupakan abang kandung dari Zakaria. Karena ia menumpang di rumah abangnya dikawasan Jalan TB Simatupang Sunggal dan selain itu ia tidak mengetahui apa isi tas yang dibawa habibi.

"Keganjilan lainnya, kunci lemari maupun ribuan butir pil sebanyak 3702 butir ekstasi yang ditemukan tidak ada kaitan dan bahkan dari hasil laboratorium menyebutkan tidak seluruh ekstasi,"sebut Habibi.

Begitu pula saat pengrebekaan petugas BNN, tidak hanya Zakaria semata akan tetapi ada beberapa orang lainnya yakni Rahmat Maulana, Hendra dan Safrizal.

Namun ketiganya dibebaskan oleh semasa penyidikan, yang hingga saat ini kita tidak mengetahuinya. "Kita tidak tahu apa alasannya namun ketiganya dibebaskan. Masih menurut Habibi, keganjilan lainnya, sekaitan pemufakatan jahat antara Dedi dengan Harizal juga tidak bisa diungkapkan dan ini terungkap dalam pengadilan.

Begitu pula saat pengrebekan di rumah Harizal yang tak lain abang kandung dari Dedy berkas terpisah ini, waktu petugas menemuka satu kilo sabu dan 7kilo sabu di dalam mobilnya.

Anehnya lagi, saat dibawa oleh pihak Petugas BNN ke kantor BPBD Sumut untuk pemeriksaan, Harizal dibawa oleh kenderaan lainnya dan bukan dibawa didalam mobilnya.

Selain peristiwa penangkapan Riswan dan Mulyadi dikawasan Jalan Gatot Subroto Medan-Binjai, dimana dalam penangkapan yang menewaskan Riswan tidak ada rangkaian pemufakatan jahat.

Sebab para pelaku ditangkap dilokasi terpisah dan tidak ada bukti yang menguatkan pemufakatan dalam transaksi maupun peredaran sabu yang informasinya jaringan Malaysia, Aceh dan Medan ini. (mtc)
Editor: Faeza

T#g:PN MedanPenjara seumur hidupkurir narkoba
Komentar
Rabu, 24 Okt 2018 00:19Berita Sumut

Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 71

Pemerintah Kabupaten Karo laksanakan puncak peringatan Hari Koperasi ke 71 Kabupaten Karo Tahun 2018 , yang dilaksanakan di Sibayak Hotel Berastagi, Selasa (23/8/2018). Pucak peringatan hari koperasi ke 71 ini mengambil tema Penguatan Koperasi mendorong

Selasa, 23 Okt 2018 23:56Berita Sumut

Doorr!! Perampok Sadis Dua Gadis Ditembak

Peluru personel Tim Pagasus Polsek Patumbak menembus betis kaki satu dari tiga pelaku perampokan dua wanita di Jalan Sisingamangaraja Medan

Selasa, 23 Okt 2018 23:33Bola

Kenapa Keita Akui Terbebani Gunakan Nomor Gerrard

MATATELINGA, Liverpool: Sebagaimana diketahui, Keita resmi menjadi bagian dalam skuad Liverpool pada bursa transfer musim panas 2018. Manajemen The Reds - julukan Liverpool - berhasil mendaratkan Keita dari RB Leipzig dengan mahar mencapai 60 juta euro a

Selasa, 23 Okt 2018 23:03Berita Sumut

Berbaur, Kapoldasu Santap Makan Malam dan Hibur Seribuan Supir Angkot

Tidak sekedar tatap muka, silaturahmi seribuan supir angkot dengan Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto juga diselingi dengan makan malam bersama.

Selasa, 23 Okt 2018 22:40Berita Sumut

Langsung Tatap Muka, Para Supir Angkot Ini Tak Sungkan Rangkul Kapoldasu

Selamat datang pahlawan transportasi, selamat datang di rumah rakyat. Inilah ungkapan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto SH menyambut kedatangan sopir angkot, taxsi dan nahkoda Kapal se Sumatera Utara di Mapolda Sumut, Selasa (23/10/2018).

Selasa, 23 Okt 2018 20:19Berita Sumut

Buntut Pembakaran Bendera Tauhid, GNPF Sumut Dukung Pembubaran Banser

Lantaran anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafadz tauhid bertepatan di Hari Santri di Garut pada Minggu (21/10), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumate

Selasa, 23 Okt 2018 18:30Berita Sumut

Oknum Polisi Penista Agama Diserahkan Ke Kejari Asahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menerima pelimpahan tahap dua berupa tersangka dan barang bukti kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad melalui akun media sosial (medsos) Facebook dengan tersangka Aipda Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem (4

Selasa, 23 Okt 2018 18:10Nasional

TNI Bersihkan Area Likuifaksi di Balaroa

Kegiatan clearing lokasi di Balaroa bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma masyarakat, karena kalau kita biarkan rumah-rumah masih hancur, masyarakat yang datang untuk melihat akan merasa trauma berkepanjangan.

Selasa, 23 Okt 2018 17:55Berita Sumut

Walikota Medan Diharapkan Dukung Pedagang Pasar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Umardin Lubis, minta dukungan penuh Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi agar seluruh tenaga kerja baik formal maupun informal yang ada di Kota Medan pes

Selasa, 23 Okt 2018 17:30Berita Sumut

Ijeck Minta Target 10.500 Hektar Peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat Terwujud

Target peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018 seluas 10.500 hektar diharapkan segera terealisasi. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder terkait diminta bersinergi dan berkolaborasi melakukan upaya per

Selasa, 23 Okt 2018 17:07Berita Sumut

Poldasu Secepatnya Limpahkan Sukran Tanjung ke Jaksa

Kasus Sukron J Tanjung yang ditangani oleh Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut secepatnya dilimpahkan ke Kejaksaan. Sebab, berkas mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) itu telah dinyatakan lengkap (P-21).

Selasa, 23 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Kendalikan Peredaran Narkoba, Napi Lapas Tanjung Gusta Dihukum Mati

Egah Halim, narapidan Lapas Tanjung Gusta Medan diganjar pidana mati dari majelis hakim PN Medan. Ia terbukti mengendalikan narkotika jenis pil ekstasi dari dalam Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Selasa, 23 Okt 2018 16:59Nasional

TNI Gelar Lomba Menggambar Bagi Anak-Anak Pengungsi Sulteng

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin Lettu Inf Sahang dan Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostrad dipimpin Kapten Inf Nur Cahyo, men

Selasa, 23 Okt 2018 16:54Nasional

TNI Bantu Bangun Rumah Warga di Desa Senayan Sumbawa Barat

Pasca bencana gempa berkekuatan 7.0 skala richter pada 5 Agustus 2018 lalu, tidak hanya menghancurkan bangunan maupun infrastruktur yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, namun juga sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ikut terkena da

Selasa, 23 Okt 2018 16:44Berita Sumut

PNS TNI Wilayah Medan Ikut Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat

Sebanyak 56 orang PNS TNI Wilayah Medan mengikuti seleksi Ujian Dinas Tk I dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat Tingkat Sarjana di Aula Transito Ajendam Jalan Abdul Manaf Lubis, Gaperta Medan

Selasa, 23 Okt 2018 16:36Berita Sumut

Istri Seharusnya Disayangi, Oknum PNS Dinas Kehutanan Sumut Malah Menganiaya

Unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan penangkapan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kehutanan Sumut, berinisial ND ,54, warga Jalan Bajak V Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas.