• Home
  • Berita Sumut
  • Kejadian Lagi, Debt Collector Aniaya dan "Tunjang" Konsumen Hingga Luka di Kepala

Kejadian Lagi, Debt Collector Aniaya dan "Tunjang" Konsumen Hingga Luka di Kepala

Mtc/rel Senin, 11 Februari 2019 20:16 WIB
Ilustrasi/net
Ilustrasi pemukulan
MATATELINGA, Medan : Terjadi lagi di Medan, kasus penganiayaan yang dilakukan debt colector leasing FIF Jalan Kapten Muslim Medan berinisial  DCN kepada salah seorang isteri konsumen Nelly Gustina ,40, di depan rumah konsumen, Kamis (7/2/2019).

Kepada sejumlah wartawan, korban Nelly Gustina didampingi suami JP Pardede, Senin (11/2/2019) menyampaikan bahwa kasus penganiayaan yang mengakibatkan luka bengkak di kepala sebelah kanan telah dilaporkan ke Polsek Deli Tua dengan nomor STTLP/163//II/2019/SPKT/SEKTA DELTA pada tanggal kejadian penganiayaan Kamis (7/2/2019) dan surat laporan ditandatangani oleh Aiptu Suratma P.


Lebih lanjut korban menceritakan kasus penganiyaan yang dialaminya bermula pada saat debt Collect atas pelaku datang ke rumah dan menagih cicilan kredit multiguna FIF yang terakhir kalinya dan baru jatuh tempo 1 hari dari tanggal yang disepakati (tanggal 6 setiap bulannya selama 6 bulan). Karena sikap pelaku yang kurang sopan, akhirnya korban menyahut dan mengatakan bahwa untuk pembayaran terakhir biar kami saja yang datang ke kantor sekalian ambil BPKB.

"Si penagih dari FIF tidak terima dan tetap ngotot harus dibayarkan, padahal baru jatuh tempo 1 hari dan kami sudah berniat untuk membayar langsung ke kantornya. Ini kan rumahnya, ngapain harus ke kantor lagi," demikian dipaparkankorban.


Karena tetap tidak percaya akan kami bayar, kata korban lalu saya mengusirnya dan mengatakan suami saya sedang kerja, cari dia saja. Karena merasa tidak berhasil menagih dan tidak puas ia langsung mengeluarkan kata-kata ancaman. "Kalau laki-laki tadi sudah kutendang kau," begitu hardikan si pelaku.

Lantas, saya mengejar dan memegang dagu dan wajahnya sambil memegang kain pel. Tiba-tiba kain pel terjatuh dan saya berusaha untuk mengambilnya. Disaat jongkok itu pelaku langsung menendang kepala saya dengan sepatunya dan berusaha lari. Karena kesal, saya melemparnya dengan helmnya sendiri dan menendang sepeda motornya sampai jatuh.


"Merasa tidak puas menendang kepala saya, si penagih tadi mau memukul saya untuk kedua kalinya, tapi terlanjur dilerai oleh tetangga bernama Raja. Kalau tidak dilerai mungkin ia akan melukai saya lagi. Pasca penganiyaan itu, oknum debt collect FIF itu masih berteriak keras-keras menyuruh membayar tagihan terakhir kami," katanya.

Akibat dari tendangan si pelaku penganiayaan ini, lanjut korban kami langsung melaporkan kejadiannya ke Polsek Deli Tua dan berharap ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum termasuk dari perusahaan FIF yang mempekerjakan pegawai tukang pukul dan menganiaya ibu rumah tangga.


Di tempat terpisah, pemeriksa laporan korban di sentra Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Deli Tua Bripda Dian menyampaikan bahwa laporan ibu terus berlanjut.

"Proses hukumnya terus berlanjut dan dalam waktu dekat kita memanggil dan memeriksa pelaku penganiayaan atas nama pelaku DCN," kata Bripda Dian.


Selain menempuh jalur hukum, korban dan suaminya juga akan melakukan upaya lain dalam memberikan efek jera terhadap perusahaan FIF agar ke depan tidak lagi memperkerjakan tukang pukul atau tukang aniaya perempuan (ibu-ibu) yang sebenarnya tidak berdaya dalam menghadapi perlakuan seperti itu.

Sementara itu, suami korban JP Pardede menyampaikan bahwa DCN ini memang tidak pernah bersikap sopan dan selalu memaksa dalam situasi dan kondisi konsumen yang sudah memohon diberikan tenggat waktu sekalipun.


"Yang jadi pertanyaan bagi saya adalah apakah jatuh tempo satu hari langsung ditangani debt collector? Padahal, kami sudah berniat untuk segera melunasinya langsung ke kantor FIF karena ini cicilan terakhir agar kami bisa langsung ambil BPKB-nya. Akan tetapi dengan kejadian penganiayaan ini kami akan menempuh jalur hukum dan jalur lainnya untuk keadilan dan kebenaran," tandasnya.

Anggota DPRD Medan Drs Wong Chun Sen juga angkat bicara dengan kasus penganiayaan debt colector ini. Hari ini korbannya seorang ibu rumah tangga, besok lusa akan ada lagi kejadian serupa terulang.


"Ini negara hukum bukan negara bar-bar yang dengan sesuka hati melakukan penganiyaan. Masih ada cara-cara yang lebih sopan dan tidak perlu harus melukai orang lain dalam hal penagihan hutang piutang, jangan samakan semua orang dalam hal ini. Kalau konsumennya kooperatif tidak perlu harus bertindak kasar," kata Wong Chun Sen.

Langkah yang ditempuh korban segera melapor ke Polsek setempat, kata Tarigan sudah sangat tepat. 


"Aparat kepolisian yang menangani kasus ini juga jangan berat sebelah. Hari ini pemukulan terhadap ibu rumah tangga, besok lusa bisa saja keluarga kita yang terkena hal serupa. Semoga hal-hal seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari. Pelaku harus ditindak sesuai hukum yang berlaku dan perusahaan leasing harus selektif dalam menempatkan orang-orangnya di lapangan," tegasnya.

Editor: Amrizal

T#g:Debt CollectDonny Christiani NainggolanFIFpemukulanpenganiayaan
Komentar
Sabtu, 23 Feb 2019 14:10Berita Sumut

Ini Identitas dan Peran 4 Pelaku Yang Aniaya Hingga Tewas Dua Pria di Unimed

Polrestabes Medan akhirnya memaparkan secara resmi penangkapan 4 orang pelaku penganiayaan terhadap dua pria hingga tewas di Unimed pada Selasa (19/2) kemarin. Keempat pelaku yang diringkus merupakan petugas keamanan di kampus yang berada di Jalan Willie

Sabtu, 23 Feb 2019 09:15Berita Sumut

Hadiri Silaturahmi Akbar Masyarakat Melayu, Soekirman Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman dan Wabup H Darma Wijaya menghadiri acara Silaturahmi Akbar Masyarakat Melayu Kabupaten Serdang Bedagai di Lapangan Replika Sultan Serdang Kecamatan Pegajahan, Jumat (22/2/2019).

Sabtu, 23 Feb 2019 09:00Berita Sumut

Tim Prabowo-Sandi Targetkan 65 Persen Peroleh Suara di Sumut

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mentargetkan 65 persen suara untuk Prabowo-Sandi di Sumatera Utara. BPN yakin target ini tercapai lantaran Sumut merupakan salah satu lumbung suara Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut

Sabtu, 23 Feb 2019 08:38Berita Sumut

Soal Lahan Prabowo di Aceh, Ini Tanggapan Mantan Wagub Aceh

Mantan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf memberikan komentarnya terkaitahan yang dikuasai Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto di Aceh Tengah seluas 120 ribu hektar. Dia mengatakan sekitar 30 persennya sudah dihuni warga setempat.

Sabtu, 23 Feb 2019 08:16Berita Sumut

Di Medan, Capres Prabowo Singgung Soal Pemindahan Ibu Kota

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, sejak Jumat (22/2) malam kemarin berkunjung ke Sumatera Utara. Mengawali kunjungannya di Medan, Prabowo bertemu warga Tionghoa di Gedung Selecta, Jalan Listrik, Medan. Di hadapan sekitar 1.500 undangan, mant

Sabtu, 23 Feb 2019 08:10Nasional

Pemilu 2019, Ridwan Kamis Tegaskan Menangkan Jokowi-KH Ma'ruf

Di sebuah warung di Jalan Terusan ABC, Kota Bandung, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bertemu dengan Tim Pengarah TKD Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sabtu, 23 Feb 2019 07:55Lifestyle

Sophia Latjuba Banjir Pujian Netizen, Usai Foto Seksinya Beredar Luas

Artis peran Sophia Latjuba kembali memperlihatkan pose seksinya melalui media sosial, Jumat (22/2/2019).

Sabtu, 23 Feb 2019 07:40Lifestyle

Viral, Selebgram Bohai Salmafina Sunan Lepas Hijab Usai Cerai Hingga Pamer Kekasih Baru

Selebgram Salmafina Sunan kini mulai terang-terangan mengenai statusnya yang sudah tak jomblo lagi.

Sabtu, 23 Feb 2019 07:25Nasional

Tragis, Suami Tega Bunuh Istrinya Sedang Hamil Tua Sontak Gegerkan Warga Net

Baru-baru ini, aksi keji dilakukan oleh seorang suami berinisial RS warga Kelurahan Tanjung Jaya, Kota Bengkulu yang tega membunuh istrinya sendiri, yakni ES disaat tengah hamil 9 bulan.

Sabtu, 23 Feb 2019 07:10Bola

Berikut Hasil Pertandingan Liga Inggris 2018-2019, Sabtu Malam

Pekan ke-27 Liga Inggris 2018-2019 diwarnai dengan hujan gol dari dua pertandingan yang digelar pada Sabtu (23/2/2019) dini hari WIB.

Sabtu, 23 Feb 2019 06:55Nasional

Viral, Anggota Panwaslu di Jotos Oknum Kepala Desa

Seorang oknum Kepala Desa diduga telah melakukan kekerasan kepada seorang pengawas pemilu (Panwaslu)

Sabtu, 23 Feb 2019 06:40Nasional

Israel Luncurkan Misi Pertama ke Bulan di Florida

Pesawat luar angkasa tanpa awak Israel, Beresheet, diluncurkan dari Cape Canaveral di Florida, Kamis (22/02/2019) malam.

Sabtu, 23 Feb 2019 06:25Nasional

Akhirya THR PNS & ASN Cair di Bulan Mei 2019, Hore...

Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN akan cair pada Mei 2019.

Sabtu, 23 Feb 2019 06:10Lifestyle

Perseteruan Dewi Persik Dengan Keponakannya Semakin Keruh

Keponakan Dewi Perssik, Rosa Meldianti mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka dugaan kasus pencemaran nama baik kepada sang tante, pada Jumat 22 Februari 2019.

Sabtu, 23 Feb 2019 05:55Bola

AC Milan Menang Telak Atas Lawannya Empoli 3-0

AC Milan memetik kemenangan meyakinkan atas Empoli dengan skor 3-0 dalam laga lanjutan pekan ke-25 Liga Italia 2018-2019.

Jumat, 22 Feb 2019 23:58Lifestyle

Agama Islam Bolehkan Wanita Berkarir, Jika...

Islam hadir untuk memuliakan wanita. Di tengah masa-masa sebelum Islam, kaum wanita benar-benar menjadi golongan terbelakang.