• Home
  • Berita Sumut
  • Kejam...Bocah 6 Tahun Ini Kritis Dianiaya Ibu dan Ayah Tirinya

Kejam...Bocah 6 Tahun Ini Kritis Dianiaya Ibu dan Ayah Tirinya

Faeza Sabtu, 13 Januari 2018 10:50 WIB
mtc/ist
Seorang bocah berusia 6 tahun di Kabupaten Padang Lawas Utara kritis setelah dianiaya ibu kandung dan ayah tirinya. Bocah berinisial SA itu mengalami luka- luka di bagian dagu, kaki, kepala dan badan . Dugaan sementara penganiyaan dilakukan dengan benda
MATATELINGA, Medan: Seorang bocah berusia 6 tahun di Kabupaten Padang Lawas Utara kritis setelah dianiaya ibu kandung dan ayah tirinya. Bocah berinisial SA itu mengalami luka- luka di bagian dagu, kaki,  kepala dan badan . Dugaan sementara penganiyaan dilakukan dengan benda tumpul dan sedutan api. Sang bocah saat ini tengah dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terbongkarnya kasus yang memilukan ini  karena warga atau pemilik kebun tempat kedua orang tuanya bekerja melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib. Sang Ibu berinisial RD dan sang ayah tiri berinisial  AP merupakan  warga Hutaimbaru, kecamatan Halonginan, Kabupaten Paluta.

Menurut Roni br Siregar, nenek bocah nahas itu, penganiayaan yang dilakukan kedua orang tuanya terhadap SA bukan kali ini saja.  Karena menurutnta selain melakukan pemukulan, korban juga sempat di tanam hidup- hidup oleh kedua orang tuanya.

"Anak ini sebenarnya baru tiga bulan ikut ibu kandungnya setelah menikah dengan ayah tirinya.  Selama ini kedua orang tua SA  merupakan buruh harian di salah satu kebun warga dan sering berpindah pindah," sebut Roni.

Roni sendiri mengatakan ibu bocah itu terpaksa memukul anaknya lantaran takut diceraikan suaminya. "kata mamaknya dipaksa dia mukul anaknya dari pada di ceraikan. Status lakinya ayah tiri, kadang pakai mancis, nampak kok.harapannya ya supaya cepat ditangkap,"harap nenek bocah tersebut.

Kini korban sudah didampingi oleh Lembaga Perlindungan Anak Kota Padangsidimpuan. Kasusnya sendiri sudah dilaporkan ke Unit Perlindungan Anak Polres Padangsidimpuan.

 "Kita siap mendampingi anak ini sampai sembuh, mohon kerjasamanya dari semua pihak, hingga pelaku ditangkap. Dan pelakunya ibu kandungnya sendiri, katanya berbuat seperti ini ada intimidasi dari ayahnya. Sebagai tindakan pelampiasan emosi dari kedua orangtua,"ucap Friska Harahap, Ketua LPA Kota Padangsidimpuan

Hingga saat ini petugas masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap kedua orang tua yang tega melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri. Polisi belum bersedia memberikan keterangan terkait kasus ini.  (mtc/fae)

Editor: Faeza

T#g:kekerasan terhadap anakpenganiayaan anakpenganiyaanPolres padangsidempuanuu perlindungan anak
loading...
Loading...
Komentar
Senin, 16 Jul 2018 09:53Internasional

Demo Ricuh Akibat Harga BBM Melonjak, PM Haiti Pilih Undur Diri

Perdana Menteri Haiti, Jack Guy Lafontant, mengundurkan diri pada Sabtu (15/7), di tengah protes terkait pengurangan subsidi bahan bakar.

Senin, 16 Jul 2018 07:58Internasional

7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Seseorang meledakkan bom bunuh diri di depan kantor Kementerian Pembangunan Pedesaan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/7). Bom tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai belasan orang.

Senin, 16 Jul 2018 07:53Ekonomi

Ekspektasi Surplus Neraca Perdagangan Diperkirakan Dapat Perkuat IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/7) diperkirakan bakal kembali menguat ditopang ekspektasi surplusnya neraca perdagangan Juni 2018 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Senin, 16 Jul 2018 07:45Ekonomi

BEI Masih Berharap Freeport Lempar Saham Ke Publik

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) menawarkan sahamnya ke publik usai mayoritas kepemilikannya resmi dikuasai pemerintah. Dengan menjadi perusahaan publik, tata kelola Freeport Indonesia diharapkan lebih baik.

Senin, 16 Jul 2018 07:26Ekonomi

Jokowi Minta Rest Area Jalan Tol Hanya Menjual Merek Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest area) di jalan tol tak dipenuhi oleh merek-merek asing. Jokowi ingin rest area diisi oleh merek-merek lokal.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest a

Senin, 16 Jul 2018 07:13Nasional

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor

Senin, 16 Jul 2018 07:04Nasional

Rumah Dirut PLN Sofyan Basir Digeledah KPK, Tiga Bundel Dokuman Dibawa Serta

Penyidik KPK menyita sejumlah berkas dan tumpukan dokumen dari rumah Dirut PLN Sofyan Basir, Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 07:03Bola

Skuat Relatif Muda, Rata Rata usia 26,03 tahun

Dengan skuat relatif muda, rata-rata usia 26,03 tahun, Prancis tampil sebagai juara Piala Dunia 2018. Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan final di Luzhniki Stadium

Senin, 16 Jul 2018 06:52Berita Sumut

Penyelundupan 5,297 KG Sabu-Sabu di Perairan Asahan Sumut di Gagalkan

Kali ini Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 bungkus atau seberat 5,297 kg dari sebuah kapal motor tanpa nama dan tanpa dokumen di Tanjung Ber

Senin, 16 Jul 2018 06:42Bola

Prancis Meluapkan Kegembiraannya, Selaku Juara Piala Dunia

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum

Senin, 16 Jul 2018 06:30Nasional

Karena Sugito, Massa Bantai 292 Buaya di Sorong

Sugito, pria asal Jawa yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pembuat tahu, meregang nyawa usai diterkam buaya di Jalan Bandara SP-1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Senin, 16 Jul 2018 06:17Lifestyle

Jangan Heran Bila Melihat Perempuan Lebih Sering Bersosialisasi. Karena...

Bila Anda, para pria, jangan heran bila mendapati kekasih dan perempuan lain terlihat lebih sering bersama teman atau sahabat hingga berjam-jam. Secara ilmiah, perempuan memang lebih butuh bersosialisasi dibanding pria.

Senin, 16 Jul 2018 05:52Lifestyle

Jengkel Karena Noda Kuning yang Awet Menempel? Cara Mengatasinya Gampang Loh

Musim panas bisa jadi musuh bagi sebagian orang. Bagaimana tidak, sengatan sinar matahari menyebabkan kulit Anda keringat lebih banyak.

Minggu, 15 Jul 2018 21:07Berita Sumut

Pencuri HP Dalam Warnet Terekam CCTV Diamankan Polsek Pencurbatu

Petugas unit reskrim Polsek Pancurbatu meringkus dua orang diduga melakukan pencurian Handpone warna hitam merk Vivo V7 milik Vera Br Purba ,30, Warga Dusun 5 Desa Hulu Kec. Pancurbatu di dalam Warnet Velin Net seputaran Jalan Ginting Desa Tengah Kec. P

Minggu, 15 Jul 2018 20:34Berita Sumut

DPRD Dukung Pemko Medan Kembangkan Destinasi Wisata Hutan Mangrove

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata terus mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk menyemarakkan dunia pariwisata di Kota Medan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan kawasan hutan mangrove di Medan bagian Utara menjadi destin

Minggu, 15 Jul 2018 20:19Berita Sumut

Aneh...., Tak Miliki Kerjaan Tetap, Malah Kecanduan Konsumsi Narkoba

Akibat kecanduan narkoba jenis sabu sabu, hingga membeli paket sabu Rp50 ribu, pemuda berinsial DFS ,23, warga Dusun I Purnama Sari, Kelurahan Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak ini, harus merasakan dinginya ruang tahanan Polsek Sunggal.