• Home
  • Berita Sumut
  • Kemplang Pajak Sebesar Rp 107 Miliar, Pengusaha Ini Diganjar 4 Tahun Bui

Kemplang Pajak Sebesar Rp 107 Miliar, Pengusaha Ini Diganjar 4 Tahun Bui

faeza Selasa, 17 September 2019 19:00 WIB
Mtc/ist
Direktur PT Uni Palma Husin (42) divonis 4 tahun penjara denda Rp 325 miliar subsider 6 bulan kurungan. WargaJalan Lahat 32 Kelurahan Sei Rengas Medan dinyatakan bersalah karena mengemplang pajak Rp 107 miliar.
MATATELINGA, Medan: Direktur PT Uni Palma  Husin (42)  divonis 4 tahun penjara denda Rp 325 miliar subsider 6 bulan kurungan. WargaJalan Lahat 32 Kelurahan Sei Rengas Medan dinyatakan bersalah karena  mengemplang pajak Rp 107 miliar.




Hukuman  Majelis Hakim diketuai Erintuah Damanik itu lebih tinggi dari tuntutan JPU T. Adlina dan Hendrik Sipahutar yang sebelumnya menuntut Husin 3 tahun penjara denda Rp 215 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Dalam amar putusannya Majelis Hakim menyimpulkan terdakwa Husin bersama Sutarmanto selaku Komisaris PT Uni Palma( sudah dihukum) melakukan  jual beli CPO dengan 9 perusahaan di Jakarta hanya sebatas diatas kertas saja, tanpa diikuti penjualan dan pembelian secara legal( matrial dan formil) sehingga terjadi transaksi yang tidak sebenarnya.

Faktur pajak yang diterbitkan PT PT.Tangguh Jagat Nusantara dan 8 perusahaan lainnya  selaku penjual CPO langsung dikreditkan terdakwa Husin sebagai pajak masukan. Lantas terdakwa Husin langsung menjual CPO tersebut kepada Kok An Harun(sudah dihukum)selaku PT Buana Raya dan PT Liega Aawit Indonesia sebelum dibeli PT Smart.





" Ini menguntungkan terdakwa tapi berpotensi merugikan negara,karena pemasukan semakin kecil." Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 39 A huruf (a) jo Pasal 43 Ayat (1) UU RI Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah dirubah dengan UU RI Nomor 16 Tahun 2009Jo pasal 64 ayat (1) KUH Pidana," ujar hakim Erintuah Damanik dalam persidangan yang digelar pada Selasa (17/9).

Menurut hakim hal yang memberatkan,perbuatan terdakwa Husin menghambat program pembangunan,karena masukan dari sektor pajak semakin kecil. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa berterus terang dan sopan di persidangan. Atas putusan hakim tersebut,JPU Adlina dan terdakwa Husin menyatakan pikir-pikir. 

Dikutip dari dakwaam, terdakwa mendirikan perusahaan PT Uni Palma yang berkedudukan di rumah Sutarmanto( sudah dihukim 2 tahun) di Jalan Karya Budi No 40 C Medan Johor.Husin yang semula tidak punya pelerjaann itu" menyuntik" saham fiktif di perusahaannya senilai Rp 200 juta,sedangkan Sutarmanto sebagai Komisaris PT Uni Palma senilai Rp 50 juta.




Dua tahun berjalan PT.Uni Palma melakukan transaksi pemasukan dan pengeluaran kepada 9 perusahaan besar di Jakarta dengan nilai transaksi mencapai Rp 230 miliar.Tapi pemasukan ke kas negara kecil,karena terdakwa telah mengkreditkan pajak pemasukan.

Selain transaksi kepada 9 perusahaan yang diduga fiktif tersebut.Terdakwa Husin melakukan transaksi kepada PT Buana Raya melalui DirekturnyaKok An Arun( sudah dihukum 4 tahun)dan PT Liega Sawit Indonesia menerbitkan faktur pajak  kurun waktu Januari 2011 sampai Juni 2013 yang dibuat seolah-olah ada penjualan CPO senilai Rp.118.652.823.272,- , kemudian faktur pajak keluaran yang diterbitkan oleh PT Uni Palma tersebut digunakan sebagai pajak masukan yang bisa dikreditkan untuk keuntungan Kok An Harun selaku direktur CV Buana Raya dan PT Liega Sawit Indonesia, sehingga bisa merugikan Negara dalam pemasukan atau penerimaan pajak.Sedangkan transaksi terdakwa Husin kepada 9 perusahaan di Jakarta sebesar Rp. 107.914.286.966  telah digunakan terdakwa Husin dan saksi Sutarmanto sebagai pajak masukan dan telah dikreditkan sebagai pajak masukan dalam pelaporan SPT  masa PPN PT Uni Palma. (mtc)
Editor: faeza

T#g:Husin 42 selaku Direktur PT Uni Palma UP warga Jalan Lahat 32 Kelurahan Sei Rengas Medan divonis 4 tahun penjara denda Rp 325 miliar subsider 6 bulan kurungan karena diyakini mengempHusin Pengemplang Pajak Rp 107 Miliar Divonis .4 Tahun MedanHusin Pengemplang Pajak Rp 107 Miliar Divonis 4 Tahun Medan
Komentar
Kamis, 24 Okt 2019 09:00Ekonomi

Di Tengah Penantian Brexit, Harga Emas Berjangka Naik

Harga emas naik karena beberapa investor mencari aset yang aman setelah anggota parlemen Inggris menunda Brexit

Kamis, 24 Okt 2019 08:45Ekonomi

Investor Fokus ke Laporan Keuangan Emiten, Wall Street Naik Tipis

Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat sedikit dengan tidak adanya perkembangan baru perundingan dagang

Kamis, 24 Okt 2019 08:30Nasional

KPK Imbau Kabinet Indonesia Maju Segera Laporkan LHKPN

Sebagi bentuk pencegahan dari tindak pidana korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi mengimbau para menteri di Kabinet Indonesia Maju

Kamis, 24 Okt 2019 08:15Nasional

Prancis Open 2019, ini Hasil Wakil Indonesia di Hari Kedua

Prancis Open 2019. Sebanyak tujuh wakil Indonesia berlaga di hari kedua, Rabu 23 Oktober 2019

Kamis, 24 Okt 2019 08:00Nasional

Harus Diselesaikan, ini Sederet PR 19 Menteri Ekonomi

Kabinet Indonesia Maju baru dilantik. Presiden Joko Widodo menitip pesan, dia meminta 34 menteri membantu

Kamis, 24 Okt 2019 07:45Bola

Liga Champions 2019-2020, Kamis 24 Oktober 2019, ini Hasil Laganya

Sejumlah pertandingan seru dan menegangkan tersaji di matchday ketiga Liga Champions 2019-2020 yang dihelat

Kamis, 24 Okt 2019 07:30Lifestyle

Makanan Halal Antarkan Pria Jepang Masuk Islam

Seorang pria Jepang, Kazushige Kobayashi menceritakan kisahnya menjadi seorang mualaf

Kamis, 24 Okt 2019 07:15Internasional

Fitriani Lolos ke Babak Kedua Prancis Open 2019

Babak pertama ajang Prancis Open 2019. Tunggal putri Indonesia, Fitriani, meraih hasil positif

Kamis, 24 Okt 2019 07:00Bola

Liverpool Curi Tiga Poin atas KRC Genk

Liga Champions 2019-2020. Liverpool meraih hasil positif saat menghadapi wakil Belgia, KRC Genk di fase grup

Kamis, 24 Okt 2019 06:45Bola

Barcelona Menang Tipis 2-1 di Markas Slavia Praha

Laga lanjutan fase grup Liga Champions 2019-2020. Barcelona meraih tiga poin saat bertandang ke markas wakil Republik Ceko, Slavia Praha

Kamis, 24 Okt 2019 06:30Berita Sumut

PAUS Sikat Tiga Pelaku Tindak Kejahatan Narkoba Di Asahan

Tim PAUS yang merupakan tim Satuan Tugas (Satgas) Preventif bentukan Sat.Res.Narkoba Polres Asahan yang bekerja sama bersama unsur masyarakat serta instansi terkait lainnya dalam memerangi serta memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Asahan

Kamis, 24 Okt 2019 06:15Berita Sumut

Fraksi PAN DPRD Medan, Edi Saputra Minta Usut Tuntas Dalang Pengrusakan Masjid

Masyarakat Kota Medan khususnya umat Islam mengecam keras pengrusakan Masjid Amal Silaturrahim di Jalan Timah Putih, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, yang terjadi Selasa (22/10/2019) malam.

Kamis, 24 Okt 2019 06:00Nasional

Personel Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-N Unifil Gelar Latihan Menembak Senjata Kelompok

Personel Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Konga XXIII-N Unifil yang saat ini sedang melaksanakan Pre Deployment Training (PDT) di daerah latihan PMPP TNI, Sentul, Bogor, dalam dua hari terakhir melaksanakan latihan menembak senjata kelomp

Kamis, 24 Okt 2019 05:45Nasional

Puluhan Pencuri Sadis Dibekuk Polisi

Dikenal sadis dan tak segan melukai korban jika aksinya kepergok. Sebanyak 27 pelaku pencurian

Rabu, 23 Okt 2019 21:15Berita Sumut

Akhirnya, Fakultas Kedokteran UMI Medan Peroleh Akreditasi "B"

Setelah bertahun-tahun hanya menyandang predikat akreditasi C, Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia (FK UMI) Medan akhirnya pecah telur dan menanjak satu tingkat dengan diperolehnya akreditasi"B" dari Perkumpulan Lembaga Akreditas

Rabu, 23 Okt 2019 19:00Berita Sumut

Pangdam I/BB Laksanakan Pertemuan Dengan SKK Migas dan KKKS PT.Chevron Indonesia

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah menerima kunjungan kemitraan SKK Migas dan KKKS PT.Chevron Indonesia, Selasa (22/10/2019).