Korban Penipuan Jadi Terdakwa

Amr/rel Selasa, 13 Februari 2018 19:55 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Sergei:  Sudah jatuh tertimpa tangga, nasib tidak beruntung inilah yang dialami Santiano Putra Sinulingga, ,39, warga Komplek Perumahan Pinang Baris Permai Medan. Santiano Putra Sinulingga tidak saja telah menjadi korban penipuan, tapi kini malah duduk dikursi pesakitan sebagai terdakwa kasus pertambangan ilegal atau galian C di kawasan di Dusun-III, Desa Sungai Buaya, Kecamatan Selindak/Bangun Purba, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, saat ini perkaranya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Rampah Serdang Bedagai, Selasa (13/2/2018).
    


Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Aji Admaja SH menuntut terdakwa telah melakukan penambangan ilegal atau telah melakukan penambangan melawati batas titik kordinat sejauh 60 meter dari  izin batas penambangan.
   
Mendengar dakwaan itu, terdakwa memohon kepada Ketua Majelis Hakim, Doris Saragih SH untuk menyampaikan nota keberatan. Untuk selanjutnya, sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengar nota keberatan dari terdakwa.
   
Setelah persidangan, terdakwa Putra menyatakan bahwa sesungguhnya dirinya telah menjadi korban penipuan oleh Saurina yang mengaku sebagai pemilik tambang sebagaimana tertuang dalam akte perjanjian kerjasama yang dibuat dihadapan Notaris Epi Sulasteri, SH Nomor 1 tertanggal 19 Juli 2016.
   


Dikatakan Putra, bahwa lahan seluas lebih kurang 1,12 Ha sesuai  SIUP dikeluarkan oleh Bupati Serdang Bedagai Nomor : 18.13/540/801/2015 tanggal 03 Maret 2015,  yang diakui milik Saurina, ternyata izinnya telah berakhir dan atas bujuk rayu sudari Saurina terdakwa Putra sebagai Direktur PT.Trimurty Jaya Mandiri diminta untuk membiayai perpanjangan izin pertambangannya, sekaligus untuk memperluas areal pertambangan miliknya. Untuk itu keduanya sepakat untuk melakukan perjanjian dihadapan notaris.
   
Lebih lanjut dijelaskan Putrał bahwa sesuai kesepakatan itu ditetapkan hak-hak dan kewajiban masing-masing, termasuk kewajiban terdakwa menalangi dana sebesar Rp 350 juta untuk pengurusan IUP atas nama Saurina Ramadhani ke Provinsi Sumatera Utara untuk luas 20,4.Ha yang tadinya hanya seluas 1,12 Ha. Dalam perjanjian itu juga disebutkan mengenai proses bagi hasil pertambangan melalui bukti bon pengiriman barang.
   
Selanjutnya atas perintah Saurina, terdakwa diminta untuk membawa alat-alat berat berupa damp truk, alat pengayak dan becko ke lokasi galian, dan sekaligus mendirikan bangunan sebagai bass camp yang dikerjakan langsung oleh Saurina melalui orang suruhannya yang bernama Gopal dan di danai oleh terdakwa. Sebagai awal dimulai beroperasinya pertambangan tersebut.
   
Faktanya hasil pertambangan pasir dan batu koral diareal yang diakui milik Saurina ternyata tidak sesuai yang diharapkan, dan atas perintahnya untuk melakukan pertambangan dibagian hilir sungai, namun lagi-lagi hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Dan dari sinilah titik awal perseteruan terdakwa dengan Saurina, karena sebagai pihak yang mengaku pemilik lahan tidak mampu menunjukan titik kordinat areal pertambangan yang sebenarnya, termasuk diareal perluasan yang ternyata hak kepemilikannya masih milik warga.
   
Merasa telah menjadi korban penipuan terdakwa melaporkan perbuatan itu ke Polda Sumatera Utara dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP/49/ I/2017/SPKT tertanggal 13 Januari 2017. Namun beberapa bulan kemudian terdakwa malah balik dilaporkan oleh Saurina, tepatnya pada tanggal 11 Pebruari 2017 dengan Laporan Polisi Nomor : LP/10/II/2017/SU/RES SERGAI/SEK KOTARIH dengan tuduhan telah melakukan pertambangan ilegal.
   
Ironisnya, Polda Sumut malah menetapkan Putra Sinulingga menjadi tersangka hingga perkara tersebut disidangkan di PN Serdang Bedagai. Sementara kasus penipuan yang dilaporkannya dinyata SP3 karena salah seorang terlapor Aritah Ginting orang yang pertama kali memperkenalkan terdakwa dengan Saurina dinyatakan masuk daftar pencarian orang (DPO).
   
"Saya telah menjadi korban rekayasa kasus ini, pasalnya bagaimana mungkin saya melakukan perbuatan penambangan ilegal, sebab galian C itu atas perintah Saurina sesuai surat perjanjian yang dibuat dihadapan notaris," ungkap Putra.
   
Dipaparkan Putra, faktanya sangat jelas karena pertambangan itu mulai beroperasi sesuai perintah Saurina yang tertuang dalam akta perjanjian dinotaris, bagaimana mungkin saya dinyatakan sebagai terdakwa, sementara orang yang mengaku sebagai pemilik lahan dan menerima uang untuk perpanjangan izin pertambangan bebas dari jeratan hukum. "Dimana rasa keadilan itu dan penegak hukum telah tebang pilih dalam perkara ini", tutur Putra menyesali.

(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:kriminalMatatelingaPN SergeiPenegakan hukumPolisiSumut
Komentar
Senin, 21 Jan 2019 22:22Berita Sumut

Oknum Polri Doyan Narkoba Sama Dua temannya di tangkap Polres Belawan

Seorang pria, oknum petugas kepolisian, M ,40, bertugas di Pancurbatu, dan dua orang temannya D ,40, serta I ,49, dibekuk petugas Polsek Medan Labuhan saat 'pesta' sabu sabu disalah satu rumah.

Senin, 21 Jan 2019 22:10Berita Sumut

Ngaku Anggota Bawaslu Diamankan Polisi

Seorang pria berinisial SN ,31, warga desa pondok Bungur kecamatan rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, bikin geger dan gerah anggota Bawaslu kecamatan Rawang maupun komisioner Bawaslu kabupaten Asahan, pasalnya Sofyan Nasution mengaku ngaku anggota Bawasl

Senin, 21 Jan 2019 20:23Berita Sumut

Ketua Umum Partai Demokrat Kunjungi Kisaran Dalam "SBY Tour The Toba Seulawah"

Mantan Presiden Republik Indonesia ke VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga merupakan ketua umum Partai Demokrat bersama Ani Yudhoyono serta putra bungsunya Edhi Baskoro yang kerab disapa dengan panggilan Ibas dan sejumlah pimpinan Partai Demokrat

Senin, 21 Jan 2019 20:09Berita Sumut

Wakil Wali Kota Apresiasi Kodam I/BB Bantu Normalisasi Sungai Bedera

Pemko Medan jajaki kerjasama dengan Kodam I/BB dalam hal penanganan banjir di daerah aliran Sungai Bedera. Kerjasama ini dilakukan untuk membantu Pemko Medan dalam menormalisasi Sungai Bederah yang selama ini merupakan salah satu penyumbang banjir di Kota

Senin, 21 Jan 2019 20:05Berita Sumut

Pangdam I/BB : Prajurit Disiapkan Untuk Menjaga dan Melindungi Negaranya

Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah berkunjung kembali ke Satuan wilayah Medan dalam kunjungannya tersebut ada beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh Prajurit sebagai berikut

Senin, 21 Jan 2019 19:41Berita Sumut

Pangdam I/BB: Komando Satuan Agar Betul Betul Mengecek Setiap Prajurit di Lapangan

Komandan Satuan agar betul-betul mengecek setiap prajuritnya di lapangan yang disampaikan dalam pengarahannya Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah pada kegiatan Kunjungan Kerja ke Mahubdam I/BB pada Senin (21/1 2019) Jalan Karya Wisata Ujung No. 28,

Senin, 21 Jan 2019 19:38Berita Sumut

Niat Istirahat di Warung, Supir Angkot Ini Meninggal Mendadak

Niat hati ingin melepaskan lelah setelah membawa penumpang, supir angkot bernama Simson Kacaribu ,48, mendadak tewas di warung langganannya di Jalan Jamin Ginting Km 13,2 Lingkungan II, Kelurahan Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (21/1/2019).

Senin, 21 Jan 2019 19:18Berita Sumut

Pemprovsu Dukung Pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu yang akan dilaksanakan di Kampus USU Februari mendatang. Diharapkan, acara tersebut dapat mempersatukan masyarakat Melayu yang ada di daer

Senin, 21 Jan 2019 19:04Opini

Debat Capres, Mau Sepanas Apa?

Bagi mereka yang berpendapat bahwa proses debat sudah berkualitas, sepertinya tidak perlu diusik lagi. Biarlah, mereka sudah puas. Saya ingin sedikit mengusik mereka yang masih menganggap debat capres/cawapres kurang greget. Saya berpikir, memang mau segr

Senin, 21 Jan 2019 18:40Berita Sumut

Polisi Grebek Lokasi Pembuatan Uang Palsu di Belawan, Tersangka Berhasil Kabur

Personil polisi dari Polsek Medan Belawan menggerebek lokasi pembuatan uang palsu yang berada di kawasan Jalan Jawa Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan, Senin,(21/01/2019). Namun pelaku berisnil Zul berhasil melarikan diri.

Senin, 21 Jan 2019 18:23Berita Sumut

Bupati Sergai Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman lanto 3 pejabat administrator di Aula Sultan Serdang, Komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (21/1/2019). Hadir juga pada acara pelantikan Sekdakab Sergai Drs Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepa

Senin, 21 Jan 2019 18:10Berita Sumut

Masyarakat Sari Rejo Ancam Demo Saat Pelaksanaan Pemilu 2019

Seribuan masyarakat Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia untuk kesekian kalinya menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Senin (20/1). Kali ini, warga ingin mengadu kepada Gubsu Edy Rahmayadi terkait perm

Senin, 21 Jan 2019 17:48Berita Sumut

DPRD Setujui Ranperda Pencegahan & Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh Jadi Perda

DPRD Kota Medan akhirnya menyetujui Ranperda Kota Medan Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh ditetapkan menjadi Perda dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Medan Jalan kapten Maulana Lubis, Senin (21/1/20

Senin, 21 Jan 2019 17:41Berita Sumut

Jaksa Tetap Eksekusi Ramadhan Pohan Meski Ajukan PK

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menegaskan tetap akan mengeksekusi Ramadhan Pohan meski nantinya politisi Partai Demokrat itu mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas kasusnya.

Senin, 21 Jan 2019 17:03Berita Sumut

Tenaga Medis RSUD Pirngadi Curhat ke DPRD Medan

Komisi B DPRD Medan menggelar rapat dengar pendapat (rdp) terkait permasalahan Aparatur Sipil Negara (ASN) RSU dr Pirngadi Medan, Senin (21/1). Dalam rdp yang dipimpin anggota Komisi B, Wong Chun Sen Tarigan, terkuak berbagai masalah keuangan yang dialam

Senin, 21 Jan 2019 16:57Berita Sumut

Lagi !! Aksi Perampokan Di Angkot Jalan Sisingamangaraja, Korban Ditodong dengan Sajam

Aksi perampokan di angkot Morina 81 kembali terjadi. Kali ini korban bernama Harison Saputra Panjaitan ditodong senjata tajam oleh kawanan rampok saat menaiki angkot tujuan Terminal Amplas- Belawan itu pada Sabtu (20/1/2019) lalu. Selain itu uang milik ko