Peserta BPJS Bakal Dikenakan Biaya Berobat

LAPK: Kebijakan Tidak Pro Rakyat

Amr/rel Sabtu, 19 Januari 2019 06:21 WIB
Google
MATATELINGA, Medan:   Melalui Permenkes Nomor 51 Tahun 2018, peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan dikenakan urun biaya saat berobat ke rumah sakit dan klinik utama, baik rawat jalan maupun rawat inap. Klaimnya, hal ini dilakukan untuk menekan potensi penyalahgunaan pelayanan yang ada di fasilitas kesehatan.



Menanggapi ini, Sekretaris Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Padian Adi S Siregar berpendapat, faktanya kebijakan ini malah menjadi sangat tidak pro-rakyat. Sebab menurutnya, pemerintah seharusnya hadir untuk menjaga kesehatan masyarakatnya tanpa syarat, termasuk membebankan biaya tambahan kepada peserta BPJS Kesehatan.

"Padahal peserta sudah melakukan investasi jaminan kesehatan dengan iuran perbulan yang dibayarkan ke BPJS Kesehatan. Jadi, pertanyaannya iuran peserta selama ini hilang kemana?, mengapa peserta disuruh membayar lagi. Tentu pemerintah tidak adil dan masyarakat dirugikan," ungkapnya, Jumat (18/1/2019).



Padian menjelaskan, apabila penyakit tertentu tidak lagi menjadi tanggungan BPJS Kesehatan, kemudian ditambah lagi dengan urun biaya pengobatan, maka BPJS Kesehatan tentu tidak lagi memberikan kemanfaatan bagi rakyat.

"Sehingga negara terkesan secara sengaja telah alpa dalam memberikan jaminan kesehatan bagi rakyat, sekaligus membebani rakyat dengan biaya yang tidak jelas secara regulasi bahkan melanggar konstitusi," jelasnya.

Karenanya, sambung dia, kebijakan pemerintah terkait urun biaya pengobatan ini harus benar-benar dilakukan kajian yang komprehensif sebelum menerapkannya. Hal ini agar peserta BPJS Kesehatan justru tidak dirugikan atas kebijakan tersebut.

"Ya benar, menjadi penting harus disosialisasikan terlebih dahulu agar peserta BPJS tidak melakukan protes kepada fasilitas kesehatan. Selain itu, sosialisasi dilakukan agar tidak menimbulkan kegaduhan yang berakibat mengurangi ketidakpercayaan masyarakat pada pemerintah," pungkasnya.



Sebelumnya, Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf menerangkan, ketentuan urun biaya itu diberlakukan bagi jenis pelayanan kesehatan yang dianggap dapat menimbulkan penyalahgunaan. Akan tetapi, saat ini, kata dia, urun biaya memang belum diberlakukan, karena masih dalam proses pembahasan terkait pelayanan apa saja yang akan dikenakan.

Iqbal memaparkan, adapun aturan besaran urun biaya tersebut berbeda antara rawat jalan dengan rawat inap. Untuk rawat jalan, besarannya Rp 20.000 untuk setiap kali kunjungan rawat jalan di RS kelas A dan RS kelas B, Rp 10.000 untuk setiap kali kunjungan rawat jalan di RS kelas C, RS kelas D, dan klinik utama, serta paling tinggi Rp 350.000 untuk paling banyak 20 kali kunjungan dalam waktu 3 bulan.

Sedangkan untuk rawat inap, lanjutnya, besaran urun biayanya adalah 10% dari biaya pelayanan, dihitung dari total tarif INA CBG's setiap kali melakukan rawat inap, atau paling tinggi Rp 30 juta. Selanjutnya, BPJS Kesehatan akan membayar klaim RS dikurangi besaran urun biaya tersebut. Urun biaya dibayarkan oleh peserta kepada fasilitas kesehatan setelah pelayanan kesehatan diberikan.

"Ketentuan urun biaya ini tidak berlaku bagi peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah," tegasnya.
Editor: Amrizal

T#g:BPJSBPJS bebankan RakyatBiaya BerobatbliblikesehatanKota MedanlapkMatatelingaOLXPermenkes Nomor 51 Tahun 2018Peserta BPJS Bakal Dikenakan Biaya BerobatSumutTerkiniTraveloka
Komentar
Minggu, 16 Jun 2019 12:45Nasional

Kapal Tenggelam, Dua ABK Meninggal dan Lima Masih Dalam Pencarian

Ada empat anak buah kapal (ABK) sedang dalam pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Alor dengan tenggelamnya Kapal Motor Nusa Kenari 02 yang menyebabkan dua penumpang meninggal dan lima orang masih hilang, sebut Kapolres Alor, Nusa Tenggara Timur, AKBP, Pat

Minggu, 16 Jun 2019 12:30Bola

Cesc Fabregas Menilai Lionel Messi, Layak Meraih Gelar Pemain Terbaik Dunia

Lionel Messi, layak untuk meraih gelar pemain terbaik dunia atau yang akrab disebut Ballon d’Or 2019, sebut Gelandang AS Monaco, Cesc Fabregas, merasa mantan rekan setimnya di Barcelona.

Minggu, 16 Jun 2019 12:15Berita Sumut

Kenapa Pribumi dan WNA Suka melakukan Kawin Kontrak...?

Kawin kontrak merupakan kegiatan prostitusi yang dikemas seolah-olah ilegal. Hal tersebut disampaikan Budayawan Mandailing Natal, Askolani Nasution, menanggapi terbongkarnya sindikat perdagangan orang dengan modus kawin kontrak yang terjadi di perumahan

Minggu, 16 Jun 2019 12:00Berita Sumut

Banyak Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Di Lima Dusun Desa Suka Makmur Asahan .

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Asahan merilis info bencana angin puting beliung yang melanda di lima dusun desa Suka Makmur kecamatan Pulau Bandring Asahan, Jum’at (14/6/2019), akibat terjadinya badai angin puting beliung tersebut banya pepohonan tum

Minggu, 16 Jun 2019 11:30Bola

Eks Chlesea Bergabung di Madrid, Ingin Meraih Prestasi

Eks pemain Chelsea itu ingin meraih banyak gelar bersama Madrid di setiap musimnya, baik itu dari trofi Liga Champions, Copa del Rey, hingga Liga Spanyol. Ia percaya hal itu dapat dilakukan bila semua pemain Madrid berusaha dan berjuang di setiap pertandi

Minggu, 16 Jun 2019 11:15Aceh

Lima Calon Kandidat Ikadin Aceh, Hanya Satu Mengembalikan Berkas

Pemilihan ketua Ikadin periode 2019-2024 akan dilakukan secara musyawarah di Provinsi Aceh. Adapun para peserta yang ikut berjumlah lima orang dan satu calon bernama Makmur Ibrahim mengembalikan berkas

Minggu, 16 Jun 2019 11:00Ekonomi

Dikabarkan PT Lion Mentari Airlines terlilit utang Ratusan Triliun, Apa Benar.?

Dikabarkan PT Lion Mentari Airlines terlilit utang yang begitu besar. Bahkan Lion Air sempat mengajukan permohonan penundaan pembayaran jasa kebandaraan di kuartal I-2019 kepada PT Angkasa Pura I (Persero).

Minggu, 16 Jun 2019 10:45Berita Sumut

Kodim 0201/BS Bersama Prajurit Yon Zipur dan Yonkav 6/NK Tanam Mangrove di Medan Labuhan

Kodim 0201/Berdiri Sendiri (BS),Kodam I/BB, Jum'at (14/06/2019) melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon Mangrove di Kelurahan Nelayan Indah,Kec Medan Labuhan, Sumatera Utara (Sumut).

Minggu, 16 Jun 2019 10:30Berita Sumut

Kejari Deliserdang Tahan Mantan Kepala KCP Bank Sumut Tanjung Morawa

Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Deliserdang menahan mantan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Sumut Tanjung Morawa, HNH, Jumat (14/06/2019) sore. HNH merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kred

Minggu, 16 Jun 2019 10:15Berita Sumut

KM Kelud Tiba Sore, Penumpang Padati Pelabuhan Belawan Sejak Pagi

Meski kedatangan KM Kelud dari Batam di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan dijadwalkan pada Minggu ( 16/06/3019) pukul 18.00, namun sejak pagi ini, seratusan penumpang telah memadati pelabuhan.

Minggu, 16 Jun 2019 10:00Berita Sumut

Belasan Rumah Warga di Asahan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sedikitnya 11 unit rumah di lima dusun di Kabupaten Asahan mengalami kerusakan dan sejumlah pepohonan bertumbangan akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu (15/6/2019) kemarin. Insiden itu juga sempat memutuskan aliran listrik di lima dusun itu.

Minggu, 16 Jun 2019 09:45Berita Sumut

Suplai Air ke Sejumlah Wilayah di Medan Alami Gangguan, PDAM Tirtanadi Siapkan 10 Mobil Tangki Air

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas produksi IPAM Tirta Lyonnaisse Medan (TLM) menjadi 900 liter/detik, PDAM Tirtanadi akan melakukan penyambungan pipa transmisi 800 mm jalur air keluar dari IPAM TLM ke pipa transmisi jalur air keluar IPAM Li

Minggu, 16 Jun 2019 09:29Berita Sumut

Berkah HUT ke-69 Kodam I/BB Buat Bilal Mayit dan Penarik Beca di Pulau Kampai

Bak mendapat "durian runtuh", Jailani dan Nurdeli pun hanya bisa terisak. Bahkan dengan suara terbata-bata yang sedikit dipaksakan, Jailani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pangdam I/BB dan pihak lain yang ikut serta meletakkan batu perta

Minggu, 16 Jun 2019 09:07Berita Sumut

Duh!! Pacaran Sembari Dagang Narkoba, Sepasang Kekasih di Kisaran Diringkus Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan mengamankan sepasang kekasih yang diduga pengedar sabu dari sebuah warung di jalan Sawi kelurahan Siumbut-umbut Kecamatan Kisaran Timur Asahan, Jum’at (14/6/2019) sekira pukul 23.00 Wib. Dari tangan keduanya, polisi me

Sabtu, 15 Jun 2019 23:13Berita Sumut

BPODT: Toba Caldera World Music Festival 2019 Semakin Populerkan Danau Toba

Event Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) berlangsung meriah. Sejak Sabtu (15/6) pagi, para pengunjung sudah berdatangan ke Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, tempat event bertaraf internasional itu dig

Sabtu, 15 Jun 2019 22:22Berita Sumut

Pendiri POS Medan Amrin Susilo Halim : Jaga Nama Baik dan Hindari Narkoba

Pendiri PrimeOne School (POS) Medan yang juga Pembina Yayasan PPNC Amrin Susilo Halim menyampaikan agar para wisudawan tetap menjaga nama baik almamater dan menghindari yang namanya narkoba. Acara wisuda jangan dianggap sebagai acara seremonial saja, akan