MUI Sumut Masih Kaji Penggunaan Istilah Islam Nusantara

faeza Sabtu, 18 Agustus 2018 16:34 WIB
Mtc/fae
Hadir sebagai narasumber dari Seminar bertema Bincang-Bincang Islam Nusantara: Faham, Aliran atau Gagasan? " ini Prof Dr KH Ahmad Baso MA. Dia merupakan penulis buku Islam Nusantara.

MATATELINGA, Medan:  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini belum mempunyai sikap soal penggunaan istilah Islam Nusantara yang belakangan ini menuai pro kontra.



Pernyataan ini disampaikan pengurus MUI Sumut Fahruddin Azmi dalam Seminar Nasional Islam Nusantara yang digelar oleh Ikatan Sarjana Nadhalatul Ulama (ISNU)  Sumatera Utara di Hotel Madani, Sabtu (18/8/2018).


Fahruddin mengatakan hingga saat ini, MUI Sumut masih  belum memberikan tanggapan terkait Islam Nusantara.  Namun kata Fahruddin, secara umum kehidupan umat Islam tidak sunyi dari perdebatan terutama pemahaman ajaran islam berkaitan dengan ayat-ayat Al-quran.


"Justru ini melahirkan khazanah dunia Islam," sebutnya.


Islam kata Fahruddin,  memberikan kebebasan memahami agama dengan nalar. Tapi dalam berbagai hal seperti aqidah tidak ada perbedaan.


"Dengan tersebarnya agama ini. maka Islam dipahami berdasarkan keyakinan pemeluk barunya.  Ini menjadi persoalan sehingga beberapa ulama membuat metodologi.


Ada tiga metodologi yang diberikan ulama atas perkembangan Islam, yakni Metodologi Takwimiyah yaitu menyempurnakan budaya dan memasukannya ke dalam Agama Islam.  Kemudian metodologi Takwiniyah yakni memelihara budaya dan mendampinginya dengan nilai islam.  Serta Tabdil yaitu mengganti budaya itu.



"Ini yang dilakukan oleh Wali Songo saat menyebarkan Islam ke Nusantara. Dan memang ada yang belum disempurnakan," sebut Fahruddin.


Terkait Islam Nusantara,  Fahruddin mengatakan jika itu usaha kreatif dengan memaknai islam sesuai konteksnya itu tidak masalah karena itu bagian dari cara mengembangkan Islam.


"MUI melihat Islam di Indonesia sudah ada di jalan yang tepat bahkan Islam di Indonesia sudah berhasil meletakan dasar-dasar kenegaraan, " sebutnya.


MUI Sumut kata Fahruddin saat ini masih melakukan penelitian terkait istilah Islam Nusantara ini baik dengan membaca buku-buku yang bertemakan Islam Nusantar.  " Kita pelajari baik konstruksi pemikirannya dan dampak pemikiran itu, "sebut Fahruddin.


Maratua Simanjuntak dari FKUB Sumut menyampaikan saat ini banyak orang yang menyalahi Islam Nusantara tapi tidak mengetahui Islam Nusantara. Persoalan ini katanya juga memicu konflik intern beragama di Sumut.


"Kalo di Sumut kerukunan antar umat beragama terjamin,  yang menjadi masalah itu intern umat beragama, " sebutnya.


Mewakili akademis,  Azhar Akmal Tarigan dari UIN Sumut mengatakan tidak ada masalah soal Islam Nusantara bagi kalangan perguruan tinggi terutama perguruan tinggi agama.  Sebab di perguruan tinggi agama,  Islam itu dibahas dari berbagai aspek.  Namun yang menjadi persoalan itu di tengah masyarakat.


"Di tengah masyarakat, islam itu disampaikan tanpa metodologi jadi hanya menerima produk sehingga dilontarkan Islam Nusantara banyak yang menolak, " ungkapnya.


Hadir sebagai narasumber dari Seminar bertema Bincang-Bincang Islam Nusantara: Faham, Aliran atau Gagasan? " ini Prof Dr KH Ahmad Baso MA. Dia merupakan penulis buku Islam Nusantara. (mtc/fae)

Editor: Faeza

T#g:Islam NusantaraMUI SumutMatatelingaTerkini
Komentar
Minggu, 23 Sep 2018 13:46Berita Sumut

Masyarakat Medan Antusias Saksikan Pawai Obor Asian Para Games 2018

Ribuan masyarakat kota Medan antusias menyaksikan parade pawai obor Asian Para Games 2018, Minggu (23/9).

Minggu, 23 Sep 2018 13:43Berita Sumut

1.850 Pesepeda Ramaikan Tour de Sinabung 5

Sebanyak 1.850 pesepeda meramaikan Tour de Sinabung 5, yang dilaksanakan Minggu 23 September 2018. Para peserta berasal dari berbagai komunitas sepeda di Indonesia dan juga Malaysia.

Minggu, 23 Sep 2018 09:59Berita Sumut

Akibat Krosleting Listrik, Grosir di Medan Deli Terbakar

Sebuah toko grosir milik Ndalani Ginting (58) di Jalan Pulau Sumatera Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli terbakar,

Minggu, 23 Sep 2018 09:43Lifestyle

Ketika 'Sakinah Mawaddah Wa Rahmah' Bukan Sekedar Ucapan, Melainkan Doa Pengharapan

MENIKAH merupakan salah satu ibadah dalam keyakinan agama Islam. Menikah sendiri pada dasarnya adalah sebuah langkah baru yang menyenangkan dalam kehidupan seseorang.

Minggu, 23 Sep 2018 09:31Lifestyle

Lalla Salma, Perempuan Penghapus Kultur Poligami di Maroko

BUKAN rahasia umum lagi jika seorang raja memiliki banyak permaisuri. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi sang raja jika bisa meminang banyak perempuan dan mengumpulkannya dalam satu kerajaan yang sama. Bukan begitu?

Minggu, 23 Sep 2018 09:25Internasional

Kapal Ferry Tanzania Alami Kecelakaan, Diperkirakan Ratusan Orang Tewas Teggelam

SEORANG penyintas ditemukan di dalam kapal ferry Tanzania yang terbalik, dua hari setelah bencana di Danau Victoria itu. Sementara peti-peti mati yang akan digunakan untuk memakamkan 167 korban telah tiba.

Minggu, 23 Sep 2018 09:20Internasional

Bakar Majikan dan Ketiga Anaknya, Seorang Pengasuh Akhirnya Dieksekusi

Seorang pengasuh China dieksekusi setelah dengan sengaja menyalakan api yang menewaskan seorang ibu dan tiga anaknya di kota Hangzhou.

Minggu, 23 Sep 2018 09:04Internasional

Bagaimana Jadinya Jika Gurita 'Menelan' Ekstasi?

GURITA yang diberi obat ekstasi menjadi lebih sosial dan mencoba untuk berpelukan, seperti ditemukan sebuah penelitian.

Minggu, 23 Sep 2018 09:00Nasional

3500 Berita Hoax Beredar di Medsos, Polri Imbau Masyarakat Lebih Cerdas dan Bijak

Markas Besar Polri mengingatkan masyarakat agar cerdas berselancar di media sosial. Polri mencatat tiap hari rata-rata ada 3.500 informasi hoaks beredar di medsos. Jumlah ini diprediksi terus meningkat menjelang Pilpres 2019.

Minggu, 23 Sep 2018 08:56Nasional

Resmi jadi Cawapres, KH Ma'ruf Amin Mundur dari Rais Aam PBNU

Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin resmi mundur dari jabatan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Namun, ia menegaskan masih tetap sebagai kader yang siap memperjuangkan nilai-nilai serta perjuangan keagamaan NU.

Minggu, 23 Sep 2018 08:44Nasional

Gempa M=4,2 Guncang Lombok Utara

Gempa dengan kekuatan 4,2 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa itu terjadi pada Minggu (23/9/2018) dini hari.

Minggu, 23 Sep 2018 08:25Ekonomi

Bagaimana Nasib Tenaga Honorer di Tengah Seleksi CPNS? Begini Tanggapan BKN

Pemerintah menyadari tidak semua Tenaga Honorer Kategori II (KII) bisa mengikuti Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Tahun Anggaran 2018 ini.

Minggu, 23 Sep 2018 07:32Berita Sumut

Gubernur Edy Rahmayadi Sambut Obor Asian Para Games 2018

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyambut obor Indonesia Asian Para Games 2018 yang akan diarak di Kota Medan, Minggu (23/9/2018). Dari api yang menyala, diharapkan semangat para atlet dari provinsi ini terpancar untuk memenangi setiap pert

Minggu, 23 Sep 2018 07:17Ekonomi

Krisis Ekonomi Argentina Picu Kekhawatiran, Tapi Alejandro Bulgheroni Adalah Pengecualian

Krisis keuangan di Argentina menimbulkan kekhawatiran di negera berkembang lainnya termasuk Indonesia. Krisis Argentina disebut berpotensi mempengaruhi pasar keuangan.

Minggu, 23 Sep 2018 07:02Berita Sumut

Gubernur Edy Rahmayadi : Mahalnya Harga Buku Harus Dicarikan Solusinya

Mahalnya harga buku masih menjadi kendala upaya meningkatkan minat baca di tengah masyarakat. Karena itu, perlu dicarikan solusi, apakah harga buku yang diturunkan atau adanya subsidi.

Minggu, 23 Sep 2018 06:47Nasional

Kapuskes TNI : Tanamkan Semangat Militansi Pada Pelaksanaan Baksos Kesehatan TNI

Dengan pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan semakin dihargai, semakin disegani dan semakin dicintai oleh rakyat, karena pada hakekatnya profesionalisme TNI adalah untuk rakyat. Untuk itu, tanamkan jiwa disipli