Masyarakat Sari Rejo Ancam Demo Saat Pelaksanaan Pemilu 2019

faeza Senin, 21 Januari 2019 18:10 WIB
Mtc/fae
Seribuan masyarakat Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia untuk kesekian kalinya menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Senin (20/1). Kali ini, warga ingin mengadu kepada Gubsu Edy Rahmayadi terkait perm
MATATELINGA, Medan: Seribuan masyarakat Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia untuk kesekian kalinya menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Senin (21/1/2019).  Kali ini, warga ingin mengadu kepada Gubsu Edy Rahmayadi terkait permasalahan sengketa lahan mereka. 


Dalam aksinya, mereka datang menggunakan berbagai kendaraan. Mulai dari roda empat, roda dua, hingga odong-odong (kendaraan roda empat yang dirangkai dengan gerbong).  Massa kemudian memblokir Jalan Diponegoro. Hingga lalu lintas pun harus dialihkan.  Massa langsung berorasi di depan gerbang.  Sambil membentangkan poster berisi tuntutan penerbitan sertifikat tanah. 

"Kalau tidak ada juga solusi, kami akan tetap begini. Berunjuk rasa sampai Pilpres nanti," ujar Ketua Forum Masyarakat (FORMAS) Sari Rejo Pahala Napitupulu di hadapan massa. 

Hingga saat ini mereka heran. Kenapa belum ada solusi dari pemerintah, meski perkara ini sudah dimenangkan hingga tingkat MA. 


"MA itu keputusan tertinggi. Diatasnya hanya keputusan Tuhan," ungkapnya. 

Pahala juga mengaku selama ini dia mendapat tekanan dari masyarakat. Dalam pembahasan mereka sempat tercetus untuk memboikot Pemilu. 

"Kami akan turun ke jalan saat pemilu," ungkap Pahala .

Jika boikot dilakukan, dipastikan akan mempengaruhi partisipasi pemilih di Kota Medan. Karena di Sari Rejo saat ini dihuni oleh sekitar 7 ribu kepala keluarga, dengan jumlah penduduk 28. 093 jiwa. Belum lagi warga pendatang yang ada di sana juga mencapai sekitar 9 ribu jiwa. 

Konflik lahan yang mendera Sari Rejo disebut Pahala sudah terjadi puluhan tahun. Sehingga dia heran kenapa masalah itu seakan tidak punya solusi.  


Desakan kepada pemerintah untuk memberikan solusi sudah dilakukan. Unjuk rasa hingga mendatangi pemerintah pusat juga dilakukan. Namun hasilnya masih saja nihil. 

Mereka juga seakan menjadi anak tiri. Selama ini Presiden Joko Widodo terus membagikan sertifikat tanah. Sehingga mereka iri. 

Belum lagi soal pengembang yang dengan gampangnya mendapatkan sertifikat. Kawasan Sari Rejo kini banyak berubah, sudah berdiri pusat ekonomi yang cukup besar. 

"Timbul kecurigaan, ada sindikasi yang tersistematis TNI AU dengan  BPN dan Pemko Medan. Karena di sekitar tanah sari rejo, sudah ada sertifikat. Sedangkan kami tidak dapat," ungkapnya.

Mereka menuntut 260 hektar yang selama ini dihuni dihapus dari aset negara. Menyusul keputusan Mahkamah Agung yang memenangkan mereka. 

"Penghapusbukuan itu yang diduga jadi mainan. Karena proses ini susah puluhan tahun," ungkapnya. 

Dalam pertemuan tadi, rencananya pemprov akan melakukan pembahasan soal Sari Rejo. ATR/BPN dan instansi terkait akan dilibatkan dalam pembahasan. Sehingga bisa ditemukan solusi.

Warga Sari Rejo memberikan tenggat waktu hingga satu bulan sebelum Pemilu 2019 dilakukan. Pihak Pemprov Sumut juga tampaknya mengamini.

"Saya tadi minta ada beberapa tahapan. Setelah pertemuan ini saya akan lapor ke Gubernur. Ke Kakanwil BPN juga. Kita akan lihat progres permasalahaannya. Nanti kita akan kordinasi dengan instansi terkait. Termasuk Forkopimda. Lanud kemudian dengan menteri keuangan. Jdi kita cari masalahnya. Karena permasalahan tanah ini menjadi fokus pak gubernur," tandasnya. 

Editor: Faeza

T#g:MatatelingaTerkiniDemo Warga Sari Rejowarga sari rejowarga sari rejo ancam boikot pemilu
Komentar
Selasa, 23 Jul 2019 08:15Internasional

Industri Ganja Medis Jadi Prioritas Negara ini

Mengembangkan industri ganja medis adalah salah satu prioritas kebijakan utama bagi pemerintah baru Thailand

Selasa, 23 Jul 2019 08:00Bola

Gelandang Baru Manchester City siap Jadi Pemimpin Lini Tengah

Gelandang baru Manchester City, Rodrigo Hernandez, yakin dirinya mampu menjadi pemimpin di lini tengah

Selasa, 23 Jul 2019 07:45Ekonomi

Harga Emas Kian Tak Setabil

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan

Selasa, 23 Jul 2019 07:30Nasional

Penemuan Mayat dalam Parit Gegerkan Warga

Penemuan mayat perempuan muda dalam parit gegerkan warga Kecamatan Cibeureum

Selasa, 23 Jul 2019 07:15Lifestyle

Kisah Pertanyaan Pendeta Yahudi, ini Jawaban Cerdas Sayidina Ali

Siapa yang tak kenal Sosok Sayidina Ali, terlebih umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai menjadi kalifah terakhir, dari kalangan Khilafaur Rasyidin. Sayidina Ali juga dikenal sebagai sahabat yang paling cerdas.

Selasa, 23 Jul 2019 07:05

Mobil Pajeo Terjungkal, 4 Penumpang Alamai Luka Berat dan Ringan

Mobil Mitsubhisi Pajero Sport dengan jumlah penumpang 4 orang, terjungkal setelah terjadi kecelakaan tunggal di jalan lintas Banda Aceh - Calang tepatnya di Km 83 Desa Kuala, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Minggu (21/7/2019).

Selasa, 23 Jul 2019 07:00Bola

Musim Buruk Hantui Liburan Para Pemain Manchester United

Fullback Manchester United, Luke Shaw, mengakui buruknya musim yang dilalui Setan Merah membuat liburannya terganggu

Selasa, 23 Jul 2019 06:45Bola

Cari Striker Baru, Beppe Marotta Beberkan Kreterianya

Nerazzurri tengah mengincar dua orang striker untuk menemani Lautaro Martinez.

Selasa, 23 Jul 2019 06:30Lifestyle

5 Resep Agar Menjadi Orang Tua yang Baik Bagi Anak

Tidak hanya anak yang memiliki kewajiban terhadap orangtua. Orangtua pun meiliki tanggung jawab yang besar dan kewajiban terhadap anak yang harus dilakukan

Selasa, 23 Jul 2019 06:15Nasional

Capim KPK, 3 Komisioner Petahana Lolos

Para komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) petahana, yakni Alexander Marwata, Basaria Panjaitan, serta Laode M Syarif

Selasa, 23 Jul 2019 06:00Bola

Meski di Barcelona, Griezmann: Atletico Rumah Saya

Antoine Griezmann sudah resmi menjadi pemain Barcelona dan kini sedang dalam tur pramusim 2019-2020 di Jepang

Selasa, 23 Jul 2019 05:45Nasional

Kepala Bakamla RI/IDNCG Kobarkan Semangat Jajarannya

Dalam rangka penyampaian hasil kunjungan kerja Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya Bakamla A. Taufiq R. beserta sejumlah pejabat lainnya ke Amerika Serikat, kobaran semangat sangat terasa ditunjukkan dalam arahannya saat apel di Marka

Selasa, 23 Jul 2019 05:30Berita Sumut

Grebek Kampung Narkoba, Sat Narkoba Polrestabes Medan Ringkus 4 Pengedar Sabu

Satuan narkoba Polrestabes Medan grebek kampung narkoba yang berada di Jalan Garuda Perumnas Mandala, Gang Nuri 18, Kecamatan Medan Denai. Dalam penggerebekan itu petugas berhasil mengamankan 4 orang diduga tersangka pengedar narkoba jenis sabu

Selasa, 23 Jul 2019 05:15Berita Sumut

Empat Komplotan Curanmor Terkapar di Terjang Timah Panas, 1 Pelaku DPO

Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Patumbak, membongkar jaringan komplotan curanmor dengan meringkus empar orang dan masing masing terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, Kamis (18/7/2019). Pasalnya, keempat pelaku dilumpuhkan lantaran mela

Selasa, 23 Jul 2019 05:00Nasional

TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan Hawaian National Guard (HING) menggelar latihan keamanan cyber dan sistem teknologi. Latihan yang dilaksanakan dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX) dibuka secara resmi oleh

Senin, 22 Jul 2019 23:00Nasional

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Rektor Asing Bakal Ngajar di Indonesia

Pemerintah serius akan mendatangkan rektor dari luar negeri untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air