Medan Tak Aman, Besi Tempat Duduk Merdeka Walk Berhilangan

Mtc/Rel Rabu, 23 Januari 2019 17:34 WIB
Matatelinga/Istimewa
Kursi di Lapangan Merdeka Medan
MATATELINGA, Medan : Upaya  Pemko Medan untuk  menyediakan fasilitas publik berupa  tempat duduk besi  di troatoar depan Merdeka Walk  ternyata  tidak mendapat dukungan penuh dari orang-orang tak bertangungjawab.  Terbukti,  besi  tempat duduk  dicuri sehingga satu dari belasan tempat duduk sudah tidak dapat dipergunakan lagi untuk duduk.  Padahal keberadaan tempat duduk itu disediakan untuk masyarakat agar dapat menikmati  Titik O Kota Medan itu baik siang maupun malam hari.


Pengadaan tempat duduk besi itu merupakan hasil kerjasama Pemko Medan melalui Dinas Pertamanan Kota Medan bekerjsama dengan Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara. Ada 35 unit tempat duduk besi yang disediakan, belasan unit pemasangannya dilakukan di depan Merdeka Walk, sedangkan sisanya di tempatkan di seputaran Lapangan Merdeka Medan.

Selain 35 unit tempat duduk besi, pihak Jasa Raharja juga memberikan 30 unit pot bunga, bola batu 30 unit serta tempat sampah sebanyak 20 unit. Bantuan dari Jasa Raharja ini dilakukan dalam rangka mendukung keindahan Kota Medan, terutama seputaran  lapangan bersejarah di Kota Medan tersebut.


Kehadiran tempat duduk besi  dan bola batu itu menjadikan kawasan pedestrian Lapangan Merdeka menjadi salah satu ikon di Kota Medan.  Selain menjadi tempat warga bersama anggota keluarga untuk menikmati keindahan Titik O Kota Medan, juga sering dijadikan tempat selfie bagi warga maupun warga dari luar kota yang datang berkunjung.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan H M Husni sangat menyesalkan hilangnya besi tempat duduk sehingga satu unit tempat duduk tak bisa digunakan lagi. Mirisnya, tidak sedikit warga lantaran keasyikan main handphone tanpa sadar sampai terjatuh  karena mengira tempat duduk besi masih bisa diduduki.


"Kita sangat menyesalkan hilangnya besi tempat duduk. Dugaan kita, besi-besi itu diambil orang-orang yang tidak bertanggungjawab karena bisa dijual. Kita sangat menyayangkan masih ada perilaku seperti itu. Kadang kita iri dengan kota-kota lain seperti Bandung, Jakarta, Surabaya dan Semarang. Warganya mendukung penuh upaya yang dilakukan pemerintah dalam mempercantik kota. Tak pernah ada besi tempat duduk yang dicuri sehingga dapat digunakan warganya untuk menikmati keindahan kota," kata Husni.


Padahal papar Husni, usia tempat duduk besi itu belum sampai setahun. Dikatakannya, pemasangan tempat duduk besi,  bola batu dan tempat sampah dilakukan serentak pada 5 Juni 2018. "Kalau saya tidak salah, pemasangannya dilakukan bulan puasa tahun lalu. Jadi  baru tujuh bulan dipasang, kini mulai berhilangan," ungkapnya kecewa.

Berdasarkan amatan dari lokasi, satu unit tempat duduk  lagi dua besinya juga telah hilang sehingga orang yang akan menduduki tempat duduk tidak akan merasa nyaman. Di samping itu beberapa tempat duduk besi lainnya tampak penyok yang ditengarai akibat ulah-ulah tangan jahil. Apabila tidak dilakukan perbaikan, tempat duduk besi akan rusak dan besi-besinya akan hilang kembali.


Atas dasar itulah Husni sangat mengharapkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat sehingga program pembangunan yang dilakukan Pemko Medan, terutama dalam upaya mempercantik estetika kota dapat berjalan dengan lancar.

"Tanpa dukungan masyarakat, semua upaya yang kita lakukan untuk menjadikan Kota Medan menjadi lebih baik lagi ke depannya akan sia-sia," paparnya. Mtc
Editor: James P Pardede

T#g:Kota Medankursimerdeka walkpublik
Komentar
Kamis, 27 Feb 2020 11:30Berita Sumut

Mobil Oknum Wartawan Terbakar Usai Dilempar Molotov

Peristiwa nahas dialami Deno Barus, seorang wartawan media cetak di Medan, Kamis (27/2/2020) dinihari. Mobil jenis angkutan umum miliknya dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) saat diparkir di rumahnya di Jalan Pertanahan Ujung, Dusun V, Gang Kolam, Keca

Kamis, 27 Feb 2020 11:15Berita Sumut

Karutan Balige Ikuti Teleconference Bersama Dirjen Pemasyarakatan

Lembaga pemasyarakatan atau lapas dan rutan (ruang tahanan) sering sekali tidak diketahui oleh masyarakat seperti apa dan bagaimana di dalamnya.

Kamis, 27 Feb 2020 10:15Nasional

Bakamla RI Siap Cegah Kapal Buang Limbah di Perairan Batam

Bakamla RI siap melaksanakan pengamanan dan menindak tegas kapal tanker yang sengaja membuang limbah di perairan Batam

Kamis, 27 Feb 2020 09:51Berita Sumut

Pencanangan Pembangunan Sekolah di Langkat, Sultan Langkat Apresiasi Gubernur Edy

Sultan Langkat Tuanku Azwar Abdul Jalil Rahmadsah Al-Hajj mewakili masyarakat adat dan masyarakat Kabupaten Langkat mengucapkan terima kasih atas kepedulian Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi terhadap pendidikan dan pembangunan SDM masyarakat L

Kamis, 27 Feb 2020 09:36Berita Sumut

82 Warga Pangkalan Susu Keracunan Usai Makan Daging Babi

Sebanyak 82 warga di Desa Pangkalan Siatak Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami keracunan usai menyantap makanan berupa nasi dengan lauk olahan daging babi, Selasa (25/2). Seluruhnya mengalami sakit perut diare dan munt

Kamis, 27 Feb 2020 09:21Berita Sumut

Bupati Asahan Perintahkan Dinas Terkait Bantu Pengobatan Bocah Penderita Tumor Mata

Bupati Asahan H.Surya sangat prihatin terhadap warga masyarakatnya yang mengalami kesulitan keuangan untuk membawa anaknya yang menderita penyakit tumor mata . Surya mendapatkan laporan dari masyarakat, langsung memerintahkan dinas terkait serta camat Air

Kamis, 27 Feb 2020 08:15Internasional

Pakar Kesehatan, Inilah Waktu Yang Tepat Hadapi Pandemi

Sejumlah pakar kesehatan mengatakan inilah waktu yang tepat untuk melakukan persiapan menghadapi pandemi, yang mereka juga jauh lebih banyak penderitanya di Eropa dibandingkan dengan yang mereka ketahui.

Kamis, 27 Feb 2020 08:00Bola

Inisiatif Serangan Lebih Dulu Diambil Man City

Kerja sama Bernardo Silva, Kevin De Bruyne, dan Rodrigo di lini tengah Man City merepotkan Madrid. Bernardo bahkan mendapatkan peluang dari eror di lini pertahanan Madrid pada menit-menit awal, tetapi tidak membahayakan gawang Thiabaut Courtois.

Kamis, 27 Feb 2020 07:45Bola

Skuad Harus Pulang dengan Tangan Hampa

Skuad arahan Maurizio Sarri itu harus pulang dengan tangan hampa usai ditekuk OL dengan skor 0-1.

Kamis, 27 Feb 2020 07:30Nasional

Pangdam I/BB Hadiri Rapim TNI AD Tahun 2020 di Mabesad

Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah bersama seluruh Pangkotama dan Balakpus TNI AD turut menghadiri Rapat Pimpinan TNI AD Tahun Anggaran 2020 yang digelar di Lantai Dasar Gedung E Mabesad, Jakarta

Kamis, 27 Feb 2020 07:15Nasional

Kazona Timur Tinjau Progress Docking KN Ular Laut 405

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Arif Sumartono, S.Sos., M.Si (Han) meninjau perkembangan proses docking KN Ular Laut 405 di salah satu perusahaan docking Maluku

Kamis, 27 Feb 2020 07:00Nasional

Bripka Hadi Menjadi Narsum di Acara Rakornas Perpustakaan

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Baringin Kecamatan Sibolga, Kota Sibolga, Bripka Hadi Hamonangan Sitanggang menjadi Narasumber untuk memberikan Testimoni tentang kegiatan Bhabinkamtibmas sebagai pejuang Literasi untuk mencerdaskan generasi bangsa

Kamis, 27 Feb 2020 06:00Berita Sumut

Ribuan Warga Pulau Rakyat Mengikuti Pengajian Akbar Bersama Bupati Asahan

Ribuan masyarakat kecamatan Pulau Rakyat bersama bupati Asahan serta ketua Tim Penggerak PKK Asahan mengikuti pengajian akbar bersama, yang dilaksanakan di lapangan bola kaki afdelling V desa Persauan Kecamatan Pulau Rakyat

Rabu, 26 Feb 2020 23:38Berita Sumut

Bermain Judi Online, Pria Brewok Diringkus Pihak Berwajib

Tak putus akal dilakukan orang zaman sekarang untuk meraup pundi-pundi kekayaan. Termasuk melakukan perjudian dalam bentuk judi online. Kali ini seorang pria berhasil diringkus petugas dari sebuah Warung Teh

Rabu, 26 Feb 2020 22:33Berita Sumut

Aksi Tutup Jalan Direspon Pemkab Tobasa

Puluhan warga Pardomuan dusun Bulusilape Kecamatan Silaen Tobasa yang melakukan aksi tutup jalan akhirnya membuka jalan yang mereka tutup karena mendapat respon dari pemkab Tobasa.

Rabu, 26 Feb 2020 22:00Nasional

Polisi Tembak Polisi, Brigadir Rangga Divonis 13 Tahun Penjara

Brigadir Rangga Tianto divonis 13 tahun penjara dalam kasus penembakan terhadap rekannya sesama polisi, Bripka Rahmat Efendy di Ruang SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polsek Cimanggis Kota Depok.