• Home
  • Berita Sumut
  • Meski Prapid Dikabulkan, Pengusaha Tersangka Kasus Cabul Ini Tetap Ditahan Polisi

Meski Prapid Dikabulkan, Pengusaha Tersangka Kasus Cabul Ini Tetap Ditahan Polisi

Faeza Sabtu, 09 Desember 2017 10:00 WIB
mtc/ist
Kuminser Situmorang, pengusaha pupuk di Desa Siborboran, Kecamatan Sijamapolan, Humbang Hasundutan yang ditahan oleh Polisi karena dituding berbuat cabul tetap ditahan polisi meski sudah memenangkan prapid di PN Tarutung, Rabu (6/12/2017) lalu. Kuminser s
MATATELINGA, Humbahas-  Kuminser Situmorang, pengusaha pupuk di Desa Siborboran, Kecamatan Sijamapolan, Humbang Hasundutan yang ditahan oleh Polisi karena dituding berbuat cabul tetap ditahan polisi meski sudah memenangkan prapid di PN Tarutung, Rabu (6/12/2017) lalu. Kuminser sebelumnya ditahan karena mencabuli Siswa SMK N 1 Pangaribuan yang tengah Praktek Kerja Lapangan di tempatnya.

Kronologis yang didapat dari tim kuasa hukum, kasus itu berawal saat para Siswa SMK PKL ditempat Kuminser. Selain belajar bercocok tanam, para siswa juga diajari untuk memasarkan pupuk di UD Ardumas miliknya. Setiap malamnya para siswa diajak untuk berjaga secara bergantian di toko yang letaknya satu kilometer dari kediaman Kuminser.

Korban pertama yang mengaku dipaksa menyodomi Kuminser adalah WG (18). Malam itu, Rabu (02/08/2017) sekitar pukul 21.00 WIB, WG mendapat giliran berjaga.

Saat berjaga, WG diminta memijat badan Kuminser di dalam sebuah kamar di toko itu. Tiba-tiba Kuminser malah membuka membuka celananya dan tidur dalam posisi tengkurap. Dia juga membuka celana WG dan langsung ditolak oleh korban. Selanjutnya Kuminser memaksa dengan cara menarik Wiranton.

Tubuh WG pun tepat berada di belakang Kuminser. Korban dipaksa menyodomi tersangka. Kejadian itu berlangsung sampai pukul 24.00 WIB.

Keesokan harinya, WG menceritakan kejadian itu kepada temannya-temannya. Lantaran takut dipecat mereka tetap melanjutkan PKL di sana.

Kejadian yang sama pun terulang, kini giliran RG yang jadi korban. RG yang mendapat giliran berjaga diperlakukan sama oleh Kuminser. Perbuatan cabul itu terus berlanjut pada korban PG, MG, BG dan MP.

Lantas kejadian itu diadukan kepada guru pembina Borbis Nurmarinche Dongoran. Mereka mengaku sudah tidak nyaman PKL di sana karena perlakuan tersangka. Borbis pun menghubungi Jekson Situmorang, anak kandung tersangka.

Jekson pun bertanya kepada para korban tentang kabar tidak sedap soal ayahnya. Para korban pun mengaku kalau ayah Jekson mencabuli mereka.

Tim kuasa hukum menganggap kasus itu mengada-ada. Apalagi bukti yang dicantumkan dianggap belum cukup. Polisi juga dinilai banyak melalaikan prosedur. Misalnya saja, tidak pernah dilakukan visum terhadap korban dan tersangka.

"Karena visum itu seharusnya bisa jadi bukti kuat apakah klien kita bersalah atau tidak," kata salah satu kuasa hukum Candoro Tua Manik, Jumat (08/12/2017).

Tim hukum langsung mengajukan praperadilan. Sidang prapid digelar pada Rabu (06/12/2017). Hakim Pengadilan Negeri Klas I Tarutung Hendri Tarigan mengabulkan gugatan kuasa hukum dengan berbagai pertimbangan.

Status tersangka Kuminser gugur. Keluarga berkumpul untuk menjemput Kuminser di Lapas Klas II B Humbahas pada Kamis (07/12/2017).

Namun sangat disayangkan, saat putusan Praperadilan itu dikeluarkan dari PN Tarutung, pihak Polres Humbahas belum juga mengeluarkan Kuminser dari Lapas Kelas IIB Humbahas.

"Mereka (Polres Humbahas) seakan memperlama untuk mengeluarkan klien kami atas nama Kuminser. Padahal saya sudah menyertakan salinan Praperadilan dari PN Tarutung untuk mengeluarkan Kuminser dari Lapas tersebut. Padahal surat Praperadilan sudah kami serahkan ke Polres Humbahas sekitar jam 10 pagi. Dan saya langsung ketemu dengan Kanit PPA, Oktavia boru Purba," ungkap Candoro.

Pihak Polres Humbahas baru mendatangi Lapas sekitar pukul 19.00 WIB bersama keluarga tersangka. Sesampai di Lapas, beberapa petugas Polres Humbahas masuk kedalam Lapas untuk melakukan penjemputan.

Saat keluar dari dalam Lapas, petugas tak bersama Kuminser. Mereka beralasan, Kuminser tidak bisa keluar karena jam kerja Lapas sudah habis. Petugas administratif pun sudah pulang.

Sempat terjadi perdebatan antara petugas Polres dengan kuasa hukum tersangka. Namun sama sekali tak membuat Kuminser keluar dari Lapas.

Keluarga menjemput Kuminser keesokan harinya. Lagi-lagi, harapan keluarga dan warga untuk berjumpa dengan Kuminser harus pupus. Polisi kembali menangkap Kuminser sesaat setelah bebas dari tahanan. Polisi disebut sebut sudah mendapat laporan baru atas kasus yang sama.

Kericuhan sempat terjadi saat penangkapan. Keluarga berteriak histeris tidak terima Kuminser ditangkap. Kuminser  pingsan saat beberapa polisi menunjukkan surat penangkapan. Kuminser kembali mendekam di balik jeruji.

"Ini sudah kriminalisasi hukum terhadap klien kami, kami akan menempuh langkah hukum baru," kata Candoro.

Sebelumnya Kapolres Humbahas Ajun Komisaris Besar Polisi Nicolas A Lilipaly mengatakan, Kuminser melakukan tindak pidana pencabulan terhadap enam siswa PKL.

"Hasil dari penyelidikan kita ada enam orang melakukan PKL di tempat terlapor. bahwa pada setiap malam yang bersangkutan diajak untuk tidur di ladang yang bersangkutan. Disitulah kemudian terjadi hal-hal yang melanggar hukum yang berlaku di Indonesia" kata Nicolas saat ditemui disela pengamanan Festival Danau Toba 2017 di Sipinsur, Humbahas, Kamis, (07/11/2017) lalu. (mtc)
Editor: Faeza

T#g:pencabulanpn tarutungpolres humbahasprapid
Komentar
Selasa, 11 Des 2018 15:45Berita Sumut

Wali Kota Buka 53 Titik Pasar Murah Harga Jauh Lebih Murah Dari Pasaran

Pemko Medan menggelar 53 titik pasar murah yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan. Tujuan kehadiran pasar murah itu guna membantu umat Kristiani, terutama yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2019 yang su

Selasa, 11 Des 2018 15:30Berita Sumut

Kapoldasu: Melakukan Pemeriksaan Internal Anggota, Viralnya Video Penangkapan Narkoba Oknum TNI

Viralnya video penangkapan narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan personel Sat Narkoba Polrestabes Medan di Jalan Lintas Tanjungmorawa membuat Kapolda Sumut ambil tindakan.

Selasa, 11 Des 2018 15:15Berita Sumut

Oknum Polisi dan Seorang Rekannya Dibekuk

Seorang personel polisi dari Polres Siantar RP ,33, warga Jalan DI Panjaitan No 134, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar bersama rekannya, HG (34) warga Desa Bawodobara, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) dibekuk oleh pers

Selasa, 11 Des 2018 15:00Nasional

Pertemuan Bilateral Polri dan AFP

Disela-sela kunjungan guna memenuhi undangan sebagai pembicara dalam forum Victoria Police and Leadership in Countering Terrorism Forum, Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menyempatkan diri untuk melaksanakan pertemuan bilatera

Selasa, 11 Des 2018 14:45Nasional

Serahkan DIPA 2019 Jokowi Minta Anggaran Benar-benar Digunakan Untuk Kepentingan Rakyat

Presiden Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Selasa, 11 Des 2018 14:30Internasional

TNI: Dansatgas Indobatt Pimpin Purna Tugas Konga XXIII-L/Unifil di Lebanon

Komandan Satgas Indonesian Battalion (Dansatgas Indobatt) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya memimpin acara tradisi pelepasan purna tugas Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII

Selasa, 11 Des 2018 14:15Nasional

Panglima TNI: Kejuaraan Lomba Tembak Ajang Uji Kemampuan Prajurit TNI

(Puspen TNI). Kejuaraan lomba menembak dapat digunakan untuk ajang menguji kemampuan prajurit, sebagai langkah penyiapan keikutsertaan prajurit TNI pada berbagai kejuaraan menembak internasional.

Selasa, 11 Des 2018 14:00Nasional

Presiden Jokowi Kucurkan Dana Rp492,555 Triliun untuk Pendidikan

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menunjukkan keseriusannya dalam mengalihkan fokus pembangunan dari infrastruktur ke sumber daya manusia (SDM). Hal ini tercermin dari dialokasikannya anggaran sebesar Rp4

Selasa, 11 Des 2018 13:45Ekonomi

Harga Emas Berbalik Melemah

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berbalik melemah, Pada Selasa (11/12/2018)

Selasa, 11 Des 2018 13:10Berita Sumut

BNN Musnahkan 53,3 Kg Narkoba

Sebanyak 53,3 kg narkoba jenis sabu sabu yang diamankan Badan Narkotika Nasional Sumut dari tangan lima tersangka, dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar menggunakan alat Incinerator milik RSUP Pirngadi Medan, Jalan Prof HM Yamin Medan

Selasa, 11 Des 2018 13:00Internasional

Temukan Fakta Mengejutkan di Dasar Laut, Para Ilmuan Investigasi Penyebab Tsunami Palu

Para ilmuwan bakal dapat memahami seutuhnya fenomena tsunami yang melanda Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah, akhir September lalu, berkat temuan terbaru di dasar laut.

Selasa, 11 Des 2018 12:30Berita Sumut

Miris Bayi Baru Lahir Ditemukan Terlantar di Medan Timur Gegerkan Warga

Tega, Warga Jalan Riau, Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur dihebohkan dengan penemuan bayi Berusia 1 Hari Dibuang dilingkungannya.

Selasa, 11 Des 2018 10:32Berita Sumut

Tiga Unit Rumah Di Bromo Ludes Terbakar

Tiga unit rumah yang berada di Jalan Bromo, Lorong 5, Lingkungan I, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area ludes terbakar, Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 09.50 WIB.

Selasa, 11 Des 2018 09:15Bola

Liga Champions 2018-2019: Inter Milan di Hantui Nasib Buruk Jelang Laga Krusial Mereka Rabu Dini Hari

Inter Milan berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan jelang laga krusial mereka di ajang Liga Champions 2018-2019. Pelatih Inter, Luciano Spalletti, mengatakan Il Nerazzurri dilanda badai cedera setelah beberapa pemain bintang dipastikan absen, teru

Selasa, 11 Des 2018 09:00Ekonomi

Dolar AS Kembali Menguat di Tengah Penundaan Kesepakatan Denagn Perdana Menteri Inggris

Kurs dolar AS naik terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin, karena sterling mengambil pelemahan setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May menunda pemungutan suara parlemen atas kesepakatan Brexit yang direncanakan.

Selasa, 11 Des 2018 08:00Lifestyle

Orang Tua Berselingkuh, ini Dampak Buruknya Diterima Anak

Salah satu faktor yang memperkuat keretakan rumah tangga ialah masalah perselingkuhan. Setiap pasangan tidak mau mengalami nasib ini, mendengarnya saja sudah sangat menyeramkan.