Otak pelaku Penggelapan Mobil Gunakan Yayasan sosial

amrizal Rabu, 14 Februari 2018 18:30 WIB
mtc/ist
Otak pelaku penipuan ratusan mobil mewah, NZ sengaja membuka yayasan sosial untuk melancarkan aksinya. Hal itu terkuak setelah Dit Reskrimum Poldasu memaparkan kasus tersebut.
Sholat Idul Adha 1439 H
MATATELINGA, Medan: Otak pelaku penipuan ratusan mobil mewah, NZ sengaja membuka yayasan sosial untuk melancarkan aksinya. Hal itu terkuak setelah Dit Reskrimum Poldasu memaparkan kasus tersebut.

"Untuk yayasannya sendiri sampai saat ini belum bisa ditunjukan akte pendiriannya. Kita belum bisa memastikannya (ilegal) karena sedang proses mencari. Kalau wilayah kerjanya itu fiktif. Itu tergantung masing-masing kontrak itu bermacam daerah," kata Dir Reskrimum Poldasu Kombes Pol Andi Rian, Rabu (14/2).

Sebut dia, modus dalam melancarkan aksinya, tersangka dengan membuat kontra perjanjian pinjam pakai mobil dengan para korban dengan alasan mobil tersebut digunakan untuk proyek pembangunan Yayasan Sumatera Women Foundation yang bergerak dibidang sosial dan kemanusiaan lalu dijual kepada penadah.

"Modus mengikat kontrak atas nama yayasan atau NGO atau LSM woman foundation. Ternyata mobil pidah tangan dengan cara jual beli. Modus penipuan ini, kata direktur, sudah berlangsung semenjak tahun 2016," katanya.

Andi sendiri menyebutkan kalau, pada jual beli mobil itu, pelaku yang merupakan aalah ketua DPW organisasi prempuan di Sumut itu sengaja mengganti nomor polisi atau memalsukan STNK mobil. Dan ia menyebutkan kalau pasti ada tersangka lain.

"Kita masih lidik apakah ada keterlibatan oknum dalam kasus ini," terangnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap empat tersangka dengan peran yang berbeda-beda. "Nova Zein otak pelakunya, Usman Gumanti warga Jalan Sunggal berperan sebagai mengantar mobil kepada Hotma Tua Pulungan dan Andika. Khairul Bariah alias Cece warga Jalan Paya Bakung Perumahan Puri San Jadi Blok D No 1 Kelurahan Serba Jadi Kecamatan Sunggal berperan sebagai mengambil uang dan Hotma Tua Pulungan warga Jalan Selamat Ujung Medan Amplas berperan sebagai mengambil mobil dari Usman dan Cece," katanya.

Andi mengaku, dalam perkara ini Dit Reskrimum Poldasu telah menerima 6 laporan polisi dengan jumlah 67 korban. "Jadi siapa saja yang pernah berhubungan dengan Nova Zein baik itu menyewa maupun membeli mobil segera datang ke Poldasu," ucapnya.

Selain para pelaku, petugas juga menyita barang bukti empat mobil diantaranya satu unit mobil alpahart, pajero sport dan dua unit mobil inoova. "Satu lembar fotocopy BPKB mobil Mitsubishi Pajero Sport BK 1505 El, satu bundel fotocopy akte perjanjian, satu lembar fotocopy BPKB MOBIL Toyota Fortuner BK 401 W, sejumlah akte perjanjian. Kalau mobil kita sita dari pembeli sedangkan dokumen kita sita dari kediaman/kantor pelaku," ungkapnya.

Untuk meyakinkan korbannya, dalam pembaran pertama hingga ketiga pelaku selalu lancar membayar pinjam pakai mobil. "Membayar dengan cekn nah ketiga di bulan keempat pembayaran mulai nyendat dan pembayaran dipakai dengan cek kosong. Disitulah awalnya para korban mulai mencurigai dan meminta kepada pelaku menunjukan mobilnya dan tak bisa dipenuhi oleh pelaku,"sebutnya.

Sementara itu, seorang korban IR warga Glugur Medan, mengaku mengenal NZ  dari temannya. "Awalnya pembayaran selalu lancar tapi lama-lama pembayaran mulai tersendat," ujarnya.

Ia berharap polisi dapat mengungkap kasus ini untuk menangkap tersangka lain. "Ini pasti ada keterlibatan oknum aparat," ungkapnya.

Sementara itu Kuasa korban penggelapan mobil bernama M Iqbal Sinaga SH didampingi H Rizal SH  mengatakan, kita sangat mengapresiasi dengan Direktorat Krminal Umum Poldasu dengan cepat dan tanggap laporan masyarakat tentang penggelapan mobil.

"Terbukti, dalam waktu singkat para tersangka berhasil diringkus serta menyita sejumlah mobil yang disenyalir sempat diperjual belikan dari tangan tersangka. Kita berharap pada masyarakat yang lainnya dengan menguasa kenderaan yang diperolehnya dari tersangka NZ, untuk segera dapat dikembalikan dan dapat diserahkan ke Direktorat Krminal Umum Poldasu, sehingga pemeriksaan lancar, sebutnya.(mtc/amr)
Editor: Faeza

T#g:nova zeinpenggelapanpenipuanPolda sumut
Komentar
Selasa, 21 Agu 2018 19:05Berita Sumut

Dinas PPKB & PP PA Asahan Kurban Tiga Ekor Lembu

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB & PP PA) Kabupaten Asahan, dalam rangka menyambut kedatangan hari raya Idhul Adha 1439 H, menyembelih tiga ekor lembu yang berkualitas baik serta seh

Selasa, 21 Agu 2018 16:40Berita Sumut

Produksi Padi Sumut Diharapkan Capai 7 Ton/Tahun

Program Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) diharapkan dapat meningkatkan produksi padi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Produksi padi tahun 2017 yang mencapai 5,1 ton diharapkan terus meningkat menjadi 7 ton/tahun.

Selasa, 21 Agu 2018 16:00Berita Sumut

Protes Azan Hingga Picu Keributan, Meiliana Dihukum 18 Bulan Penjara

Perbuatan Meiliana (44), yang memprotes suara azan hingga memicu kerusuhan SARA di Tanjungbalai pada dua tahun lalu diganjar dengan 1 tahun 6 bulan penjara. Putusan ini sama dengan tuntutan yang diajukan oleh tim JPU dari Kejari Tanjungbalai.

Selasa, 21 Agu 2018 15:30Berita Sumut

Pemprovsu Dukung Pengumpulan Koleksi Kayu Indonesia

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung kegiatan pengumpulan koleksi kayu yang ada di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi sumbangsih kepada berbagai kalangan termasuk akademisi, industri, dan masyarakat.

Selasa, 21 Agu 2018 14:30Berita Sumut

Mayjen TNI MS Fadillah : "Mauliate Godang Rekan Media"

Pangdam I BB Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah mengucapkan Mauliate Godang atas sambutan dan penerimaan dari teman-teman media yang ada di jajaran Kodam I Bukit Barisan. Penegasan ini disampaikan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadh

Selasa, 21 Agu 2018 14:00Berita Sumut

Bajing Loncat di Jalan Letsu Ditangkap

Seorang pelaku bajing loncat yang kerap beraksi di kawasan Jalan Letda Sujono, Medan diringkus tim Pegasus Polrestabes Medan. Tersangka berinisial SK (31) ini diringkus setelah aksinya menjarah sebuah truk viral di media sosial.

Selasa, 21 Agu 2018 13:29Berita Sumut

Sobek-sobek Alqur'an, Brigadir Tommy Dituntut 16 Bulan Penjara

Brigadir Tomi, oknum anggota Polri yang menjadi terdakwa dalam kasus penistaan agama dituntut dengan hukuman 1 tahun dan 4 bulan penjara.

Selasa, 21 Agu 2018 12:55Berita Sumut

Soekirman Minta Peserta Gala Siswa Indonesia Tiru Semangat Joni si Pemanjat Tiang Bendera

Bupati Sergai Ir H Soekirman resmi membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat SMP se-Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Tahun 2018 berlangsung sukses bertempat di Stadion Mini Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Senin (20/8) sore.

Selasa, 21 Agu 2018 12:39Berita Sumut

Di Sumut, Berat Sapi untuk Kurban dari Jokowi Capai 1,1 Ton

Dalam rangka Idul Adha 1439 H yang jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan melaksanakan penyembelihan 25 ekor sapi qurban di lingkungan Pemprovsu. Penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan, Rabu (22/8), d

Selasa, 21 Agu 2018 12:03Berita Sumut

Dadang Tepis Peluncuran Buku 'Kita Telah Mati' Sebagai Ajang Pencalonan DPD

Buku Kita Telah Mati karya salah satu bakal calon anggota DPD RI resmi diluncurkan. Melalui buku Kita Telah Mati, Dadang menyuarakan berbagai pendapatnya tentang kehidupan bernegara di Indonesia.

Selasa, 21 Agu 2018 11:30Berita Sumut

Sebagian Umat Islam di Medan Shalat Idul Adha Hari Ini

Sebagian umat Islam di Medan telah menggelar Shalat Idul Adha pada pagi tadi, Selasa (21/08/2018). Salahsatunya adalah yang dilakukan oleh LDK Al Iqra ITM, Majelis Kajian Islam Kaffah, dan Lembaga Studi Islam Multi Dimensi Medan.

Selasa, 21 Agu 2018 11:00Berita Sumut

Jadi Tersangka Narkoba, Ibrahim DIciduk BNN Saat Sosialisasi Pencalegannya

Oknum anggota DPRD Langkat, Ibrahim alias Hongkong yang terlibat dalam kasus 170 kilogram sabu ternyata diringkus petugas BNN saat melakukan sosialisasi pencalonannya kembali sebagai anggota dewan. Hal ini dikatakan Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari,

Selasa, 21 Agu 2018 09:58Internasional

Cula Badak Selundupan Bernilai Rp175 Miliar, Tertahan di Malaysia

Pihak berwenang Malaysia menyita cula badak bernilai hampir US$12 juta (Rp175,2 miliar) yang akan dikirim ke Vietnam dalam operasi pencegahaan penyelundupan binatang yang dilindungi terbesar di negara itu.

Selasa, 21 Agu 2018 09:52Internasional

'Diselimuti' Rivalitas Politik, PM Australia Kembali Pimpin Partai Liberal

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull berhasil mempertahankan dukungan untuk tetap memimpin partainya, di tengah ketidakpuasan atas kebijakannya, Selasa (21/8). Dalam pemilihan Ketua Partai Liberal, Turnbull unggul dari penantangnya, Menteri Dalam Ne

Selasa, 21 Agu 2018 09:49Internasional

AS Tangkap Dua Agen Spionase Iran

Amerika Serikat menangkap dua warga Iran yang diduga menjadi agen mata-mata Teheran.

Selasa, 21 Agu 2018 09:28Ekonomi

Pasca Terjerembab, IHSG Berpeluang Menguat, Investor Disarankan Cermati Saham Big Cap

Pelaku pasar sempat 'gigit jari' akibat level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok sepanjang pekan lalu. Namun, investor tentu tak boleh lengah dengan kondisi tersebut karena indeks memiliki peluang untuk bangkit (rebound) pasca terper