Warning: Use of undefined constant kat - assumed 'kat' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 617

    Warning: Use of undefined constant title - assumed 'title' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 621

    Warning: Use of undefined constant alias - assumed 'alias' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625

    Warning: Use of undefined constant Kategori - assumed 'Kategori' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625

    Warning: Use of undefined constant Judul - assumed 'Judul' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/u4913611/public_html/include/fungsi.php on line 625
  • Home
  • Berita Sumut
  • Partai Hanura Dukung Kapoldasu Usut Dugaan Penggelapan Pendapatan Pajak Reklame

Partai Hanura Dukung Kapoldasu Usut Dugaan Penggelapan Pendapatan Pajak Reklame

faeza Minggu, 10 Februari 2019 16:29 WIB
Mtc/ist
Sekretaris DPW Partai Hanura Sumut, Edison Sianturi
MATATELINGA, Medan; Sekretaris DPW Partai Hanura Sumut, Edison Sianturi mengapresiasi dan mendukung tindakan tegas pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), dalam hal ini Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH, yang sudah membantu penuh Pemerintah Kota (Pemko) Medan, dalam melakukan penertiban "Hutan Reklame" atau pembongkaran papan reklame bermasalah di Kota Medan.


"Kita sangat apresiasi tindakan Polda Sumut yang membantu Pemko Medan, terkait penertiban "Hutan Reklame". Bahkan, DPW Partai Hanura Sumut juga sangat mendukung adanya pernyataan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto, yang akan mengungkap persoalan kasus "bocornya" Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari dana retribusi reklame," kata Edison Sianturi, saat ditemui wartawan di Kantor DPW Partai Hanura Sumut Jalan Sei Besitang, Sabtu (9/2/2019).

Edison Sianturi mengungkapkan, adanya pernyataan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto, setelah membantu pihak Pemko Medan dalam melakukan penertiban "Hutan Reklame" di Kota Medan, juga akan membongkar terjadi dugaan penggelapan pajak reklame di Kota Medan, hingga mencapai miliaran rupiah, yang melibatkan sejumlah perusahaan advertising. "Untuk itu, kita juga meminta agar kasus pendapatan dari retribusi papan reklame ini diusut tuntas," pungkasnya.

"Kita tidak tahu siapa yang bermain di balik ini, tapi mengingat begitu banyaknya kerugian negara, maka diminta kepada aparat hukum dalam hal ini Polda Sumut, agar mengusutnya secara tuntas dengan melakukan penyidikan, tindak siapa saja yang terlibat tanpa terkecuali," tegas Edison Sianturi, yang juga calon legislatif dari Partai Hanura untuk DPRD Sumut dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara 1 Medan A.


Di sisi lain, Edison Sianturi menegaskan, pajak reklame merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan, dan ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang retribusi reklame disebutkan, retribusi reklame merupakan salahsatu bagian dari PAD Kota Medan. Bahkan, dalam Perda itu juga dijelaskan mengenai daerah atau kawasan mana yang boleh dan tak boleh dipasangi reklame.

Namun kenyataannya, semua itu sudah dilanggar, sehingga Polda Sumut mendukung penuh Pemko Medan dalam melakukan penertiban, sehingga saat ini Pemko Medan telah berhasil membongkar sebanyak 2.014 papan reklame bermasalah dengan berbagai ukuran di seluruh wilayah Kota Medan. 

"Penertiban yang dilakukan dalam penegakan Perda No.11/2011 tentang Pajak Reklame, dan sekaligus penataan kota yang mendapat dukungan penuh Polri dan TNI, berhasil dan memberikan dampak sangat positif," kata Edison Sianturi, seraya meminta Polda Sumut mengungkap kerugian negara dari pajak reklame yang mencapai miliaran rupiah tersebut.


Ketika ditanya tentang perusahaan advertising, disebutkannya, bukan rahasia lagi, ada dua perusahaan yang terbesar terkait papan reklame tersebut, masing-masing PT SI dan PT M, dimana sebelumnya pimpinan kedua perusahaan tersebut, sudah pernah dipanggil oleh pihak Kejati Sumut, karena kedua perusahaan itu dianggap menunggak pajak reklame, hingga berkisar Rp 9 miliar.

Terkait hal tersebut, kata Edison Sianturi, DPW Partai Hanura Sumut sangat mendukung Polda Sumut, dalam hal ini Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto, untuk segera mengungkap tuntas kasus-kasus dugaan penggelapan retribusi papan reklame di Kota Medan. (mtc/rel)

Editor: Faeza

T#g:edison sianturiIrjen Pol. Drs. Agus AndriantoIrjen Pol Drs Agus Andriantokapolda sumutPartai hanuraPenggelapan Pendapatan Pajak Reklame
Komentar
Senin, 09 Des 2019 14:36Berita Sumut

Cemburu Motif Pembunuhan Cewek di Kos Jalan Punak

Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan AH alias Biyan (25) di kosan Jalan Punak, Kecamatan Medan Petisah yang terjadi pada Rabu (4/12) kemarin. Polisi juga melumpuhkan pelaku pembunuhan tersebut.

Senin, 09 Des 2019 13:45Berita Sumut

Aspers Kasdam I/BB Pimpin Acara Tradisi Masuk Satuan Kodam I/BB

Aspers Kasdam I/BB Kolonel Inf Djonne Ricky Lumintang, S.Sos. memimpin Acara Tradisi Masuk Satuan Kodam I/BB Guna menumbuhkan kebanggaan satuan dan membangkitkan semangat serta memberikan gambaran umum tentang tuntutan tugas kepada Prajurit baru yang masu

Senin, 09 Des 2019 13:30Berita Sumut

IRT di Binjai Ini Kehilangan Sepeda Motor yang Baru Ditinggal dari Teras Rumah

Seorang ibu rumah tangga bernama Sofianidar Siregar (35) warga Jalan Gunung Jaya Wijaya No 147 Lk X, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan kehilangan sepeda motor yang baru diparkirnya di teras rumah Jumat (6/12/2019) malam. Tenaga pengajar

Senin, 09 Des 2019 13:15Berita Sumut

KPU Medan dan KPU Muna Berbagi Strategi Sukseskan Pilkada

Mensukseskan Pilkada Serentak 2020, Komisioner KPU Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kunjungan ke kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan, Medan, Senin (9/12/2019). Kunjungan ini mereka gelar dalam agenda melakukan Kajian Antar Daerah d

Senin, 09 Des 2019 13:00Berita Sumut

Soal Tersangka Pembunuh Hakim Jamal, Polisi Masih Kekurangan Alat Bukti

Polisi mengaku masih kekurangan alat bukti untuk menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan hakim Jamaluddin pada Jumat (29/11) lalu. Hingga saat ini, sudah 25 orang saksi yang diperiksa dalam kasus itu.

Senin, 09 Des 2019 12:41Nasional

Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad Melestarikan Adat Suku Kamoro

Personel Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad bersama masyarakat Kampung Kamoro Suku Iwaka, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua, melaksanakan pesta adat yang menjadi warisan leluhur masyarakat Suku Kamoro.

Senin, 09 Des 2019 12:26Berita Sumut

Nelayan Tradisional Belawan : Kapal Pukat Trawl Masih Beroperasi di Belawan

Nelayan kecil yang berada di kawasan Medan Utara dan sekitarnya menolak beroperasinya pukat trawl dan pukat cantrang. Karena hingga saat ini kedua alat tangkap yang dilarang pemerintah tersebut bebas beroperasi di Pelabuhan Perikanan Samudera Gabion Bela

Senin, 09 Des 2019 12:11Berita Sumut

Miliki 0,14 Gram Sabu, Buruh Bangunan di Panyabungan Diciduk Polisi

Seorang buruh bangunan berinisial MS (33) warga Kel. Dalan Lidang, Kec. Panyabungan Kab Madina diringkus polisi lantaran menyimpan narkotika jenis sabu seberat 0,14 Gram. Buruh bangunan itu diringkus dari Jalan Lintas Timur Kelurahan Pidoli Dolok Kec. Pan

Senin, 09 Des 2019 09:56Berita Sumut

Kejati Sumut Siap Membangun Kejujuran

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional tahun 2019, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar upacara di halaman Kantor Kejati Sumut Jalan AH Nasution No 1-C Medan, Senin, (9/12/2019).

Senin, 09 Des 2019 08:10Berita Sumut

PB AMCI dan PWI Sumut Adakan UKW Angkatan ke-30

Untuk memberikan dan meningkatkan profesional kepada para jurnalis, Pengurus Besar (PB) Aliansi Media Cyber Indonesia (AMCI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara akan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-30 pada tanggal 20

Senin, 09 Des 2019 07:45Internasional

PBB Melarang Korut Luncurkan Satelit, Korut "uji coba sangat penting"

PBB melarang Korea Utara meluncurkan satelit karena itu dianggap sebagai teknologi rudal jangka panjang yang dilarang.

Senin, 09 Des 2019 07:30Lifestyle

Ada Yang Membuat Bercinta Menyebalkan Oleh Pasangan Wanita, Apa tu....?

Bagi pasangan yang melakukan hubungan seks adalah salah satu kebutuhan kegiatan yang kerap dilakukan, selain karena menyenangkan berhubungan seks juga menambah kedekatan pasangan.

Senin, 09 Des 2019 07:15Ekonomi

Harga Saham Gabungan Sudah Memulai Fase Window Dressing.

Belakangan, semua indeks konstituen, tak terkecuali indeks Kompas100 juga kompak menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah memulai fase window dressing.

Senin, 09 Des 2019 07:00Nasional

Dalam Waktu Dekat, Nama Direktur Garuda Baru Muncul

Direktur Garuda dipecat Ari Akhsara serta juga memberhentikan sementara tiga direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang diduga terlibat dalam kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton, oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (B

Senin, 09 Des 2019 06:45Bola

Laga Valencia vs Madrid, Posisi Bale di Percaya Pelatih Fullback Kiri

Dengan tidak adanya banyak opsi yang tersedia, sebenarnya Zidane bisa saja memainkan Gareth Bale di fullback kiri. Apalagi sebelumnya Bale memang sempat bermain di posisi tersebut.

Senin, 09 Des 2019 06:30Internasional

Aksi Demo di Hongkong Guna Baju Serba Hitam, Apa Tujuannya...?

Sejak Juni, Hong Kong telah menyaksikan lebih dari 900 demonstrasi, prosesi, dan pertemuan publik, banyak yang berakhir dengan konfrontasi dengan kekerasan. Hampir 6.000 orang telah ditangkap.