• Home
  • Berita Sumut
  • Pedagang Tuding Pasar Penampungan Dari PD Pasar Pasar Yang Tidak Laku

Pedagang Tuding Pasar Penampungan Dari PD Pasar Pasar Yang Tidak Laku

Amr/rel Rabu, 19 September 2018 06:06 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Medan:  Komisi C  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Medan, merekomendasikan kepada Pemko Medan termasuk PD.Pasar Kota Medan agar pedagang Pasar Aksara tetap ditampung dilahan eks Pasar Aksara agar bisa berjualan kembali pasca dilakukan pengusuran oleh Pemko Medan.



Rekomendasi itu disampaikan langsung Hendra,DS Ketua Komisi C DPRD Medan didampinggi Modesta Marpaung,dan Dame Duma Sari Hutagalung anggota Komisi C dalam rapat dengar pendapat ( RDP),Selasa (18/9) bersama dengan pedagang Pasar Aksara dan pihak PD Pasar Kota Medan.

" Kami rekomendasi agar seluruh pedagang eks Pasar Aksara perlu kami sampaikan bukan pedagang kaki lima agar tetap bisa berjualan kembali diarea lahan eks Pasar Aksara.Dan segera akan kami surati Pemko Medan agar bisa diteruskan kepada PD Pasar Kota Medan," kata Hendra.



Sebelumnya dalam pertemuan ini,pedagang menyampaikan keberatan dengan lokasi penampungan yang diberikan PD Pasar Kota Medan.

" Hampir 2 tahun sejak kebakaran Pasar Aksara kami sakit dan terlantar tidak tahu berjualan kemana.Dan sangat sayangkan saat pengusuran kami dibilang pedagang kaki lima sampai dipaksa sampai jatuh korban jiwa yang sekarang masih dirawat," kata sejumlah pedagang saat itu.

Sinulingga mewakili pedagang lainya hanya berharap adanya tempat yang layak bagi pedagang." Untuk perut sejengkal dan anak-anak kami yang butuh biaya sekolah sampai sekarang tidak ada solusi apa pun dari PD Pasar Medan.Kami diberikan tempat tapi juga tidak layak lokasinya," katanya.

Ia mengatakan sejumlah pasar penampungan yang diberikan PD Pasar Kota Medan tidak layak untuk berjualan." Lokasi di Jln Mesjid misalnya tidak layak karena areanya disana ada dua rumah ibadah,sekolah dan aksen jalan juga tidak sempit.Jadi benar-benar tidak layak," katanya.

Pemko Langgar Perintah Presiden

Saut Turnip,pedagang lainya mengatakan pihaknya sudah mengadukan persoalan tersebut kepada Presiden Republik Indonesia yang menyatakan akan turun kembali ditanggal 6 Oktober mendatang." Sebelumnya Pasar Aksara sudah ditinjau Presiden saat di Medan yang langsung memberikan perintah untuk dibangun,tapi sampai sekarang tidak ada satu pun yang dibangun.Kami pedagang memang salah sudah melanggar peraturan,tapi lebih fatal Pemko Medan melanggar perintah langsung Presiden.Dan kami sudah melapor kembali kepada Presiden melalui Deputinya yang merencanakan tanggal 6 Oktober saat acara MTQ akan ke Pasar Aksara," katanya.

Arifin Rambe mewakili PD Pasar Kota Medan menyatakan saat itu jumlah seluruh pedagang Pasar Aksara yang sudah terdata 772 dengan jumlah yang aktif sekitar 775 pedagang." Untuk solusi pedagang sudah kami usulkan beberapa pasar baik Pasar Sambu dan lainya," ucapnya.

Apa yang disampaikan tersebut langsung dinyatakan pedagang merupakan pasar yang tidak layak." Pasar-pasar yang disampaikan itu pasar bangkai milik Pemko Medan yang tidak layak dan tidak laku.Kalau kami ditempat yang disampaikan kami jelas memulai dari bawah lagi mencari pelanggan dan mengeluarkan ongkos lagi ," kata para pedagang.

Dame Duma Sari Hutagalung,anggota Komisi C DPRD Medan menyatakan apa yang disampaikan pedagang tersebut benar." Contoh Pasar Glugur disana sudah sepi hanya beberapa pedagang saja yang berjualan untuk yang membeli tidak ada ada.Ini karena kondisi pulau jalan sudah ditutup serta harus memutar jauh.Jadi solusi yang utama jangan pedagang dipisah kita tetap fokus ditempat awal," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan,Modesta Marpaung agar pedagang tetap ditempat awal." Kita jangan kemana-mana fokus kita sama pedagang.Jadi,pedagang harus ditempatnya semula," ucapnya.

Dan rapat ini berakhir dimana pedagang tetap ditempat diarea lokasi eks Pasar Aksara." Tetap kita rekomendasi agar pedagang tetap diarea eks Pasar Aksara.Dan rekomendasi ini segera kami sampaikan ke Pemko Medan yang selanjutnya akan kita lakukan pemanggilan kepada Sekda dan lainya," tegas politisi Hanura itu yang saat itu menyayangkan tidak hadirnya pejabat Pemko Medan saat itu.
Editor: Amrizal

T#g:DPRD MedanHendra DSMatatelingaPD PasarPemko MedanSumutTerkini
Komentar
Senin, 17 Jun 2019 13:21Berita Sumut

Kasus Percobaan Pembunuhan Pensiunan Polri dan Keluarga di Dairi Terungkap, Ini Motif dan Tersangkanya

Tim gabungan dari Ditkrimum Polda Sumut dan Polres Dairi berhasil mengungkap kasus percobaan pembunuhan yang mengakibatkan seorang pensiunan Polri bernama Bangkit Sembiring dan 4 orang keluarganya kritis. Selain itu, polisi juga meringkus seluruh pelaku y

Senin, 17 Jun 2019 13:00Berita Sumut

Antisipasi Kebakaran Hutan, BMKG Pantau 9 Titik Panas di Sumut

Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan di Sumatera Utara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali menemukan sebanyak 9 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Senin (17/6/2019).

Senin, 17 Jun 2019 12:20Berita Sumut

Kawasan Hutan di Dairi Terbakar, Pemantauan Terus Dilakukan

Kasus kebakaran hutan seringkali terjadi di Sumatera Utara, baru-baru ini terjadi lagi kebakaran hutan yang menghanguskan kawasan hutan di sekitar Danau Toba, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Tepatnya di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Minggu (16/6

Senin, 17 Jun 2019 11:47Berita Sumut

Sadis!!! Handphone yang Digadaikannya Dijual, Deden Gorok Leher Riswan Hingga Tewas

Gara gara hendak menebus handphone yang digadaikan, seorang pemuda berinisial A alias Deden (23) warga dusun II desa Bangun kecamatan Pulau Rakyat Asahan (DPO) tega menggorok leher Riswan Effendi (28) warga dusun VI desa Alang Bombon kecamatan Aek Kuasan

Senin, 17 Jun 2019 10:46Berita Sumut

Lebih dari 20 Kali Beraksi, Pelaku Curanmor di Wilkum Polrestabes Medan Ini Berakhir di Bui

Tim Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan meringkus seorang pria yang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di sejumlah wiayah di Kota Medan. Diketahui, pelaku bernama Vander Saragih (18) ini sudah beraksi lebih dari

Senin, 17 Jun 2019 09:42Berita Sumut

Komunal Primitif Percussion USU Sukses Pukau Pengunjung TCWMF 2019

Komunal Primitif Percussion salah satu kelompok musik yang tampil dalam gelaran Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 di Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir berhasil memukau para pengunjung. Komunal Pr

Senin, 17 Jun 2019 09:23Internasional

Konser Reuni Spice Girls, Boikot Kylie Minogue Gantikan Victoria

Sukses digelar di Inggris, konser reuni Spice Girls yang diadakan tanpa Victoria Beckham itu akan berlanjut ke Australia tahun depan. Mel B pun menegaskan, Spice Girls akan tetap tampil berempat yang menutup kemungkinan bagi artis lokal untuk menggantikan

Senin, 17 Jun 2019 08:45Bola

Gelandang Barcelona ini Jadi Rebutan 3 Klub Besar Dunia

Gelandang Barceona, Philippe Coutinho, memiliki kampanye yang buruk pada musim 2018-2019

Senin, 17 Jun 2019 08:30Ekonomi

Bali United Lepas 2 Miliar Saham

PT Bali Bintang Sejahtera akan melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO

Senin, 17 Jun 2019 08:15Lifestyle

Ingin Kenal Lebih Dekat Kampung China di Jakarta, ini Sejarahnya

Kampung China adalah hunian dan kawasan perdagangan di Cibubur, Jakarta Timur. Wilayah ini berdiri

Senin, 17 Jun 2019 08:00Bola

Harry Redknapp: Lampard Mampu Maksimalkan Potensi Pemain

Harry Redknapp meyakini Frank Lampard mampu memaksimalkan potensi pemain muda yang dimiliki Cheslea

Senin, 17 Jun 2019 07:45Lifestyle

Baru Melahirkan, Aura Kasih Beri Doa

Aktris sekaligus penyanyi Aura Kasih, diketahui baru saja melahirkan anak pertamanya pada Minggu (16/6/2019)

Senin, 17 Jun 2019 07:03Bola

Meski Rabiot Susha di Atur, Kenapa Buffon Gotot Juventus Merekrutnya

Hingga saat ini, belum ada klub lain yang benar-benar menjalin kesepakatan dengan Rabiot. Maka dari itu, penjaga gawang kawakan Italia, Gianluigi Buffon, menyarankan mantan timnya, Juventus, untuk merekrut Rabiot. Masa kontrak Adrien Rabiot bersama Paris

Senin, 17 Jun 2019 06:48Aceh

Napi Rutan Cabang Lhoksukon 73 Kabur, 20 NapiSudah di tangkap

"Jumlah yang kabur semuanya 73 orang, 20 di antaranya sudah ditangkap lagi, sementara yang lain masih dalam pengejaran, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Yusnal, Minggu malam (16/6/2019)

Senin, 17 Jun 2019 06:33Nasional

Sedang Menyelesaikan 'Hajat Besar', Isu Ketua MK Diganti Dimunculkan

Dalam rapat pleno yang digelar di Gedung MK Jalan Merdeka Barat, Jakarta Selatan itu, Arief menyampaikan beberapa pernyaataan. Salah satunya permintaan maafnya, apabila pada waktu menjadi ketua ada kekurangan dalam menjalankan amanah.

Senin, 17 Jun 2019 06:18Lifestyle

Pengaruh Stres Gairah Seksual Pada Pasangan Menurun, Apa Solusinya

Masalah pribadi, keluarga, atau masalah yang terjadi di tempat kerja dapat memicu stres yang tidak terkontrol. Stres yang Anda rasakan bisa berasal dari berbagai tekanan yang terjadi pada kehidupan sehari-hari.