• Home
  • Berita Sumut
  • Pekan Depan, KPK Hadirkan Bupati OK Arya Jadi Saksi Kasus Suap

Pekan Depan, KPK Hadirkan Bupati OK Arya Jadi Saksi Kasus Suap

Faeza Sabtu, 13 Januari 2018 09:00 WIB
MATATELINGA, Medan:  Penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan mantan Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain pada sidang kasus penyuapan‎ senilai Rp 4,1 miliar di Pengadilan Tipikor Medan pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (15/1) pekan depan.

Penuntut umum KPK, Lucky Dwi Nugroho dan Ihsan Fernandi menyebutkan OK Arya Zulkarnain dihadiri sebagai saksi untuk terdakwa Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar. Karena, keterangan tersangka OK Arya Zulkarnain yang diperlukan untuk membukti dakwaan Penuntut Umum KPK atas uang suap yang diterimanya saat menjabat sebagai Bupati Batubara.

"Untuk bapak OK Arya Zulkarnain, kita akan hadirkan dalam persidangan selanjutnya Senin pekan depan," ucap Dwi Nugroho, di PN Medan, Kamis (11/1) sore.

Selain OK Arya Zulkarnain, Penuntut umum KPK juga akan menghadiri‎ tersangka lainnya dalam kasus suap ini, yakni Sujendi Tarsono alias Yen pemilik shoowroom mobil Ada Jadi Mobil sebagai saksi untuk kedua tersebut.

"Sujendi juga dihadirkan sebagai saksi sidang pekan depan. Jadinya, untuk terdakwa Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar untuk keterangan saksi akan dituntaskan pada sidang Senin pekan depan ini lah," tutur Dwi Nugroho.

Ia mengatakan dalam penanganan perkara ini, sesuai dengan jadwal sidang digelar dua kali dalam sepekan, Senin dan Kamis. Dengan ini, Penuntut umum KPK akan segera membacakan surat tuntutan untuk kedua pengusaha tersebut.

"Setelah saksi, Kamis depan pemeriksaan terdakwa lah. Baru kita bacakan tuntutan untuk Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar," ungkap Dwi Nugroho.

Disinggung soal pelimpahan berkas perkara milik OK Arya Zulkarnain dan Sujendi Tarsono ke Pengadilan Tipikor Medan, akan dilakukan bersamaan saat memberikan keterangan saksi pekan depan‎. Dwi Nugroho mengaku tidak tahu, dengan alasan tugas mereka hanya sebagai penuntut umum untuk Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

"Kalau itu, tidak tahu saya. Karena, lain Satgas (Satuan tugas). Karena kita untuk dua terdakwa ini saja. Sedangkan bapak OK Arya Zulkarnain masih ada di Jakarta (Rutan KPK). Hari Senin depan kita bawa dari Jakarta ke Medan ini," tandasnya.

Dalam dakwaan Penuntut umum KPK sebelumnya, OK Arya Zulkarnain menerima suap sebesar Rp 4,1 miliar dari dua terdakwa tersebut. Dengan perincian, Maringan Situmorang memberikan suap sebesar Rp 3,7 miliar dan Syaiful Azhar‎ sebesar Rp 400 juta.

Uang suap tersebut, diserahkan kepada Helman Herdady selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batubara dan Sujendi Tarsono alias Yen. Untuk Herdady dan Yen juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik antirasuah itu.

Seluruh uang suap diberikan kepada OK Arya Zulkarnain sebagai imbalan (fee) atas sejumlah proyek pengerjaan fisik bangunan dilakukan kedua terdakwa di Dinas PUPR Kabupaten Batubara.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 dan Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Diketahui, kedua terdakwa bersama Bupati Batubara non-aktif, OK Arya Zulkanarnain bersama Sujendi Tarsono alias  Ahien dan Kadis PUPR Helman Herdadi, ditangkap KPK dalam operasi Tangkap Tangan ( OTT ) pada 13 September 2017. Mereka diamankan disejumlah tempat di Medan dan Kabupaten Batubara.‎(mtc/fae)
Editor: Faeza

T#g:Bupati BatubaraKPKOK AryaPN MedanSuap
loading...
Loading...
Komentar
Senin, 16 Jul 2018 09:53Internasional

Demo Ricuh Akibat Harga BBM Melonjak, PM Haiti Pilih Undur Diri

Perdana Menteri Haiti, Jack Guy Lafontant, mengundurkan diri pada Sabtu (15/7), di tengah protes terkait pengurangan subsidi bahan bakar.

Senin, 16 Jul 2018 07:58Internasional

7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Seseorang meledakkan bom bunuh diri di depan kantor Kementerian Pembangunan Pedesaan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/7). Bom tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai belasan orang.

Senin, 16 Jul 2018 07:53Ekonomi

Ekspektasi Surplus Neraca Perdagangan Diperkirakan Dapat Perkuat IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/7) diperkirakan bakal kembali menguat ditopang ekspektasi surplusnya neraca perdagangan Juni 2018 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Senin, 16 Jul 2018 07:45Ekonomi

BEI Masih Berharap Freeport Lempar Saham Ke Publik

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) menawarkan sahamnya ke publik usai mayoritas kepemilikannya resmi dikuasai pemerintah. Dengan menjadi perusahaan publik, tata kelola Freeport Indonesia diharapkan lebih baik.

Senin, 16 Jul 2018 07:26Ekonomi

Jokowi Minta Rest Area Jalan Tol Hanya Menjual Merek Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest area) di jalan tol tak dipenuhi oleh merek-merek asing. Jokowi ingin rest area diisi oleh merek-merek lokal.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest a

Senin, 16 Jul 2018 07:13Nasional

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor

Senin, 16 Jul 2018 07:04Nasional

Rumah Dirut PLN Sofyan Basir Digeledah KPK, Tiga Bundel Dokuman Dibawa Serta

Penyidik KPK menyita sejumlah berkas dan tumpukan dokumen dari rumah Dirut PLN Sofyan Basir, Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 07:03Bola

Skuat Relatif Muda, Rata Rata usia 26,03 tahun

Dengan skuat relatif muda, rata-rata usia 26,03 tahun, Prancis tampil sebagai juara Piala Dunia 2018. Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan final di Luzhniki Stadium

Senin, 16 Jul 2018 06:52Berita Sumut

Penyelundupan 5,297 KG Sabu-Sabu di Perairan Asahan Sumut di Gagalkan

Kali ini Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 bungkus atau seberat 5,297 kg dari sebuah kapal motor tanpa nama dan tanpa dokumen di Tanjung Ber

Senin, 16 Jul 2018 06:42Bola

Prancis Meluapkan Kegembiraannya, Selaku Juara Piala Dunia

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum

Senin, 16 Jul 2018 06:30Nasional

Karena Sugito, Massa Bantai 292 Buaya di Sorong

Sugito, pria asal Jawa yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pembuat tahu, meregang nyawa usai diterkam buaya di Jalan Bandara SP-1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Senin, 16 Jul 2018 06:17Lifestyle

Jangan Heran Bila Melihat Perempuan Lebih Sering Bersosialisasi. Karena...

Bila Anda, para pria, jangan heran bila mendapati kekasih dan perempuan lain terlihat lebih sering bersama teman atau sahabat hingga berjam-jam. Secara ilmiah, perempuan memang lebih butuh bersosialisasi dibanding pria.

Senin, 16 Jul 2018 05:52Lifestyle

Jengkel Karena Noda Kuning yang Awet Menempel? Cara Mengatasinya Gampang Loh

Musim panas bisa jadi musuh bagi sebagian orang. Bagaimana tidak, sengatan sinar matahari menyebabkan kulit Anda keringat lebih banyak.

Minggu, 15 Jul 2018 21:07Berita Sumut

Pencuri HP Dalam Warnet Terekam CCTV Diamankan Polsek Pencurbatu

Petugas unit reskrim Polsek Pancurbatu meringkus dua orang diduga melakukan pencurian Handpone warna hitam merk Vivo V7 milik Vera Br Purba ,30, Warga Dusun 5 Desa Hulu Kec. Pancurbatu di dalam Warnet Velin Net seputaran Jalan Ginting Desa Tengah Kec. P

Minggu, 15 Jul 2018 20:34Berita Sumut

DPRD Dukung Pemko Medan Kembangkan Destinasi Wisata Hutan Mangrove

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata terus mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk menyemarakkan dunia pariwisata di Kota Medan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan kawasan hutan mangrove di Medan bagian Utara menjadi destin

Minggu, 15 Jul 2018 20:19Berita Sumut

Aneh...., Tak Miliki Kerjaan Tetap, Malah Kecanduan Konsumsi Narkoba

Akibat kecanduan narkoba jenis sabu sabu, hingga membeli paket sabu Rp50 ribu, pemuda berinsial DFS ,23, warga Dusun I Purnama Sari, Kelurahan Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak ini, harus merasakan dinginya ruang tahanan Polsek Sunggal.