• Home
  • Berita Sumut
  • Peluncuran MTQ Nasional XXVII 2018, Pj Gubsu Minta Dukungan Seluruh Masyarakat Sumut

Peluncuran MTQ Nasional XXVII 2018, Pj Gubsu Minta Dukungan Seluruh Masyarakat Sumut

faeza Kamis, 12 Juli 2018 16:18 WIB
mtc/ist
Kegiatan Peluncuran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional ke XXVII di Sumatera Utara (Sumut) 2018, ditandai penekanan tombol sirene oleh Penjabat Gubernur Sumut (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA bersama Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin
MATATELINGA, MEDAN: Kegiatan Peluncuran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Nasional ke XXVII di Sumatera Utara (Sumut) 2018, ditandai penekanan tombol sirene oleh Penjabat Gubernur Sumut (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA bersama Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin di Hotel Santika, Kamis (12/7/2018). Seluruh masyarakat pun diminta mendukung acara berskala nasional di provinsi ini.


"Kehadiran kita di sini merupakan suatu dukungan nyata terhadap Provinsi Sumatera Utara selaku tuan rumah. Karena acara Launching MTQ bertujuan untuk mensyiarkan dan memberitahukan kepada masyarakat, bahwa akan ada acara berskala nasional dan besar di Sumut," ujar Pj Gubsu Eko Subowo dalam sambutannya.

Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXVII 2018, kata Eko, merupakan sebuah penghargaan bagi seluruh warga. Penetapan tersebut juga menjadi peluang emas bagi provinsi ini dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera. Selain sebagai ajang syiar agama, juga berdampak kepada pembinaan kehidupan beragama, khususnya pengembangan Tilawatil Quran.


"MTQ Nasional ini akan memperlombakan tujuh cabang dan 18 golongan yang akan diikuti utusan kafilah dari 34 provinsi se-Indonesia. Pelaksanaannya akan berlangsung selama 7 hari mulai 6-12 Oktober 2018. Seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Sumut, khususnya Kota Medan dan Deli Serdang telah siap mensukseskan penyelenggarannya," jelasnya.

Seluruh elemen masyarakat Sumut, lanjut Eko, dari berbagai latar belakang agama, suku, etnis maupun budaya, siap menerima dan menyambut para kafilah dari seluruh provinsi. Untuk itu, telah disiapkan sarana dan prasarana infrastruktur yang dibutuhkan. Diantaranya arena utama (astaka) yang berlokasi di kawasan Gedung Serbaguna Pemprov Sumut di Jalan Willem Iskandar/Pancing.


"Selain itu, tempat acara permusabaqahan (perlombaan) tersebar di beberapa kampus seperti Unimed, UIN Sumut dan Akademi Pariwisata Medan. Juga ada di Lapangan Merdeka Medan, Istana Maimun dan Asrama Haji Medan," sebut Eko, sembari memperkenalkan maskot Ayam Jago di MTQN XXVII kali ini.

Agenda nasional dua tahunan ini, lanjut Eko, diharapkan dapat meningkatkan syiar Islam dan silaturahim bangsa, melahirkan semangat keberagamaan dan pengaktualisasian kembali nilai-nilai ajaran Islam. Serta mempererat persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

 "Semoga dengan semangat MTQ ini kita dapat semakin meningkatkan kerukunan, kedamaian dan keramahan dalam keberagamaan kita sebagai umat manusia. Mari kita ciptakan kehidupan antar umat beragama yang harmonis, penuh toleransi dan kasih sayang, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia yang wajib dilindungi," jelasnya.

 
Aplikasi e-MTQ

 Sementara itu, mewakili Menteri Agama RI, Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Muhammadiyah Amin menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan MTQN XXVII di Sumut kali ini, pihaknya telah melakukan inovasi terhadap proses pendaftaran dengan aplikasi e-MTQ. Untuk peserta, tercatat ada 1872 orang yang mendaftar dengan ketentuan persyaratan yang sudah diatur, dimana nama-nama tersebut diserahkan kepada Dirjen Capil Kemendagri untuk diverifikasi seluruh e-KTP masing-masing.

 "Ternyata ada 36 orang yang harus dinyatakan gugur. Nanti kami akan umumkan siapa yang gugur itu untuk melakukan sanggahan kepada kami. Karena itu seremonial seperti ini penting dalam rangka launching, paling tidak logo," lanjutnya.

 Pada Pelaksanaan MTQN ini mengambil tema "MTQ Wujudkan Revolusi Mental Menuju Insan Quran". Amin pun menekankan kepada panitia, baik pusat maupun daerah untuk mengintensifkan koordinasi dan komunikasi, baik formal, informal dan personal. Kemudian kesiapan fisik dan non fisik, transparansi anggaran dan persiapan peserta oleh masing-masing daerah.

 "Saya berharap pelaksanaan ini dapat mengangkat dan memajukan syiar Islam, menuju insan Quran. Beberapa bulan ini sampai pada pelaksanaan kami ingin terlaksana dengan sebaik-baiknya," sebut Amin yang menyampaikan rencana kehadiran Presiden RI Joko Widodo pada even skala nasional ini.

 Pada kegiatan tersebut hadir sejumlah perwakilan provinsi se-Indonesia, Forkopimda, Walikota Medan  Dzulmi Eldin, Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumut Drs H Tengku Darmansah MA, Pemkab Deli Serdang, serta para pimpinan OPD yang juga menjadi panitia pelaksana di daerah.

 
Tinjau

Setelah acara launching di Hotel Santika Dyandra, Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Muhammadiyah Amin bersama rombongan meninjau lokasi penyelenggaraan MTQN di area Jalan  Williem Iskandar/Pancing, Deli Serdang.

Melihat pembangunan di area ini, Amin yakin Sumatera Utara siap menyelenggarakan MTQN. "Melihat perkembangan pembangunan di sini, saya yakin Sumatera Utara siap untuk menyelenggarakan MTQ Nasional XXVII. Untuk pembangunan di sini sudah mencapai 60%, sebelum bulan Oktober saya yakin ini akan selesai," ujarnya.(mtc)
Editor: Faeza

T#g:MatatelingaPeluncuran MTQ Nasional XXVII 2018PemprovsuTerkini
loading...
Loading...
Komentar
Senin, 16 Jul 2018 13:28Berita Sumut

Pemko Medan Harus Tegas Soal Revitalisasi Pasar Timah

Pemko Medan diminta tegas untuk menyikapi persoalan revitalisasi Pasar tradisional di kota Medan. Contohnya revitalisasi kasus Pasar Timah yang saat ini terbengkalai akibat ketidaktegasan Pemko Medan.

Senin, 16 Jul 2018 13:14Berita Sumut

Tim Surveyor Verifikasi KARS Kunjungi RSUD Djoelham Binjai

Tim surveyor verifikasi akreditasi rumah sakit versi 2012, yang diketuai oleh dr Tumpal Simatupang Sp.OG (K) mengunjungi RSUD Djoelham Binjai.

Senin, 16 Jul 2018 12:51Berita Sumut

Viral di Medsos, Ternyata Kabar Anak yang Jadi Korban Begal Adalah Hoax

Beberapa hari ini, warga Medan dihebohkan dengan beredarnya kabar di media sosial baik Facebook maupun broadcast di WhatsApp tentang terjadinya aksi begal di wilayah Sunggal, Medan, yang menelan korban meninggal dunia.

Senin, 16 Jul 2018 09:59Internasional

Aleppo Diterjang Rudal, Suriah Tuding Israel Sebagai Biang Keladi

Suriah menuding Israel menembakkan rudal ke salah satu situs militer di dekat bandara Nairab yang terletak di pinggiran kota Aleppo pada Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 09:53Internasional

Demo Ricuh Akibat Harga BBM Melonjak, PM Haiti Pilih Undur Diri

Perdana Menteri Haiti, Jack Guy Lafontant, mengundurkan diri pada Sabtu (15/7), di tengah protes terkait pengurangan subsidi bahan bakar.

Senin, 16 Jul 2018 07:58Internasional

7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Seseorang meledakkan bom bunuh diri di depan kantor Kementerian Pembangunan Pedesaan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/7). Bom tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai belasan orang.

Senin, 16 Jul 2018 07:53Ekonomi

Ekspektasi Surplus Neraca Perdagangan Diperkirakan Dapat Perkuat IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/7) diperkirakan bakal kembali menguat ditopang ekspektasi surplusnya neraca perdagangan Juni 2018 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Senin, 16 Jul 2018 07:45Ekonomi

BEI Masih Berharap Freeport Lempar Saham Ke Publik

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) menawarkan sahamnya ke publik usai mayoritas kepemilikannya resmi dikuasai pemerintah. Dengan menjadi perusahaan publik, tata kelola Freeport Indonesia diharapkan lebih baik.

Senin, 16 Jul 2018 07:26Ekonomi

Jokowi Minta Rest Area Jalan Tol Hanya Menjual Merek Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest area) di jalan tol tak dipenuhi oleh merek-merek asing. Jokowi ingin rest area diisi oleh merek-merek lokal.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest a

Senin, 16 Jul 2018 07:13Nasional

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor

Senin, 16 Jul 2018 07:04Nasional

Rumah Dirut PLN Sofyan Basir Digeledah KPK, Tiga Bundel Dokuman Dibawa Serta

Penyidik KPK menyita sejumlah berkas dan tumpukan dokumen dari rumah Dirut PLN Sofyan Basir, Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 07:03Bola

Skuat Relatif Muda, Rata Rata usia 26,03 tahun

Dengan skuat relatif muda, rata-rata usia 26,03 tahun, Prancis tampil sebagai juara Piala Dunia 2018. Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan final di Luzhniki Stadium

Senin, 16 Jul 2018 06:52Berita Sumut

Penyelundupan 5,297 KG Sabu-Sabu di Perairan Asahan Sumut di Gagalkan

Kali ini Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 bungkus atau seberat 5,297 kg dari sebuah kapal motor tanpa nama dan tanpa dokumen di Tanjung Ber

Senin, 16 Jul 2018 06:42Bola

Prancis Meluapkan Kegembiraannya, Selaku Juara Piala Dunia

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum

Senin, 16 Jul 2018 06:30Nasional

Karena Sugito, Massa Bantai 292 Buaya di Sorong

Sugito, pria asal Jawa yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pembuat tahu, meregang nyawa usai diterkam buaya di Jalan Bandara SP-1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Senin, 16 Jul 2018 06:17Lifestyle

Jangan Heran Bila Melihat Perempuan Lebih Sering Bersosialisasi. Karena...

Bila Anda, para pria, jangan heran bila mendapati kekasih dan perempuan lain terlihat lebih sering bersama teman atau sahabat hingga berjam-jam. Secara ilmiah, perempuan memang lebih butuh bersosialisasi dibanding pria.