Pemko Medan Segel Loket Bus PO Galant dan PT Tunas Kencana

faeza Sabtu, 22 Desember 2018 15:35 WIB
mtc/ist
Tim gabungan Pemko Medan kembali melajutkan penertiban dan penyegelan loket bus di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (21/12). Kali ini yang menjadi objek penertiban dan penyegelan adalah dua loket bus milik PO Galant dan PT Tunas Kencana.
MATATELINGA, Medan: Tim gabungan Pemko Medan kembali melajutkan penertiban dan penyegelan loket bus di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (21/12/2018). Kali ini yang menjadi objek penertiban dan penyegelan adalah dua loket bus milik PO Galant dan PT Tunas Kencana.


Dilakukannya penertiban atas dua loket tersebut karena tidak memiliki ijin dan sebagai bentuk aksi dari tidak diindahkannya imbauan petugas yang sudah melayangkan surat peringatan bagi setiap loket bus yang masih beroperasi di Jalan Sisingamangaraja.

Tim gabungan yang dipimpin oleh Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan bersama Kadishub Kota Medan Renward Parapat serta Polsekta Medan Kota dan Jajaran Kecamatan Medan Kota terlebih dahulu melakukan tindakan persuasif kepada para pemilik loket bus untuk segera mengosongkan tempat tersebut.

Namun upaya itu sedikit mendapat penolakan dari pihak pemilik dan karyawan. Hal ini terlihat dari perdebatan antara Kasatpol PP Kota Medan dengan pihak pemilik bus. Mereka tidak terima dipindahkan ke terminal amplas. Namun hal ini tak dapat ditolerir, mengingat kedua loket bus tersebut tak memiliki ijin.

"Saya minta kepada semua yang masih berada di dalam untuk segera keluar dan mengosongkan tempat ini, karena kami akan melakukan penggembokan dan penyegelan. Saya harap agar semua dapat mematuhinya," tegas Sofyan.


Setelah beberapa menit loket bus dipastikan kosong, Sofyan dibantu beberapa petugas Satpol PP lainnya merantai serta menggembok dan menyegel pintu loket bus tersebut. Hal itu diikuti dengan dipasangnya garis kertas kuning penanda bahwa tempat tersebut telah disegel dan tidak perbolehkan untuk beroperasi.

"Kita (tim gabungan) akan terus melakukan penertiban terhadap loket-loket bus tanpa ijin yang masih beroperasi dan melanggar aturan. Selain itu, kita juga akan memantau secara rutin semua loket yang telah disegel untuk memastikan apakah para pemilik kembali mengoperasikan loket bus miliknya dengan merusak segel. Jika kemudian ditemukan, kami tidak segan-segan melaporkan mereka ke pihak kepolisian untuk ditindaklajuti dengan pasal pidana pengerusakan," kata Sofyan.

Sementara itu, Kadishub Kota Medan Renward Parapat menyatakan bahwa penertiban yang dilakukan bukan secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Semua loket yang bermasalah sesuai prosedur diberi surat peringatan. Namun karena tidak mengindahkan imbauan dari petugas, maka dilakukanlah penertiban.


"Kami selalu menjalankan semua sesuai prosedur. Artinya setiap kali kita temukan loket bus bermasalah kami terlebih dahulu memberi surat peringatan bagi mereka agar ditindaklanjuti. Tapi fakta dilapangan para pemilik tidak memperdulikan surat peringatan tersebut dan akhirnya tim gabungan mengambil langkah penertiban sekaligus penyegelan," jelas Renward.

Lebih lanjut, Renward mengatakan bahwa tidak dibenarkan dan tidak diperbolehkan bagi setiap loket bus untuk beroperasi di kawasan Jalan Sisingamangaraja. Ini karena kehadiran loket-loket bus tersebut dapat menimbulkan kemacetan dan selain itu juga Pemko Medan telah memberi tempat bagi para pelaku usaha angkutan untuk beroperasi di tempat yang telah disediakan yaitu Terminal Terpadu Amplas.

Sebelumnya tim gabungan yang terdiri dari unsur OPD terkait dibantu aparat kepolisian dan tentara juga telah menertibkan 3 unit loket bus milil KUPJ Tour, PT  Paradep Taxi dan PT Sartika Koala Gogo. (mtc)
Editor: Faeza

T#g:blibliMatatelingaPT Tunas kencanaTerkiniloket bus PO GalantPemko Medanpenertibansatpol PPTerminal LiarTraveloka
Komentar
Kamis, 21 Mar 2019 17:16Berita Sumut

Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur sebut saja namanya Bunga (15) dibekuk petugas Polres Pelabuhan Belawan. Tersangka berinisial DS alias Dedi diringkus di kosnya di Mabar, Medan Deli, Rabu (20/03/2019).

Kamis, 21 Mar 2019 16:46Berita Sumut

Presentasikan Keberhasilan Jokowi di Kampus UIN SU, Ali Mokhtar Ngabalin Diusir Mahasiswa

Perlakuan tidak mengenakan menimpa Ali Muchtar Ngabalin, tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden di Kampus UIN Sumatera Utara Jalan Sutomo Medan, Kamis (21/3/2019). Dia didemo dan diusir oleh mahasiswa karena dinilai melakukan kegiatan politik di dalam ka

Kamis, 21 Mar 2019 16:10Berita Sumut

Kapolrestabes Gelar Pertemuan Bersama FKUB dan Pemko Medan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, menggelar pertemuan bersama unsur FKUB Kota Medan di Ruang Data Bag Ops Polrestabes Medan, Kamis (21/3/2019).

Kamis, 21 Mar 2019 15:49Berita Sumut

Ombudsman-KPK Kerjasama Untuk Perkuat Pemberantasan Korupsi

Ombudsman RI dan KPK tmenadatangani nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengoptimalkan pemberantasan korupsi dan pengawasan penyelenggaraaan pelayanan publik di tanah air.

Kamis, 21 Mar 2019 15:28Nasional

Paradoks Kemajuan Teknologi Perlu Diantisipasi

Kemajuan teknologi harus diakui sangat pesat termasuk teknologi komunikasi, namun paradoks kemajuan tersebut perlu diantisipasi. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian dan kerja sama seluruh komponen bangsa untuk menekan paradoks kemajuan teknologi dan lebi

Kamis, 21 Mar 2019 14:35Berita Sumut

Satu Pelaku Penyebar Berita Hoax KPU Tercoblos 01 Masih Diburu Polisi

Satu orang pelaku penyebar video hoax surat suara tercoblos di Sumatera Utara hingga saat ini masih diburu polisi. Sebelumnya, pihak Ditkrimsus Polda Sumut sudah menangkap seorang tersangka sekaitan dalam kasus tersebut.

Kamis, 21 Mar 2019 14:18Berita Sumut

Dua Bulan Mengutil di Indomaret, Pengangguran Ini Kumpulkan 90 Botol Minuman Kaleng

Polsek Sunggal meringkus seorang pengutil yang kerap beraksi di Indomaret yang berada di Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal, Minggu (17/3). Dari pelaku, polisi menyita 90 botol minuman kaleng yang merupakan hasil dari aksi mengutil tersangka di Indomaret

Kamis, 21 Mar 2019 13:05Berita Sumut

KPPU Sosialisasi Undang- Undang Persaingan Usaha ke UNITA Tapanuli

Komisi Pengawas Persaingan Usaha(KPPU) melalui Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Medan kembali melaksanakan internalisasi nilai-nilai persaingan usaha yang sehat di Fakultas Hukum Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), Selasa (19/3) lalu.

Kamis, 21 Mar 2019 09:00Bola

Paul Pogba: Saya Ingin Terus Dilatih Solskjaer

Gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba

Kamis, 21 Mar 2019 08:45Internasional

Haru nan Pilu, Hilang Hampir Satu Harian, Bocah ini Betahan Hidup Makan Rumput & Minum Air Sungai

eorang bocah laki-laki berusia 5 tahun yang berhasil diselamatkan

Kamis, 21 Mar 2019 08:15Lifestyle

Gisella Perkenalkan Gempi Kepada Wijin, Pertanda Apa ya...

Penyanyi Gisella Anastasia saat ini tengah dekat dengan Wijaya Saputra

Kamis, 21 Mar 2019 08:00Nasional

Danau Sentani Meluap, Sampah Menumpuk Hingga Mayat Hanyut di Temukan

Tak hanya Banjir bandang yang menyebabkan ribuan warga mengungsi ke tempat aman

Kamis, 21 Mar 2019 07:45Nasional

Polda Kaltim Musnahkan 18 Kg "Kaca"

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur bersama Kejaksaan Balikpapan memusnahkan barang bukti

Kamis, 21 Mar 2019 07:30Lifestyle

Selebgram Cantik Christabel Chua Harus Pasrah Usai Video "Gituannya" Tersebar Luas

Christabel Chua seorang selebgram cantik harus pasrah lantaran video

Kamis, 21 Mar 2019 07:15Nasional

BPN: Kami Tak Boleh Jumawa, Usai Prabowo-Sandi Tunjukkan Tren Positif di Survei

Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sodik Mudjahid meminta kepada seluruh relawan

Kamis, 21 Mar 2019 07:00Ekonomi

Industri Manufaktur China Tak Ada Tandingannya

Industri manufaktur di China tidak ada tandingannya